DAFTAR PUSTAKA
Aji, L. P., A. Widyastuti dan Y. Farwas. 2015. Katalog Moluska Unit Pelaksana Teknis Loka Konservasi Biota Laut Biak Seri 1 Gastropoda : Strombidae.
Pusat Penelitian Oseanografi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Akhrianti, I., Bengen, D. G., dan Setyobudiandi, I. 2014. Distribusi spasial dan preferensi habitat bivalvia di pesisir perairan kecamatan Simpang Pesak kabupaten Belitung Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 6(1), 171- 185.
Anggi Azmita F. 2013. Keanekaragaman Makrozoobenthos di Ekosistem Mangrove Silvofishery dan Mangrove Alami Kawasan Ekowisata Pantai Boe Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Skripsi: Ilmu Kelautan.
Universitas Hasanuddin.h.46
Asyiawati,Y., dan Akliyah. 2020. Identifikasi Dampak Perubahan Fungsi Ekosistem Pesisir Terhadap Lingkungan di Wilayah Pesisir Kecamatan Muaragembong. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 14 (1): 1-13.
Ayunda, R. 2011. Struktur Komunitas Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Gugus Pulai Pari, Kepulauan Seribu. Skripsi. Program S1 Biologi.Depok.Universitas Indonesia.
Bachok, Z., P. L. M. Linge. and M. Tsuchiya. 2006. Food Sources of Coexisting Suspension Feeding Bivalves as Indicated by Fatty Acid Biomarkers, Subjected to the Bivalves Abundance on a Tidal Flat. Journal of Sustainability Science and Management. 1: 92-111.
Bahri, F. Y. 2006. Kenaekaragaman dan Kepadatan Komunitas Moluska di Perairan Sebelah Utara Danau Maninjau. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor
Campbell, N.A., Reece, J.B., Urry, L.A., Cain, M.L., Wasserman, S.A., Minorsky, P.V., Jackson, R.B. 2012. Biologi Jilid 2. Edisi 8. Terjemahan D.T Wulandari. Jakarta: Erlangga.
Cerpenter K.A dan Niem V.H. 1998. the living marine resources of the western centeral pacifi. Rome
Dibyowati, L. 2009. Keanekaragaman Moluska (Bivalvia dan Gastropoda) di sepanjang pantai carita, pandeglang banten. Institut Pertanian Bogor.
Effendi H. 2003. Telaah Kualitas Air. Kanisius. Yogyakarta. 258 hal.
Esti Aji Handayani. 2006. Keanekaragaman Jenis Gastropoda Di Pantai Randusanga Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Skripsi. Semarang:
Universitas Negeri Semarang.h.36
Eugene P. Odum.1994.Dasar-dasar Ekologi.Yogyakarta:UGM Press.h.376 Fachrul MF. 2007. Metode Sampling Ekologi. Bumi Aksara: Jakarta.
Faisal, F. 2016. Kelimpahan dn Keanekaragaman Gastropoda di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan (Jurnal Biologi).
Gireesh, R., & Gopinathan, C. P. 2004. Effect of salinity and pH for the larval development and spat production of Paphia malabarica. Journal of Marine Biological Association of India, 46(2), 146–153.
Gundo, M. T. 2010. Kerapatan, keanekaragaman dan pola penyebaran gastropoda air tawar di perairan Danau Poso. Media Litbang Sulteng, 3(2).
44
Hartanto, B. 2018. Menganalisa Kualitas Perairan Melalui Kandungan Karbonat pada Sedimen Dasar Muara Sungai Serang Kulonprogo. Majalah Ilmiah Bahari Jogja (MIBJ). 16 (2): 98-118.
Henni Wijayanti M. 2007.Kajian Kualitas Perairan Di Pantai Kota Bandar Lampung Berdasarkan Komunitas Hewan Makrobenthos.Universitas Diponegoro.Yogyakarta. h.49
Indrawan,G.S. 2019. Pemanfaatan kerang (Bivalvia) dan peranannnya di ekosisitem laut. “ skripsi”Fakultas Kelautan dan Perikanan. Universitas Udayana.
