• Tidak ada hasil yang ditemukan

drh. Wari Pawestri, M.Sc. - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "drh. Wari Pawestri, M.Sc. - Spada UNS"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM SIRKULASI

drh. Wari Pawestri, M.Sc.

(2)

Darah

(3)

Fungsi Darah

• DISTRIBUSI

• Mengangkut zat-zat makanan dari intestinum ke jaringan

• Mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan

• Mengangkut metabolit dari berbagai jaringan ke ginjal untuk diekskresikan

• Mengangkut hormon dari kelenjar endokrin ke organ target

• Mengatur thermoregulasi

• Sebagai buffer

• Mencegah pengeluaran darah yang lebih banyak

• Perlindungan terhadap penyakit

(4)

Komponen Darah

Darah

Plasma

Sel Darah

Erythrocyt

Leucocyte

Thrombocyte

(5)

Komponen Darah

(6)

Komponen Darah

Erythrocyte

• Erythro = merah, dan cyte = sel

• Bentuk cakrambikonkaf

• Tepi sirkuler

• Central tipis

(7)

Komponen Darah

Erythrocyte

(8)

Komponen Darah

Erythrocyte

(9)

Komponen Darah

Erythrocyte

• Sel darah merah matang tidak berinti (Kecuali pada unggas)

• Beredar di sitem sirkulasi ±3-4 bulan  destruksi 

difagosit

(10)

Komponen Darah

Hemoglobin (Hb)

• Terdapat di dalam sel darah merah

• Tersusun atas

 Prophyrln

 Globin

 Zat besi

• Hb mengabsorbsi oksigen

(11)

Komponen Darah

Anemia

• A/an = tanpa, emia = darah

• Turunnya jumlah sel darah merah atau kadar hb

• Penyebab:

 Gangguan pembentukan darah

 Kehilangan darah

(12)

Komponen Darah

Leucocyte

• Sel memiliki inti

Leukosit

Granulocyte

Neutrofil

Eosinofil

Basofil

Agranulocyte

Monosit

Limfosit

(13)

Komponen Darah

Granulosit

Sel darah putih yang memiliki granula di sitoplasmanya Neutrofil

Tugas utama: pertahanan terhadap infeksi bakteri

Fagosit agen pus

Jumlah meningkat cepat ketika infeksi Eosinofil

Jumlah meningkat pada infeksi kronis Basofil

Granula biru

Jml sedikit

(14)

Komponen Darah

Agranulosit Monosit

Dibentuk di nodus limfatikus dan lien

Fagosit benda asing, ex bakteri

Infeksi kurang akut Limfosit

Dibentuk di jaringan limfoid (nodus limfatikus, lien, thymus)

Melawan penyakit, pembentukan antibodi

(15)

Komponen Darah

Leucocyte

(16)

Komponen Darah

Leucocyte

(17)

Komponen Darah

Thrombocyte

• Blood platelet

• Fungsi utama: penjendalan darah

• Jendalan darah mampu mengeras

(18)

Komponen Darah

(19)

Komponen Darah

Plasma

• Komponen penyusun darah paling banyak 55%

• 90% plasma cairan

• Plasma berisi protein-protein (ex: immunoglobin, albumin, nutrisi)

(20)

Komponen Darah

Plasma

Plasma

Serum Air, protein, glukosa, liid, garam, vitamin, enzim, urea

Fibrinogen Membantu dalam pembekuan darah

(21)

Hematopoiesis

Proses produksi dan perkembangan sel darah

Induk sel darah

Hemopoietic stem cell/stem cell

Sel-sel yang akan berkembang menjadi sel-sel darah (eritrosit, leukosit, trombosit) dan beberapa sel dalam sumsum tulang

Memproduksi sel darah (mengganti sel darah rusak/mati)

(22)

Hematopoiesis

Fungsi sel induk hemopoietik

Self renewal

(memperbarui)

Proliferative (membelah)

