Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang saya terima dari semua pihak sehingga tulisan singkat ini dapat terwujud. Tahukah anda bahwa di dunia ini ada dua kitab yang sangat terkenal dimana-mana, banyak dipelajari oleh umat islam dari timur hingga barat, yang satu membahas tentang ilmu Nahu dan yang lainnya membahas tentang ilmu Siroh Nabawiyah. Begitu hebatnya manusia terbaik di alam ini sehingga meski sejarahnya telah ditulis dalam ribuan buku, selalu ada sudut pandang yang menarik untuk ditulis ulang di masa depan.
Sebagian ulama menuliskan kisah tersebut dari sudut pandangnya sebagai pembawa risalah kenabian, kemudian sebagian ulama lainnya melihatnya sebagai seorang suami yang rendah hati dalam rumah tangga sebelas Ummul Mukminin sepanjang hidupnya. Sebagai kalibrasi yang saya simpan saat merangkum artikel ini, saya menyempatkan diri untuk sholat masuk yang biasanya berulang sekitar pertengahan bulan September. Seperti kita ketahui, waktu sholat relatif sama jika mengacu pada kalender Masehi, dan alhamdulillah negara-negara Asia seperti Jazirah Arab dan Indonesia selalu memiliki perbandingan antara siang dan malam yang sama.
Hal ini memudahkan kita membayangkan rutinitas Rasulullah karena beliau mendasarkan aktivitasnya pada waktu sholat setiap hari. Kenyataannya, waktu salat seperti ini tidak terjadi setiap hari, melainkan hanya beberapa hari di pertengahan bulan September.
PUKUL 00.00
Dalam keadaan normal, Nabi akan menunaikan shalat Tahajud di atas tikar yang disebut khumreh yang mengukur tinggi badan seseorang saat sujud. Setelah peristiwa Isra Miraj, shalat wajib bagi umat Islam dipanjatkan lima kali sehari.
PUKUL 01.00
PUKUL 02.00
PUKUL 03.00
PUKUL 04.00
PUKUL 05.00
Sholat Subuh merupakan salat yang paling lama dipanjatkan Rasulullah dibandingkan salat fardhu empat lainnya. Khusus pada hari Jumat, Rasulullah biasa membacakan Surat As-Sajadah pada rakaat pertama dan Surat Al-Insaan pada rakaat kedua. Berdasarkan panjang ayat yang dibacanya, para ahli memperkirakan salat subuh yang dilakukan Nabi SAW berlangsung sekitar 20 menit.
Selesai sahaja solat Subuh, Rasulullah terus membaca zikir pagi dan masih berada di tempat solatnya termasuk seluruh jemaah, tidak ada seorang pun yang keluar dari masjid dan berzikir dengan Rasulullah dengan suara yang kuat. Bacaan zikir yang Nabi bacakan pagi tadi terdapat dalam kitab-kitab ulama seperti kitab Al-Azkaar karangan Imam Nawawi. Apabila semua zikir yang biasa dilafazkan selesai, para sahabat berdiri dan duduk mengelilingi Rasulullah dan membentuk halakha untuk bersahabat dengan Nabi.
Tetapi sebelum peminangan bermula, hamba-hamba yang menunggu di luar masjid dipersilakan masuk terlebih dahulu. Dahulu, apabila Rasulullah selesai solat Subuh, hamba-hamba yang tinggal di Madinah akan berjumpa dengan Rasulullah dengan bejana berisi air. Di antara mereka yang menceritakan mimpinya kepada Rasulullah ialah Sahabat Abdullah bin Salam, lalu Rasulullah menafsirkan mimpi itu untuknya.
1 Hadits Riwayat Ahmad, An-Nasai 2 Hadits Riwayat Muslim, Ahmad 3 Hadits Riwayat Bukhori, Muslim 4 Hadits Riwayat Muslim.
PUKUL 06.00
PUKUL 07.00
PUKUL 08.00
Sebenarnya saat aku keluar rumahmu tadi pagi ada empat kalimat yang hanya aku ucapkan tiga kali, namun jika ditimbang pahalanya dengan apa yang kamu baca pagi ini, pahala keempat kalimat itu pasti akan lebih berat. Keempat kalimat tersebut adalah, Subhanallah wa bihamdihi adada kholqihi, wa ridho nafsihi, wa zinata arsyihi, wa midada kaliihi.” 1. Hal ini merupakan kesaksian terhadap hakikat dakwah Nabi yaitu beliau selalu memberikan kemudahan dan tidak memberatkan, baik bagi keluarga maupun umatnya.
Rupa-rupanya salah satu hikmah kenapa Nabi diperintahkan oleh Allah untuk mengahwini ramai wanita supaya banyak ilmu yang dapat dipelajari daripada Nabi. Bayangkan setiap isterinya pasti mempunyai masalah yang berbeza-beza, bertanya tentang perkara yang berbeza, sudah tentu penjelasan yang diperolehi daripada Rasulullah akan lebih terperinci. Akhirnya, setiap Ummul Mukminin mewariskan ilmu yang mereka peroleh daripada Nabi kepada manusia.
Ibarat seorang guru yang mempunyai banyak murid, tentu guru akan lebih banyak bertanya karena berasal dari banyak kepala, dibandingkan jika guru hanya mempunyai satu murid.
