Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini tepat pada waktunya. Skripsi berjudul “Penentuan Audit Delay Terhadap Reaksi Investor Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Periode ini merupakan salah satu syarat akademik untuk menyelesaikan program studi sarjana (S1) jurusan akuntansi di STIE Indonesia Banking School. Penulis sadar bahwa Penyusunan skripsi ini tidak akan terlaksana tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak.
Nugrahanti, SE., Ak, M.Si, CA., dan Bpk. Ahmad Setiawan Nuraya, SE., M.B.A., selaku dosen peneliti yang telah memberikan tambahan ilmu, kritik dan saran dalam penulisan skripsi ini. Seluruh dosen dan pegawai STIE Indonesia Banking School yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, telah mendukung proses belajar mengajar yang telah penulis tempuh selama 7 semester. Keluarga besar penulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu khususnya kepada Papi, Mami, Sistha, Lintar dan Django, terima kasih atas segala doa dan dukungan yang diberikan dalam berbagai keadaan, baik moril maupun materil, sehingga penulis dapat menyelesaikan karyanya ini. pendidikan sampai Pt.
Teman-teman STIE Indonesia Banking School angkatan 2011 khususnya Laras, Salsya, Aninda, Chairani dan Irvin. Semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, saya ucapkan terima kasih atas segala dukungan dan motivasi yang diberikan sehingga proses penulisan skripsi ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Tujuan model pertama adalah untuk mencari bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay secara signifikan dengan menguji ukuran perusahaan, opini auditor, kualitas Certified Public Accountants (CPA), dan profitabilitas, sedangkan model kedua menguji dampak audit delay dan return. pada ekuitas dalam respons investor.
Therefore, companies and investors should consider their company size and CPA quality to reduce the duration of audit delays.
Latar Belakang
Salah satu informasi yang dapat dikembangkan sebagai acuan pertimbangan investasi adalah laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit. Laporan keuangan merupakan salah satu kebutuhan utama investor karena memuat berbagai informasi mengenai kinerja keuangan (Hartati, 2013). Oleh karena itu, kegiatan audit atas laporan keuangan harus terus dikembangkan guna menjamin kelancaran tersedianya informasi yang memadai kepada investor.
Laporan akuntansi juga menunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan dana yang dipercayakan kepadanya oleh pihak yang berkepentingan. Semakin lama waktu yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan proses auditnya, maka akan semakin lama pula audit delay terhadap perusahaan yang diauditnya sehingga semakin besar pula kemungkinan terjadinya keterlambatan dalam mengeluarkan laporan keuangan yang telah diauditnya kepada publik (Febrianty, 2011). Penelitian ini didasarkan pada dua desain penelitian, yaitu penelitian yang menguji faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay dan penelitian yang menguji pengaruh audit delay terhadap reaksi investor.
Hal ini tercermin pada model penelitian pertama mengenai pengaruh ukuran perusahaan, opini auditor, ukuran Kantor Akuntan Publik, dan profitabilitas perusahaan terhadap audit delay. Penelitian mengenai pentingnya opini yang diberikan oleh auditor independen terhadap laporan keuangan perusahaan mengenai audit delay juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penelitian dimana penelitian yang dilakukan oleh Ahmad dan Kamarudin (2003), Kartika (2009) dan Ahmed dan Hossain (2010) diikuti bahwa opini auditor berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sedangkan penelitian Shultoni (2013) menyatakan sebaliknya. Variabel berikutnya yang terus mengalami inkonsistensi dalam hal-hal yang mempengaruhi audit delay adalah profitabilitas perusahaan.
Faktor penentu ukuran kantor akuntan publik terhadap audit delay telah diteliti sebelumnya oleh beberapa peneliti, dimana penelitian Boritz dan Liu (2006) serta Ahmed dan Hossain (2010) menyatakan bahwa ukuran kantor akuntan publik akan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. audit. penundaan, dan penelitian Kartika. 2009) dan Al-Ghanem dan Hegazy (2010) membuktikan bahwa ukuran Kantor Akuntan Publik tidak berpengaruh terhadap periode audit lag. Model penelitian audit delay yang kedua adalah penelitian mengenai faktor-faktor penentu audit delay terhadap reaksi investor. Purbowati (2008) dan Shultoni (2013) telah melakukan penelitian terkait model penelitian ini, keduanya mempunyai kesimpulan yang sama bahwa audit delay mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap abnormal return, namun terdapat perbedaan mengenai komponen yang mempengaruhi keterlambatan audit antara perusahaan dengan perusahaan. dua. dimana penelitian Purbowati (2008) menggunakan metrik perusahaan, opini auditor, tipe industri, laba/rugi operasional dan rasio hutang sebagai faktor yang mempengaruhi audit delay, sedangkan Shultoni (2013) menggunakan ukuran perusahaan, tipe industri, kinerja keuangan, opini auditor dan ukuran perusahaan. Kantor Akuntan Publik sebagai komponen yang mempengaruhi audit delay.
Hal kedua yang mempengaruhi pilihan sektor pertambangan adalah berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia dalam penyampaian laporan keuangan auditan nomor Peng-LK-00124/BEI.PPJ/06-2013, terdapat tiga perusahaan yang telah menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit setelah batas waktu yang ditentukan, dan dua di antaranya adalah perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari dua momen penting di dunia melalui laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit pada tahun 2010 dan perkembangannya hingga tahun 2013. Berdasarkan latar belakang penelitian dan berbagai hasil dari berbagai penelitian terdahulu, sebagaimana telah diuraikan di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Audit Delay, Penentuan Respon Investor Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode.”
