PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Mengenai media aplikasi Tik Tok, sebenarnya aplikasi ini bisa digunakan untuk proses pembelajaran para guru. 5 Aan Bj Dewanta, 'Memanfaatkan Aplikasi Tik Tok Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia', Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Fokus Penelitian
Karena pada jenjang Madrasah Aliyah ini, siswa mendapatkan pendidikan umum dan juga pendidikan agama. Selain itu, di Madrasah Aliyah juga dapat membentuk karakter anak sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Hadits.
Pertanyaan Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Setelah hasil penerapan pengembangan media Tik Tok dalam pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan penilaian terhadap siswa. Dalam hal ini untuk mengetahui hasil pengembangan pembelajaran Akidah Akhlak melalui media tiktok setelah diimplementasikan pada siswa.
KAJIAN TEORI
Konsep Pembelajaran Akidah Akhlak
- Pengertian Belajar dan Pembelajaran
- Pembelajaran Akidah Akhlak
Dalam hal ini peneliti bekerjasama antara guru dan siswa untuk mengembangkan media tic-tac dalam pembelajaran Aqidah Akhlaq. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran Akidah Akhlak melalui media tik tok seharusnya sangat praktis setelah diujicobakan kepada siswa.
Konsep Pembelajaran dengan Media Tik Tok
- Pengertian Model Pembelajaran
- Media Tik Tok
Rencana Pengembangan Pembelajaran Akidah Akhlak melalui
- Pengertian Media
Karena media yang digunakan pendidik selama proses pembelajaran akan berdampak pada pembelajaran peserta didik. Media pembelajaran dapat digambarkan sebagai media yang mengandung informasi atau pesan instruksional dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam kajian teori ini, peneliti akan mengkaji kondisi mengenai penggunaan media pembelajaran.
Benny berpendapat bahwa desain pembelajaran adalah alat konseptual untuk menganalisis, merancang, memproduksi, melaksanakan dan mengevaluasi suatu kegiatan atau program pembelajaran.90. 98 Tatang Hidayat & Makhmud Syafe'i, 'Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sebagai Kualitas Pembelajaran', Jurnal Kajian Pendidikan Islam. Sudjana (2012) juga mengatakan bahwa perencanaan pembelajaran merupakan rancangan tentang apa yang akan dilakukan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
101 Nunu Mahnun, 'Belajar dari media (kajian langkah-langkah pemilihan media dan penerapannya dalam pembelajaran)', Jurnal Pemikiran Islam.
Tempat dan Waktu Penelitian
Adapun pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak perlu dikembangkan untuk siswa dalam kelompok kecil terlebih dahulu. Respon siswa meliputi aspek penilaian pembelajaran yang berbeda dalam mengembangkan pembelajaran Akidah Akhlak melalui media tiktak. Kemudian dari respon siswa berupa pengisian angket terhadap pengembangan media tiktak dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
Terkait dengan banyaknya siswa yang memiliki aplikasi yang akan digunakan dalam mengembangkan media Tik Tok dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Selanjutnya validasi ahli materi juga memberikan penilaian kesesuaian, memberikan komentar dan masukan untuk perbaikan produk pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak melalui media tik tok yang ingin dikembangkan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media tiktak dalam pembelajaran Akidah Akhlak layak untuk diterapkan di kalangan siswa dalam kelompok yang lebih luas.
Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media tik tok yang memuat materi terkait mata pelajaran Aqidah Akhlak sangat praktis setelah diujicobakan kepada siswa.
Pendekatan Metode Penelitian
Langkah-langkah Penelitian dan Pengembangan
Salah satu permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran adalah belum adanya media pembelajaran baru yang diterapkan dalam proses pembelajaran antara pendidik dan peserta didik. Dalam hal pencarian sumber data langkah-langkah analisisnya meliputi: analisis kebutuhan, analisis karakteristik penggunaan media siswa, analisis keterampilan awal yang sudah dimiliki siswa, analisis ketersediaan fasilitas penunjang, analisis kurikulum, analisis pembelajaran tujuan baik khusus maupun umum dan menganalisis tugas-tugas yang akan dilakukan oleh pengguna atau siswa sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Adapun langkah-langkah pengembangannya adalah menentukan struktur teori, menentukan spesifikasi desain yang akan dikembangkan, mengambil langkah pembuatan desain pembelajaran pada media yang tersedia, alat penilaian ahli, praktisi dan menyiapkan uji coba terbatas dan uji coba luas, serta mengidentifikasi teknologi. membuat desain pembelajaran.
