YAYASAN UNIVER$ITAS DARUL ULUM ISI.AMIC CENTRE SUDIRMAN GUPPI
UNIVERSITAS DARUL ULUM ISI.AMIC CENTRE SUDIRMAN GUPPI
UNDARIS
Jl. Tentana Pelajar No.13 Telp.(02a)6923180, Fax.(024)76911689 Ungaran 50514
SURAT TUGAS
Nomor i o2,fl11.3fiA2020
Menunjuk
Surat Kepala Lembaga Layanan PendidikanTinger GL-DIKTD Wilayah VI Nomor 030tLL6lKSl2020
bertanggal 13 Jaruaxi 2020 perihal Permohonan Narasumber pada Lokakarya Peningkatan Keterampilan DasarTeknik
Instruksional(PEKERTI)
bagi DosenSTIKES
MambaulLllum
SurakartA yang diselenggarakan padatanggal
17- 2l
Februari 2520; dengan
ini PimpinanUNDARIS
memberi tugas kepada:Nama Lengkap NIP
/NIDN
Pangkat, Golongan Jabatan Fungsional
Unit
OrganisasiTugas
Penyele,lrggara
Tempat Pelaksanaan
Hari, tanggal
Dr.
Drs.Lamijan,
S.H.,M.Si
r 95906071 98703 I 002
/
00.070659.02 Pembina UtamaMuda, tv/c
Lektor Kepala
UNDARIS
Ungaran SemmangNarasumber pada Lokakarya PEKERTI, dengan
topik:
1.
Hakikat Metode Pernbelajaran2.
Metode Team Teaching dalam Pembelajaran3.
Penilaian Proses dan Hasil BelajarKerjasama STIKES Mambaul
Ulum
Srnakarta danLL-DIKTI
WilayahVI
Jawa TengahHotel Loji
SoloJI. Hasanudin No. I 34, Kota Surakarta
Kamis-Jumat
20-21Februari 202CI, Pkl 07.30 - SelesaiDemikian
agar dilaksanakan sebaik-baiknya, dan menyampaikan laporan setelah selesai melaksarakan tugas.15 Februari
2020DAFAR PESERTA DAN NILAI PELATIHAN PEKERTI DI STIKES MAMBAUL ULUM SURAKARTA
TANGGAL 17-21 FEBRUARI 2020
No Nama Peserta Status Pre Test
Pro- ses
Pro- duk
Pros&
Prod
Pos Test
Nilai Akhir
L / TL 1 Emah Marhamah, S.
Kep, Ns, M. Kes
Aktif 47.50 85.00 85.40 85.12 60.00 75.07 Lulus
2 Novita Eka Sari., S.Tr.keb. M.Kes
Aktif 52.50 82.39 81.20 82.03 60.00 73.22 Lulus
3 Aditya Liliyan, S.M.B., M.M.
Aktif 47.50 80.79 83.60 81.63 62.50 73.98 Lulus
4 Arif Farida, S.E., M.A. Aktif 62.50 79.79 80.60 80.03 47.50 67.02 Lulus 5 Arif Nugroho
Rachman, S.E., M.M.
