• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Tentang PKKMB Hari Pertama

N/A
N/A
Dlovia Putri

Academic year: 2023

Membagikan "Dokumen Tentang PKKMB Hari Pertama"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Nama: Dlovia Melinda Putri Nim: 13040122120019

PKKMB Hari Pertama

A. Latar Belakang

Universitas Diponegoro adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di daerah Semarang, Indonesia. Universitas ini lebih sering disebut dengan singkatannya yaitu Undip. Undip didirikan pada tanggal 9 Januari 1957 namun masih dikenal sebagai perguruan tinggi swasta. Barulah 3 tahun setelahnya, di tanggal yang sama, Undip resmi menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang.

Kata “diponegoro” dambil dari nama pahlawan nasional Indonesia, yaitu Pangeran Diponegoro, dan yang menamai universitas ini adalah bapak presiden pertama Republik Indonesia, Bapak Soekarno. Bukan tanpa alasan beliau menamainya, namun ada cerita dibalik itu semua. Pemanaan Undip terinspirasi dari perjuangan Pangeran Diponegoro yang sangat berjasa pada masanya, Beliau mengorbarkan semangat kemerdekaan saat itu agar seluruh rakyat dapat bertahan melawan tindakan kolonialisme yang dilakukan oleh Belanda. Karena itu juga, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2015, Undip resmi ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH).

B. Pembahasan

2.1 Pengenalan Kampus

Universitas Diponegoro memiliki 11 fakultas dan 2 sekolah, yang terletak di dua daerah berbeda yaitu Tembalang dan Peleburan. Dari sekian banyaknya fakultas dan sekolah yang berdiri, namun tujuan Undip meluluskan mahasiswanya hanya satu, yaitu agar dapat menjadikan mereka sebagai lulusan undip yang berjiwa COMPLETE atau kepanjangan dari, Communicator (mampu berkomunikasi secara lisan dan tertulis), Professional (bekerja sesuai dengan prinsip, pengembangan berdasar prestasi dan menjunjung tinggi kode etik), Leader (adaptif, tanggap terhadap lingkungan, proaktif, motivator, kerjasama),

(2)

Entrepreneur (etos kerja tinggi, keterampilan berwirausaha, inovatif, kemandirian), Thinker (berfikir kritis, belajar sepanjang hayat, peneliti), dan Educator (mampu menjadi agen of change).

Salah satu kampus tertua di Undip adalah FIB atau kependekan dari Fakultas Ilmu Budaya. Di dalam FIB, terdapat enam jurusan didalamnya terdapat jurusan sastra Inggris, sastra Indonesia, antropologi sosial, sejarah, dan ilmu perpustakaan. Ketika membahas mengenai gedung FIB maka tidak akan lepas dari sebutan departemen kebudayaan. Lantas, apa iyang dimaksud dengan departemen budaya di FIB dan kapan terbentuknya? Departemen budaya FIB dibentuk berdasarkan Perek (Peraturan Rektor) No. 04 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur-Unsur Dibawah Rektor Universitas Diponegoro. Departemen sendiri memiliki bagiannya masing-masing, yang terdiri dari,

1. Ketua;

2. Laboratorium/studio;

3. Program studi;

4. Bagian atau kelompok jabatan fungsional lainnya.

Hal ini pun tertuang juga dalam pasal 16 yang disebutkan,

(1) Departemen merupakan unit pelaksana akademik dari fakultas/sekolah.

(2) Departemen, laboratorium, program studi, merupakan bagian dari fakultas yang bertugas mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik.

Pengertian lainnya terdapat dalam statuta, apa yang dimaksud statuta Undip? statuta Undip adalah peraturan dasar pengelolaan Undip yang digunakan sebagai landasan penyusunan peraturan dan prosedur operasional Undip.

Pengertian lainnya menurut statuta Undip,

a. Pasal 1 (10): Departemen adalah unsur dari fakultas atau sekolah yan mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik dalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, atau pendidikan vokasi.

(3)

b. Pasal 10 (11): Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikuum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi.

Salah satu program studi yang ‘terkenal’ dalam FIB adalah ilmu perpustakaan, program studi ini berdiri sejak 15 September 2003. Ilmu perpustakaan sendiri memiliki visi yaitu mewujudkan program studi ilmu perpustakaan sebagai lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas, dan menguasai bidang ilmu dan teknologi informasi yang memiliki daya saing tinggi di tingkat maksimal, serta memiliki jiwa kewirausahaan di bidang perpustakaan dan indormasi, mandiri, dan berwawasan luas.

Lalu, mengenai sistem pendidikan tinggi, ada beberapa tingkatan dan jenis lulusannya dalam keseluruhan fakultas undip, tingkatan tersebut adalah:

1. Akademik : sarjana & pascasarjana (ilmu pengetahuan & teknologi).

2. Vokasi : program diploma (pekerjaan & sarjana terapan).

3. Profesi : pascasarjana (persyaratan keahlian tertentu).

Sedangkan, menurut presentasenya, tingkatan diatas diberi, C Akademik : 70% teori 30% praktek

C Vokasi : 30% teori 70% praktek C Profesi : 70% teori 30% praktek

Mengenai tenaga pendidik di dalam lingkup perkulihan, guru dinamai sebagai dosen. Apa yang dimaksud dosen? dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan yang memiliki tugas utama mentransformasikan ilmu dan teknologi melalui pendidikan penelitian dan lain-lain. Sedangkan, masyarakat akademik/kampus merupakan perwujudan karakter intelektual calon pemegang

(4)

bangsa dan negara. Dan, Mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang Pendidikan Tinggi.

2.2 Wawasan Kebangsaan Bela Negara

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah sebuah negara yang lahir dari kesepakatan dari para pendiri bangsa. Kesepatakan ini, disebut sebagai perjanjian suci, karena telah menyelamatkan Indonesia dari kegagalan untuk

“merdeka”, dan memiliki negara yang berdaulat bagi bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa ini telah mampu berhasil keluar dari menghadapi adanya dua pilihan besar dalam pembentukan negara.

Wawasan kebangsaan dalam lingkup mahasiswa adalah cara pandang terhadap mahasiswa tentang diri dan lingkungan kampus dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan yang dilandasi oleh pancasila.

Terdapat 4 konsesus dalam kesadaran berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, yaitu,

1. Pancasila;

2. UUD Negara RI 1945;

3. NKRI;

4. Bhinneka Tunggal Ika.

Apa tujuan dari wawasan kebangsaan? Kenapa wawasan kebangsaan penting untuk mahasiswa? Jadi, tujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi dan segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah. Lalu, apakah isi dari nilai-nilai kebangsaan itu? Nilai kebangsaan adalah nilai yang disepakati dan dipandang baik, dan melekat dalam diri seseorang. Jadi, isi dari nilai kebangsaan itu adalah,

A. Rasa kesamaan - kesatuan asa filosifis dan ideologis diatara pluralitas.

B. Menjunjung cita-cita berdama dalam satu ikatan konstitusi negara.

C. Rasa toleransi dan gotong royong dalam keragaman masyarakat.

D. Menjaga keutuhan dan kelangsungan.

(5)

2.3 Pembinaan gerakan nasional revolusi mental: Indonesia, melayani, bersih, tertib, mandiri, dan bersatu (INPRES NO. 12 TAHUN 2016).

Revolusi mental adalah perubahan cara berpikir dalam waktu singkat untuk merespon, bertindak dan bekerja. (admin bkbp, https://bkbp.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/revolusi-mental-

pengertian-tujuan-dan-contohnya, akses 16 Agustus 2022).

Gerakan nasional revolusi mental, akan terdiri dari beberapa macam hal, yaitu 1 Gerakan Indonesia Melayani;

2. Gerakan Indonesia Bersih;

3. Gerakan Indonesia Tertib;

4. Gerakan Indonesia Bersatu.

Sedangkan , inti-inti nilai dalam gerakan indonesia melayani adalah sebagai berikut,

1. Kinerja yang disiplin, cepat, transparan, akuntabel, dan responsif;

2. Sumber Daya Mansia yang maju dan inovatif;

3. Penyederhanaan birokrasi, penguatan sarana dan prasarana dan penegakan hukum.

Mahasiswa wajib turut serta dalam mengikuti gerakan Indonesia melayani, beberapa hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut.

