85
Peningkatan Partisipasi Mahasiswa melalui Implementasi Desain Didaktis Materi Integral Lipat Tiga Berbantuan GeoGebra
dan Nearpod
Improving Student Participation through Implementation of Triple Integral Didactical Design Assisted by Using GeoGebra and Nearpod
Rahma Nasir1*, Pathuddin2, Welli Meinarni3, Alfisyahra4, Desrin Lebagi5
1,2,3,4 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
5Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Abstrak Ketidaktersediaan visualisasi digital konsep-konsep matematika membuat mahasiswa kesulitan dalam belajar sehingga mengakibatkan kurangnya partisipasi mahasiswa.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa melalui implementasi desain didaktis materi integral lipat tiga dengan menggunakan aplikasi GeoGebra dan Nearpod. GeoGebra sebagai alat bantu penemuan konsep matematika serta media demonstrasi dan visualisasi. Selain itu, dalam desain didaktis ini, terdapat latihan soal dan kuis yang dibuat menggunakan video yang direkam oleh dosen dan diolah menjadi kuis digital pada Nearpod. Subjek penelitian ini adalah 65 mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Matematika yang belum pernah mendapatkan pembelajaran konsep integral lipat tiga. Metode penelitian yang digunakan adalah Didactical Design Research. Teknik pengumpulan data secara triangulasi, yaitu mengombinasikan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan persentase partisipasi mahasiswa meningkat melalui implementasi desain didaktis materi integral lipat tiga dengan menggunakan aplikasi GeoGebra dan Nearpod.
Kata Kunci Desain Didaktis, Integral Lipat Tiga, GeoGebra, Nearpod
Abstract The absence of digital visualisation in mathematical concepts leads on students' difficulty in learning and affect on lack of students' participation. The study aims to increase students' participation through the implementation of triple integral didactical design assisted by using GeoGebra and Nearpod. GeoGebra is a tool used to help students in finding mathematical concepts as well as demonstration and visualization.
In addition, in this didactical design, there are several problem practices and quizzes that were provided by using recorded video from lecturers and processed into digital quizzes on Nearpod. The subjects were 65 students in the third semester of Mathematics Education Study Program who have never taken triple integral course.
The research method used was Didactical Design Research. The data were collected by triangulation of observation, interview, and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that the percentage of students' participation increases through the implementation of triple integral didactical design assisted by using GeoGebra and Nearpod.
Keywords Didactical Design, Triple Integral, GeoGebra, Nearpod
Corresponding Author*
E-mail: [email protected]
Received 5 January 2022; Accepted 17 February 2022; Available Online 18 March 2022
86 1. Pendahuluan
Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab krisisnya sumber daya manusia. Semakin maju ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21 menjadi tantangan tersendiri untuk mampu menciptakan tatanan pendidikan yang dapat berkontribusi menghasilkan daya pikir untuk membangun sosial ekonomi yang sadar pengetahuan selayaknya ciri warga dunia abad ke-21. Pendidikan saat ini perlu mempertimbangkan banyak hal seperti kompetensi lulusan, konten pendidikan, dan proses pembelajaran (Maharani et al., 2014). Setiap pengajar dapat mengambil peran dalam meningkatkan proses pembelajaran di kelas.
Pembelajaran dengan paradigma satu arah (teacher centered) berpotensi menimbulkan kesulitan belajar mahasiswa (Li, 2021; Maphosa, 2021). Pembelajaran di kelas juga cenderung didominasi oleh beberapa mahasiswa. Pelibatan semua mahasiswa untuk berpartisipasi aktif diperlukan bantuan media yang dapat diakses oleh setiap mahasiswa. Sehingga, dosen dapat memantau aktivitas belajar setiap mahasiswa secara daring. Cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah mengkombinasikan penggunaan media GeoGebra dan Nearpod. Keberhasilan pembelajaran terkait erat dengan desain bahan ajar atau desain didaktis yang dikembangkan pengajar (Cai & Hwang, 2021; Clausen et al., 2021). Oleh karena itu, jika terlalu memfokuskan pada metode pembelajaran tanpa memperhatikan kualitas materi ajar yang disajikan maka hambatan-hambatan yang dihadapi belum tentu dapat diselesaikan dengan baik. Desain didaktis dirancang untuk mengatasi atau mengurangi munculnya hambatan belajar yang mengakibatkan kesulitan belajar, sehingga tidak lagi menemui kesulitan dalam memahami suatu konsep matematika (Nuñez Enriquez &
Oliver, 2020). Desain didaktis diharapkan agar mahasiswa dapat memahami konsep matematika secara utuh dan optimal.
