RENUNGAN BADA ISYA
AKHI, Coba Lah Menyimak Sirah Rasululloh Yang Kita Mengikuti Sunahnya.
Bukankah pada awal kerasulannya, beliau menyeru pemimpinya pada
kepada Tauhid.... Bahkan “berdemostrasi” meneriakan kalimah Tauhid “Tidak ada Tuhan Selain allah” kepada mereka... karena itulah yang diperintahkan Allah kepada Rasul dan Para Pengikutnya/Sahabat
“Maka siarkanlah apa yang diperintahkan kepadamu dan janganlah kamu pedulikan orang musyrik.” (al-Hijr: 94)
“Dan katakanlah, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan.” (al-Hijr: 89)
Atas perintah Allah tersebut, Rasulullah saw. segera menyambut firman Allah, dengan pergi ke atas bukit Shafa lalu memanggil, “Wahai bani Fihr, wahai bani ‘Adi.” Sehingga mereka berkumpul dan orang yang tidak bisa hadir mengirimkan orang untuk melihat apa yang terjadi.
Nabi saw. berkata, “Bagaimana pendapatmu apabila aku kabarkan bahwa di belakang gunung ini ada sepasukan berkuda musuh yang datang akan
menyerangmu, apakah kamu mempercayaiku?” mereka menjawab: “Ya kami belum pernah melihat engkau berdusta.” Kata Nabi saw: “Ketahuilah,
sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih.”
Abu Lahab kemudian memprotes, “Sungguh celaka kamu sepanjang hari.
Hanya untuk inikah kamu mengumpulkan kami.” Selanjutnya turunlah firman Allah: “Binasalah kedua belah tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa.” (Muttafaq ‘alaih)
Dakwah Nabi saw. secara terang-terangan ini ditentang dan ditolak oleh bangsa dan pemimpin Quraisy sebagaimana Firman Allah: “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,”
mereka menjawab: “(Tidak), tetapi Kami hanya mengikuti apa yang telah Kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”. (al-Baqarah: 170).
Akhi, atas dakwahnya, kita mafhum..Rasulullah yang mulia mendapat berbagai tawaran para pemimpin Quraisy mulai dari minta menghentikan dakwahnya secara halus yang disampaikan pamanya Abu Mutholib, namun rasul menolak ajakan halus para pemimpin Quraisy itu. Gagal melalu upaya itu, para pemimpin Qurais mengirim utusan untuk membujuk Rasulullah SAW dengan mengajukan sebuah tawaran menarik. Akan tetapi, Muhammad SAW tetap bergeming.
“Aku tidak ada urusan dengan apa yang kalian katakan. Apa yang aku bawa bukan untuk meminta harta dan kekuasaan kalian,” ujar Nabi SAW.
“Allah telah mengutusku sebagai Rasul, Dia menurunkan Kitab kepadaku, dan memerintahkanku untuk menjadi orang yang memberikan kabar gembira dan kabar tentang ancaman,” nabi Muhammad SAW melanjutkan perkataannya.
“Aku sampaikan risalah Rabb-ku dan aku memberikan nasihat kepada kalian.
Jika kalian menerima, kalian akan beruntung dunia dan akhirat. Jika tidak, aku akan bersabar hingga Allah yang memutuskan perkaraku dengan kalian,” tegas Rasulullah SAW.
Bujuk rayu tak juga berhasil. Akhirnya Para Pemimpin Qurais menawarkan jalan tengah kepada Nabi SAW. Mereka akan meninggalkan apa yang selama ini mereka pertahankan, tapi hal serupa juga harus dilakukan Rasulullah SAW.
“Wahai Muhammad! Biarkanlah kami menyembah apa yang engkau sembah dan engkau juga menyembah apa yang kami sembah sehingga kami dan engkau dapat bekerja sama dalam menjalankan urusan ini,”
Tawaran itu dijawab oleh Allah melalui wahyu berikut.
