• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

99

DAFTAR PUSTAKA

ACC/SCN. 1991. Controlling Iron Deficiency. Geneva

Affandi B. 1990. GangguanHaidpadaRemajadanDewasa.Jakarta : FKUI Almatsier S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka

Utama.

Angkaita, Ida (2003) Perbedaan Kadar Hemoglobin Wanita Usia Subur di Kota Surakarta Sebelum dan Sesudah Pemberian Tablet Tambah Darah, Vitamin V dan Protein Hewani. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

Balitbang Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta:

Balitbang Kemenkes RI.

Baliwati, Y.S, Khomsan, Ali. 2004. Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya

Beard JL, B Tobin. 2000. Iron status and exercise. The Journal Of Nutrition;

72 (suppl):594S–7S [5 April 2008].

Briawan D. 2008. Efikasi suplementasi besi-multivitamin terhadap perbaikan Status besi remaja wanita [disertasi]. Bogor :Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor

DiMeglio G. 2000. Nutrition in Adolescence.Journal of the American Academy of Pediatrics. Diakses 13 November 2017

Depkes [DepartemenKesehatan]. 1998. PedomanPenanggulangan Anemia Gizi untukRemajaPutridanWanitaUsiaSubur. www.depkes.go.id [13 November 2017]

Depkes [Departemen Kesehatan]. 2013. Profil Kesehatan Nasional 2013.

www.depkes.go.id [3 Juli 2018]

Depkes [Departemen Kesehatan]. 2014. Profil Kesehatan Nasional 2014.

www.depkes.go.id [13 November 2017]

Dreyfuss ML, RJ Stoltzfus, JB Shrestha, EK Pradhan, SC LeClerq, SK Khatry, SR Shrestha, J Katz, M Albonico, KP West, Jr. 2000. Hookworms, Malaria and Vitamin A Deficiency Contribute to Anemia and Iron Deficiency among Pregnant Women in the Plains of Nepal. The Journal Of Nutrition 130:

2527–2536 [8 Maret 2008]

(2)

100 Erfandi. 2009. Pengetahuan dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi.

https://forbetterhealth.wordpress.com. Diakses 30 November 2017.

FAO/WHO. 2001. Human Vitamin and Mineral Requirement. Rome : FAO Food

&Nutrition Division

Gleason G, NS Scrimshaw. 2007. An overview of the functional significance of iron deficiency. DidalamNutritional Anemia, Edited by Klaus Kraemer &

Michael B. Zimmermann. Switzerland : Sight and Life Press

Hasan, Misbahuddin. 2014. Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta:

PT Bumi Aksara

Hurlock EB. 1997. PsikologiPerkembanganEdisi ke-5. Jakarta: Erlangga

Irawati, D., 2013. Faktor-faktor Karakteristik Yang Berpengaruh Terhadap Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Tangunan Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit. 5 (2) : 120-134.

Kirana, Dian Purwitaningtyas. 2011. Hubungan asupan zat gizi dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Semarang. http://digilib.unimus.ac.id. Diakses 30 November 2017.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS).

Kusharto CM, NY Sa’diyyah. 2006. Diktat PenilaianKonsumsiPangan. Bogor:

IPB Press

Kowalak, Jennifer P. dkk. 2003. Buku Ajar Patofisiologi (Professional Guide to Pathophysiology). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat: Prinsip-prinsip Dasar.

Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Ilmu Kesehatan Masyarakat: Ilmu dan Seni.

Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan.

Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

(3)

101 Pakar Gizi Indonesia. 2016. Ilmu Gizi: Teori & Aplikasi. Jakarta: Penerbit Buku

Kedokteran EGC

Permaesih D, S Herman. 2005. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada remaja. BuletinPenelitianKesehatan 33(4):162-171

Purnamawati dan Eldarni, dkk. 2001. Media Sebagai Sarana Pembelajaran. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Ratnayani. 2005. Identifikasi karakteristik mahasiswa putra TPB IPB dengan Status gizi kurang [skripsi]. Bogor: FakultasPertanian, InstitutPertanian Bogor

Riyadi H. 2001. MetodePenilaian Status GiziSecaraAntropometri.Bogor : JurusanGiziMasyarakatdanSumberdayaKeluarga, InstitutPertanian Bogor

Sarwono, S.W. 2008. Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Supariasa, I Dewa Nyoman, dkk. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Susanti Y, Briawan D, Martianto D. 2016. Suplementasi besi mingguan meningkatkan hemoglobin sama efektif dengan kombinasi mingguan dan harian pada remaja putri. J Gizi Pangan 13(1):27-34.

Thompson B. 2007. Food-based approaches for combating iron deficiency.

DidalamNutritional Anemia, Edited by Klaus Kraemer & Michael B.

Zimmermann. Switzerland : Sight and Life Press

UNS – SCN [United Nation System – Standing Committee on Nutrition]. 2006.

Adolescence. Geneva

Waliyo E, Agusanty SF. 2016. Uji coba kartu pemantauan minum tablet tambah darah (Fe) terhadap kepatuhan konsumsi ibu hamil. JVK 2(1):288-292.

WHO [World Health Organization]. 2001. Iron Deficiency Anaemia, Assessment, Prevention, and Control : A guide for programme managers. Geneva : World Health Organization

WHO [World Health Organization]. 2004. Focusing on anaemia : Towards an integrated approach for effective anaemia control. Geneva : World Health Organization

(4)

102 WHO [World Health Organization]. 2006. Adolescent Nutrition: A Review of the

Situation in Selected South-East Asian Countries. New Delhi : WHO Region Office for South-East Asia

Wijianto. 2002. Dampaksuplementasi tablet tambahdarah (TTD) danfaktorfaktor yangberpengaruhterhadap anemia giziibuhamil di kabupatenBanggaipropinsi Sulawesi Tengah [skripsi]. Bogor:

FakultasPertanian, InstitutPertanian Bogor

Wirakusumah ES.1998. Perencanaan Menu Anemia GiziBesi.Jakarta :Trubus Agriwidya

Wiseman G. 2002. Nutrition & Health.London : Taylor & Francis Inc.

Yuniarti, Rusmilawaty, Tunggal T. 2015. Hubung-an antara kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di MA Darul Imad Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. JPKMI 2(1):31-36.

Zulaekah. 2009. Peran pendidikan komprehensif untuk mengatasi masalah anemia di Indonesia. Jurnal Kesehatan 2(2):169-178.

Referensi

Dokumen terkait