Pada perkuliahan diperlukan alat bantu/alat peraga untuk membantu keterlibatan mahasiswa (Abo-Alhija, 2021; Georgiou & Ioannou, 2020; Maamin et al., 2021; Morano et al., 2021). Alat peraga yang digunakan dapat berupa alat peraga konvensional atau alat peraga modern. Salah satu contoh alat peraga modern yang dapat digunakan untuk pembelajaran kalkulus peubah banyak adalah GeoGebra. Pembelajaran tanpa dibantu alat peraga membuat pemahaman mahasiswa menjadi terbatas sehingga mahasiswa kurang dapat mengeksplorasi pemahaman objek geometri pada mata kuliah kalkulus peubah banyak yang didapat jika tidak berhadapan langsung dengan objek geometri secara nyata (Bernard et al., 2021; Yohannes & Chen, 2021; Ziatdinov & Valles, 2022). GeoGebra memfasilitasi pembelajaran yang berkaitan dengan aljabar dan geometri. Jika kemampuan tersebut kurang dikembangkan, maka akan berdampak pada partisipasi mahasiswa. Kemampuan pandang ruang ini secara tidak langsung dapat menunjang pembelajaran/visualisasi yang baik dan benar. Meskipun secara psikologis kemampuan ini merupakan kemampuan genetik yang secara alami ada dalam diri manusia. Namun, perkembangannya tentu berbeda karena tingkat keterampilan geometri mahasiswa juga
87 berbeda-beda sehingga kemampuan ini dapat dikembangkan dengan pola pembelajaran yang tepat.
Kenyataan lain menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami suatu situasi yang disebut sebagai hambatan belajar. Hambatan belajar bisa terjadi dari berbagai arah.
Hambatan-hambatan yang dialami mahasiswa dapat diartikan sebagai hambatan belajar yang salah satunya adalah hambatan didaktis dimana hambatan ini merupakan hambatan yang disebabkan oleh pengajaran dari dosen. Hambatan belajar mahasiswa yang dikaitkan dengan kemampuan persepsi ruang dapat diatasi dengan menggunakan pola pembelajaran yang tepat. Seperti dalam paparan sebelumnya kemampuan ini merupakan kemampuan yang alami, sehingga hanya dapat dikembangkan (Ramírez-Uclés & Ruiz-Hidalgo, 2022). Pengembangan kemampuan ini membutuhkan pengajar sebagai fasilitator mahasiswa, sehingga kemampuan tersebut dapat dikembangan lebih baik lagi salah satunya dengan memberikan aktivitas yang bervariasi dan mendalam seperti latihan- latihan soal yang menghubungkan konsep pada materi integral lipat tiga dengan kemampuan persepsi ruang.
Pengalaman mahasiswa dalam memahami konsep integral lipat tiga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti urutan materi, cara penyajian, desain pembelajaran dan lain sebagainya. Pembelajaran cenderung masih dengan pemberian soal yang berkaitan perhitungan dalam pembelajaran matematika secara umum. Agar menyesuaikan dengan pembelajaran abad ke-21 penggunaan media digital diperlukan di dalam kelas. Terdapat penelitian-penelitian terdahulu mengenai desain didaktis dan pembelajaran menggunakan GeoGebra.
Penelitian yang dilakukan oleh Maharani, et al. (2014) menyatakan bahwa mahasiswa harus menguasai konsep dasar pada aljabar dan geometri. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa hambatan mahasiswa dalam mempelajari kalkulus-III pada umumnya terletak pada kemampuan mendasar yakni aljabar dan geometri. Bagian lain yang dianggap lebih sulit adalah tentang barisan tak hingga dan konsep limit. Sehingga hambatan-hambatan tersebut perlu diatasi dengan mengembangkan strategi pembelajarannya agar mahasiswa dapat lebih terasah kemampuan berpikirnya. Mata kuliah kalkulus seringkali dianggap sebagai modal untuk dapat mempelajari mata kuliah lain yang berada pada tingkat yang lebih tinggi. Namun, mahasiswa dituntut menguasai konsep-konsep yang ada pada aljabar dan geometri untuk dapat menguasai kalkulus.
GeoGebra dapat digunakan sebagai media untuk membantu visualisasi sehingga memudahkan dalam memahami materi aljabar dan geomteri.
Penelitian lain yang dilakukan oleh Sopiany dan Rikayanti (2018) bahwa GeoGebra mempermudah visualisasi dan penerapan konsep matematika. Sehingga mahasiswa dapat mensinergikan kemampuan analisis dan geometrinya. Penelitian tersebut melibatkan mahasiswa yang mengontrak mata kuliah kalkulus diferensial.
Mahasiswa merasa terbantu dalam menarik kesimpulan dan argumen dari hasil pembuktian dengan representasi gambar dan grafik yang dilakukan dengan menggunakan GeoGebra. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu melakukan penelitian berkelanjutan pada materi matematika yang lain berbasis ICT. Sehingga pada penelitian ini dilakukan
88 pada mata kuliah kalkulus peubah banyak dengan materi integral lipat tiga. Media yang digunakan adalah media berbasis ICT yaitu GeoGebra dan Nearpod.