Katakanlah! Hai orang-orang yang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku. (Q.S. al-Kafirun : 1-6) Pada akhirnya, rasululoh dan kaum muslimin mendapatkan pemboikot hingga saat menderita. Sampai perintah hijrah kepada mereka...
Itu lah Dakwah Tauhid Rasulloh kepada para pemimpin yang ahli syrik,
pengikut dan bertaklid pada ajaran nenek moyang.... Maka karakter dakwah Tauhid akan menghadapi kaum syirik hatta mengancam jiwanya...
Haruskah kita diam, apabila kita dipimpin oleh ahli syrik dan subhat...., Kita harus merubah pemimpin kita jika ia ahli syirik...jangan berdiam karena kita takut ancamannya....Sungguh Ancaman Allah lebih dahsyat kepada mereka yang tidak mau menjalankan dakwah Tauhid.,,
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita karena tidak mengikuti jalan Rasul dan para sahabat...
MEMBANGU BRAND AWARNESS RASAMALA
Membangun merek atau brand merupakan langkah wajib bagi kalangan pelaku usaha. Terlebih, kompetisi persaingan usaha saat ini dinilai semakin ketat.
Rasamala hadir di lokasi wisata yang akan semakin berkembang karena aksesibiltas saat ini yang lebih mudah menuju kawasan wisata Ciwidey. Potensi
perkembangannya telah menarik beberapa pelaku wisata mengembangkan konsep destinasi wisata beragam dengan konsep yang tegas. Beberapa destinasi wisata memadukan konsep keindahan alam, aktraksi wisata dan sajian kulinir yang sejalan dengan akraksi wisata yang disajikan. Tentunya kenyataan tersebut menjadi
tantangan besar bagi RASAMALA…
Tentu memerlukan pemikiran yang keras, untuk mempertegas konsep Bisnis
RASAMALA. Mudah untuk mengatakan diperlukan perpaduan sajian rasa masakan yang enak, ditambah dengan konsep yang menarik dari RASAMALA DAN RESTO untuk membangun CAFÉ DAN RESTO yang sukses. Namun tentu itu tidak
sederhana perlu belajar dan sering-sering melongok pengembangan usaha yang agak memper mirip….
Karena Saya orang kehutanan, saya paham betul apa itu Rasamala, Pohon ini adalah pohon asli tanah pasundan, walaupun diduga species ini berasal dari Pegunungan Himalaya, lalu menyebar melalui Burma, Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Jawa. Penggunaan Brand RASAMALA harus diberi pijakan atau landasan filosofis yang jelas…sehingga saya kok membayangkan sebuah
Resto and cafe from the biodiversity of West Java tropical rain forests
artinya ada ciri unik dari makanan dan diminuman yang disajikan seperti juice buah tropis, bandrek, madu, makanan yang tidak perlu beragam namun focus pada makanan karuhun urang gunung….ditambah atraksi wisata dan objek yang mencerminkan hutan hujan tropis Jawa Barat…mungkin aya koleksi kopi pasundan, tempat nyangrai kopi, atraksi barista dan mungkin juga dapat dicari mitra yang membangun dan menjual ragam anggrek jawa barat…INILAH KONSEP BISNIS YANG harus dipikirkan secara matang….lalu setelah konsep ini ada kita belum selesai harus masuk pada tahapan Brand
development…
Brand development adalah proses membentuk, menciptakan dan memperkuat brand RASAMALA:
Resto and cafe from the biodiversity of West Java tropical rain forests.
Setidaknya ada tiga tahapan dalam membangun merk
Tahap pertama adalah membuat strategi brand yang benar dan selaras dengan tujuan bisnis.
Kedua adalah mengembangkan semua yang diperlukan untuk
mengkomunikasikan brand, seperti logo, tagline, website, istagram, dll.
Dan terakhir, adalah tahapan untuk memperkuat brand yang baru dikembangkan atau diperbarui.
Sakitu panginten Mung sumbang saran, diwaktu luang bari ngalamun setelah mengunjungi Rasamala….
Minggu, 31 Maret