1. Aktif belajar di kelas dan luar kelas, taat aturan, sekaligus tetap memupuk mental sebagai warga negara yang aktif.

2. Menggali sumber-sumber pengetahuan sebanyak dan seluas mungkin.

3. Menumbuhkan budaya pikir yang ilmiah, kecintaan terhadap tradisi riset, dan terbuka terhadap berbagai sudut pandang Ilmu Pengetahuan.

4. Berani menggali inisiatif-inisiatif baru dalam proses pembelajaran.

(6)

5. Berani mencoba ide-ide inovatif untuk mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan.

6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keterbukaan dan rasionalitas berpikir.

7. Menjaga kesehatan fisik dan mental.

8. Menjaga kebersihan lingkungan.

9. Tertib membuang sampah.

10.Turut serta secara aktif dan sukarela dalam pemeliharaan kebersihan dan kesehatan lingkungan di masyarakat.

2.4 Sistem pendidikan tinggi di Indonesia - kampus merdeka - merdeka belajar

Universitas Diponegoro adalah universitas yang menyelenggarakan berbagai macam jenis pendidikan akademik, Pendidikan vokasi, dan/atau profesi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui:

a. program sarjana;

b. program magister;

c. program doktor;

d. program diploma tiga;

e. program diploma empat atau sarjana terapan;

f. program magister terapan;

g. program doktor terapan; dan/atau h. program profesi,

Apakah yang dimaksud dengan kegiatan KMMB atau Kampus Merdeka - Merdeka Belajar? Jadi, menrut Nadiem Makarim menteri pendidikan dan kebudayaan, kampus merdea adalah “Memberi kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai.” Maka dari pengertian ini dapat kita ambil bahwa,

(7)

wujud dari pembelajaran di dalam perguruan tinggi negeri akan lebih otonom dan fleksibel, kultur belajar menjadi lebih inovatif, tidak mengekang, dan sesuai kebutuhan, serta belajar dengan vision. Merdeka Belajar memiliki tujuan utamanya adalah mencetak generasi unggu l bagi mahasiswa dan bangsa.

Terdapat 8 macam kegiatan pembelajaran di luar kampus yang wajib diikuti sebagai soft skill dan hard skill untuk bekal kita sebagai mahasiswa, yaitu:

A. Mengajar di sekolah;

B. Proyek kemanusiaan;

C. Studi/proyek independen;

D. Wirausaha;

E. Penelitian/riset;

F. Pertukaran pelajar;

G. Magang/praktik industri;

H. Proyek di desa;

C. Kesimpulan

Universitas Diponegoro adalah universitas yang memiliki 11 fakultas dan 2 sekolah, dengan diharapkan para alumni yang sudah lulus memiliki jiwa COMPLETE yang merupakan gabungan antara soft dan hard skill yang berguna untuk masa depan atau di tempat kerja nanti. Salah satu fakultas terkenal dalam undip adalah FIB atau Fakultas Ilmu Budaya yang di dalamnya mencakup jurusan ilmu perpustakaan, sastra Inggris, sejarah, sastra Indonesia, antropologi budaya.

Referensi

Dokumen terkait

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mulai Tahun 2020 mengeluarkan kebijakan baru terkait Pendidikan Tinggi yaitu Kebijakan Merdeka Belajar, Kampus

Berdasarkan hal tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah memberlakukan kebijakan baru di bidang pendidikan tinggi melalui program “Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mulai Tahun 2020 mengeluarkan kebijakan baru terkait Pendidikan Tinggi yaitu Kebijakan Merdeka Belajar, Kampus

Hal ini juga berhubungan dengan kebijakan yang diterapkan oleh kementrian pendidikan tentang merdeka belajar dan kampus merdeka (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang

MBKM DAN RISET KEILMUAN PT AKADEMIK  Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka MBKM adalah suatu inovasi yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan

KESIMPULAN Penyusunan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI

Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi terutama pendidikan tinggi vokasi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan