• Tidak ada hasil yang ditemukan

dampak dan strategi pernikahan jarak jauh (long

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "dampak dan strategi pernikahan jarak jauh (long"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) apa dampak hubungan perkawinan jarak jauh terhadap terbentuknya keluarga sakinah di Desa Kepuh Teluk. 2) bagaimana strategi pasangan suami istri jarak jauh membentuk keluarga sakinah di Desa Kepuh Teluk. Penelitian ini diperlukan sebagai masukan untuk menambah wawasan dan memandu pengalaman penelitian mengenai pasangan nikah jarak jauh dalam mewujudkan keluarga sakinah.

Penelitian Terdepan

6 Sophal Jamilah, Konsep Keluarga Sakīnah (Kajian Pemikiran Muhammad Quraisy Shihab), Skripsi (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2016). 9 Rizki Rahman Afandi, Hak dan Kewajiban Suami Istri untuk Mewujudkan Keluarga Sakīnah (Studi Kasus Perempuan Aktivis PKS), Tesis (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2020).

Metode Penelitian

Data yang digunakan merupakan hasil observasi dan wawancara terhadap informan yaitu salah satu pasangan suami istri yang melakukan pernikahan jarak jauh. Pada fase ini peneliti menggali dan mengumpulkan data yang diperlukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ditentukan.

Sistematika Pembahasan

Pengertian Pernikahan Dalam Islam

Dasar Hukum Pernikahan Dalam Islam

باَبَّشلا ٌ

عاَطَتْسا ٌ

ةَءاَبْلا ٌ

مْوَّصلاِب ٌ

ءاَجِو

Konsep Keluarga Sakīnah

Menurut Machfud, keluarga sakinah adalah keluarga yang rukun, bahagia dan sejahtera lahir dan batin, hidup tenteram, tenteram, dan penuh kasih sayang. 10. Jadi dapat disimpulkan bahwa keluarga sakinah adalah keluarga yang didalamnya terdapat cinta kasih, kedamaian, toleransi dan keharmonisan serta rahmat dari Tuhan.

Strategi Menciptakan Keluarga Sakīnah

Sebagai suami istri tentunya memiliki hak dan kewajiban bersama yang harus dipenuhi meski terpaut jauh. Sepasang suami istri yang menjalani pernikahan jarak jauh tetap harus menunaikan kewajibannya. Bagi pasangan suami istri yang hidup terpisah, sejak awal harus membangun komitmen untuk selalu menjaga ikatan perkawinannya agar tetap utuh dan harmonis.

Dalam membangun keluarga bahagia diperlukan upaya yang sungguh-sungguh untuk menempatkan perkawinan sebagai penyatuan suami istri pada kedudukannya yang patut dan sakral, sebagaimana diajarkan dalam agama dan negara. Bagi pasangan yang tinggal terpisah, kurangnya kehadiran fisik berarti frekuensi pertemuan tatap muka lebih sedikit dibandingkan pasangan yang tinggal serumah. Hubungan jarak jauh adalah hubungan dimana pasangan dipisahkan oleh jarak fisik yang tidak memungkinkan adanya kedekatan fisik sementara. 28 McBride dan Bergen sebagaimana dikutip oleh Ika Pratiwi Rachman mendefinisikan hubungan jarak jauh dalam konteks pernikahan, karena pernikahan jarak jauh adalah keadaan dimana suami-.

28 Ardi Akbar Tanjung, “Hubungan Pernikahan Jarak Jauh Menurut Hukum Islam”, Jurnal Misaqan Ghalizan, Vol.1 No.1 (Juni 2021), 59. 29 Ika Pratiwi Rachman, “Makna Seorang Istri atas Pengalamannya dalam Sebuah Pernikahan Jarak Jauh Perkawinan Jarak Jauh (Perkawinan Jarak Jauh)”, 1674. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa perkawinan jarak jauh adalah sepasang suami istri yang berpisah pada suatu jarak dimana salah satu dari mereka pergi untuk beberapa waktu dan pasangan yang lain tinggal di rumah karena alasan tertentu. untuk kepentingan kerja.

Dampak Pernikahan Jarak Jauh Terhadap Keluarga Sakīnah 1. Dampak negatif pernikahan jarak jauh terhadap keluarga sakīnah

  • Kondisi Geografis dan Demografi Masyarakat Desa Kepuh Teluk Desa Kepuh Teluk merupakan desa yang terletak di Kecamatan
  • Tradisi dan Budaya Masyarakat Desa Kepuh Teluk
  • Faktor-faktor yang Menyebabkan Masyarakat Desa Kepuh Teluk Merantau

Kondisi geografis dan demografi masyarakat desa Kepuh Teluk. Desa Kepuh Teluk merupakan sebuah desa yang berada di kecamatan. Desa Kepuh Teluk adalah sebuah desa di Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Jarak desa Kepuh Teluk ke ibu kota kabupaten adalah 11 km dan jarak desa Kepuh Teluk ke ibu kota kabupaten adalah 124 km. 3. Di Desa Kepuh Teluk seluruh masyarakatnya beragama Islam, hingga saat ini belum ada warga yang menganut agama apapun. 5Desa Kepuh Teluk memiliki 7 buah masjid dan 21 musala, berdasarkan data jumlah tempat ibadah per desa/kelurahan di Kecamatan Tambak pada tahun 2021.6.

Berdasarkan data, sebagian besar masyarakat Desa Kepuh Teluk pernah mengenyam atau mengikuti pendidikan formal. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mata pencaharian masyarakat Desa Kepuh Teluk pada umumnya terdiri dari pendatang/TKI, nelayan, petani, pedagang, guru, saudagar dan lain sebagainya.8. Seperti halnya dengan kecamatan, desa, dan dusun tetangga, tradisi dan budaya masyarakat Desa Kepuh Teluk sama dengan tradisi dan budaya masyarakat Bawean pada umumnya.

Ketiga, faktor migrasi menurut Ibu Saibah selaku istri dari Bapak Tarip yang merupakan seorang pendatang di Malaysia. Keempat, faktor migrasi menurut Ibu Nning Aryani selaku istri dari Bapak. Samsu yang merupakan seorang imigran di Malaysia. Kelima, faktor migrasi menurut Ibu Awamiah selaku istri dari Pak Hasan yang merupakan seorang pendatang di Malaysia.

Dampak Long Distance Marriage Terhadap Terbentuknya Keluarga Sakīnah di Desa Kepuh Teluk

Pak Mukassam adalah seorang TKI yang bekerja sebagai kuli bangunan dan Ibu Asih adalah seorang ibu rumah tangga. Bapak Sayyadi dan Ibu Mir'atun Nisa' merupakan sepasang suami istri yang telah lama menikah dan dikaruniai 3 orang anak. Pak Sayyadi bekerja sebagai TKI atau buruh di luar negeri sejak tahun 2010 dan Ibu Mir'atun Nisa bekerja sebagai petani.

Bapak Tarip telah bekerja di luar negeri atau menjadi buruh migran sejak tahun 1985, dan Ibu Saibah adalah seorang ibu rumah tangga. Meski demikian, pasangan ini sudah terbiasa dengan dampak hubungan jarak jauh yang mereka alami. Bapak Samsu telah bekerja di luar negeri atau sebagai kuli bangunan sejak tahun 2002, sedangkan Ibu Nining Aryani adalah seorang ibu rumah tangga.

Namun tak bisa dipungkiri, keluarga Pak Samsu dan Kak Nining terlihat sangat tangguh dan bahagia, meski harus berjauhan, meski harus merasakan akibat dari pernikahan jarak jauh yang mereka jalani. Pak Hasan dan Bu Awamiah sepakat untuk saling mendukung apapun yang terjadi, seperti yang terjadi pada pernikahan mereka yaitu harus berpisah untuk sementara waktu. Aku sudah terbiasa merasakan positif dan negatifnya hubungan jarak jauh ini, Kak.

Strategi Pasangan Long Distance Marriage dalam Membentuk Keluarga Sakīnah di Desa Kepuh Teluk

Intinya suami istri harus bisa saling mendukung dalam keadaan apapun, karena dengan begitu suami bisa lancar bekerja, dan anak istri juga bahagia. 23. Ketika permasalahan keluarga sudah bisa teratasi atau terselesaikan, maka kita sudah bisa menganggapnya sebagai keluarga yang harmonis dan sakinah mawaddah wa rahmah. Jika ada yang tidak beres, beri tahu satu sama lain melalui SMS, telepon, atau saat ini melalui panggilan video.

Strategi pertama kita saat berpisah adalah dengan saling berkomunikasi atau bersilaturahmi, terus saling percaya, saling memaafkan jika ada perbedaan pendapat atau salah paham, mendoakan yang terbaik untuk keluarga, menyemangati suami untuk bekerja keras, saling memberi. perhatian lain yang patut kepada suami, istri atau anak, mendidik anak dengan baik, memberikan arahan kepada anak agar ia mengetahui bahwa ayahnya ada untuk bekerja keras demi kehidupan keluarga nya.” 27. Dari penjelasan wawancara dapat disimpulkan bahwa dalam membentuk sebuah keluarga diperlukan strategi setiap individu untuk membentuk keluarga Sakīnah, sehingga diperlukan upaya atau kerjasama yang kuat antara kedua pihak yaitu suami dan istri.

Analisis Dampak dari Long Distance Marriage Terhadap Terbentuknya Keluarga Sakīnah Di Desa Kepuh Teluk

Menjalani hubungan pernikahan jarak jauh tentunya tidaklah mudah, di dalamnya juga terdapat kendala atau tantangan, seperti dampak dari hubungan pernikahan jarak jauh terhadap terbentuknya keluarga Sakīnah. Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber penelitian, faktor ekonomi menjadi faktor utama penyebab terjadinya hubungan perkawinan jarak jauh. Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber penelitian, terdapat fakta yang dikemukakan oleh sumber bahwa dalam menjalani hubungan pernikahan jarak jauh, mereka jarang bertengkar atau berselisih.

Dalam teori yang telah dijelaskan juga disebutkan bahwa terdapat beberapa pengaruh, salah satu dampak positif yang didapat pasangan dari pernikahan jarak jauh adalah dengan adanya hubungan jarak jauh dapat meminimalisir terjadinya pertengkaran, dimana situasi yang ada harus diwaspadai. Jarak mereka yang berjauhan, akan membuat mereka lebih memilih memanfaatkan waktu sebaik mungkin daripada mencari masalah, misalnya memanfaatkan waktu untuk saling merindukan.4. Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber penelitian menunjukkan bahwa istri dalam pernikahan jarak jauh akan mempunyai peran ganda sebagai figur ibu bagi anak-anaknya dan sekaligus figur ayah. 4 September Handayani, Permasalahan Hubungan Pernikahan Jarak Jauh Terhadap Pembentukan Keluarga Sakīnah Mawaddah Warahmah, Disertasi, (Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber penelitian atau diungkapkan oleh berbagai informan penelitian, dampak negatif yang sering dialami masyarakat dalam melakukan hubungan suami istri jarak jauh adalah merasa kesepian, padahal katanya tidak sendiri, melainkan ada anak di sampingnya. mereka. Berdasarkan data subjek penelitian, menjalani hubungan pernikahan jarak jauh juga berdampak pada anak-anaknya. 7 Niki Mijilputri, “Peran Dukungan Sosial Terhadap Kesepian Istri dalam Pernikahan Jarak Jauh”, Psychoborneo, Vol.2 No.

Analisis Strategi Pasangan Long Distance Marriage dalam Membentuk Keluarga Sakīnah Di Desa Kepuh Teluk

Berdasarkan data sumber penelitian terungkap bahwa dalam menjaga hubungan keluarga meski berjauhan agar tetap damai dan harmonis, yang paling perlu mendapat perhatian adalah mampu menyelesaikan permasalahan. Masalah dalam keluarga pasti ada dan pasti akan terus terjadi, oleh karena itu dalam berumah tangga baik suami maupun istri harus bisa menyelesaikan masalah tanpa berlama-lama, agar semuanya tercipta ketentraman dalam keluarga. Berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber penelitian menunjukkan pernyataan bahwa saling percaya saat menjalani pernikahan jarak jauh akan membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah dalam pikiran.

Berdasarkan data subjek penelitian, strategi pernikahan jarak jauh dalam pembentukan keluarga Sakīnah adalah dengan melakukan pengawasan keluarga dari jarak jauh. Sama halnya dengan teori yang ada bahwa suami atau istri mempunyai hak untuk membebaskan pasangannya untuk berkarier dan mencari kehidupan yang lebih layak untuk masa depannya, namun hal tersebut harus tetap dalam batas wajar. Namun untuk menyikapi hal tersebut diperlukan sikap saling memaafkan antara kedua belah pihak yaitu suami dan istri.

Berdasarkan data hasil wawancara penelitian, salah satu strategi yang dapat digunakan saat menjalani hubungan pernikahan jarak jauh untuk membentuk keluarga sakinah adalah dengan memberikan pendidikan yang baik kepada anak. Sebab dengan terdidiknya anak dengan baik, maka ia akan memiliki akhlak yang terpuji, memiliki pergaulan yang benar, dan landasan agama dalam keluarga juga akan semakin kuat. Pendidikan anak banyak ditekankan dalam Islam.17 Bahkan Al-Qur'an Surah Luqman ayat 12-19 Allah Ta'ala menunjukkan bagaimana Luqman al-Hakim mendidik anaknya.18 Dalam kisal Luqman digambarkan bahwa pengasuhan anak merupakan bagian dari kenikmatan ilahi (spiritual). sekaligus menjadi ujian (fitnah) yang diberikan kepadanya oleh Allah.19.

Kesimpulan

Saran

Melakukan pernikahan jarak jauh memerlukan pemikiran yang logis dan bijaksana serta harus memperhitungkan risikonya karena tidak mudah dan memerlukan komitmen yang tinggi untuk terus menjaga keutuhan rumah tangga. Ketahanan Keluarga dalam Pandangan Islam Komisi Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia. Subdirektorat Bina Keluarga Sakīnah, Direktorat KUA dan Bina Keluarga Sakīnah, Direktorat Jenderal Bimbingan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Peran Dukungan Sosial Terhadap Kesendirian Wanita Dalam Hubungan Pernikahan Jarak Jauh.” Long Distance Relationship (LDR) Strategi Keluarga Mengupayakan Keharmonisan Keluarga (Studi Kasus di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember). laki-laki pendatang di Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Tinjauan Hukum Islam terhadap Praktek Pembentukan Keluarga Sakīnah dalam Pernikahan Jarak Jauh (Studi Kasus Dsn.

Referensi

Dokumen terkait