Aktif 60.00 80.00 80.40 80.12 70.00 76.07 Lulus
6 Astuning Saharsini, S.E., M.Acc.
Aktif 52.50 82.79 84.60 83.33 70.00 78.00 Lulus
7 Atik Lusia, S.E., M.B.A.
Aktif 52.50 78.79 77.60 78.43 55.00 69.06 Lulus
8 Tri Ratna Pamikatsih, S.E., M.B.A.
Aktif 55.00 79.81 65.00 75.37 67.50 72.22 Lulus
9 Almas Awanis, S.Fis., M.PH.
Aktif 40.00 79.00 79.40 79.12 67.50 74.47 Lulus
10 Alip Desi Suyono Sapu- tri, S.Farm., M.Farm
Aktif 40.00 80.80 81.40 80.98 70.00 76.59 Lulus
11 Totok Susilo Pamuji Nugroho, S.E.,MS.i
Aktif 45.00 79.80 81.40 80.28 62.50 73.17 Lulus
12 Nina Adelina, SE, MM
Aktif 52.50 81.39 80.20 81.03 60.00 72.62 Lulus
13 Feby Evelyna, S.E.,M.M.
Aktif 42.50 80.79 79.60 80.43 52.50 69.26 Lulus
14 Intan Muliana Rham- dhani, SE. Sy., MM
Aktif 50.00 80.80 81.80 81.10 72.50 77.66 Lulus
15 Ira Pangesti, S.Tr.A.K.,M.Imun
Aktif 42.50 80.00 81.40 80.42 52.50 69.25 Lulus
16 Akhmad Mubarok, S.Tr.A.K., M.Imun
Aktif 40.00 83.61 81.80 83.07 45.00 67.84 Lulus
17 Yusuf Eko Nugroho, S.Tr.A.K.,M.Imun.
Aktif 62.50 81.19 81.00 81.13 57.50 71.68 Lulus
18 Meka Faizal Farabi, S.Tr.A.K., M. Imun
Aktif 57.50 80.81 80.00 80.57 70.00 76.34 Lulus
19 Ahmad Syauqi Mubarok, S.Kep, Ns.
Aktif 47.50 80.00 80.60 80.18 70.00 76.11 Lulus
20 Aris Widiyanto, S.Kep., M.K.M.
Aktif 45.00 84.20 81.60 83.42 70.00 78.05 Lulus
21 Daryanto, S.Ag, MPI Aktif 32.50 82.80 80.20 82.02 52.50 70.21 Lulus 22 Joko Tri Atmojo,
S.Kep., MKM
Aktif 42.50 83.60 85.20 84.08 60.00 74.45 Lulus
23 Rina Tri Handayani, S.Kep., Ns., M.Psi
Aktif 45.00 85.21 83.40 84.67 72.50 79.80 Lulus
24 Yeni Nur Rahmayanti, S.Kep., Ns. M.Kep
Aktif 40.00 80.80 79.20 80.32 45.00 66.19 Lulus
25 Saifudin Zukhri, SKp., M.Kes
Aktif 67.50 84.60 81.60 83.70 85.00 84.22 Lulus
26 Sri Handayani, SKM, M.Kes
Aktif 45.00 78.99 80.80 79.53 65.00 73.72 Lulus
27 Sri Sat Titi Hamra-nani, S.Kep., Ns., M.Kep.
Aktif 50.00 80.81 80.00 80.57 60.00 72.34 Lulus
28 Hesti Nurlaeli, M.Si Aktif 55.00 80.00 83.40 81.02 77.50 79.61 Lulus 29 Kusmiyati, M.Pd Aktif 52.50 82.60 84.60 83.20 70.00 77.92 Lulus 30 Hetyorini, ST, MT Aktif 67.50 81.59 81.40 81.53 57.50 71.92 Lu 31 Helmy Apreliasari,
S.ST., M. Keb
Aktif 62.50 83.21 82.40 82.97 72.50 78.78 Lulus
32 Ika Yuli Ayuningrum, MPH
Mundur 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 Tidak Lulus 33 Betty Nurizky Ariwar-
dani, S.Keb., MKM
Aktif 55.00 78.81 80.00 79.17 75.00 77.50 Lulus
34 Firdaus, S.AP., M.Si. Aktif 80.00 84.81 79.00 83.07 72.50 78.84 Lulus 35 Agus Rianto, S.T.,M.T. Aktif 35.00 79.20 78.20 78.90 37.50 62.34 Lulus
Bersyarat
36 Ali Arif Setiawan, S.Sos, M.I.Kom
Aktif 62.50 81.20 82.20 81.50 50.00 68.90 Lulus
37 Diana Kesumasari, S.T., M.Sc.
Aktif 70.00 82.80 85.40 83.58 80.00 82.15 Lulus
38 Dody Irnawan, S.T., M.T.
Aktif 47.50 78.81 77.00 78.27 67.50 73.96 Lulus
39 Dwi Ely Wardani, S.T., MSc.
Aktif 60.00 77.79 77.60 77.73 50.00 66.64 Lulus
40 Jeratallah Aram Dani, SKM., M.I.kom
Aktif 55.00 80.80 79.80 80.50 72.50 77.30 Lulus
41 Lely Hendarti, S.T.,M.T.
Aktif 60.00 79.41 82.60 80.37 75.00 78.22 Lulus
42 Nina Pebriana, ST, MT
Aktif 55.00 80.20 80.20 80.20 65.00 74.12 Lulus
43 Sidha Pangesti Anjarwulan, S.T., M.T
Aktif 50.00 82.61 82.80 82.67 57.50 72.60 Lulus
44 Prosawita R Kusuma- sari, S.S.,M.Hum
Aktif 50.00 80.40 80.40 80.40 67.50 75.24 Lulus
45 Herlina Ika Martaning- rum, S.Tr. Keb, M.KM
Aktif 50.00 80.80 81.40 80.98 80.00 80.59 Lulus
46 Eleonora Maryeta Toyo, M.Farm., Apt.
Aktif 37.50 79.19 80.00 79.43 57.50 70.66 Lulus
47 Faiz Rahman Siddiq, SE., M.Ak
Aktif 55.00 79.81 80.00 79.87 60.00 71.92 Lulus
48 Yuniar Fatmasari, S.S., M.A.
Aktif 52.50 83.60 82.00 83.12 72.50 78.87 Lulus
49 Dr. Sutarmin, S.Si., M.M.
Aktif 50.00 86.00 82.00 84.80 52.50 71.88 Lulus
50 Ns. Pandu Aseta, M.Kep.
Aktif 50.00 82.40 81.80 82.22 65.00 75.33 Lulus
51 Aryati Wuryandari, ST., M.Kom.
Aktif 47.50 85.80 86.40 85.98 57.50 74.59 Lulus
52 Mauritz Pandapotan Marpaung, S.Pd, M.Si.
Aktif 52.50 84.81 85.00 84.87 55.00 72.92 Lulus
53 Asruria Sani Fajriah, SST., MKM.
Aktif 42.50 78.00 78.00 78.00 70.00 74.80 Lulus
54 Anggraeni Sih Prabandari, S.Si., M.Sc
Aktif 67.50 82.40 82.00 82.28 80.00 81.37 Lulus
55 Pipi Anonyma, AMK., SE., MPH
Aktif 55.00 81.79 83.60 82.33 32.50 62.40 Lulus Bersyarat 56 Suci Prasasti, S.Pd.,
M.Pd
Aktif 52.50 81.60 82.00 81.72 80.00 81.03 Lulus
Surakarta, 21 Februari 2020
LAM 1
oleh
Dr. Drs. LAMIJAN, S.H., M.Si
FASILITATOR PEKERTI DAN AA LLDIKTI WILAYAH VI
LOKAKARYA PEKERTI BAGI DOSEN STIKES MAMBAUL ULUM SURAKARTA
17 – 21 Februari 2020
Capaian Pembelajaran
◼ Peserta dapat memilih metode pembelajaran yang sesuai dng tujuan/capaian pembelajaran
Kemampuan Akhir
◼ Menjelaskan cara memilih metode pembelajaran
◼ Menjelaskan hubungan antara metode
pembelajaran dan prinsip-prinsip belajar
◼ Menyusun skenario pelaksanaan pembelajaran matakuliah yang diampu dengan metode
belajar tertentu
LAM 3
Apa Metode Pembelajaran?
