• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dietary Iron Determination by UV-Visible Spectrophotometry in Beans, Egg, Fish, and Pork Sold in Makurdi, Nigeria

N/A
N/A
rayhan rayhan

Academic year: 2024

Membagikan "Dietary Iron Determination by UV-Visible Spectrophotometry in Beans, Egg, Fish, and Pork Sold in Makurdi, Nigeria"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

REVIEW JURNAL

Judul Dietary Iron Determination by UV-Visible Spectrophotometry in Beans, Egg, Fish, and Pork Sold in Makurdi, Nigeria

Tahun 2022

Penulis Agada Felix Ojochegbe, Itodo Adams UdojI Reviewer Rayhan - 0105522703

Tujuan Penelitian Tujuan penelitian dalam studi ini adalah untuk menentukan kadar zat besi dalam makanan yang umum dikonsumsi di Nigeria, yaitu daging babi, ikan, telur, dan kacang menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis setelah pencernaan asam.

Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah sampel daging babi, ikan, telur, dan kacang yang tersedia di pasar mahasiswa Universitas Pertanian Federal di Makurdi, Nigeria.

Metode penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah spektrofotometri UV-Vis setelah pencernaan asam untuk menentukan kadar zat besi dalam sampel makanan. Proses ini melibatkan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang tertentu untuk menentukan konsentrasi zat besi dalam masing- masing sampel makanan.

Definisi Operasional Variabel Dependent

Variabel dependent dalam penelitian ini adalah kadar zat besi dalam makanan yang diukur dalam satuan miligram per kilogram (mg/kg). Kadar zat besi diukur dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis setelah pencernaan asam pada sampel makanan yang telah diambil dari pasar mahasiswa Universitas Pertanian Federal di Makurdi, Nigeria.

Cara & Alat Ukur Variable Dependent

Variabel dependent, yaitu kadar zat besi dalam makanan, diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Proses pengukuran melibatkan pengambilan absorbansi pada panjang gelombang tertentu untuk menentukan konsentrasi zat besi dalam masing-masing sampel makanan.

Definisi Operasional Independent

Variabel independent dalam penelitian ini adalah jenis makanan yang dianalisis, yaitu daging babi, ikan, telur, dan kacang. Sampel makanan diambil dari pasar mahasiswa Universitas Pertanian Federal di Makurdi, Nigeria.

Langkah Penelitian Langkah-langkah penelitian dalam studi ini meliputi:

1. Pengumpulan Sampel: Pengumpulan berbagai jenis makanan yang akan dianalisis, seperti kacang, ikan, telur, dan daging babi yang dijual di Makurdi, Nigeria.

2. Pencernaan Asam: Sampel makanan dicerna menggunakan metode asam untuk mempersiapkan larutan yang akan dianalisis.

3. Pengukuran Spektrofotometri UV-Visible: Pengukuran konsentrasi zat besi dalam sampel makanan menggunakan metode spektrofotometri UV- Visible.

4. Pembuatan Kurva Kalibrasi: Pembuatan kurva kalibrasi berdasarkan pengukuran absorbansi dari larutan standar dengan konsentrasi yang diketahui.

(2)

5. Analisis Sampel: Pengukuran absorbansi dari sampel makanan untuk mengekstrapolasi konsentrasi zat besi dalam sampel tersebut.

Dengan langkah-langkah ini, penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga tentang kandungan zat besi dalam makanan yang umum dikonsumsi di Nigeria.

Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel makanan yang kaya protein yang dipilih mengandung kadar zat besi yang signifikan. Kandungan zat besi dalam berbagai sampel makanan bervariasi, dengan kacang memiliki kandungan zat besi tertinggi, diikuti oleh daging babi, ikan, dan telur secara berurutan menurut konsentrasi zat besi.

Berikut adalah konsentrasi zat besi dalam mg/kg untuk masing-masing sampel:

- Ikan: 0.00377 mg/kg - Telur: 0.00326 mg/kg

- Daging Babi: 0.00317 mg/kg - Kacang: 0.00962 mg/kg

Temuan ini menunjukkan bahwa makanan yang kaya protein seperti kacang, daging babi, telur, dan ikan memiliki kandungan zat besi yang signifikan. Hal ini dapat menjadi informasi penting dalam menentukan rekomendasi diet dan pedoman gizi di Nigeria.

Kekuatan Penelitian Kelebihan dari penelitian ini meliputi: 1. Relevansi Gizi: Penelitian ini memberikan informasi penting tentang kandungan zat besi dalam makanan yang umum dikonsumsi di Nigeria, yang dapat menjadi dasar untuk rekomendasi gizi dan pedoman diet. 2. Kontribusi pada Literatur Ilmiah: Temuan ini dapat menjadi kontribusi berharga pada literatur ilmiah terkait kandungan zat besi dalam makanan, khususnya dalam konteks Nigeria. 3. Implikasi Kesehatan Masyarakat:

Informasi tentang kandungan zat besi dalam makanan dapat memiliki implikasi langsung pada kesehatan masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi dan pencegahan anemia.

Kelemahan Penelitian

Kekurangan dari penelitian ini mungkin termasuk: 1. Ukuran Sampel: Penelitian ini mungkin memiliki ukuran sampel yang terbatas, sehingga hasilnya mungkin tidak sepenuhnya mewakili variasi yang ada di pasar makanan. 2. Variabilitas Geografis: Kandungan zat besi dalam makanan dapat bervariasi berdasarkan faktor geografis dan lingkungan, yang mungkin tidak sepenuhnya dipertimbangkan dalam penelitian ini. 3. Metode Analisis: Penggunaan metode spektrofotometri UV-Visible mungkin memiliki keterbatasan tertentu dalam mengukur kandungan zat besi, dan penelitian ini mungkin dapat diperkaya dengan penggunaan metode analisis tambahan.

Kesimpulan Berdasarkan penelitian tentang kandungan zat besi dalam makanan yang dilakukan di Makurdi, Nigeria, dapat disimpulkan bahwa semua sampel makanan yang kaya protein yang dipilih mengandung kadar zat besi yang signifikan. Kandungan zat besi dalam berbagai sampel makanan bervariasi, dengan kacang memiliki kandungan zat besi tertinggi, diikuti oleh daging babi, ikan, dan telur secara berurutan menurut konsentrasi zat besi

.

(3)

Temuan ini dapat menjadi informasi penting dalam menentukan rekomendasi diet dan pedoman gizi di Nigeria, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi dan pencegahan anemia. Meskipun penelitian ini memiliki kekurangan tertentu, seperti ukuran sampel yang terbatas dan keterbatasan metode analisis, temuan ini dapat menjadi kontribusi berharga pada literatur ilmiah terkait kandungan zat besi dalam makanan, khususnya dalam konteks Nigeria.

Referensi

Dokumen terkait