Diferensiatif

(mematangkan)

(23)

Hematopoiesis

Faktor yang memengaruhi proses pembentukan darah

Eritropoietin

Leukopoietin

Trombopoietin

(24)

Hematopoiesis

Tempat pembentukan sel darah

Tergantung usia

Masa embrio dan fetus

Stadium mesoblastik (sel mesenkim di yolk sac)

Stadium hepatik (limpa, hepar, kelenjar limfe)

Stadium mieloid (sumsum tulang)

Lahir hingga desawa

Hemopoiesis meduler yang normal (sumsum tulang)

Hemopoiesis ekstrameduler yang abnormal (limpa, hati, limfoid, kelenjar adrenal, tulang rawan, ginjal)

(25)

Hematopoiesis

Feed back mechanism

Dalam regulasi hemopoiesis normal

Positif loop

Negative loop

(26)

Hematopoiesis

Eritropoiesis

Proses eritropoiesis

Pembelahan Pemasakan Pembebasan

(27)

Hematopoiesis

Eritropoiesis

Bahan untuk eritropoiesis

Asam amino

Fe (sangat diperlukan dalam pembentukan inti sel)

Vit B12 dan asam folat (bahan pokok pembentukan inti sel)

Vit C

Vit B2, B6

Vit E

Mineral (Cu, Co)

(28)

Hematopoiesis

Eritropoiesis

(29)

Hematopoiesis

Leukopoiesis

Organ pembentuk

• Granulosit  sumsum tulang

• Limfosit  jaringan limfoid, sebagian sumsum tulang

• Monosit  lien, jar limfoid, sebgian sumsum tulang Stadium

• Pembelahan, pematangan

(30)

Hematopoiesis

Trombopoiesis

Stage

• Sel besar

• Inti besar dengan kromatin halus

• Sitoplasma kebiruan

Megakarioblas

• Sel besar

• Inti terbagi menjadi 2- 3 lobus

• Sitoplasma tidak terlalu biru

Promegakariosit

• Sel paling besar

• Inti banyak

• Sitoplasma banyak

Megakariosit

• Berasal dari bagian sitoplasma bergranula yang lapas dari

megakariosit

Trombosit

(31)
(32)

Mekanisme Sirkulas

Darah

(33)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Pembuluh Darah

Arteri Vena Kapiler

(34)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Arteri

• Berasa; dari jantung, terdiri dari:

 Aorta

 Arteri

 Arteriola (cabang-arteri)

• Fungsi: membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh

(35)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Vena

• Berasal dari organ menuju jantung, terdiri dari:

 Vena Cava (bermuara di jantung)

 Vena

 Venula (cabang vena)

• Fungsi: membawa darah dari organ ke jantung

(36)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Kapiler

• Pembuluh paling kecil, tipis

• Berada di dalam jaringan/organ

• Berhubungan dengan venula dan arteriola

• Tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan jaringan

(37)

Mekanisme Sirkulasi Darah

(38)

Siklus Jantung

(39)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Denyut Jantung

• Asal mula denyut jantung : nodus Sinoaricularis (nodus S- A)/pacemaker jantung

• Impuls dari nodus S-A merambat ke dinding atria  atria bersystole  impuls diteruskan ke Nodus A-V dan ke otot ventrikel  ventrikel berkontraksi

(40)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Denyut Jantung

(41)

Mekanisme Sirkulasi Darah

Suara Jantung

Lub – dup

• Suara 'lub' ditimbulkan oleh kontraksi otot-otot ventrikel dan

vibrasi valvula atrioventricularis beserta chorda tendinea. Suara ini adalah lebih keras, nada lebih rendah, dan lebih lama dari

suara kedua.

• Suara kedua 'dup', ditimbulkan oleh vibrasi kedua valvula semilunaris (aortic dan pulmonary valve) ketika mereka menutup pada awal diastole ventrikel.

(42)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait