DAFTAR PUSTAKA
Adriana M dan Wirdjatmadi. 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta. PT Kencana Perdana Media Group.
Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Umum AKG. 2013. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi bangsa Indonesia.
Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013.
Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Jakarta.
Ariyanti, N.A. 2017. Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsusmi Zat Gizi (Protein, Vitamin C dan Zat Besi), dan Kadar Hemoglobin Terkait dengan Kejadian Anemia Anak Sekolah Dasar Di SDN Cemorokandang 1 Kota Malang. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Malang.
Baliwati dkk. 2004.Pengantar Pangan dan Gizi. Penebar Swadaya, Jakarta.
Corwin, E. J. 2012. Buku Saku Patofisiologi. Edisi Revisi 3. Diterjemahkan oleh : Subekto, N. B. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Dieny, F.F. 2014. Permasalahan pada Remaja Putri. Yogyakarta. Penerbit Graha Ilmu.
Fajar, Isnaeni, Pudjirahayu, Asmin, Sunindya, Aswin. 2009. Statistika untuk Praktisi Kesehatan. Yogyakarta.Penerbit Graha Ilmu.
Judarwanto, W. 2012. Perilaku Makan Anak Sekolah. (Online) (http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2012/05/perilaku-makan-anak-se kolah.pdf.), Diakses tanggal 23 April 2016.
Karina, D,P. 2011. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA N 2 Semarang. Artikel penelitian. Semarang:
Universitas Diponegoro.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013.Prevalensi Anemia.
Kholid, A 2015.Promosi Kesehatan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Kiswari, R. 2014. Hematologi dan Transfusi. Jakarta: Erlangga.
Kusuma, N.I. 2014. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Anemia pada Remaja Putri terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap dalam Mencegah Anemia Pada
Siswi Kelas X SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Skripsi.Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan aisyiyah Yogyakarta.
Kristyan, N. 2011. Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum dan Setelah Pemberian Tablet Besi ( Fe ) pada Santri Putri di Pondok Pesantren Al-Hidayah Kabupaten Grobogan. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Luturmas, jusuph. 2014. SAP Jajanan Sehat. (Online) (http://wonreli.blogspot.com/2014/10/sap-jajanan-sehat.html.), Diakses tanggal 23 April 2016.
Notoatmojo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Penerbit Rineke Citra.
Ristanti, I. K. 2016. Pengaruh Penyuluhan Gizi Seimbang terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Kader Posyandu Lansia di Desa Turirejo Wilayah Puskesmas Lawang, Kabupaten Malang. Skripsi. Malang.
Poltekkes Kemenkes Malang.
Riskesdas. 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian KEsehatan RI Tahun 2013.Bakti Husada. Jakarta.
Sandjaja. 2009. Kamus Gizi. Jakarta. Penerbit Buku Kompas.
Seameo Recfon. 2016.Prevalensi Anemia Remaja Putri Kabupaten Malang
Sefaya, Nugraheni, Rahayuning. 2017. Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan Gizi dan Tingkat Konsumsi Zat Gizi Terkait Pencegahan Anemia Remaja (Studi pada Siwa Kelas XI SMA Teuku Umar Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Universitas Diponegoro.
Soediatama. 2010. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi (Jilid I). Jakarta: Dian Rakyat.
Supandiman, I. 1997. Hematologi Klinik. Edisi Kedua. PT Alumni, Bandung.
Supariasa, I.D.N. 2013. Pendidikan & Konsultasi Gizi. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tadete, 2013. Hubungan antara Asupan Besi, Protein, dan Vitamin C dengan Kejadian Anemia pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Bunaken Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratu;angi Manado.
Luturmas, jusuph. 2014. SAP Jajanan Sehat. (Online) (http://wonreli.blogspot.com/2014/10/sap-jajanan-sehat.html.), Diakses tanggal 23 April 2016.