• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dewi Ratri adalah putri Prabu Yudhistira

N/A
N/A
nay

Academic year: 2023

Membagikan "Dewi Ratri adalah putri Prabu Yudhistira"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Dewi Ratri adalah putri Prabu Yudhistira, raja jin negara Mertani dengan permaisuri Dewi Rahina dan putri Prabu Kumbala dengan Dewi Sumirat dari negara Madukara. Ketika negara Mertani ditaklukkan oleh Pandawa, Prabu Yudhisira kemudian manunggal dalam tubuh Puntadewa.

Sementara itu adik Prabu Yudistra, Arya Dananjaya yang menguasai negera Madukara bersatu (manunggal) dalam diri Arjuna. Sebelum meninggal, Arya Dananjaya berpesan, agar Arjuna mengawini Dewi Ratri karena Dewi Ratri sesungguhnya yang memiliki hak waris negara Madukarna. Amanat itu

dilaksanakan oleh Arjuna setelah negara aman dan negara jin Mertani berubah menjadi negera Amarta, Arjuna kemudian mengawini Dewi Ratri. Dalam

perkawinannya Arjuna dan Dewi Ratri memperoleh seorang putra yang bernama, Bambang Wijanarka.

Ulupi merupakan seorang janda dimana suaminya dibunuh oleh Garuda. Ia bertemu dengan Arjuna saat Arjuna sedang menjelajahi India Timur Laut dalam masa

pengasingan selama satu tahun. Ketika itu, Arjuna mandi di sungai Gangga yang dianggap suci, kemudian arus air menyeretnya hingga ke tengah sungai.

Di sana, Arjuna bertemu dengan seorang putri naga bernama Ulupi dan menyadari bahwa arus tersebut diciptakan olehnya. Sang putri menyatakan bahwa ia jatuh cinta, lalu mengajak Arjuna bertualang ke dalam air hingga sampai ke istana Naga Korawya.

Ulupi membujuk Arjuna agar mau menikahinya. Meskipun Arjuna menyukai Ulupi, tetapi ia menolak untuk menikah lagi karena sudah menikahi Drupadi.

Arjuna menyatakan bahwa ia berjanji untuk tidak berhubungan seksual selama menjalani masa pengasingannya. Tetapi, Ulupi menyatakan bahwa janji itu hanya berlaku bagi Drupadi, bukan untuk wanita lain.

Setelah diyakinkan oleh Ulupi, maka Arjuna bersedia menikahinya. Dari pernikahannya dengan Arjuna, Ulupi melahirkan seorang putra yang diberi nama Irawan. Irawan diasuh oleh ibunya di negeri Naga, dan tumbuh menjadi seorang pemuda yang kuat dan gagah berani seperti ayahnya.

(2)

Ulupi merupakan seorang janda. Suaminya dibunuh oleh Garuda. Ia bertemu dengan Arjuna saat Arjuna menjalani masa pembuangan selama satu tahun. Ketika itu, Arjuna mandi di sungai Gangga yang dianggap suci, kemudian Ulupi bertemu dengannya. Ulupi membujuk Arjuna agar mau menikahinya. Meskipun Arjuna menyukai Ulupi, ia menolak untuk menikahinya karena sudah menikahi Dropadi. Setelah Ulupi merayu Arjuna dengan alasannya yang jelas, Arjuna bersedia menikahinya.

Arjuna tinggal bersama Ulupi dalam waktu yang singkat, setelah itu ia pergi dari sungai Gangga dan menceritakan pengalamannya kepada para resi yang tinggal di pinggir sungai. Dari pernikahannya dengan Arjuna, Ulupi melahirkan seorang putra yang diberi nama Irawan. Irawan diasuh oleh ibunya di negeri Naga, dan tumbuh menjadi seorang pemuda yang kuat dan gagah berani seperti ayahnya.

Setelah Babruwahana membunuh Arjuna yang tak dikenalinya, Babruwahana memutuskan untuk bunuh diri namun Ulupi datang untuk mencegahnya dan memberikan sebuah batu permata yang berharga. Kekuatan istimewa batu tersebut ialah dapat menghidupkan orang yang sudah mati. Batu permata itu digunakan oleh Ulupi untuk menghidupkan Arjuna kembali. Setelah Arjuna hidup, Babruwahana insaf lalu meminta ma’af.

Ulupi tinggal bersama wangsa Kuru di Hastinapura. Saat

para Pandawa dan Dropadi memutuskan untuk melakukan perjalanan terakhir mereka, Ulupi kembali ke tempat asalnya di sungai Gangga.

Pada suatu hari, ketika Pandawa sedang memerintah kerajaannya di Indraprastha, seorang pendeta masuk ke istana dan melapor bahwa pertapaannya diganggu oleh para raksasa. Arjuna bergegas mengambil senjatanya, tetapi senjata tersebut disimpan di sebuah kamar

tempat Yudistira dan Dropadi sedang menikmati malam mereka. Demi kewajibannya, Arjuna rela masuk kamar mengambil senjata, tanpa memedulikan Yudistira dan Dropadi yang sedang bermesraan di kamar. Atas perbuatan tersebut, Arjuna dihukum untuk menjalani pembuangan selama satu tahun.

Arjuna menghabiskan masa pengasingannya dengan menjelajahi penjuru Bharatawarsha atau daratan India Kuno. Ketika sampai di sungai Gangga, Arjuna bertemu dengan Ulupi, putri Naga Korawya dari istana naga atau Nagaloka. Arjuna terpikat dengan kecantikan Ulupi lalu menikah dengannya. Dari hasil perkawinannya, ia dikaruniai seorang putra yang diberi nama Irawan.

Referensi

Dokumen terkait