• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA | Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA | Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

68 DAFTAR PUSTAKA

Anshori, H., Al. 2013. Faktor Risiko kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-24 Bulan (Studi Kecamatan Semarang Timur). Research article. (Online), (di eprints.undip.ac.id/41855/), diakses 2 Agustus 2017

Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2012. Sikap Manusia. Pustaka Pelajar : Yogyakarta

Departemen Kesehatan. 2016. Situasi balita pendek 2016.. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI

Depkes RI, 2016. Situasi Imunisasi di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI

Desmarnita, U, dkk. 2014. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Peer Group terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi.

Keperawatan Poltekkes Jakarta III. No. 3 Vol 2

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. 2015. Profil Kesehatan kabupaten Malang. Malang: Dinas Kesehatan Kabupaten Malang

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2015. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya:

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dwiyarthi, S. 2014. Focus Group Dscussion (Diskusi Kelompok terarah), (Online), (http://www.kompasiana.com/santidwiyarthu/focus-group-discussion-diskusi-

kelompok-terarah_54f84ea2a333112a608b52c8), diakses 11 Juli 2017

Falah, I. F. 2014. Model Pembelajaran Tutorial Sebaya: Telaah Teoiritik. Jurnal Pendidikan Agama Islam. No 2 Vol12

Febianti, Y. N. 2014. Peer Teaching (Tutor Sebaya) sebagai Metode Pembelajaran untuk Melatih Siswa Mengajar. Pendidikan Ekonnomi-Unswagati. Jurnal. No 2 Vol 2 Guido, M. 2017. Advantages and Disadvantages of Peer Teaching (+15 Strategies for

Success), (Online), (https://www.prodigygame.com/blog/advantages- disadvantages-peer-teaching-strategies/), diakses 12 Agustus 2017

Handayani, S, dkk. 2009. Efektivitas Metode Diskusi Kelompok Dengan dan Tanpa Fasilitator pada Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Remaja tentang Perilaku Seks Pranikah. FK UGM

Handayani, T. E., dan Purwanti O. S. 2011. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Pencegahan Tuberkulosis Paru di Dusun Kayangan Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar, Jurnal Universitas Muhammadiyah Surakarta, No 3 Vol 4 p: 169 – 180.

Handoko, N. P. 2015. Pengaruh Teman Sebaya terhadap Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Akademi Keperawatan 17 Karanganyar dalam menanggulangi HIV/AIDS, (Online), (jurnal.akper17.ac.id/index.php/JK17/article/download/26/29), diakses 20 Agustus 2017

(2)

69 Indarwati, F.,Panggita B., Hindrawan S. 2013. Pengaruh Focus group discussion (FGD) tentang menejemen terpadu balita sakit (MTBS) terhadap pengetahuan perawat dalam mengenal gejala awal penyakit yang mengancam kehidupan balita dengan format MTBS di Puskesmas Bantul Yogyakarta. Yogyakarta: Laporan Penelitian, FK dan FKM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Indrizel, E. Diskusi Kelompok Terarah Focus Group Discussio (FGD.) Antropologi FISIP Universitas Andalas. Jakarta: Rineka Cipta

Kamus Kementerian Republik Indonesia. 2017. Kamus - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Online), (www.depkes.go.id/folder/view/full-content/structure- kamus.html.), diakses 17 Mei 2017

Kepmenkes RI. 2010. Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. (Online), (gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2011/11/buku-sk-antropometri-2010.pdf), diakses tanggal 24 Mei 2017

Kitzinger, J. 1995. Introducing focus group. Research article. (Online), (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/.../pdf/bmj00603-0031.pdf), diakses pada tanggal 11 juli 2017

Kumboyono, Hanafi, M., Lestari E. P. 2014. Perbedaan Pengaruh pendidikan Seks Metode Simulasi dan Diskusi Kelompok terhadap Sikap Remaja pada Upaya Pencegahan Perilaku Seks Menyimpang. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 1 (20) : 46-49

Millenium Challenge Account-Indonesia. 2015. Stunting dan masa depan Indonesia. (Online), (www.mca-indonesia.go.id/assets/uploads/media/pdf/Backgrounder-Stunting- ID.pdf), diakses tanggal 24 Mei 2017

Notoatmodjo, S. 2007. Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta Nurfaizal. 2016. Bimbingan Kelompok dengan Teknik Focus Group Discussion (FGD) untuk

Meningkatkan Pemahaman Bahaya Seks Bebas. STKIP Muhammadiyah Pringsewu. Vol 2 No.1

Padmawati, R. S. 2009. Metode dan strategi Pengumpulan DataMetode Kualitatif. (Online), (www.kmpk.ugm.ac.id/.../Metode%20dan%20Strategi%20Pengumpulan%20Data

%20...), diakses 19 Agustus 2017

Permana, R. T. R. W. 2014. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Peer Group terhadap Sikap Remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 2 Bantul Yogyakarta. Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Aisyiyah Yogyakarta.

Ramli, dkk. 2009. Prevalence and risk factors for stunting and severe stunting among under- fives in North Maluku province of Indonesia. Research article. (Online), (bmcpediatr.biomedcentral.com), diakses pada tanggal 11 Juli 2017

Riskesdas. 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI Tahun 2013.

Jakarta : Bakti Husada

(3)

70 Rizki, N. A. 2010. Perbedaan Pengaruh antara Metode Focus Group Discussion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas XI tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMK Hidayah Semarang Tahun 2009. Skripsi. Ilmu Kesehatan Masyarakat

Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2005. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Suiraoka, I. P dan Supariasa, I. D. N. 2012. Media Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Supariasa, I. D. N, Bakri, B dan Fajar, I. 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC

Supriatin, E. 2013. Hubungan Faktor-faktor dengan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas X Kota Bandung, Jurnal Keperawatan, No 1 Vol1

Trisnawati, 2016. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Kidang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah.

Program Studi Ilmu Gizi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo

Trisnawati, M., Pontang, G, S. dan Mulyasari. 2016. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Kidang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Artikel Ilmiah. Sekolah Tinggi Kesehatan Ngudi Waluyo Ungaran, Semarang

UNICEF. 2013. Stunting. India: UNICEF

UNICEF.2013. Kemajuan global menunjukan bahwa jumlah balita pendek bisa dikurangi.

(Online), (https://www.unicef.org/indonesia/id/media_20795.html), diakses tanggal 23 Mei 2017

World Health Organization (WHO). 2013. Childhood Stunting: Context, Causes and Consequences. WHO Conceptual Framework

Referensi

Dokumen terkait