• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN PENULISAN RESENSI

N/A
N/A
Nafisa Khaira

Academic year: 2024

Membagikan "DOKUMEN PENULISAN RESENSI"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PENULISAN RESENSI I. PENDAHULUAN

Penulisan resensi merupakan suatu kegiatan intelektual yang mendalam dan kritis dalam mengevaluasi karya seni, buku, film, atau produk lainnya. Dalam dunia literasi dan seni, resensi tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap karya, tetapi juga berfungsi sebagai panduan yang memandu pembaca untuk memahami nilai dan makna yang terkandung dalam suatu karya. Tujuan utamanya adalah membuka jendela wawasan, menggali esensi kreativitas, dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap karya tersebut.

Melalui penulisan resensi, kita memasuki ranah pemikiran kritis yang melibatkan interpretasi, evaluasi, dan ekspresi pribadi, menciptakan dialog intelektual yang menghidupkan kembali karya seni dalam sorotan analisis yang teliti. Dalam konteks ini, makalah ini akan membahas proses penulisan resensi, langkah-langkah yang relevan, serta pentingnya resensi dalam memperkaya pengalaman dan apresiasi terhadap berbagai bentuk karya kreatif.

II. PEMBAHASAN A. Pengertian Resensi

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu revidere (re= kembali dan videre=

melihat) atau recensere, yang artinya melihat kembali, menimbang atau menilai (Samad, 1997). Dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Semua istilah tersebut mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas sebuah buku.

Pengertian “melihat kembali” meluas menjadi “mengatakan kembali”

secara tertulis tentang pengalaman yang dirasakan dan dilihatnya atas sebuah karya (buku) dengan objektif. Simpulannya, resensi ialah suatu tulisan atau ulasan mengenai sebuah hasil karya (buku).

B. Tujuan Penulisan Resensi

Menurut Gorys Keraf, tujuan resensi adalah menyampaikan kepada pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan masyarakat atau tidak. Sedangkan menurut Daniel Samad, tujuan penulisan resensi adalah sebagai berikut:

1. Memberikan pemahaman komprehensif tentang isi karya.

2. Mengajak pembaca untuk merenung dan mendiskusikan fenomena dalam buku.

3. Memberikan pertimbangan apakah buku layak mendapat sambutan masyarakat.

4. Menjawab pertanyaan seputar pengarang, motivasi penulis, dan hubungan dengan karya sejenis.

Selain yang telah dikemukakan oleh Gorys Keraf dan Daniel Samad, tujuan resensi buku adalah:

1. Memberikan pengetahuan tentang nilai-nilai kehidupan yang muncul dalam sebuah karya.

2. Memberikan manfaat bagi pembaca dengan memberikan pertimbangan terhadap kelebihan dan kelemahan buku.

(2)

3. Membantu pembaca untuk membuat keputusan yang cerdas sebelum memutuskan untuk membacanya.

4. Memberikan gambaran kepada calon pembeli tentang isi buku, menyajikan informasi singkat seperti sinopsis, bagian-bagian utama, dan elemen-elemen kunci dalam buku tersebut.

C. Jenis-Jenis Resensi

Resensi dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu:

1. Resensi informatif: resensi yang disampaikan dengan singkat dan umum dari keseluruhan isi buku.

2. Resensi deskriptif: resensi yang membahas secara detail pada setiap bagian atau babnya.

3. Resensi kritis: resensi yang mengulas detail buku menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi kritis biasanya objektif dan kritis dalam menilai isi buku.

D. Unsur-Unsur Resensi Unsur-unsur resensi meliputi:

1. Judul resensi. Judul resensi sebisa mungkin dibuat menarik dan benar- benar menjiwai atau mewakili seluruh tulisan. Judul juga harus selaras dengan keseluruhan isi resensi.

2. Identitas buku. Identitas buku ini meliputi: judul buku, pengarang (jika ada, tulis juga penerjemah, editor dan penyunting seperti yang tertera pada buku), penerbit, tahun terbit beserta cetakannya, tebal buku, harga buku dan ISBN.