Cara menyajikan materi perkuliahan (materi belajar) kepada mahasiswa untuk mencapai tujuan pembelajaran Strategi pembelajaran yang efektif, efisien, dan mengaktifkan mahasiswa, dalam upaya menyampaikan atau
mengakuisisi bahan kajian selama proses
pembelajaran, untuk mencapai CPL
Fungsi metode pembelajaran sebagai sarana/alat untuk
◼ memenuhi capaian pembelajaran.
◼ memotivasi belajar mahasiswa.
◼ meningkatkan daya serap mahasiswa.
◼ mensiasati perbedaan individual
mahasiswa.
PAU-PPAI-UT 5
Faktor yang dipertimbangkan
dalam memilih metode
3. Pengetahuan Awal &Pengalam- man mahasiswa 6.Pengalaman
& Kepribadian
dosen
Bagaimana
Metode Pembelajaran yang Baik?
Sesuai
Prinsip-prinsip Belajar
LAM 7
Kecepatan belajar
Umpan balik
& Penguatan
Keaktifan Belajar
mahasiswa Motivasi
PRINSIP–PRINSIP BELAJAR
METODE PEMBELAJARAN DAN PRINSIP BELAJAR
METODE PEMBELAJARAN
Ceramah Demonstrasi
Simulasi
Sumbang Saran
Diskusi
Macam Metode Pembelajaran SCL
1. Small Group Discussion
2. Simulation and Demontration
3. Case Study
4. Discovery Learning (DL)
5. Self Directed Learning (SDL)
6. Cooperative Learning (CL)
7. Collaborative Learning(CbL)
8. Contextual Instruction (CI)
9. Project Based Learning (PjBL)
10. Problem Based Learning and Inquiry
LAM 9
Metode Ceramah
Keunggulan
q cepat menyampaikan informasi
q banyak informasi yang disampaikan dalam waktu singkat
q menjangkau banyak audiens
Kelemahan
q komunikasi satu arah q sukar memenuhi
kebutuhan individual
q proses belajar mengajar
berpusat pada dosen
LAM 11
Metode Diskusi
Keunggulan
q ada interaksi antara dosen-mahasiswa, mahasiswa- mahasiswa
q dapat menilai penguasaan konsep mahasiswa
q dapat melihat reaksi mahasiswa terhadap ide-ide baru
Kelemahan
q tidak efektif bila mahasiswa belum menguasai konsep dasar
q menyita banyak waktu
Langkah Mengelola Diskusi
Persiapan Pelaksanaan Penutup
• Rumuskan tujuan
• Tentukan topik
• Karakteristik mhs
• Kerangka diskusi
• Fasilitas
• Kemukakan tujuan
• Komunikasikan topik
• Jelaskan prosedur
• Bagi kelompok
• Bimbing diskusi
• Laporan kelompok
• Tanggapan kelom-
• pok Umpan balik dan penguatan
• Kesimpulan
LAM 13
Metode Demonstrasi
• Konsep yang diajarkan menjadi lebih nyata
• Kesamaan pengertian terhadap suatu konsep
• Cocok untuk mengajar keterampilan
Pelaksanaan:
• Ada prosedur tertulis untuk mahasiswa
• Pelaksana demonstrasi siap dan terampil
Metode Sumbang Saran
Memotivasi mahasiswa untuk:
• Berpartisipasi aktif memberikan pendapat
• Menghargai pendapat orang lain
LAM 15
Memotivasi mahasiswa untuk:
q Memahami perasaan orang lain q Memecahkan masalah bersama q Berlatih mengambil keputusan q Mengembangkan kreativitas
Metode Simulasi
Bentuk Simulasi
Role Playing Peer Teaching
Games
LAM 17
No Metode Aktivitas Mahasiswa Aktivitas Dosen
1 Small Group
Discussion Membentuk kelompok (5- 10) memilih bahan diskusi mempresentasikan paper dan mendiskusikan di
kelas
a. Membuat rancangan bahan dikusi dan aturan diskusi.
b. Menjadi moderator dan sekaligus mengulas pada setiap akhir sesion diskusi mahasiswa.
2 Simulasi mempelajari dan men-
jalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya.