PUKUL 09.00
PUKUL 10.00
Setiap hari manusia akan menghantar makanan untuk dimakan oleh Rasulullah dan para Sahabat yang hadir dalam Majlis Dhuha kerana waktunya bertepatan dengan waktu makan tengah hari (ghodaa) mengikut adat orang Arab ketika itu. Gambaran makan bersama Nabi dan para sahabat boleh didapati dalam kisah Sahabat Samurah bin Jundub. Ketika kami bersama Nabi, seseorang memberi kami semangkuk (besar) bubur sebagai hadiah, selepas itu dia makan bubur itu bersama-sama semua orang yang hadir.
Dulang yang biasa digunakan untuk makan bersama ialah dulang kepunyaan Rasulullah bernama Al-Gharra yang mana diperlukan empat orang lelaki untuk mengangkat dulang ini. Pada Majlis Dhuha, Nabi memberi nasihat, menerangkan hukum, menerangkan ayat yang baru diturunkan, bertanya dan menjawab soalan kepada para Sahabat, walaupun dalam suasana peperangan, pada masa inilah Rasulullah membincangkan strategi perang dengan para sahabat. Hadis ketika malaikat Jibril datang kepada Nabi dalam bentuk seorang lelaki berpakaian putih bersih, dan bertanya tentang Islam, Iman, Ihsan, dan tanda-tanda kedatangan hari kiamat5 juga pada waktu-waktu seperti ini terjadi, di tengah Majlis Dhuha dia.
2 Hadis riwayat Bukhari, Muslim 3 Hadis riwayat Abu Dawud 4 Hadis riwayat Tirmidzi, An-Nasa'i 5 Hadis riwayat Muslim.
PUKUL 11.00
Apabila waktunya lebih kurang 11:30, Nabi akan menghentikan semua aktivitinya dan pulang ke rumah untuk tidur siang (qailulah). Jika musim panas membara, tidur siang akan ditangguhkan oleh Rasulullah selepas Zuhur, supaya cuaca panas agak sederhana.
PUKUL 12.00
PUKUL 13.00
Kesimpulannya, dari Majlis Dhuha hingga Zuhur, dilanjutkan dengan Zuhur hingga Ashar, Rasulullah mengabdikan dirinya sepenuhnya ke masjid atau jalan-jalan Madinah. 1 Hadits riwayat Bukhori, Muslim 2 Hadits riwayat Bukhori, Muslim 3 Hadits riwayat Bukhori, Muslim, 4 Hadits riwayat Bukhori, Muslim, An-Nasai 5 Hadits riwayat Bukhori, Muslim.
PUKUL 14.00
PUKUL 15.00
Inilah sifat bijaksana Rasulullah, yang tidak memerintahkan para Sahabat untuk sentiasa menuntut ilmu daripadanya. Akhirnya, selepas solat Asar, para Sahabat sudah bosan dengan urusan mereka dan ingin berkumpul bersama keluarga. Selepas solat Asar, Nabi kembali menziarahi isteri-isterinya seorang demi seorang, berakhir dengan singgah di rumah isterinya, yang akan tiba pada hari itu.
Maka Nabi memberi salam kepada semua isterinya sekurang-kurangnya dua kali sehari, iaitu selepas solat Israk (seperti yang dijelaskan dalam bab-bab sebelumnya), dan sekali lagi selepas solat Asar. Kunjungan Nabi ke setiap rumah isteri-isterinya adalah sama seperti lawatan pagi kira-kira 10 minit. Jadi secara global, sejak selesai solat Ashar di 3:30 petang hingga 16.00 bersalam dengan ketiga-tiga isterinya di rumah masing-masing.
Inilah pelajaran lain mengapa Allah memerintahkan Nabi untuk menikahi banyak istri agar masyarakat dapat melihat sendiri bahwa Nabi terbukti adil, bijaksana dan tertib dalam mengatur waktunya setiap hari.
PUKUL 16.00
PUKUL 17.00
PUKUL 18.00
Ia pun memerintahkan teman-teman yang mempunyai makanan berlebih di rumah untuk mengajak orang-orang yang tidak mampu untuk makan bersama dengan ucapannya. Siapa yang mempunyai makanan untuk dua orang, maka ia mengambil sepertiga, dan siapa yang mempunyai makanan untuk empat orang, maka ia mengambil seperlima atau seperenam.”
PUKUL 19.00
Sedangkan salat yang durasinya paling singkat adalah salat Maghrib yaitu membaca surat-surat pendek.
PUKUL 20.00
PUKUL 21.00
PUKUL 22.00
PUKUL 23.00
Nabi tidur pada awal malam, bangun pada akhir malam dan solat. Jika ada kewajipan mandi, dia mandi, jika tidak, dia berwuduk dan segera keluar (ke masjid). Sememangnya seperti yang kita ketahui dari sejarah hidupnya, terdapat banyak detik-detik yang luar biasa, contohnya ketika dia berhadapan dengan ancaman peperangan dari kaum musyrikin, atau ketika dia mengembara ke suatu tempat.
Semoga dengan membaca sekilas apa saja keseharian beliau, kita dapat mengisi kepingan puzzle yang selama ini hilang di benak kita, yaitu apa yang dilakukan Rasulullah berdasarkan jam dan menit. Tugas selanjutnya yang menanti kita, agar benih yang kita tanam menjadi subur, tumbuh dan berbuah, adalah menyiramnya setiap hari. Begitu pula agar ilmu yang kita baca hari ini bisa berbuah, tumbuh dan berbuah, maka kita harus mengamalkannya setiap hari.
Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang rindu dan meneladani Nabi Muhammad SAW di dunia, dan kelak bersama Rasulullah di akhirat.