• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kinerja Bisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kinerja Bisnis"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

Ketika pertumbuhan ekonomi lebih kuat dari biasanya, total tingkat pendapatan pekerja relatif tinggi, sehingga volume belanja barang dan jasa lebih tinggi. Karena permintaan terhadap barang dan jasa tinggi, maka perusahaan yang menjual barang dan jasa akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Meskipun pertumbuhan ekonomi yang kuat meningkatkan pendapatan perusahaan, pertumbuhan ekonomi yang lambat mengakibatkan rendahnya permintaan barang dan jasa, sehingga dapat mengurangi pendapatan perusahaan untuk kebutuhan dasar.

Dua ukuran utama pertumbuhan ekonomi adalah tingkat total produksi barang dan jasa dalam perekonomian dan jumlah total pengeluaran [disebut juga total pengeluaran]. Tingkat inflasi yang semakin tinggi akan menyebabkan peningkatan beban operasional suatu perusahaan yang semakin besar. Ketika perusahaan menetapkan harga yang lebih tinggi karena kenaikan biaya, terjadi inflasi yang mendorong biaya.

Pendapatan konsumen menentukan jumlah produk dan jasa yang dapat dibeli seseorang. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi memberikan pendapatan yang lebih tinggi bagi pelanggan. Ketika pendapatan pelanggan meningkat, mereka mungkin meminta produk dan jasa tertentu dalam jumlah besar. Keputusan-keputusan ini relevan dengan bisnis karena mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan dapat mempengaruhi permintaan terhadap produk atau jasa perusahaan.

Dalam Bisnis Rantai Toko (chain-style business )

Dalam Kesepakatan Produksi (manufacturing arrangement )

Keuntungan Waralaba

Gaya Manajemen yang Telah Teruji

Pengakuan Nama

Dukungan Keuangan

Kerugian waralaba

Kewiraswastaan dan Perencanaan Bisnis

Mereka hanya perlu mengetahui kebutuhan pasar terhadap barang atau jasa tertentu yang bisa mereka berikan kepada konsumen. Sebagai contoh, mari kita lihat kasus Rob Mason. Rob Mason baru saja lulus kuliah dan sedang memikirkan bagaimana memulai bisnisnya sendiri. Saat kuliah, ia kerap memberikan kursus kepada mahasiswa lain untuk mendapatkan uang. Dia merasa yakin bahwa bisnis penuh waktu mungkin diperlukan.

MEMULAI BISNIS BARU

Pro dan kontra menjadi seorang pembisnis

Karena Anda memegang kendali, Anda tidak perlu takut disalahkan oleh manajer atau dipecat. Jika Anda merasa puas bekerja di bisnis yang Anda ciptakan sendiri, kemungkinan besar Anda akan lebih bersedia bekerja karena Anda akan langsung mendapatkan imbalan atas pekerjaan Anda berupa keuntungan bisnis yang lebih tinggi.

Menjadi Pengusaha juga memiliki kerugian yang sebaiknya dipertimbangkan

Profil pengusaha

Namun, ide bisnis hanyalah sebagian dari keseluruhan proses yang diperlukan untuk memiliki bisnis yang sukses.

Menilai kondisi pasar

Permintaan

Persaingan

Jika persaingan di pasar terbatas, perusahaan dapat lebih mudah meningkatkan pangsa pasarnya dan akibatnya meningkatkan pendapatan perusahaan. Ketika persaingan di pasar meningkat, hal ini dapat menurunkan pangsa pasar suatu perusahaan, yang pada akhirnya akan menurunkan jumlah unit yang terjual oleh masing-masing perusahaan di pasar. Kedua, tingkat persaingan yang tinggi dapat memaksa perusahaan mana pun di pasar untuk menurunkan harga guna mencegah pesaing mengambil alih bisnisnya.

Persaingan dalam Segmen

Kondisi Tenaga Kerja

Kondisi Peraturan dan Perundang-undangan

Kondisi Pasar

Menjelaskan bagaimana suatu bisnis baru dapat mengembangkan keunggulan

Mengembangkan Keunggulan Kompetitif

Keunggulan-keunggulan Penting

Menghasilkan Produk secara Lebih Efisien

Menghasilkan Produk yang Bermutu Lebih Tinggi

Menggunakan Internet untuk Menciptakan Keunggulan Kompetitif

Keuntungan Bisnis Berbasis Web

Pengeluaran-pengeluaran Bisnis Berbasis Web

Hasilnya, penelusuran non-online konsumen untuk produk tertentu dapat menghasilkan daftar lebih dari 1.000 situs web.

Menggunakan Analisis SWOT untuk Mengembangkan Keunggulan Kompetitif

Menjelaskan bagaimana cara

Mengembangkan Rencana Bisnis

Penilaian Lingkungan Bisnis

Rencana Manajemen

Pada perusahaan jenis ini terdapat skala ekonomi yaitu rata-rata biaya per unit yang diproduksi akan menurun seiring dengan semakin banyaknya unit yang diproduksi oleh perusahaan. Dengan membimbing dan memberikan penghargaan yang tepat kepada karyawan, perusahaan dapat memastikan bahwa karyawannya bekerja keras untuk memaksimalkan kinerjanya.