Atau mempraktikkan berbagai model
(komputer) yang telah disiapkan.
a. Merancang situasi/
kegiatan yang mirip dengan yang sesungguhnya, bisa berupa bermain peran, model komputer, atau berbagai latihan simulasi.
b. Membahas kinerja mahasiswa.
AKTIVITAS MAHASISWA DAN DOSEN
No Metode Aktivitas Mahasiswa Aktivitas Dosen
3 Discovery
Learning mencari, mengumpulkan, dan menyusun informasi yang ada untuk
mendeskripsikan suatu pengetahuan.
a. Menyediakan data, atau petunjuk (metode) untuk menelusuri suatu
pengetahuan yang harus dipelajari oleh mahasiswa.
b. Memeriksa dan memberi ulasan terhadap hasil belajar mandiri
mahasiswa.
4 Self-
Directed Learning
merencanakan kegiatan belajar, melaksanakan, dan menilai pengalaman belajarnya sendiri.
Sebagai fasilitator, memberi arahan, bimbingan, dan
konfirmasi terhadap
kemajuan belajar yang telah dilakukan individu
mahasiswa.
LAM 19
No Metode Aktivitas Mahasiswa Aktivitas Dosen
5 Cooperative
Learning Membahas dan
menyimpulkan masalah/
tugas yang diberikan dosen secara
berkelompok.
a. Merancang dan dimonitor proses belajar dan hasil belajar kelompok
mahasiswa.
b. Menyiapkan suatu masalah/ kasus atau bentuk tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa secara berkelompok.
6 Collaborative
Learning a. Bekerja sama dengan anggota kelompok- nya dalam mengerja- kan tugas
b. Membuat rancangan proses dan bentuk penilaian berdasar- kan consensus
kelompoknya sendiri.
a. Merancang tugas yang bersifat open ended.
b. Sebagai fasilitator dan
motivator.
No Metode Aktivitas Mahasiswa Aktivitas Dosen
7 Contextual Instructi- on /
Learning
a. Membahas konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata
b. Melakukan studi lapang/
terjun di dunia nyata untuk mempelajari kesesuaian teori.
a. Menjelaskan bahan kajian yang bersifat teori dan mengkaitkannya dengan
situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, atau kerja
profesional, atau manajerial, atau entrepreneurial.
b. Menyusun tugas untuk studi mahasiswa terjun ke lapangan 8 Project
Based Learning
a. Mengerjakan tugas (berupa proyek) yang telah dirancang secara b. sistematis. Menunjukan
kinerja dan
mempertanggung
jawabkan hasil kerjanya di forum.
a. Merancang suatu tugas
(proyek) yang sistematik agar mahasiswa belajar penge-
tahuan dan keterampilan melalui proses pencarian/
penggalian (inquiry), yang terstruktur dan kompleks.
b. Merumuskan dan melakukan
proses pembimbingan dan
asesmen.
LAM 21
No Metode Aktivitas Mahasiswa Aktivitas Dosen
9 Problem Based Learning
Belajar dengan
menggali / mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual /
yang ditetapkan oleh dosen.
a. Merancang tugas untuk mencapai
kompetensi tertentu b. Membuat petunjuk
(metode) untuk
mahasiswa dalam
mencari pemecahan
masalah yang dipilih
oleh mahasiswa sendiri
atau yang ditetapkan.
Rangkuman
◼ Metode Pembelajaran adalah cara menyajikan materi pembelajaran
◼ Ada berbagai pertimbangan dalam memilih metode pembelajaran
◼ Terdapat hubungan antara metode pembelajaran dan prinsip belajar
◼ Perlu menyusun rancangan/skenario
pelaksanaan pembelajaran dengan
metode tertentu
Tugas 1: Pemilihan Metode
◼ Coba identifikasi dan pilihlah metode pembelajaran yg paling tepat utk tiap
pokok bahasan / bahan kajian pada satu mata kuliah yang Saudara ampu dalam satu semester ini. Berikan pula alasan / rasional ketepatan Saudara memilih
metode tersebut.
