• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Isi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Daftar Isi"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

iv

Daftar Isi

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Tujuan Penelitian ... 2

1.4 Manfaat Penelitian ... 2

1.5 Ruang Lingkup Penelitian ... 2

1.6 Sistematika Penulisan ... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4

2.1 Sambungan Baut Struktur Baja ... 4

2.1.1 Dimensi Baut ... 5

2.1.2 Nilai ketahanan terfaktor ... 5

2.1.3 Jarak Maksimum Antar Baut dan Jarak Tepi Maksimum ... 6

2.1.4 Jarak Minimum Antar Baut ... 6

2.2 Runtuh Tarik Sambungan Baut Struktur Baja ... 6

2.2.1 Leleh Tarik dan Runtuh Tarik ... 6

2.2.2 Geser Blok ... 7

2.2.3 Shear On Fasteners ... 8

2.2.4 Kuat Tumpu... 10

2.2.5 Mutu Baja ... 11

2.3 Penelitian Terkait yang Pernah Dilakukan ... 11

BAB III GAMBARAN UMUM TAHAPAN PENELITIAN ... 15

3.1 Tahapan Penelitian ... 15

3.2 Pengumpulan Data Material ... 16

3.3 Perancangan Sambungan ... 16

3.4 Pemodelan Benda Uji... 17

3.5 Pembahasan ... 17

3.6 Hasil Pembahasan ... 18

(2)

v

BAB IV PERANCANGAN SAMBUNGAN DAN PEMODELAN ... 19

4.1 Perancangan Model Uji ... 19

4.2 Pemodelan Menggunakan Software ANSYS ... 22

4.2.1 Pendefinisian Data Benda Uji ... 22

4.2.2 Pemodelan Benda Uji ... 23

4.2.3 Pendefenisian Remote Displacement ... 24

4.2.4 Pendefenisian Permukaan Sambungan ... 25

4.2.5 Proses Meshing ... 26

4.2.6 Pendefenisian Tumpuan ... 26

4.2.7 Pendefenisian Beban ... 27

4.2.8 Pendefenisian Solusi ... 27

BAB V PEMBAHASAN ... 29

5.1 Perhitungan Kapasitas Sambungan ... 29

5.2 Analisa dan Hasil Output Benda Uji ... 32

5.3 Pembahasan dan Analisis dari Software ANSYS dan Perhitungan Manual ... 59

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 61

6.1 Kesimpulan ... 61

6.2 Saran ... 61

(3)

vi

Daftar Gambar

Halaman

Gambar 2.1 Dimensi baut ... 5

Gambar 2.2 Pola kerusakan blok bidang geser ... 7

Gambar 2.3 Pola kerusakan blok pelat buhul dan pelat tarik ... 8

Gambar 2.4 Sambungan geser ... 8

Gambar 2.5 Jarak-jarak antar sambungan baut ... 10

Gambar 2.6 Spesimen material pelat baja ... 12

Gambar 2.7 Konfigurasi sambungan pada benda uji ... 13

Gambar 3.1 Flowchart penelitian ... 15

Gambar 3.2 Pemodelan benda uji ... 17

Gambar 4.1 Konfigurasi model uji 1 ... 21

Gambar 4.2 Konfigurasi model uji 2 ... 21

Gambar 4.3 Konfigurasi model uji 3 ... 22

Gambar 4.4 Toolbox software ANSYS ... 22

Gambar 4.5 Penginputan karakteristik mutu baja ... 23

Gambar 4.6 Hasil pemodelan pada AUTOCAD ... 23

Gambar 4.7 Tampak depan model uji ... 24

Gambar 4.8 Tampak atas model uji ... 24

Gambar 4.9 Pendefenisian letak remote displacement ... 24

Gambar 4.10 Pendefenisian kontak antara pelat dan pelat ... 25

Gambar 4.11 Pendefenisian kontak antara pelat dan baut ... 25

Gambar 4.12 Proses meshing pada batang ... 26

Gambar 4.13 Letak fixed support ... 26

Gambar 4.14 Letak force ... 27

Gambar 4.15 Letak titik tinjau ... 27

Gambar 4.16 Pemilihan solusi dalam ANSYS ... 28

Gambar 5.1 Konfigurasi sambungan ... 29

Gambar 5.2 Penentuan area geser blok pada sambungan batang tarik ... 30

Gambar 5.3 Area geser blok yang ditinjau ... 30

Gambar 5.4 Penentuan jarak bersih (𝒍𝒄)) antar tepi lubang baut ... 31

Gambar 5.5 Daerah tegangan secara visual yang terjadi pada benda uji 1,2 dan 3 ... 32

Gambar 5.6 Daerah regangan secara visual yang terjadi pada benda uji 1,2, dan 3 ... 33

Gambar 5.7 Daerah runtuh tumpu secara visual yang terjadi pada benda uji 1,2, dan 3 33 Gambar 5.8 Kondisi Tegangan pada step 1,5 ... 34

Gambar 5.9 Kondisi Tegangan pada step 5 ... 34

Gambar 5.10 Kondisi Tegangan pada step 10 ... 34

Gambar 5.11 Kondisi Tegangan pada step 15 ... 35

Gambar 5.12 Kondisi Tegangan pada step 19 ... 35

Gambar 5.13 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 1 benda uji 1,2 dan 3 .... 37

Gambar 5.14 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 2 benda uji 1,2 dan 3 .... 39

Gambar 5.15 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 3 benda uji 1,2 dan 3 .... 41

Gambar 5.16 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 4 benda uji 1,2 dan 3 .... 43

(4)

vii

Gambar 5.17 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 5 benda uji 1,2 dan 3 .... 45 Gambar 5.18 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 6 benda uji 1,2 dan 3 .... 47 Gambar 5.19 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 7 benda uji 1,2 dan 3 .... 49 Gambar 5.20 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 8 benda uji 1,2 dan 3 .... 51 Gambar 5.21 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 9 benda uji 1,2 dan 3 .... 53 Gambar 5.22 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 10 benda uji 1,2 dan 3 .. 55 Gambar 5.23 Grafik tegangan-regangan output benda uji titik 11 benda uji 1,2 dan 3 .. 57

(5)

viii

Daftar Tabel

Halaman

Tabel 2.1 Spesifikasi Baut ... 5

Tabel 2.2 Kuat Geser Nominal dalam Sambungan ... 9

Tabel 2.3 Nilai Kuat Tarik Minimum dan Kuat Leleh Minimum pada Baja ... 11

Tabel 2.4 Uji Tarik Sambungan ... 13

Tabel 4.1 Variasi Perhitungan Spasi Antar Baut ... 19

Tabel 4.1 Variasi Perhitungan Spasi Antar Baut (lanjutan) ... 20

Tabel 4.2 Nilai Keruntuhan dan Konfigurasi Baut ... 21

Tabel 5.1 Rangkuman Hasil Analisis Kapasitas Sambungan Batang Tarik Baja ... 32

Tabel 5.3 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 1 ... 35

Tabel 5.3 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 1 (lanjutan) .. 36

Tabel 5.4 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 2 ... 38

Tabel 5.5 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 3 ... 40

Tabel 5.6 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 4 ... 42

Tabel 5.7 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 5 ... 44

Tabel 5.8 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 6 ... 46

Tabel 5.9 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 7 ... 48

Tabel 5.10 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 8 ... 50

Tabel 5.11 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 9 ... 52

Tabel 5.12 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 10 ... 54

Tabel 5.13 Nilai Tegangan dan Regangan per Satuan Waktu Titik Tinjau 11 ... 56

Tabel 5.14 Nilai keruntuhan titik tinjau ... 58

Tabel 5.15 Nilai-nilai keruntuhan metode ANSYS ... 58

Table 5.16 Hasil analisis perhitungan manual dan ANSYS ... 59

Table 5.17 Perbedaan hasil analisis perhitungan manual dan ANSYS ... 59

Table 5.18 Selilih perbedaan hasil analisis perhitungan manual dan ANSYS ... 60

Referensi

Dokumen terkait

Lampiran 5 Lanjutan Perhitungan Beban Fasilitas Tidak Termasuk Beban Bunga per Satuan Waktu Tahun 2013 Semester 2 Lanjutan September Tanggal Keterangan 20 Listrik pastori 20

35 Tabel 5.2 Distribusi normalitas dan hasil uji Mann-whitney pada skor ekspresi granzyme-B pada KSS serviks uteri dan lesi epitel displasia .... 36 Tabel 5.3 Hasil uji Mann-whitney

5 Hasil perhitungan f f-hitung dan data f-tabel untuk pengaruh interaksi pretreatment dan ukuran katalis terhadap densitas, viskositas, nilai kalor, dan yield .... 6 Hasil perhitungan f

xii Institut Teknologi Nasional Tabel 4.23 Waktu Keterlambatan Kedatangan Seluruh Perjalanan Padalarang-Bandung .... 43 Tabel 4.24 Uji Kecukupan Data Waktu Keterlambatan Kedatangan

xiii DAFTAR TABEL Halaman Tabel IV.1 Perbandingan nilai ujian dengan nilai extrakulikuler .... Tabel IV.2 Perbandingan nilai ujian dengan sikap

ix Institut Teknologi Nasional Bandung DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Waktu Kunjungan Wisatawan .... 4 Tabel 1.2 Sarana Wisata di Pantai Karang Tawulan

viii INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DAFTAR TABEL Halaman Tabel 2.1 Penelitian Sebelumnya .... 23 Tabel 4.4 Rata-Rata Waktu Perjalanan yang Ditempuh

Nilai kekuatan tarik maksimum tarik dapat ditentukan dari beban maksimum dibagi luas penampang, seperti berikut : Pada gambar 1 kurva tegangan-regangan, titik M merupakan tegangan