• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

58

DAFTAR PUSTAKA

Achmad Djaeni Sediaoetama. 2000. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi di Indonesia Jilid I. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.

Almatsier, S.2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Budi, Triton Prawira. 2006. SPSS13.0 Terapan; Riset Statistik Parametrik. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.

Departemen Kesehatan RI.2003. Pedoman tatalaksana gizi usia lanjut untuk tenaga kesehatan. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat Ditjen Binkesmas Depkes RI.

Dewi, A.B.F.K., Pujiastuti, N dan Fajar, I. 2013. Ilmu Gizi untuk Praktisi Kesehatan. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Hidayah, A.K. dan Hidayanti, L. 2013. Intervensi Konseling Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Gizi Kurang. Jurnal Kesehatan

Komunitas Indonesia: Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Siliwangi, Tasikmalaya.

Hestuningtyas, T. R. 2013. Pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, sikap,

praktik Ibu dalam pemberian makan anak dan asupan zat gizi anak stunting usia 1-2 tahun di Kecamatan Semarang Timur (Skripsi, Universitas Diponegoro, Semarang)

https://indonesiabaik.id/, 19 Februari 2018, Jam 18:14.

Karyadi L. 1985. Pengaruh pola asuh makan terhadap kesulitan makan anak bawah tiga tahun (batita) [tesis]. Bogor: Fakultas Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Kementerian Kesehatan R.I. 2010. Riset Kesehatan Dasar. 2010.

Kementerian Kesehatan R.I. 2013. Riset Kesehatan Dasar. 2013.

(2)

59 Nikmawati, E. E., C. Kusharto M., Khomsan A., Sukandar D., dan Atmawikarta 2010. Intervensi pendidikan gizi bagi ibu balita dan kader Posyandu untuk meningkatkan PSK (Pengetahuan Sikap dan Keterampilan) serta status gizi balita. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan, Vol. V (15).

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta, Jakarta.

Nugroho, A. 2014. Pengaruh Mikronutrien Taburia Terhadap Perkembangan onorik Anak Usia 24-48 Bulan Yang Stunting (Studi di Tanjung Karang Barat), Bandar Lampung. Jurnal Gizi Indonesia. 3 (1) : 52-59.

Nyoman, I Dewa dkk. 2012.Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

Permenkes Republik Indonesia, No 41/2014. Pedoman Gizi Seimbang.

PERSAGI. 2013. Konseling Gizi. Jakarta:Penebar Plus.

Rasanen M, Niinikoski H, Keskinen S, Heino T, Lagstrom H, Simell O, Helenius H, Ronnemaa T et al. Impact of nutrition counselling on nutrition knowledge and nutrient intake of 7 to 9 yold children in an atherosclerosis prevention project. European Journal of Clinical Nutrition. 2004.p.162-171.

Rohimah, E. 2015. Pola Konsumsi, Status Kesehatan dan hubungannya dengan status gizi dan perkembangan balita. Jurnal Gizi Pangan. 10 (2) : 93-100.

Santoso, Sugeng dan Anne Lies Ranti. 1999. Kesehatan dan Gizi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Schlair Sheira, Hanley Kathleen, Gillespie Colleen, Disney Lindsey, Kalet Adina, Darby PC, et al. How Medical Students’ Behaviors and Attitudes affect the Impact of a Brief Curriculum on Nutrition Counseling. Journal of Nutrition Education and Behavior:2011.

Suhardjo. 1996. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Bumi Aksara. Jakarta.

Suhardjo. 2013. Pemberian Makanan Pada Bayi dan Anak. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

(3)

60 Sulistyoningsih, Hariyani. 2011. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Graha Ilmu:

Yogyakarta.

Supariasa, I Dewa Nyoman, Bakri B, Fajar I. 2002. Penilaian status gizi. Jakarta:

EGC.

Taufiqurrohman. 2009. Defisiensi Vitamin A dan Zinc Sabagai Faktor Risiko Terjadinya Stunting Pada Balita Di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Media Penelitian dan Pengembang Kesehatan. 21 (2) : 141-152.

TNP2K.2017. 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil(Stunting) Ringkasan.

Umar, H. 2000. Riset Sumber Daya Manusia. Gramedia Pustaka Umum: Jakarta.

18. Suharti,

WHO.2010. The World Health Report 2010.

WHO.2013. The World Health Report 2013.

Yayuk Farida Baliwati, dkk. 2004.pengantar pangan dan Gizi. Jakarta : Penebar Swadaya.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Riwayat Pola Asuh, Pola Makan, Asupan Zat Gizi terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi

Asupan Zat Gizi Mikro (Vitamin A, Kalsium, Phosfor, Zinc) Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-12 Tahun Di Kepulauan Nusa Tenggara (Data Sekunder Riskesdas 2010)..

Pola Asuh, Pola Makan, Asupan Zat Gizi dan Hubungannya dengan Status Gizi Anak Balita Masyarakat Suku Nuaulu di Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Provinsu Maluku.. Jurnal

Nabuasa CD, (2011) Hubungan Riwayat Pola Asuh Pola Makan, dan Asupan Zat Gizi Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Biboki Utara Kabupaten

Pengaruh Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Sikap, Praktik Ibu dalam Pemberian Makan Anak, dan Asupan Zat Gizi Anak Stunting Usia 1-2 tahun di Kecamatan

Riwayat Pola Asuh, Pola Makan, Asupan Zat Gizi berhubungan dengan Stunting pada Anak 24–59 Bulan Di Biboki Utara, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.. Efek Suplementasi Zn dan Fe

Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Praktik Ibu dalam Pemberian Makan Anak, dan Asupan Zat Gizi Anak Stunting Usia 1-2 Tahun di Kecamatan Semarang Timur.. Universitas

Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Praktik Ibu dalam Pemberian Makan Anak, dan Asupan Zat Gizi Anak Stunting Usia 1-2 tahun di Kecamatan Semarang Timur.. Journal of