◼ Gunakan format sebagai berikut:
LAM 23
Ketepatan Pemilihan Metode Pembelajaran
No Pokok Bahasan / Bahan
/ Materi Kajian Metode yg
Dipilih Alasan Pemilihan
1 2 3 4 5 6 dst
Mata Kuliah : ………
Dosen Pengampu : ……….
Nomor Peserta : ……….
Tugas 2 :
Susunlah contoh langkah penerapan metode pembelajaran tertentu
LAM 25
Berdasarkan pemilihan metode
pembelajaran pada bahan kajian/pokok
bahasan tertentu, Saudara pilih salah satu saja, bagaimana cara / langkah / skenario penerapannya dalam pembelajaran?
Skenario tsb terbagai dalam tahap:
1. persiapan/rancangan 2. pelaksanaan, dan
3. penutup/simpulan
Untuk kepentingan nilai produk, Saudara jangan lupa….
Softcopy tugas tersebut dikirim ke :
[email protected]
LAM 27
Oleh
Dr. Drs. LAMIJAN, S.H., M.Si
TIM FASILTATOR PEKERTI DAN AA LL-DIKTI WILAYAH VI
LOKAKARYA PEKERTI BAGI DOSEN STIKES MAMBAUL ULUM SURAKARTA
17 – 21 Febrauri 2020
LAMIJAN 2
Peserta dapat melaksanakan team teaching dalam pembelajaran /
perkuliahan
1. Menjelaskan definisi team teaching dari berbagai sudut pandang
2. Membedakan team teaching dengan mengajar bergilir 3. Menjelaskan manfaat/kegunaan team teaching
4. Menjelaskan variasi team teaching
5. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan team teaching
6. Mengidentifikasi kriteria dalam team teaching 7. Merencanakan team teaching
8. Menjelaskan cara menilai kualitas team teaching
9. Menjelaskan implikasi team tea ching dalam pengelolaan
lembaga
LAMIJAN 4
TEAM TEACHING
1. Apa Team Teahing itu?
2. Apakah team Teahing diperlukan?
Mengapa diperlukan?
3. Apakah pada Progdi Bapak/Ibu sudah menerapkan Team Teahing?
4. YA/ TIDAK - → Mengapa...???
Refleksi
APAKAH BENAR ?
1. Pada umumnya proses pembelajaran dilaku- kan dosen secara soliter (perencanaan,
pelaksanaan, evaluasi dilakukan individual).
2. Dosen dituntut lebih inovatif dan kreatif, karena kurikulum pendidikan di Indonesia selalu dan semakin berkembang.
3. Dosen dituntut lebih mengenal setiap
individu dari diri mahasiswa, sementara rasio dosen dan mhs kurang seimbang.
4. Dosen juga manusia, punya keterbatasan.
(http://akhmadsudrajat.wordpress.com)
LAMIJAN 6
Refleksi
❑ Pendahuluan
❑ Hakikat Team Teaching
❑ Variasi Team Teaching
❑ Kekuatan dan Kelemahan Team Teaching
❑ Kriteria Team Teaching
❑ Perencanaan, Pelaksanaan, dan Penilaian
❑ Implikasi bagi Lembaga Pendidikan
Latar belakang Team Teaching (1)
1. Dampak perkembangan IPTEK. Dosen harus selalu meng-update diri.
2. Hakikat mata kuliah. Ada mata kuliah yang cakupan materi sangat luas dan kompleks.
3. Jumlah mahasiswa yang mengikuti kuliah
sangat banyak. Dibuat menjadi beberapa kelas dan dibuat agar penguasaan mahasiswa tidak bervariasi .
LAMIJAN 8
PENDAHULUAN
Latar belakang Team Teaching (2)
4. Keragaman latar belakang / kemampuan
mahasiswa. Dosen perlu memberi perhatian kepada perbedaan individual mahasiswa.
5. Keterbatasan dosen. Dosen tidak mungkin menguasai semuanya (misal: ada aplikasi konsep yang melibatkan keterampilan), sehingga perlu team teaching untuk saling melengkapi.
6. Team teaching lebih memungkinkan dosen memikirkan suatu perubahan atau perbaik- an bagi pembelajaran dibandingkan jika ia selalu mengajar seorang diri secara
terisolasi.
Latar belakang Team Teaching (3)
7. Team teaching meningkatkan
kebutuhan dosen untuk bekerja sama / berkolaborasi, karena tuntutan
perkembangan teknologi pembelajaran.
8. Team teaching merupakan satu modus yang menjanjikan, karena memberi
peluang kepada dosen muda untuk bertim berkolaborasi dengan dosen senior.
LAMIJAN 10
1. Dampak perkembangan IPTEK 2. Hakikat mata kuliah
3. Jumlah mahasiswa
4. Keragaman latar belakang dan kemampuan mahasiswa
5. Keterbatasan dosen 6. Kebutuhan kolaborasi 7. Perbaikan pembelajaran
8. Modus pembelajaran yang menjanjikan
Ringkasan Latar Belakang
12
* Apakah berbagai alasan yang
dipaparkan tersebut memang sesuai dengan kenyataan di lapangan !
* Adakah alasan lain untuk memilih team teaching sebagai salah satu modus pembelajaran !
LAMIJAN
HAKIKAT TEAM TEACHING
◼ Marleen Pugach (1998):
Team Teaching adalah dua orang dosen atau
lebih yang mengajar bersama-sama dalam kelas yang sama dan pada waktu yang sama.
◼ Tim LP3-ITB (1998):
Team Teaching adalah satu matakuliah untuk
sekelompok mahasiswa tertentu yang diajarkan
oleh lebih dari satu orang dosen secara terpisah
menurut pembagian tugas yang telah disepakati.
Hakikat TT
◼ Materi P3AI ITS (1999):
Team Teaching adalah satu matakuliah yang diajar oleh lebih dari satu orang dosen secara terpisah berdasarkan pembagian tugas.
◼ Ditjen Dikti (2005):
Team Teaching adalah sekelompok dosen yang mengajar secara tim dalam proses pembelajaran satu mata kuliah
LAMIJAN 14
⚫ mengajar dalam tim
⚫ satu mata kuliah diajar oleh lebih dari satu orang dosen secara terpisah berdasarkan pembagian tugas
⚫ dua orang dosen atau lebih mengajar bersama
dalam kelas dan waktu yang sama
VARIASI
TEAM TEACHING
LAMIJAN 16
1. Semi Team Teaching 2. Team Teaching penuh
LAMIJAN 18
Pembuatan Rencana Pembelajaran (RPS/RPP) bersama, tetapi mengajar sendiri-sendiri
mata kuliah kewiraan
Kelas A
Dosen 1
Kelas B
Dosen 2
Kelas C Dosen 3 Pengertian
Variasi 1:
Variasi 2:
Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan
Kelompok 1
Dosen 1
Kelas A
Dosen 2 Kelompok
2
Dosen 3 Kelompok
3
LAMIJAN 20
Variasi 3:
Mata Kuliah Pengantar Sosiologi
Topik a Topik b Topik c Kelas A
(dosen 1) (dosen 2) (dosen 3)
Pelaksanaan
⚫ Rencana dibuat bersama sebelum perkuliahan
⚫ Substansi perencanaan:
m RPS/RPP/Kontrak Perkuliahan
m pembagian tugas
m teknik pengamatan/pemberian balikan
m teknik evaluasi/bobot nilai
⚫ Perlu ada evaluasi perencanaan
⚫ pertemuan tim dosen secara periodik
LAMIJAN 22
⚫ Satu tim mengajar di satu kelas dalam waktu yang sama
Pengertian
Prinsip Pelaksanaan, perlu :
• Penilaian berkesinambungan
• Kesepakatan bersama
• Komitmen bersama
⚫ Variasi 1:
Mata Kuliah Pengantar Sosiologi
KELAS A
Dosen 1 (presentasi)
Dosen 2
(peragaan/contoh)
LAMIJAN 24
⚫ Variasi 2:
Mata Kuliah Matematika Lanjut
KELAS B
Topik 1 Dosen 1
Topik 2 Dosen 2
Topik 3
Dosen 3
⚫ Variasi 3:
Mata Kuliah Fisika Dasar 1
KELAS C
Klp. 1 Klp. 2 Klp. 3 Dosen 1 Dosen 2 Dosen 3 Pendalaman Materi/Praktikum
Dosen 1
(presentasi)
LAMIJAN 26
2 . Substansi perencanaan:
- Perangkat Pembelajaran - Skenario kegiatan:
* apa yg akan ditampilkan
* siapa yg akan menampilkan
* kapan ditampilkan - Pembagian tugas
- Antisipasi hal-hal yg akan terjadi
3. Perlu evaluasi perencanaan
4. Pertemuan team secara periodik
1. Perencanaan bersama yang akurat
m Model kerja sama
m Perhatian & interaksi dengan mahasiswa meningkat
m Dosen lebih nyaman m Dosen menampilkan
yang terbaik
m Balikan bagi mahasiswa banyak & komprehensif m Variasi yang menantang
m Persiapan yg matang m Waktu yg ekstra
m Tidak mudah menjadi anggota tim yang
kompak
m Dana dan fasilitas
yang ekstra
LAMIJAN 28
◼ ruang kelas ekstra
◼ Dana
bertambah
◼ Layanan
permintaan ke bagian
perlengkapan
◼ penyusunan jadwal mengajar yg baik
◼ penyerahan nilai yang tepat waktu
◼ pernah mengamati team teaching
◼ Kemauan yg kuat
◼ mampu memberi kepercayaan pada orang lain
◼ a lot of give and take
◼ mau & mampu memperdalam bidang keahlian
Fasilitas Administrasi
Dosen
Program:
◼ penilaian sajian oleh mahasiswa
◼ refleksi diri bagi anggota tim
Hasil Belajar:
◼ menilai hasil belajar
mahasiswa
◼ sesuai dengan kesepakatan
◼ siapa, kapan, di mana
◼ tetapkan tujuan team teaching
◼ variasi/jenis team teaching
◼ sepakati RPS/RPP
◼ sepakati
pengorganisasian materi
◼ pilih model team teaching
◼ langkah
pelaksanaan
Penilaian Pelaksanaan
Perencanaan
LAMIJAN 30
PROAKTIF:
❑ Mengembangkan & menyebarluaskan pedoman team teaching
❑ Memfasilitasi dosen untuk ber-team teaching
❑ Pelatihan team teaching
❑ Pemantauan pelaksanaan team teaching
❑ LPTK: perlu promosi untuk menggunakan team
teaching
1 . Jelaskan perbedaan antara mengajar model soliter dan mengajar model team teaching !
2. Jelaskan perbedaan mendasar antara semi team teaching dan team
teaching penuh !
3. Jelaskan tentang kelebihan team
teaching penuh daripada semi team teaching!
SOAL LATIHAN
32
1. Coba Anda jajagi kemungkinan untuk mengajar dalam tim. Apa saja aspek-aspek yang Anda pertimbangkan dalam penjajagan ini ?
2. Rencanakan satu team teaching berdasarkan hasil penjajagan Anda pada nomor 1,
kemudian laksanakan rencana tsb, serta lakukan penilaian !
3. Setelah Anda mencoba melaksanakan team teaching, cobalah bandingkan pengalaman Anda dalam team teaching dgn pengalaman Anda ketika mengajar sendiri !
LAMIJAN
IMAGINASI / PREDIKSIKAN
LAMIJAN