Rencana Pemasaran

Rencana bisnis harus menjelaskan cara produk akan didistribusikan kepada konsumen. Misalnya, produk yang diminati mahasiswa dapat diiklankan di surat kabar mahasiswa.

Rangkuman Rencana Bisnis

  • URAIAN DAN KEPEMILIKAN DARI BISNIS YANG DIUSULKAN
  • PENILAIAN LINGKUNGAN BISNIS
  • RENCANA MANAJEMEN
  • MENGELOLA KARYAWAN
  • RENCANA PEMASARAN
  • RENCANA KEUANGAN

Kelayakan: Perkirakan pendapatan, pengeluaran, dan keuntungan untuk bisnis yang diusulkan selama lima tahun ke depan. Banyak ide bisnis yang awalnya tampak masuk akal, ternyata sia-sia karena berbagai kekhawatiran yang dimiliki pengusaha setelah mengembangkan rencana bisnisnya.

Urutan Umum Keputusan Bisnis yang Diambil dalam Pengembangan suatu Rencana Bisnis

Tingkat-tingkat Manajemen

Fungsi-fungsi Manajer

Fungsi kepemimpinan tidak hanya menyangkut petunjuk bagaimana menyelesaikan suatu tugas dengan benar dan cepat. Salah satu caranya adalah dengan mendelegasikan wewenang dengan memberikan tanggung jawab lebih kepada karyawan, guna mendorong karyawan lebih bangga terhadap pekerjaannya dan meningkatkan harga dirinya. Rencana strategis Bristol-Myers Squibb tersebut menyatakan bahwa sistem kompensasi akan didasarkan pada standar yang ditentukan oleh tujuan yang diidentifikasi dalam rencana tersebut.

Contoh bagaimana fungsi pengendalian dapat digunakan untuk mengevaluasi operasi perusahaan ditunjukkan di bawah ini. Misalnya, volume produksi, biaya produksi per unit, dan tingkat inventaris standar dapat digunakan untuk memantau produksi.

Menggunakan Teknologi dan Peranti Lunak untuk Meningkatkan Fungsi-fungsi Manajemen

Peranti Lunak untuk Meningkatkan Fungsi Manajemen

Keahlian Manajerial

Manajer dengan keterampilan konseptual, juga dikenal sebagai keterampilan analitis, adalah kemampuan untuk memahami hubungan yang ada antara berbagai pekerjaan di suatu perusahaan. Manajer dengan kemampuan konseptual yang baik mempunyai strategi cadangan ketika muncul masalah dalam proses produksi. Keterampilan konseptual umumnya digunakan oleh manajer puncak dan menengah yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi.

Hampir semua manajer melakukan pekerjaan yang memerlukan keterampilan interpersonal yang baik atau disebut juga dengan keterampilan komunikasi, yaitu keterampilan yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan karyawan. Mereka harus mengkomunikasikan tugas dengan jelas kepada karyawan dan harus berkomunikasi dengan karyawan yang melakukan kesalahan dalam pekerjaan agar dapat diperbaiki. Selain itu, manajer harus mendengarkan keluhan karyawan dan berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Keterampilan interpersonal sering digunakan oleh manajer tingkat atas dan menengah ketika mereka perlu mengambil keputusan berdasarkan informasi dari manajer lain. Manajer yang lebih dekat dengan proses produksi sebenarnya lebih cenderung menggunakan keahlian teknis mereka dibandingkan manajer tingkat yang lebih tinggi. Wawasan teknis penting bagi semua manajer yang mengevaluasi ide produk baru atau terlibat dalam pemecahan masalah.

Manajer memerlukan keterampilan pengambilan keputusan untuk menentukan bagaimana sumber daya perusahaan dialokasikan. Manajer yang memiliki keterampilan lebih baik akan lebih mudah menjamin tingkat produktivitas yang tinggi pada karyawan dan fasilitas yang dikelolanya. Hal ini digunakan untuk memahami bagaimana tingkat produksi harus cukup besar untuk memenuhi permintaan dan bagaimana permintaan akan dipengaruhi oleh keputusan pemasaran perusahaan.

Hal ini digunakan untuk memberi informasi kepada karyawan mengenai tujuan perusahaan dan juga kebijakan khusus yang harus mereka ikuti; juga digunakan. Hal ini digunakan untuk memahami bagaimana komponen harus dirakit untuk menghasilkan suatu produk; Hal ini juga digunakan untuk memahami bagaimana mesin dan peralatan harus digunakan. Hal ini digunakan untuk menentukan apakah perusahaan harus melakukan ekspansi, mengubah kebijakan penetapan harga, mempekerjakan lebih banyak karyawan, atau menerima lebih banyak dana; Pengambilan keputusan yang tepat memerlukan penilaian terhadap biaya dan manfaat dari berbagai keputusan yang dapat dilaksanakan.