Isabela, A., Zulfikar dan Raza’i. 2015. Sturuktur Komunitas Moluska Bentik pada Padang Lamun di KKL Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tanjung Pinang.
Ita Riniatsih dan Edi Wibowo K. 2009.Substrat Dasar dan Parameter Oseanografi sebagai Penentu Keberadaan Bivalvia dan Gastropoda di Pantai Sluke Kabupaten Rembang. Jurnal Kelautan Vol. 14 No 1.h.56
Jumanto., A. Pratomo dan Muzahar. 2013. Struktur Komunitas Echinodermata di Padang Lamun Perairan Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjung Pinang.
Kamalia,M. 2014. Pola sebaran gastropoda di ekosistem mangrove Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang.”skripsi”. Fakultas Ilmu Kelutan dan Perikanan.
Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Karyanto,P., Maridi., Indrowati,M. 2003. Variasi cangkang gastropoda ekosistem mangrove Cilacap sebagai alternati sumber pembelajaran moluska gastropoda. Universitas Sebelas Maret.
Khairul. 2017. Studi Faktor Fisika Kimia Perairan Terhadap Biota Akuatik di Ekosistem Sungai Belawan. Jurnal Prosiding Nasional Multidisiplin Ilmu.
STKIP Labuhan Batu.
Kharisma, D., Suryono, C. A., & Nuraini, R. A. T. (2012). Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Dipenogoro. Journal of Marine Research, 1(2), 216-225.
Krebs,C.J. 1985. Ecology : The Experimental Analysis of Distribution and Abundance. Third Edition. New York: Harper and Row Publisher Inc.
Legendre, J. J., & Livage, J. (1983). Vanadium pentoxide gels:: I. Structural study by electron diffraction. Journal of Colloid and Interface Science, 94(1), 75-83.
Lia Dibyowati.2009.Keanekaragaman Moluska (Bivalvia dan Gastropoda) di Sepanjang Pantai Carita, Padeglang Banten.Skripsi: Biologi FMIPA.Institut Pertanian Bogor.h.5
Ludwig JA, Reynold JF. 1988. Statistical Ecology: a primer in method and computing. USA (US): Wiley-Interscience Publication.
Maula, Z.,Purnawan dan Sarong. 2016. Keanekaragaman Gastropoda dan Bivalvia Bedasarkan Karateristik Sedimen Daerah Intertidal Kawasan Pantai Ujong Pancu Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 1(1):124-134.
45
Meria Tirsa Gundo. 2010. Kerapatan, Keaneragaman dan Pola Penyebaran Gastropoda Air Tawar di Perairan Danau Poso. Universitas Sintuwu Maroso Poso. Vol. 3 No. 2. ISSN : 1979- 5971.h.96
Michael, P. E. 1994. Metode Ekologi untuk Penyelidikan Ladang dan Laboratorium. Universitas Indonesia. Jakarta Nybakken, J. W. 1992.
Biologi Laut : Suatu Pendekatan Ekologis, Diterjemahkan oleh H. M.
Eidman, R. Widodo, D. G. Bengen. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Molles M.C. 2010. Ecology : Concept and Aplication. 5rd ed, McGraw-Hill, New York.
Munarto. 2010. Komunitas Gastropoda di Situ Salam Kampus Universitas Indonesia, Depok. Universitas Indonesia.
Nur’ani Yuniarti. 2012. Keanekaragaman dan Distribusi Bivalvia dan Gastropoda (Moluska) di Pesisir Glayem Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat. Skripsi:
Biologi FMIPS. Insititut Pertanian Bogor.h.8
Nurul Fajri.2013. Struktur Komunitas Makrozoobentos di Perairan Pantai Kuwang Wae Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Educatio Vol. 8
Odum,E.P. 1994. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga. Penerjemah Tjahyono Samingan. Yogyakarta: UGM Press. Penelitian Oseanografi LIPI, Jakarta.
