73
DAFTAR PUSTAKA
A. Wawan, dkk (2016).Teori Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta. Nuha Medika.
Abidah Nur, dkk (2014). Riwayat Pemberian Air Susu Ibu dengan Penyakit
Infeksi pada Balita.
http://journal.fkm.ui.ac.id/index.php/kesmas/article/view/510 diakses tanggal 17 september 2018 pukul 11.45 WIB.
Agtini Destri, Magdarina. 2011. Morbiditas dan Mortalitas Diare pada Balita di Indonesia.Kementrian Kesehatan RI. Jakarta.
Andry, H. Palupi W. (2009). Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Ed Revisi.
Jakarta: Rineka Cipta.
Aziz Alimul Hidayat (2012). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah.
Salemba Medika: Edisi 2.
Azwar. Saifuddin (2013).Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Friedman at all. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori dan Praktik. Jakarta: EGC.
Hermina, & Nurfi. (2010). Hubungan Praktik Pemberian Asi Eksklusif Dengan Karakteristik Sosial, Demografi Dan Faktor Informasi Tentang ASI Dan MP- ASI (Studi Di Kota Padang Dan Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat).http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/hsr/article/view/2769 diakses tanggal 17 September 2018 Pukul 11.58 WIB.
Heryanto, Eko. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI dini. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan.
74
Julya. (2018). Hubungan Pemanfaatan buku KIA Sebagai Acuan Stimulasi Dengan Perkembangan Anak Usia 0-2 tahun di Posyandu RW 3 Desa Wonokoyo Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Kemenkes RI (2012). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Kemenkes RI. (2015).Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Depkes dan JICA.
Kemenkes RI. (2018).Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Depkes dan JICA.
Lembaga Demografi FE UI (2009). Dasar-Dasar Demografi. Jakarta: Lembaga Demografi FE UI.
Mardi E, dkk. (2009).My Baby. Penebar Plus: Jakarta.
Mariani. (2013). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemanfaatan Buku KIA Oleh Ibu Balita Di Desa Latong Kecamatan Seunang Kabupaten Nagan Raya. Aceh Barat: UTU. http://repository.utu.ac.id/762/ diakses tanggal 1 Juli 2019 pukul 20.00 WIB.
Notoatmodjo. (2012).Metedologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pernanda. (2010). Faktor- faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian Makanan MP- ASI dini pada bayi 6 -24 Bulan di Kelurahan Pematang Kandis Bangko, Kabupaten Merangin Jambi Tahun 2010. Medan: FK USU. https://ejournal.stikesaisyah.ac.id/index.php/jika/article/view/EH diakses tanggal 17 September pukul 17.30 WIB.
Ratih, K. (2013). Gambaran Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Pemberian MP- ASI dini di RW 1 Kelurahan Ngagel Kecamatan Wonokromo Surabaya.
Sahetapy, M. (2013). Air Susu Ibu & Kesehatan Saluran Cerna. Jakarta: Buku Bedah IDAI.
Saifudin, Abdul Bahri. (2010). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawiroharjo. Jakarta:
Tridasa Printer.
75
Sirusa BPS. (2016). Angka Kesakitan (Mrbiditas). https://sirusa.bps.go.id/
diakses tanggal 23 november 2018.
Suharwati, dkk. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Morbiditas Balita Di Desa Klampar Kec. Proppo Kab. Pamekasan.FIS Universitas Negeri Malang.
Suriadi, Yuliani, Rita. (2010). Asuhan Keperawatan pada Anak Edisi 2. Jakarta : CV. Sagung Seto.
Sutriani, N. M. (2012). Karakteristik perkembangan masa dewasa awal.
http://journal.unair.ac.id/downloadfull/JPKK87534dd9efa0f7fullabstract.p df diakses pada tanggal 1 Juli 2019 pukul 21.00 WIB
Tarsikah, dkk. (2014). Pemberian MP ASI Dini Meningkatkan Kejadian Morbiditas Bayi. http://mikiajournal.com/index.php/vol1/article/view/16 diakses tanggal 17 september 2018 pukul 12.35 WIB.
Wijaya H, (2017). Metodelogi Penelitian Pendidikan Tiolog. Makasar. Sekolah Tinggi Thiolog Jaffray Makasar.