Identifikasi Masalah
Alasan penggunaan periode ini didasarkan pada terjadinya dua peristiwa penting yang melanda dunia, yaitu krisis ekonomi global yang mendalam dan struktural, serta pergeseran kekuatan ekonomi dunia dari wilayah utara (Amerika Serikat dan Eropa) ke wilayah Timur. Asia. (Tiongkok) dan Amerika Latin (Berdikari Online, 2010). Berdasarkan latar belakang penelitian dan beberapa hasil penelitian terdahulu seperti yang telah diuraikan di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Audit Delay yang Menentukan Reaksi Investor pada Perusahaan Pertambangan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2010 -2013”.
Pembatasan Masalah
Perumusan Masalah
Apakah Ukuran Kantor Akuntan Publik berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan? Apakah Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Opini Auditor dan Ukuran Kantor Akuntan Publik Secara Bersama-sama Berpengaruh Signifikan Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Pertambangan?
Tujuan dan Manfaat Penelitian .1 Tujuan Penelitian.1 Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi Auditor
Bagi Perusahaan
Bagi Akademisi
Bagi Penulis
Sistematika Penulisan
PENDAHULUAN
LANDASAN TEORI
METODE PENELITIAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
PENUTUP
Kesimpulan
Ukuran perusahaan yang didekati dengan total aset perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan dan berhubungan negatif terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2013. Hubungan negatif menunjukkan bahwa jika total aset yang dimiliki perusahaan meningkat maka periode audit lag yang dihasilkan oleh proses audit akan berkurang dengan asumsi variabel lain ceteris paribus. Profitabilitas perusahaan yang ditentukan oleh rasio return on assets tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang tercatat di BEI periode 2010-2013.
Hubungan positif menunjukkan bahwa jika tingkat profitabilitas suatu perusahaan meningkat maka periode audit lag yang ditimbulkan oleh proses audit juga akan meningkat dengan asumsi variabel lain ceteris paribus. Opini auditor mempunyai pengaruh yang tidak signifikan dan berhubungan negatif terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2013. Hubungan yang bersifat negatif menunjukkan jika suatu perusahaan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian maka periode audit delay yang diakibatkannya adalah.
Ukuran Kantor Akuntan Publik mempunyai pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010–2013. Hubungan positif menunjukkan bahwa jika suatu perusahaan mengaudit KAP yang terkait dengan KAP Big Four, maka periode audit delay yang disebabkan oleh proses audit akan semakin bertambah dengan asumsi variabel lain ceteris paribus. Variabel ukuran perusahaan, profitabilitas, opini audit dan ukuran KAP secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2013.
Hal ini menunjukkan bahwa jika variabel ukuran perusahaan, opini audit, kualitas KAP dan profitabilitas dimaksimalkan bersama-sama untuk mendukung aktivitas perusahaan, maka periode audit lag yang dihasilkan akan semakin rendah. Audit lag tidak berpengaruh signifikan dan berhubungan negatif terhadap reaksi investor yang ditunjukkan dengan kumulatif abnormal return perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2013. Hubungan yang bersifat negatif menunjukkan bahwa semakin lamanya durasi audit delay suatu perusahaan, maka kumulatif abnormal return suatu perusahaan akan menurun dengan asumsi variabel lain ceteris paribus.
Return on equity mempunyai pengaruh yang tidak signifikan dan berhubungan negatif dengan reaksi investor, akibat dari abnormal return kumulatif. Hubungan negatif menunjukkan bahwa jika return on equity suatu perusahaan meningkat, maka kumulatif abnormal return suatu perusahaan akan menurun, variabel lain ceteris paribus.
Saran
Anastasia dan Sparta Sparta (2014), Pengaruh Efektivitas Pengendalian Internal, Persepsi Kecukupan Kompensasi dan Semangat Individu Terhadap Kecenderungan Fraud Akuntansi (Studi Pada Perusahaan Swasta Di Wilayah Tangerang Dan Jakarta), Ultima Accounting: Jurnal Ilmu Akuntansi, vol. Analisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, pergantian auditor dan ukuran KAP terhadap audit delay pada sektor perbankan di BEI periode 2009-2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Sektor Perdagangan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2007-2009.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Leonardo, Amadeo dan Sparta, Sparta (2015), Dampak kualitas perangkat lunak, keakuratan informasi, ketepatan waktu informasi dan relevansi informasi terhadap kepuasan pengguna akhir sistem informasi akuntansi, Akhir Akuntansi: Jurnal Ilmu Akuntansi, Vol. Garis Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan di Pasar Modal Berkembang: Bukti Empiris dari Bursa Efek Zimbabwe.
Faktor penentu audit delay dan pengaruhnya terhadap reaksi investor (Studi Empiris pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2007-2008). Sparta, Sparta (2015), Pengaruh faktor spesifik bank dan makroekonomi terhadap risiko kredit perbankan di Indonesia, Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan, Vol. Sujati, Lisya dan Sparta (2015), Menganalisis Pengaruh Earnings Per Share (EPS), Price to Earnings Ratio (PER), Return on Equity (ROE) dan Return on Assets (ROA) terhadap Harga Saham, Ultima Accounting: Journal of Akuntansi, jilid.
0.175002 ROE -0.175002 1.000000
NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali nilai nominal dan data saham). Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali nilai nominal dan data saham). Juni 2013 : Magang di KPw Bank Indonesia, Magang Moneter Agustus 2014 : Magang di Bank Mandiri Area Tangerang Ki Samaun,. September – November 2014: PT Siemens Indonesia – Sektor Kesehatan, Magang Komersial Januari 2015 – sekarang: PT Siemens Indonesia – Sektor Kesehatan, Manajemen Proyek.