Kegiatan seperti ini adalah untuk menguji produk yang dibuat untuk memastikan kelayakannya sebelum menerapkannya di respon target atau siswa. Selain itu, langkah terpenting dari kegiatan perancangan pembelajaran ini adalah menemukan langkah-langkah dalam merancang, mengembangkan, dan memilih bahan dan bahan ajar. Adapun pelaksanaan pengembangan pembelajaran ini yaitu mengelompokkan siswa yang menjadi respon utama.
Selanjutnya, tujuan akhir evaluasi ini adalah untuk mengukur sejauh mana produk pengembangan yang diujikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Teknik Pengumpulan Data
Pada tahap implementasi, pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak dikembangkan dalam situasi nyata selama pembelajaran berlangsung. Kuesioner atau biasa disebut instrumen digunakan untuk memperoleh data dari validator dalam menilai dan memvalidasi perkembangan pembelajaran Aqidah Akhlak. Kuesioner atau instrumen dibuat berdasarkan aspek dan indikator dalam rancangan pengembangan pembelajaran berdasarkan media yang digunakan.
Tujuan kegiatan seperti ini adalah untuk menguji kelayakan dan kelayakan pengembangan ajaran Aqidah Akhlak melalui media tik-tok. Kemudian, angket tanggapan siswa diperoleh data berupa aspek keefektifan, kemenarikan dan minat, serta untuk menguji kepraktisan pengembangan pengajaran Akidah Akhlak melalui media tik tok. Angket ini dikeluarkan setelah siswa disuguhi produk pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak yang ditampilkan dalam bentuk video dari media Tick Tok.
Pre-test dilakukan sebelum pelaksanaan pembelajaran siswa menggunakan pengembangan, sedangkan post-test dilakukan setelah penerapan pembelajaran Akhlak Aqidah pengembangan.
Instrumen Penelitian
Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar yang mengukur tingkat prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran transpersonal yang telah dikembangkan. Instrumen ini digunakan untuk memperoleh informasi tentang validitas model pembelajaran berdasarkan penilaian para ahli dan praktisi. Pada lembar validasi desain pembelajaran, evaluator memberikan beberapa penilaian terhadap beberapa kriteria/indikator diantaranya (a) Ketepatan penyusunan KD, (b) Relevansi strategi pembelajaran dengan KD, (c) Kualitas teknis desain pembelajaran, (d ) Pembelajaran daring sebagai sumber belajar, dan (e) Daya tarik dan ketepatan desain pembelajaran.
Kuesioner disusun dengan tanggapan siswa untuk mengumpulkan salah satu data pendukung keefektifan penggunaan desain pembelajaran pada topik desain pembelajaran Aqidah Akhlak dengan model pengembangan ADDIE. Kuesioner dibagikan kepada siswa setelah pertemuan terakhir untuk menyelesaikan sesuai dengan instruksi yang diberikan. Selain itu, hasil angket ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menyempurnakan bahan ajar dan alat pendukung lainnya untuk meninjau produk pengembangan desain pembelajaran.
Informasi yang diperoleh dari instrumen ini dapat dijadikan sebagai keluaran setelah dilakukan proses pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE.
Teknik Analisis Data
Setelah itu perlu dibuat prosedur agar tugas yang dikerjakan siswa dapat menggunakan tik tok sebagai media dalam pengerjaannya. Sehingga kebutuhan tugas yang diberikan kepada siswa dapat dituangkan dalam bentuk video yang diunggah ke aplikasi Tik Tok. Misalnya siswa dalam model pembelajaran dengan media tik tok dapat mencapai konsep yang diterima oleh siswa.
Sebelum pengembangan pembelajaran Akidah Akhlak melalui media tik-tak dilaksanakan dalam kelompok besar terlebih dahulu diujicobakan pada siswa kelompok kecil yang berjumlah 5 orang dari kelas X jurusan IPA, IPS dan IAI. Selain itu, produk pengembangan pembelajaran Akidah Akhlak melalui media tik-tak diperuntukkan bagi siswa kelompok besar berjumlah 85 orang yang mewakili kelas XI IPA, IPS dan jurusan IAI. Keefektifan pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak melalui media tik-tak dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan kemampuan awal 85 siswa kelas XI kelulusan IPA, IPS dan IAI pada mata pelajaran Aqidah Akhlak sampai 40%.
Pengaruh media sosial Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa di SMPN 1 Gunung Sugih Kab.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Pembelajaran Akidah Akhlak saat ini di MAN 1 Lampung
- Desain untuk mengembangkan Pembelajaran Akidah
- Pengembangan Pembelajaran Akidah Akhlak Melalui Media
- Keefektifan Pengembangan Pembelajaran Akidah Akhlak
Langkah-langkah dalam analisis ini meliputi (a) menganalisis kebutuhan, (b) menganalisis karakteristik penggunaan media oleh siswa, (c) menganalisis kemampuan awal yang sudah dimiliki siswa, (d) menganalisis ketersediaan fasilitas penunjang, (e) menganalisis kurikulum, (f) menganalisis tujuan pembelajaran baik secara khusus maupun umum, (g) menganalisis tugas-tugas yang harus dilakukan oleh pengguna atau siswa agar tujuan pembelajaran tercapai. Selain itu juga tidak sulit untuk memberikan petunjuk cara mengoperasikan aplikasi Tik Tok dalam proses pembelajaran, karena mayoritas siswa sudah memiliki aplikasi tersebut. Mengenai penambahan sarana dan prasarana setiap tahunnya, terlebih dahulu kita harus melihat kebutuhan yang akan digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa.
Pada bagian ini Madrasah memuat mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri beserta alokasi waktu yang akan diberikan kepada siswa. Untuk kurikulum MAN 1 LAMPUNG TIMUR terdiri dari 16-20 mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri yang diberikan kepada siswa. Kemudian untuk kerjasama antara guru dan siswa agar lebih aktif dan kreatif dalam mengelola proses pembelajaran.
Hal ini juga agar siswa mampu mengingat kembali secara utuh materi yang telah dipelajari. Selanjutnya dengan memberikan tugas kepada siswa seperti pembagian menjadi beberapa kelompok selain membentuk TIM untuk siswa ketika diberikan tugas yang telah diunggah melalui aplikasi tik tok. Dari hasil perolehan poin pre-test dan post-test yang diberikan kepada siswa.
Pembahasan
- Analisis Hasil Implementasi terhadap Pengembangan
- Analisis Hasil Implementasi terhadap Pengembangan
- Analisis Hasil Implementasi terhadap Pengembangan
- Analisis Kepraktisan terhadap Pengembangan Pembelajaran
Selain itu, dari hasil tanggapan terhadap penilaian terhadap aspek kemenarikan terhadap butir soal yang tanggapan yang diberikan siswa akan dijelaskan lebih lanjut. Namun nyatanya, proses pengajaran yang berlangsung hingga saat ini belum mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Selain itu, dari hasil tanggapan terhadap evaluasi terhadap aspek-aspek yang menarik terhadap artikel yang diberikan tanggapan siswa akan dijelaskan lebih lanjut.
Pelaksanaan pengembangan pembelajaran Aqidah Akhlak kelas XI jurusan IPA, IPS dan IAI di MAN Lampung Timur memerlukan ketelitian, kesabaran, perencanaan yang matang dan ketekunan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan tingkat usia siswa. Dari hasil pengisian angket aspek keefektifan, terdapat 5 soal yang dijawab oleh siswa. Selanjutnya dari hasil respon untuk evaluasi aspek keefektifan terhadap item yang diberikan respon oleh siswa akan dijelaskan lebih lanjut.
Sehubungan dengan hasil tanggapan terhadap evaluasi aspek efisiensi per topik yang telah dijawab oleh siswa akan dijelaskan lebih lanjut. Terlihat bahwa perkembangan Tik Tok yang telah dikembangkan dapat memotivasi belajar siswa dan memberikan pengaruh yang positif terhadap proses pembelajaran, sehingga produk yang telah dikembangkan melalui media Tik Tok dapat diteruskan. Mengenai salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan guru adalah membiasakan siswa mengenali informasi mata pelajaran yang dirancang dengan menggunakan media pembelajaran melalui aplikasi tik tok.