3. Pembuka resensi. Bagian ini biasanya mencantumkan hal-hal yang menarik, misalnya kelebihan dan kekurangan buku, dan lain-lain.

4. Tubuh atau isi resensi. Biasanya memuat sinopsis, ulasan singkat buku, hal-hal menarik, keunggulan buku, kelemahan buku, rumusan kerangka buku, tinjauan bahasa, adanya kesalahan cetak dan pesan moral yang diteladani.

5. Penutup resensi buku. Berisi manfaat buku dan buku tersebut layak dibaca oleh siapa dan mengapa.

E. Struktur Teks Resensi

Sama halnya dengan jenis tulisan lain, referensi juga memiliki struktur yakni sebagai berikut:

1. Identitas dalam resensi buku mencakup judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, tebal halaman, dan ukuran buku. Bagian ini mungkin saja tidak dinyatakan secara langsung, seperti yang tampak pada teks ulasan film dan lagu.

2. Orientasi. Bagian ini biasanya terletak di paragraf pertama, yakni penjelasan tentang kelebihan buku seperti penghargaan yang pernah didapatkan oleh buku yang diresensi.

3. Sinopsis, berupa ringkasan yang menggambarkan pemahaman penulis terhadap isi novel.

(3)

4. Analisis, berupa paparan tentang keberadaan unsur-unsur cerita, seperti tema, penokohan, dan alur.

5. Evaluasi, berupa paparan tentang kelebihan dan kekurangan suatu karya.

F. Langkah-Langkah Menulis Resensi

Langkah-langkah menulis resensi adalah sebagai berikut:

1. Menentukan buku yang akan diresensi 2. Membaca buku yang akan diresensi

3. Mencatat data atau informasi buku yang akan diresensi 4. Menuliskan poin-poin penting dalam buku

5. Menulis resensi

6. Menulis kesimpulan resensi G. Hal Penting dalam Resensi Buku

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam meresensi buku yaitu:

1. Peresensi harus mampu menunjukkan atau meyakinkan pembaca tentang buku yang diresensi, termasuk golongan mana buku tersebut (fiksi atau nonfiksi).

2. Peresensi harus tau betul tujuan penulis atau pengarang buku dari buku yang akan diresensi.

3. Peresensi buku harus berotak dingin dan berhati hangat agar intelektualnya tidak tertutup oleh emosi yang tidak terkendali.

III. PENUTUP A. Simpulan

Penulisan resensi berperan penting sebagai panduan untuk pemahaman dan penilaian karya tulis. Resensi memiliki jenis-jenis, unsur-unsur penting, dan langkah-langkah yang perlu diikuti. Hal yang perlu diperhatikan adalah kemampuan peresensi untuk meyakinkan pembaca, memahami tujuan pengarang, serta menjaga keseimbangan rasionalitas dan emosionalitas.

Sebagai hasil, resensi bukan hanya sebagai ulasan, tetapi juga sebagai kontribusi berharga untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra.

B. Saran

Mempelajari penulisan resensi memberikan sejumlah manfaat, seperti peningkatan keterampilan menulis, analisis, dan evaluasi. Hal ini juga memperdalam pemahaman terhadap karya yang diulas dan membangun kemampuan memberikan kritik positif. Selain itu, proses ini membantu pengembangan gaya penulisan pribadi, mengenalkan pada aspek-aspek budaya dan sosial, serta meningkatkan apresiasi terhadap karya kreatif.

(4)

DAFTAR PUSTAKA

Haryanto. (2019). Membuat Resensi. Semarang: Alprin.

Lina, L. (2021). Asyiknya Menulis Resensi. Jakarta: PT Perca.

Warsidi, E. (2021). Resensi Buku, Apa dan Bagaimana Tekniknya. Bekasi:

Mitra Utama.

Yusuf, M. (2023, September 1). Resensi Buku-Contoh & Cara Penulisan.

Nyalanesia: https://nyalanesia.id/menulis-resensi-buku/

Kelompok 12:

1. Nafisa Khaira 2. Nia Muniroh

Referensi

Dokumen terkait