perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user I-1
BAB I
PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah dari penelitian, perumusan masalah, tujuan serta manfaat dari penelitian yang dilakukan. Berikutnya diuraikan mengenai batasan masalah, asumsi yang digunakan, dan sistematika penulisan.
1.1 Latar Belakang
Sepatu merupakan salah satu produk fashion yang desainnya selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman. Ada berbagai jenis desain sepatu yang beredar dipasaran saat ini. Perkembangan desain sepatu yang beredar dipasaran saat ini tidak diselaraskan dengan ilmu ergonomi dalam perancangan desain sepatu. Ilmu ergonomi mempelajari manusia sebagai komponen dari suatu
sistem kerja dalam rangka merancang suatu sistem yang efektif, aman, sehat, nyaman, dan efisien (Nurmianto, 1996). Pada kenyataannya, banyak desain sepatu yang menarik secara citra dan visual namun tidak nyaman saat dikenakan. Seperti misalnya sepatu dengan model ujung yang runcing. Dalam koleksi spring/summer 2015, sejumlah perancang produk busana menampilkan koleksi mereka yakni desain sepatu berujung runcing (koran-jakarta.com). Hasil observasi yang telah dilakukan di Grand Mal Surakarta sebanyak 3 toko sepatu menunjukkan jumlah sepatu berujung runcing yang dijual sebanyak 50,7% dari seluruh jenis sepatu yang dijual.
Ukuran sepatu yang tepat merupakan salah satu aspek fungsional yang penting dalam menentukan kenyamanan penggunaan sepatu (Miller, 2000). Aspek penentuan minat pembeli dalam pemilihan sepatu juga ditentukan oleh harga dan penampilan sepatu (Duhovnik, 2002). Oleh sebab itu, muncul banyak pengembangan sistem variasi ukuran sepatu sepatu dan muncul perusahaan yang khusus memproduksi sepatu dengan ukuran bervariasi atau sesuai dengan pesanan sebagai contoh jika di Surakarta Perusahaan sepatu Bakti. Namun variasi ukuran sepatu tersebut merupakan suatu pilihan yang mahal, dan memiliki keterbatasan
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user I-2
estetika, yang berarti bahwa sepatu yang dibuat hanya untuk sejumlah pengguna saja (Nacher, 2006).
Terkait dengan model sepatu berujung runcing yang saat ini banyak dipilih oleh pengguna sepatu tentu tidak dapat dikesampingkan efek permasalahan kesehatan yang ditimbulkan karena menggunakan sepatu berujung runcing dalam waktu yang lama. Penggunaan sepatu berujung runcing memaksa jari-jari kaki untuk berhimpit. Posisi jari kaki yang berhimpit ini menyebabkan penyakit seperti bunion. Wawancara dengan ahli fisioterapi bapak Nur Rahmat dosen Poltekes Solo menyatakan bahwa posisi kaki yang sering tertekan atau terjepit, akan menyebabkan syaraf yang ada pada kaki menjadi terganggu. Keberadaan jari kaki yang dapat bergerak bebas juga berpengaruh terhadap keseimbangan tubuh saat berjalan (Barca, 2005). Sepatu dibuat dengan batasan jari kaki masih dapat bergerak bebas, walau tidak dapat bergerak bebas seperti tidak menggunakan sepatu.
Dalam penelitian kaki, deskripsi kuantitatif dari bentuk kaki itu penting untuk sejumlah aplikasi yang berbeda berkaitan dengan desain ergonomis sepatu, sol sepatu, kaki orthotics, dan untuk penilaian klinis tentang kelainan bentuk kaki seperti yang terkait dengan penyakit rematik arthritis (Payne, 2007). Hasil wawancara pendahuluan yang telah dilakukan di Surakarta terhadap 30 pengguna sepatu berujung runcing, ditemukan bahwa pengguna mengeluhkan adanya gangguan terhadap kesehatan, seperti cepat lelah, pusing, dan juga bunion. Bunion terjadi karena adanya tekanan dari bantalan sepatu dan membuat terjadi pergeseran titik berat tubuh terhadap sendi kaki dan tendon kaki.
(www.mayoclinic.org)
Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dilapangan itu terkait dengan penggunaan sepatu berujung runcing, maka diperlukan adanya perancangan ulang terhadap desain ujung sepatu berujung runcing dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, dengan tidak mengesampingkan aspek mode atau penampilan sepatu.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user I-3 1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, permasalahan yang ada dapat dirumuskan adalah bagaimana perancangan ulang terhadap desain sepatu dengan mempertimbangkan aspek kesehatan dengan tidak mengesampingkan aspek mode?
1.3 Tujuan
Tujuan penelitian adalah untuk membuat desain sebuah sepatu dengan desain yang ergonomi berdasarkan athropometri ujung kaki.
1.4 Manfaat
Manfaat dari penelitian ini adalah pengguna sepatu dapat menggunakan sepatu yang fashionable namun tidak mengesampingkan aspek kesehatan.
1.5 Batasan Masalah
Batasan masalah yang ada dalam laporan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Penelitian hanya fokus terhadap sepatu wanita dengan ujung yang runcing jenis flat shoes.
2. Penelitian ini meneliti responden yang merupakan pemakai sepatu berukuran 39, produsen sepatu dan ahli kesehatan kaki yang berada di wilayah surakarta.
1.6 Sistematika Penulisan
Penulisan laporan tugas akhir ini, diberikan uraian bab demi bab yang berurutan untuk mempermudah pembahasan. Sistematikanya adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan urutan latar belakang mengenai pemilihan tema yang diangkat, perumusan masalah yang diangkat, maksud dan tujuan yang ingin dicapai dalam tugas akhir, manfaat penelitian, batasan masalah, dan asumsi-asumsi.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user I-4 BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini menguraikan teori-teori yang akan dipakai untuk mendukung penelitian, sehingga perhitungan dan analisis dilakukan secara teoritis.
Tinjauan pustaka diambil dari berbagai sumber yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini merupakan gambaran terstruktur tahap demi tahap proses pelaksanaan penelitian yang digambarkan dalam bentuk flowchart dan tiap tahapnya diberi penjelasan.
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
Bab ini merupakan penyajian dan pengolahan data yang diperoleh dari perusahaan tempat pengamatan sesuai dengan garis besar pengolahan data pada bab IV.
BAB V ANALISIS
Bab ini menginterpretasikan hasil-hasil pengolahan data pada bab IV yang berupa hasil analisis agar dapat dipahami maksud dari setiap hasil yang diperoleh.
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan dari permasalahan yang dibahas dan saran- saran yang berkaitan dengan permasalahan yang ada.