PEMILIHAN LETAK PERUSAHAAN

Pentingnya letak / lokasi Perusahaan

Kalah bersaing

Jenis letak Perusahaan

  • LETAK PERUSAHAAN YANG TERIKAT PADA ALAM
  • LETAK PERUSAHAAN BERDASARKAN SEJARAH
  • LETAK PERUSAHAAN YANG DITENTUKAN OLEH PEMERINTAH
  • LETAK PERUSAHAAN YANG DIPENGARUHI OLEH FAKTOR-FAKTOR EKONOMI

Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya cenderung memilih tempat yang penanaman modalnya cukup besar dan tingkat bunga yang cukup rendah.

Pengertian Luas Produksi

Faktor-faktor yang mempengaruhi Luas produksi adalah

Perbedaan antara Luas produksi dan Luas Perusahaan

  • Faktor primer (utama)
  • Faktor Sekunder
    • Tata letak produk/garis (produk/line layout)
    • Tata letak proses atau fungsional (process/funtional layout)
    • Fixed position layout
    • Pelayanan bagi karyawan
    • Kondisi kerja
    • BEP = FC P - VC

Dalam hal ini penjual tidak dapat menentukan besarnya keuntungan, seolah-olah menjual produk lain. Dalam hal ini, perusahaan menjual produk atau jasa dengan dua harga atau lebih yang tidak mencerminkan perbedaan biaya yang proporsional. Dalam hal ini perusahaan dapat menjual produknya dengan mengirimkan tenaga penjualan ke lokasi atau dengan menjual produk tersebut di toko milik perusahaan.

Pelayanannya sangat beragam, oleh karena itu sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini saat melakukan pelayanan. Dalam memberikan jasa perlu diketahui bahwa ada juga jasa profesional (perbankan, akuntansi, manajemen) dan juga pekerja terampil (tukang kayu, pemahat) serta pekerja tidak terampil (tukang kebun, penjaga sepeda). Jadi konsep pemasaran bisa diterapkan pada semua jenis jasa dan nampaknya konsep penjualan tidak bisa kita terapkan pada penjualan jasa karena penjualan jasa harus tuntas dan tidak setengah-setengah, terutama pada tahap 'finish and go'. ' metode. .

Pelayanan harus mengutamakan kepuasan pembeli; Pastikan pembeli jasa tidak tetap pulang dengan keraguan dan kurang percaya diri terhadap pelayanan yang diterimanya. Dalam hal ini, penjual jasa juga harus mampu memberikan nasehat yang obyektif dan menimbulkan kepercayaan di kalangan masyarakat dan di kalangan pemegang jasa atas kinerjanya yang baik. Dapat dikatakan bahwa jasa pada umumnya diberikan langsung kepada pembeli, tanpa perantara, dan bila ada perantara hanya sebagai penghubung saja.

Meskipun jasa kurang lebih bersifat nyata, namun fungsi penyimpanan dan distribusi fisik tidak termasuk dalam pemasaran jasa. Jaminan penampilan jauh lebih sulit diukur untuk jasa dibandingkan produk fisik. Karena sulitnya mengukur penyampaian jasa, maka dapat dikatakan bahwa daya tarik utama pemasaran jasa terletak pada kemampuan dan kepribadian penjual jasa (penyedia jasa) dalam menyampaikan jasanya.

Jika Anda dapat dengan jelas memilih kategori saat membeli suatu produk, masalah layanan sering kali bergantung pada kategori layanan mana yang dipilih. Misalnya, jika pembeli memilih suatu jenis jasa profesional, hasil akhir dari aktivitas jasa tersebut seringkali hanya dapat diidentifikasi berdasarkan kriteria yang tidak berwujud, misalnya terkait dengan tingkat efisiensi, keterampilan, produktivitas, atau kesejahteraan organisasi. . Berikut perbandingan produk dan jasa: Tabel 11.3: Perbandingan produk dan jasa.

Pelayanan yang profesional harus mampu mengurangi segala ketidakpastian pembeli jasa yang sering dikaitkan dengan dunia bisnis. Padahal yang membedakan strategi penetapan harga jasa dan produk terletak pada ciri khas biaya produk yaitu. Harga ditetapkan berdasarkan gaji rata-rata para profesional yang terlibat dalam penyediaan layanan untuk waktu yang dihabiskan.

Untuk beberapa jasa profesional, cara penentuan harga mungkin melalui negosiasi, sehingga penentuan harga terjadi dalam kondisi persaingan tidak sempurna.

Gambar 10.10 : Biaya Tetap Total dan Biaya Tetap tiap Unit
Gambar 10.10 : Biaya Tetap Total dan Biaya Tetap tiap Unit

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait