• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAERAH KABTIPATEN POLEWALI MANI}AR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DAERAH KABTIPATEN POLEWALI MANI}AR"

Copied!
138
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pengertian kualitas SDM menurut Robbins (2013) adalah “Kualitas SDM adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya”. Berdasarkan latar belakang uraian diatas maka penulis memilih judul penelitian ini yaitu: Pengaruh Pendidikan, Pelatihan Dan Disiplin Terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar.

Rumusan Masalah

Apakah pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan berpengaruh secara parsial terhadap kualitas kerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar? Variabel manakah yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kualitas tenaga kerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar.

Tujuan Penelitian

Apakah pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan berpengaruh secara simultan terhadap kualitas sumber daya manusia pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar.

Manfaat Penelitian

Memperkaya dan melengkapi ilmu pengetahuan di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya mengenai kualitas Sumber Daya Manusia Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar. Bagi peneliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan terkait kualitas sumber daya manusia pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Polewali Mandar.

KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Hal ini dapat diartikan semakin sering pegawai mengikuti pelatihan maka akan semakin mendukung peningkatan kinerja pegawai, begitu pula sebaliknya Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga hipotesis keempat (H4) diterima. Nasfi (20 PENGARUH PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PELAYANAN KOPERASI UMKM PROVINSI SUMATERA BARAT.

Pendidikan

Pada dasarnya tujuan pendidikan dan pelatihan secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lima bagian, yaitu: Simamora (2012). Hal ini membuktikan bahwa dengan pengembangan diri maka sumber daya manusia akan semakin meningkat melalui pendidikan dan pelatihan.

Pelatihan

  • Pengertian Pelatihan
  • Bentuk-bentuk Pelatihan
  • Tujuan dan Manfaat Pelatihan
  • Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan

Hal ini membuktikan bahwa pengembangan diri sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan akan semakin meningkat. Pelatihan keterampilan adalah pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk pendidikan dan pelatihan manajemen.

Disiplin

Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti berpendapat bahwa pemimpin mempunyai peran penting dalam menciptakan kondisi disiplin kerja. Selain berbagai faktor yang mempengaruhi disiplin kerja, terdapat pula berbagai faktor yang sering digunakan dalam menilai atau mengukur disiplin kerja pegawai atau pegawai. Berdasarkan perbedaan pengertian disiplin yang telah dikemukakan di atas, maka penulis dapat mengambil suatu kesimpulan tentang disiplin kerja.

Disiplin kerja merupakan suatu sikap yang penuh dengan kesadaran untuk menaati dan menghormati peraturan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan dan peraturan tersebut harus benar-benar ditegakkan karena apabila peraturan tersebut tidak dipatuhi maka akan mendapat sanksi. Disiplin kerja merupakan salah satu faktor penentu prestasi kerja pegawai yang sangat penting untuk diperhatikan oleh para manajer dalam suatu perusahaan. Selain berbagai faktor yang mempengaruhi disiplin kerja, terdapat juga berbagai faktor yang sering digunakan dalam penilaian atau pengukuran disiplin kerja karyawan.

Indikator kedisiplinan, menurutnya, ada tiga hal besar yang harus diperhatikan, dan hal tersebut juga menjadi indikator dalam penilaian disiplin kerja pegawai.

Kualitas Sumber Daya Manusia

  • Defenisi Kualitas Sumber Daya Manusia
  • Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia
  • Tujuan Pengembangan Kulitas Sumber Daya Manusia

Pengertian sumber daya manusia menurut Sedarmayanti (2009) adalah “personil atau pegawai dalam suatu organisasi yang mempunyai peranan penting dalam mencapai keberhasilan”. Sumber daya manusia adalah orang-orang yang siap, mau dan mampu memberikan kontribusi dalam upaya mencapai tujuan organisasi.” Misalnya definisi Kualitas Sumber Daya Manusia menurut Matindas (2002) menyatakan bahwa “Kualitas SDM adalah kemampuan setiap pegawai untuk menyelesaikan pekerjaannya, mengembangkan dirinya dan mendorong pengembangan diri rekan-rekannya.” Sedangkan menurut Pasolong (2013) menyatakan bahwa “Orang yang berkualitas sumber daya adalah pegawai yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi moral yang tinggi.”

Sedangkan Sumber Daya Manusia juga dikemukakan oleh Sedarmayanti (2009) yang menyatakan bahwa: Sumber Daya Manusia adalah tenaga kerja atau pegawai suatu organisasi yang mempunyai peranan penting dalam mencapai keberhasilan. Pengembangan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara, menurut Swasono dan Sulistyaningsih (1993), pembangunan manusia dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. Kualitas Sumber Daya Manusia adalah nilai orang atau pegawai yang berkaitan dengan mutu/mutu tenaga kerja yang terdiri atas kemampuan, baik kemampuan fisik, kemampuan intelektual (pengetahuan), maupun kemampuan psikis (mental), hal ini diungkapkan dengan .

Dalam menentukan indikator kualitas sumber daya manusia, peneliti mencoba mengutip konsep dari Sodermayanti (2009) yang membagi indikator SDM menjadi 3 bagian penting antara lain.

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS

  • Kerangka Konseptual
  • Hipotesis Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel
  • Pengukuran Variabel

H1 : Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia di Kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. H2 : Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia di Kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. H3 : Disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia di Kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

2 Kabupaten Polewali Mandar tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (RDMA), mengatur tentang bagaimana dan bagaimana kinerja serta struktur kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (RDMA). H1 : Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia pada kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. H2 : Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas Sumber Daya Manusia di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

Variabel disiplin berpengaruh positif terhadap variabel kualitas SDM pegawai kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

METODE PENELITIAN

Pendekatan Penelitian

Dalam penelitian ini pendekatan penelitian yang digunakan peneliti i adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yaitu dengan penekanan pada pengujian hipotesis. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan sebagai variabel bebas, dimana masing-masing variabel bebas dilambangkan dengan simbol X1, X2, X3, sedangkan kualitas sumber daya manusia merupakan variabel terikat yang mempunyai simbol Y.

Tempat dan Waktu Penelitian

  • Tempat Penelitian
  • Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

  • Populasi
  • Sampel

Teknik Pengumpulan Data

Sumber daya manusia yang dimiliki BPBD Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari laki-laki sebanyak 34 orang dan perempuan sebanyak 10 orang. Dan dapat diartikan tabel diatas menggambarkan dominasi pekerja laki-laki di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. Berdasarkan peringkat dan tingkat golongan, BPBD Kabupaten Polewali Mandar cukup merata, dengan tabel di bawah ini.

H4 : Pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan yang lebih baik akan memberikan pengaruh positif terhadap kualitas sumber daya manusia pegawai di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini membuktikan bahwa semakin baik pelatihan yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Polewali Mandar akan memberikan efek positif terhadap kualitas sumber daya manusia pegawai kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

Hal ini membuktikan bahwa semakin baik kedisiplinan pegawai BPBD Kabupaten Polewali Mandar maka akan berdampak positif terhadap kualitas sumber daya manusia di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

Uji Instrumen Penelitian

Metode Analisa Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Gambaran Umum Obyek Penelitian
  • Sumber Daya Manusia BPBD Kabupaten Polewali Mandar
  • Deskripsi Responden
  • Hasil Analisis Diskriptif
  • Validitas dan Reliabilitas
  • Regresi Linier Berganda
  • Pengujian Hipotesis

Gambaran Umum Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah pendukung pekerjaan sosial pemerintah kabupaten Polewali Mandar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah berlokasi di Jalan Pameran, Desa Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Selatan. Untuk komposisi personel BPBD di Kabupaten Polewali Mandar, data sumber daya manusia dibagi berdasarkan tingkat pendidikan, jenis kelamin, pangkat dan golongan.

Berdasarkan golongan atau kepangkatan pegawai BPBD Kabupaten Polewali Mandar mempunyai komposisi antara golongan/golongan VI/b sampai dengan golongan terbawah II/b. Dari segi gender pegawai di wilayah BPBD Kabupaten Polewali Mandar cukup seimbang walaupun belum ideal seperti yang disyaratkan oleh pemerintah, dimana 30% perempuan diharuskan tabel frekuensi pegawai berdasarkan gender sebagai berikut. Dari tabel di atas dapat digambarkan pendidikan pegawai BPBD di Kabupaten Polewali Mandar cukup merata pada rentang SMA dan Sarjana.

Sedangkan pegawai di BPBD Kabupaten Polewali Mandar berjumlah 4 orang atau 9,1% dari total pegawai pada jenjang magister atau magister di BPBD Kabupaten Polewali Mandar. Sedangkan pegawai PPPK berjumlah 23 orang atau 52,3% dan jabatan tersebut mendominasi jumlah pegawai BPBD di Kabupaten Polewali Mandar. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa kelompok atau jajaran pegawai BPBD di Kabupaten Polewali Mandar cukup beragam.

Tabel  diatas  mengartikan  bahwa  tingkat  pendidikan  pegawai  BPBD  kabupaten  Polewali  Mandar  sudah  cukup  bagus  karena  dalam  hal  ini  sarjana  mendominasi  dari tingkat pendidikan pegawai
Tabel diatas mengartikan bahwa tingkat pendidikan pegawai BPBD kabupaten Polewali Mandar sudah cukup bagus karena dalam hal ini sarjana mendominasi dari tingkat pendidikan pegawai

Pembahasan

  • Analisis Korelasi
  • Diagram Jalur

Pengaruh positif pendidikan atau variabel X1 terhadap kualitas sumber daya manusia atau variabel Y pada perhitungan di atas sesuai dengan penelitian Riza Rezita (2015) dengan judul penelitian. Hal ini juga sesuai dengan teori Nitisemita (2013), yang mengartikan pendidikan dan pelatihan sebagai suatu kegiatan organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan sikap, perilaku, keterampilan dan pengetahuan pegawai sesuai dengan keinginan. dari organisasi yang bersangkutan. . Dampak positif pelatihan atau variabel Hasil penelitian menunjukkan bahwa (H2) diterima.