Putra S, S.M.A.,dan Huda I. 2018. Pola Persebaran Gastropoda Di Ekosistem Mangrove Sungai Reuleung Leupung Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Biotik Vol. 6, No. 1.
Rafki dan Fitri Riris. 2010. Struktur Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove di Muara Sungai Batang Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.Jurnal Masperi 01 Juni.h.2
Rifardi. 2008. Tesktur sedimen: sampling dan analisis. Pekanbaru. UNRI Press.
Rinitasih, I., & Widianingsih, W. (2010). Kelimpahan dan Pola Sebaran Kerang- kerangan (Bivalve) di Ekosistem Padang Lamun, Perairan Jepara. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 12(1), 53-58.
Satino. 2011. Struktur Komunitas Bivalva di daerah Intertidal Pantai Krakal yogyakarta. Universitas Gajah Madah. Yogyakarta
Septiana.N.D. 2017. Keanekaragaman Moluska (Bivalvia dan Gastropoda) di Pantai Pasir Putih Kabupaten Lampung Selatan. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung.
Setiyowati, D. 2018. Kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 5(1), 8-13.
Siahaan, S,H.2021. Keanekaragaman dan Pola Distribusi Moluska di Pantai Mangrove Desa Sei Nagalawan. “Skripsi”. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.
Silaen I.F., Hendrarto B dan Supardjo MN. 2013. Distribusi dan Kelimpahan Gastropoda pada Hutan Mangrove Teluk Awur Jepara. Journal Of Management Of Aquatic Resources. 2 (3) : 93-103
Sinambela, M. dan Sipayung, M. 2015. Makrozoobentos dengan Paramater Fisika dan Kimia di Perairan Sungai Babura Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Biosains, 1(2), 44-50.
Stevin Melay, et al. 2015.Kajian Faktor Lingkungan dan Identifikasi Filum Mollusca, Filum Echinodermata di Ekosistem Padang Lamun Perairan Pantai Negeri Telehu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Biopendx.
Universitas Pattimura. Vol 1. No. 2 .h. 117.
46
Suin, N. M., 2002. Metode Ekologi. Universitas Andalas. Padang
Supratman O, Sudiyar dan Farhaby A.M. 2019. Kepadatan dan Pola Sebaran Bivalvia Pada Ekosistem Padang Lamun di Perairan Pulau Semujur, Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Biosains Vol. 5 No. 1
Suwignyo dan Sugiarti, 2005, Avertebrata Air. Jilid I. Cet. I; Jakarta: Penebar Swadaya..
Suwondo, E. Febrita, dan F. Sumanti. 2005. Struktur Komunitas Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Pulau Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Jurnal Biogenesis2(1): 25-29 Triwiyanto,K.N.M., Suartini dan Subagio. 2015. Keanekaragaman Moluska di
Pantai Serangan, Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.
Jurnal Biologi. 19 (2): 63-68.
Ulmaula,Z.,Purnawan,S dan Sarong,M.A. Keanekaragaman Gastropoda dan Bivalvia Bedasarkan Karateristik Sedimen daerah intertidal Kawasan Pantai Ujong Pancu Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah Volume 1, nomor 1 : 124-134
Wijayanti M.H, 2007. Kajian Kualitas Perairan Di Pantai Kota Bandar Lampung Berdasarkan Komunitas Hewan Makrobenthos. [Tesis]. Semarang.
Universitas Diponegoro. Program Magister Manajemen Sumberd aya Pantai.
Yuniarti,N. 2012. Keanekaragaman dan Distribusi Bivalvia dan Gastropoda(Moluska) di Pesisir Glayem Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat.
Zia Ulmaula, et al. 2016. Keanekaragaman Gastropoda dan Bivalvia Berdasarkan Karakteristik Sedimen Daerah Kawasan Pantai Ujung Pancu, Kecamatan Peukan Beda Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Kelautan dan Perikanan Unsyiah. Vol. 1. No.1. h.130