SISTEM SIRKULASI
drh. Wari Pawestri, M.Sc.
Darah
Fungsi Darah
• DISTRIBUSI
• Mengangkut zat-zat makanan dari intestinum ke jaringan
• Mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan
• Mengangkut metabolit dari berbagai jaringan ke ginjal untuk diekskresikan
• Mengangkut hormon dari kelenjar endokrin ke organ target
• Mengatur thermoregulasi
• Sebagai buffer
• Mencegah pengeluaran darah yang lebih banyak
• Perlindungan terhadap penyakit
Komponen Darah
Darah
Plasma
Sel Darah
Erythrocyt
Leucocyte
Thrombocyte
Komponen Darah
Komponen Darah
Erythrocyte
• Erythro = merah, dan cyte = sel
• Bentuk cakrambikonkaf
• Tepi sirkuler
• Central tipis
Komponen Darah
Erythrocyte
Komponen Darah
Erythrocyte
Komponen Darah
Erythrocyte
• Sel darah merah matang tidak berinti (Kecuali pada unggas)
• Beredar di sitem sirkulasi ±3-4 bulan destruksi
difagosit
Komponen Darah
Hemoglobin (Hb)
• Terdapat di dalam sel darah merah
• Tersusun atas
Prophyrln
Globin
Zat besi
• Hb mengabsorbsi oksigen
Komponen Darah
Anemia
• A/an = tanpa, emia = darah
• Turunnya jumlah sel darah merah atau kadar hb
• Penyebab:
Gangguan pembentukan darah
Kehilangan darah
Komponen Darah
Leucocyte
• Sel memiliki inti
Leukosit
Granulocyte
Neutrofil
Eosinofil
Basofil
Agranulocyte
Monosit
Limfosit
Komponen Darah
Granulosit
• Sel darah putih yang memiliki granula di sitoplasmanya Neutrofil
• Tugas utama: pertahanan terhadap infeksi bakteri
• Fagosit agen pus
• Jumlah meningkat cepat ketika infeksi Eosinofil
• Jumlah meningkat pada infeksi kronis Basofil
• Granula biru
• Jml sedikit
Komponen Darah
Agranulosit Monosit
• Dibentuk di nodus limfatikus dan lien
• Fagosit benda asing, ex bakteri
• Infeksi kurang akut Limfosit
• Dibentuk di jaringan limfoid (nodus limfatikus, lien, thymus)
• Melawan penyakit, pembentukan antibodi
Komponen Darah
Leucocyte
Komponen Darah
Leucocyte
Komponen Darah
Thrombocyte
• Blood platelet
• Fungsi utama: penjendalan darah
• Jendalan darah mampu mengeras
Komponen Darah
Komponen Darah
Plasma
• Komponen penyusun darah paling banyak 55%
• 90% plasma cairan
• Plasma berisi protein-protein (ex: immunoglobin, albumin, nutrisi)
Komponen Darah
Plasma
Plasma
Serum Air, protein, glukosa, liid, garam, vitamin, enzim, urea
Fibrinogen Membantu dalam pembekuan darah
Hematopoiesis
Proses produksi dan perkembangan sel darah
•
Induk sel darah
Hemopoietic stem cell/stem cell
Sel-sel yang akan berkembang menjadi sel-sel darah (eritrosit, leukosit, trombosit) dan beberapa sel dalam sumsum tulang
Memproduksi sel darah (mengganti sel darah rusak/mati)
Hematopoiesis
•
Fungsi sel induk hemopoietik
Self renewal
(memperbarui)
Proliferative (membelah)
Diferensiatif
(mematangkan)
Hematopoiesis
•
Faktor yang memengaruhi proses pembentukan darah
Eritropoietin
Leukopoietin
Trombopoietin
Hematopoiesis
Tempat pembentukan sel darah
• Tergantung usia
• Masa embrio dan fetus
Stadium mesoblastik (sel mesenkim di yolk sac)
Stadium hepatik (limpa, hepar, kelenjar limfe)
Stadium mieloid (sumsum tulang)
• Lahir hingga desawa
Hemopoiesis meduler yang normal (sumsum tulang)
Hemopoiesis ekstrameduler yang abnormal (limpa, hati, limfoid, kelenjar adrenal, tulang rawan, ginjal)
Hematopoiesis
Feed back mechanism
•
Dalam regulasi hemopoiesis normal
•
Positif loop
•
Negative loop
Hematopoiesis
Eritropoiesis
Proses eritropoiesis
Pembelahan Pemasakan Pembebasan
Hematopoiesis
Eritropoiesis
Bahan untuk eritropoiesis
• Asam amino
• Fe (sangat diperlukan dalam pembentukan inti sel)
• Vit B12 dan asam folat (bahan pokok pembentukan inti sel)
• Vit C
• Vit B2, B6
• Vit E
• Mineral (Cu, Co)
Hematopoiesis
Eritropoiesis
Hematopoiesis
Leukopoiesis
Organ pembentuk
• Granulosit sumsum tulang
• Limfosit jaringan limfoid, sebagian sumsum tulang
• Monosit lien, jar limfoid, sebgian sumsum tulang Stadium
• Pembelahan, pematangan
Hematopoiesis
Trombopoiesis
Stage
• Sel besar
• Inti besar dengan kromatin halus
• Sitoplasma kebiruan
Megakarioblas
• Sel besar
• Inti terbagi menjadi 2- 3 lobus
• Sitoplasma tidak terlalu biru
Promegakariosit
• Sel paling besar
• Inti banyak
• Sitoplasma banyak
Megakariosit
• Berasal dari bagian sitoplasma bergranula yang lapas dari
megakariosit
Trombosit
Mekanisme Sirkulas
Darah
Mekanisme Sirkulasi Darah
Pembuluh Darah
Arteri Vena Kapiler
Mekanisme Sirkulasi Darah
Arteri
• Berasa; dari jantung, terdiri dari:
Aorta
Arteri
Arteriola (cabang-arteri)
• Fungsi: membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh
Mekanisme Sirkulasi Darah
Vena
• Berasal dari organ menuju jantung, terdiri dari:
Vena Cava (bermuara di jantung)
Vena
Venula (cabang vena)
• Fungsi: membawa darah dari organ ke jantung
Mekanisme Sirkulasi Darah
Kapiler
• Pembuluh paling kecil, tipis
• Berada di dalam jaringan/organ
• Berhubungan dengan venula dan arteriola
• Tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan jaringan
Mekanisme Sirkulasi Darah
Siklus Jantung
Mekanisme Sirkulasi Darah
Denyut Jantung
• Asal mula denyut jantung : nodus Sinoaricularis (nodus S- A)/pacemaker jantung
• Impuls dari nodus S-A merambat ke dinding atria atria bersystole impuls diteruskan ke Nodus A-V dan ke otot ventrikel ventrikel berkontraksi
Mekanisme Sirkulasi Darah
Denyut Jantung
Mekanisme Sirkulasi Darah
Suara Jantung
Lub – dup
• Suara 'lub' ditimbulkan oleh kontraksi otot-otot ventrikel dan
vibrasi valvula atrioventricularis beserta chorda tendinea. Suara ini adalah lebih keras, nada lebih rendah, dan lebih lama dari
suara kedua.
• Suara kedua 'dup', ditimbulkan oleh vibrasi kedua valvula semilunaris (aortic dan pulmonary valve) ketika mereka menutup pada awal diastole ventrikel.