Hal ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh Simamora (2010) yang menyatakan bahwa upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan akan menghindarkan organisasi dari menghadapi pegawai yang tidak kompeten terutama dalam bidang disiplin dan pegawai yang memiliki pengetahuan yang ketinggalan jaman. . Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya mengenai dampak pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan terhadap kualitas sumber daya manusia di kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia di kantor BPBD Polewali Mandar akan semakin meningkat jika variabel pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan pegawai ditingkatkan.

Dari segi kedisiplinan, absensi harus diperketat, dengan metode sidik jari atau scan wajah yang tidak boleh diutak-atik, atau dengan sistem denda atau teguran bagi pegawai yang tidak memakai atribut sesuai prosedur yang ada.

5.2.2  Diagram Jalur
5.2.2 Diagram Jalur

SIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Hal ini terbukti pada Bab IV penelitian ini, dimana diperoleh nilai T hitung dari penelitian ini lebih besar dari pada T tabel. Dengan metode atau dengan menggunakan metode membandingkan nilai signifikan, diperoleh nilai sig variabel X1 lebih kecil dari nilai sig 0,05 sebagai nilai dasar. Pelatihan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap kualitas sumber daya manusia pegawai kantor BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

Hal ini terbukti pada perhitungan pada Bab IV penelitian ini, dimana nilai T hitung dari penelitian ini lebih besar dibandingkan dengan T tabel. Dengan menggunakan cara atau cara membandingkan nilai signifikansi, diketahui nilai sig variabel X2 lebih kecil dari nilai sig 0,05 sebagai nilai dasar. Dengan menggunakan metode atau cara membandingkan nilai signifikansi, diketahui nilai sig variabel X3 lebih kecil dari nilai sig 0,05 sebagai nilai dasar.

Dengan menggunakan cara atau cara membandingkan nilai signifikansi, diketahui nilai sig variabel Y lebih kecil dari nilai sig 0,05 sebagai nilai dasar.

Saran

Hal ini terlihat dari tabel perhitungan pada Bab IV penelitian ini dimana nilai T hitung dari penelitian ini lebih besar dibandingkan Tabel T. Variabel Pendidikan, Pelatihan dan Disiplin secara bersama-sama/simultan berpengaruh positif terhadap variabel kualitas SDM pada karyawan Polewali Mandar Kantor BPBD Kabupaten. Hal ini terlihat dari perhitungan pada Bab IV penelitian ini, dimana nilai F hitung dari penelitian ini lebih besar dari F tabel.

Atau dengan kata lain jika ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebaiknya meningkatkan ketiga variabel tersebut. a) Pendidikan, pelatihan dan kedisiplinan merupakan indikator baik buruknya kualitas sumber daya manusia di kantor BPBD Polewali Mandar. Jika menginginkan sumber daya manusia yang handal maka manajer/manajemen harus memperhatikan ketiga variabel tersebut. Sehubungan dengan penelitian dalam rangka penyusunan skripsi program pascasarjana Magister Manajemen STIE Nobel Indonesia Makassar yang berjudul “Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Disiplin Pegawai Terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia Badan Penanggulangan Bencana Daerah”. Kabupaten Polewali Mandar”, Saya mohon kesediaannya meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini. Saya sangat mengapresiasi segala partisipasi dan kejujuran anda dalam menjawab kuesioner ini dan saya sangat berterima kasih atas segala kerjasama anda.

Gambar

Gambar 3.1. Kerangka Konsep Penelitian
Tabel  diatas  mengartikan  bahwa  tingkat  pendidikan  pegawai  BPBD  kabupaten  Polewali  Mandar  sudah  cukup  bagus  karena  dalam  hal  ini  sarjana  mendominasi  dari tingkat pendidikan pegawai
Tabel V.12 Validitas Variabel Pendidikan  Sumber : Data Primer, Diolah dengan SPSS. 20.0
Tabel V.13 Validitas Variabel pelatihan  Sumber : Data Primer, Diolah dengan SPSS. 20.0
+5

Referensi

Dokumen terkait

Artikel hasil pe nelitian memuat: ludul Nama Penulis Abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris Kata Kunci Pcndahu luan tanpa sub judu l sub iudul sub iudul I scsuai kebutuhan

LEMBAR HAS]L PEN]LAIAN SEJAWAT SEB!DANG ATAU PEER REVIEW KARYA ILMIAH : PROSIDING Judul Jurnal llmiah Artikel Nama Penulis Jumlah Penulis Status Pengusul ldentitas Jurnal llmiah

Judul karya ilmiah artikel Jumlah Penulis Nama Penulis Status Pengusu l ldentitas Jurnal llmiah Kategori Publikasi Jurnal llmiah Beri v pada kategori yang tepat Hasil Penilaian Peer

LEMBAR HASIL PENILAIAN SEJAWAT SEBIDANG ATAU PEER REVIEW KARYA ILMIAH : JURNAL ILMIAH* Judul Jurna-l Ilmiah Artikel Nama Penulis Status Pengusul Identitas Jurnal Ilmiah Kategori