• Tidak ada hasil yang ditemukan

digilib.iain-jember.ac.id

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "digilib.iain-jember.ac.id"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Sistematika Pembahasan

Kajian Kepustakaan

Penelitian Terdahulu

Perbedaannya terletak pada jenis agunan terhadap benda yang digadaikan, peneliti sebelumnya menggunakan benda jaminan gadai, sedangkan penulis menggunakan benda jaminan amanah. Hani Lisdiani dalam disertasinya yang berjudul “Penerapan Jaminan Fidusia Dalam Pemberian Kredit Pada BMT Tamzis Yogyakarta” tujuan penelitian ini sama dengan penulis yaitu untuk mengetahui tata cara dan seperti apa proses pelunasannya apabila nasabah wanprestasi. Dlaviyatus Sholehah dalam disertasinya yang berjudul “Analisis Resiko Pembiayaan dengan Jaminan Fidusia Pada PT.

BPR Syari'ah Asri Madani Nusantara” membahas tentang risiko yang timbul apabila pembiayaan dengan jaminan fidusia pada PT. Persamaan : terletak pada objeknya yaitu Jaminan Fidusia dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif.10 9. Hani Lisdiani, “ Implementasi Jaminan Fidusia Dalam Pemberian Kredit Pada BMT Tamzis Yogyakarta”, (Skripsi, UIN Sunan KaliJaga Yogyakarta, 2015).

Desi Irawani Hasibuan dalam disertasinya yang berjudul “Peninjauan Kembali terhadap Eksekusi Benda-benda yang Menjadi Objek Perjanjian Fidusia Menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999”. Permasalahan yang peneliti hadapi adalah mengenai perbandingan eksekusi benda-benda yang menjadi objek perjanjian jaminan fidusia dengan bank dan lembaga keuangan.

Kajian Teori

  • Tinjauan Umum Tentang Jaminan
  • Tinjauan Umum Tentang Jaminan Fidusia
  • Tinjauan Umum Tentang kredit
  • Tinjauan Umum Tentang Wanprestasi

Pada pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dapat ditemukan pengertian fidusia yaitu. Sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, objek jaminan fidusia adalah benda bergerak yang terdiri atas barang persediaan (persediaan), barang dagangan, peralatan mesin debitur, dan kendaraan bermotor. Namun dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka tujuan jaminan fidusia diberikan pengertian yang luas.

Pemberi fidusia adalah orang perseorangan atau korporasi yang memiliki benda yang menjadi objek jaminan fidusia sekaligus penerima fidusia. 17 Ibid adalah orang perseorangan atau korporasi yang mempunyai debitur yang pembayarannya dijamin dengan jaminan fidusia.18. Pengalihan fidusia diatur dalam pasal 19 sampai dengan 24 Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Peralihan hak atas hutang jaminan fidusia dapat berpindah dari penerima fidusia kepada penerima fidusia baru (kreditur baru). Yang dimaksud dengan hak memesan efek terlebih dahulu adalah hak penerima fidusia untuk menagih pelunasan piutangnya atas hasil pelaksanaan barang yang menjadi obyek jaminan fidusia. Eksekusi jaminan fidusia diatur dalam Pasal 29 sampai dengan 34 UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Untuk dapat mengeksekusi obyek jaminan fidusia, pemberi fidusia wajib menyerahkan benda yang menjadi obyek jaminan fidusia.

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Subyek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa observasi adalah suatu cara atau teknik pengumpulan data yang dilakukan secara sadar dengan melakukan pengamatan yang ekstensif dan sistematis terhadap segala gejala atau peristiwa yang terjadi pada subjek penelitian. Data yang akan diperoleh dari metode penelitian ini adalah letak geografis dan peta lokasi penelitian serta proses jaminan fidusia dalam pemberian kredit pada PT. Melakukan teknik wawancara artinya melakukan interaksi komunikasi atau percakapan antara pewawancara dengan orang yang diwawancara dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi dari orang yang diwawancara.

Wawancara merupakan suatu proses komunikasi karena antara pewawancara dan orang yang diwawancara memerlukan adanya simbol-simbol tertentu yang dapat dipahami oleh kedua belah pihak. Hal ini memungkinkan berlangsungnya kegiatan wawancara untuk menghasilkan data konkrit yang relevan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Pembatasan jaminan fidusia dalam perjanjian kredit masih berlaku di BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember.

Dokumen dalam bentuk tertulis, misalnya catatan harian, sejarah hidup, cerita, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk karya, misalnya karya seni yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain.

Analisis Data

Reduksi data artinya merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memusatkan perhatian pada hal-hal yang penting, mencari tema dan pola. Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan data lebih lanjut dan mencarinya bila diperlukan. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat berupa uraian singkat, grafik, hubungan antar kategori, diagram alir, dan sejenisnya.

Cara paling umum untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif. Menampilkan data memudahkan untuk memahami apa yang terjadi dan merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang dipahami.

Keabsahan Data

Tahap-tahap Penelitian

Wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi awal lebih lanjut mengenai calon nasabah BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember. Batasan Jaminan Fidusia Selama Perjanjian Kredit masih berlaku pada PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember. Proses pelunasan jaminan fidusia apabila Nasabah wanprestasi pada PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember.

Untuk menangani nasabah yang wanprestasi, BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember mempunyai dua jenis proses yaitu :. Pernyataan di atas juga diperkuat oleh Febry S selaku Account Officer BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember. Pernyataan di atas juga diperkuat oleh Febry S selaku Account Officer BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember.

Jaminan Fidusia Dalam Pemberian Kredit Di Perbankan (Studi Kasus Pada PT BPR Bima Hayu Pratama Balung - Jember. Judul Skripsi : ANALISIS JAMINAN FIDUSIA DALAM PEMBERIAN KREDIT DI PERBANKAN (STUDI KASUS PT BPR BIMA HAYU PRATAMA BALUNG - JEMBER. Apa itu Jaminan Fidusia? proses jaminan fidusia) pada saat persetujuan kredit di PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember.

Apa saja kendala dalam memperoleh kredit dengan menggunakan jaminan fidusia pada PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember. Bagaimana prosedur penyelesaian jaminan fidusia jika nasabah wanprestasi di PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember.

Foto peneliti dengan A. Khaliq selaku Account Officer BPR Bima Hayu Pratama Balung  Jember
Foto peneliti dengan A. Khaliq selaku Account Officer BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian

Penyajian Data dan Analisis

Pembahasan Temuan

PENUTUP

Kesimpulan

BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember yaitu : Wawancara terhadap calon nasabah, pengajuan kredit, analisa hukum, perpajakan, analisa agunan, Bi Checking, analisa debitur, analisa kredit, data usaha dan analisa pendapatan calon nasabah. Kendala jaminan fidusia selama perjanjian kredit masih berlaku di PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember ada dua, yaitu kreditur tidak dapat menguasai barang yang dijadikan jaminan dan nilai jual barang jaminan berubah. Tata cara penyelesaian jaminan fidusia apabila nasabah gagal memenuhi kewajibannya pada PT BPR Bima Hayu Pratama Balung Jember Apabila nasabah menggunakan akad perseorangan, maka tata cara penyelesaiannya adalah: (1) perundingan, (2) saling menyerahkan diri, namun bila nasabah menggunakan akad akad notaris yang didaftarkan pada lembaga fidusia, proses penyelesaiannya meliputi: (1) perundingan, (2) pendaftaran pada pengadilan negeri, (3) penarikan agunan, (4) penyitaan, (5) lelang.

Pemberian kredit dengan agunan fidusia sebaiknya hanya untuk jangka pendek dan menengah agar nilai harga agunan tidak mengalami penurunan yang signifikan. Implementasi Pemberian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan Pada Badan Perkreditan BPR Perusahaan Daerah Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.

Saran

Referensi

Dokumen terkait