Berdasarkan uraian di atas diperlukan membuat desain didaktis yang dikembangkan melalui hambatan-hambatan belajar yang dialami oleh mahasiswa yang memprogram mata kuliah kalkulus peubah banyak, diharapkan mahasiswa tidak lagi menemui kesulitan belajar yang berarti pada saat proses belajar. Adapun tujuan penelitian ini untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa melalui implementasi desain didaktis materi integral lipat tiga dengan menggunakan aplikasi GeoGebra dan Nearpod.
2. Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Didactical Design Research (DDR).
Data dikumpulkan secara triangulasi, yaitu gabungan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 65 mahasiswa semester 3 program studi Pendidikan Matematika di Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021 dari bulan September sampai Desember. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi dan daftar pertanyaan wawancara.
Data persentase partisipasi mahasiswa diperoleh dari laporan aplikasi Nearpod pada setiap pertemuan. Data partisipasi mahasiswa dan desain didaktis yang telah terkumpul dianalisis dan diklasifikasikan kemudian diintrepretasi dan disajikan secara naratif.
3. Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian
Temuan hambatan belajar yang dialami mahasiswa yang diperoleh dari hasil tes diagnostik dan wawancara yaitu mahasiswa belum memahami koordinat polar dan koordinat tabung dan koordinat bola, mengalami kesulitan visualisasi koordinat polar dan koordinat tabung dan koordinat bola, dan mengalami kesulitan dalam menentukan batas- batas interval pada integral lipat tiga koordinat tabung dan bola. Hasil analisis hambatan belajar digunakan untuk mengembangkan desain didaktis alternatif yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran selanjutnya. Desain selanjutnya harus mempertimbangkan kondisi jaringan setiap mahasiswa. Sehingga, pengerjaan aktivitas pada Nearpod sebaiknya dibuat fleksibel dan dapat berpindah dari satu pertanyaan ke pertanyaan selanjutnya. Menonaktifkan fitur kerja berurutan pada Nearpod.
Tabel 1 disajikan persentase partisipasi mahasiswa dari laporan Nearpod.
Berdasarkan Tabel 1 terlihat bahwa persentase partisipasi mahasiswa meningkat pada setiap pertemuan.
Tabel 1. Persentase Partisipasi Mahasiswa Menyelesaikan Aktivitas pada Nearpod
Pertemuan Materi Persentase Partisipasi
1 Koordinat kartesius, tabung dan bola 44,5%
2 Integral lipat tiga dalam koordinat tabung 77,5%
3 Integral lipat tiga dalam koordinat bola 88,0%
89 Pembahasan
Implementasi Desain Didaktis Awal
Desain diktatis diawali dengan pembuatan alur pembelajaran (learning trajectory).
Alur pembelajaran tersebut digunakan sebagai landasan dalam penyusunan lesson design.
Lesson design terdiri dari tiga lembar kerja digital disusun menggunakan Nearpod. Pada penelitian ini dikhususkan pada materi integral lipat tiga. Tujuan perkuliahan tersebut adalah mahasiswa dapat menyelesaikan permasalahan terkait konsep integral lipat tiga dan mampu memvisualisasikan setiap konsep pada materi integral lipat tiga. Penyusunan desain didaktis integral lipat tiga berbantuan GeoGebra untuk membantu meningkatkan partisipasi mahasiswa dimulai dengan penetapan tujuan pembelajaran dan kompetensi target. Situasi pembelajaran yang telah dirancang kemudian diimplementasikan.
Situasi Pembelajaran Tahap 1
Situasi pembelajaran tahap 1 berisikan visualisasi objek geometri pada mata kuliah kalkulus peubah banyak. Dengan menggunakan media dari www.geogebra.org yaitu visualisasi koordinat 3 dimensi pada bidang kartesius, tabung, dan bola. GeoGebra sebagai alat demonstrasi juga sebagai alat bantu untuk mahasiswa agar dapat menemukan konsep yang dituju dan mendorong partisipasi mahasiswa. Mahasiswa dapat memutar gambar dari berbagai arah dengan menggunakan GeoGebra. Hal ini salah satu kelebihan penggunaan dari GeoGebra dibandingkan visualisasi dari buku yang hanya 2 dimensi.
Mahasiswa dapat mengubah koordinat yang diinginkan dan melihat perubahan posisi titik secara otomatis. Tanpa penggunaan GeoGebra membuat dosen kesulitan untuk menjelaskan dan menggambarkan koordinat titik di papan tulis. Mahasiswa dapat melakukan eksplorasi sendiri dengan menggunakan GeoGebra. Adapun contoh visualisasi koordinat kartesius, tabung, dan bola dapat dilihat pada Gambar 1.
Gambar 1. Visualisasi Koordinat Kartesius, Tabung, Bola
Pada situasi ini masih menggunakan media GeoGebra untuk melatih pemahaman mahasiswa terkait integral lipat tiga dalam koordinat tabung. Contoh visualisasi integral lipat dapat dilihat pada Gambar 2.
90 Gambar 2. Visualisasi Integral Lipat dalam Koordinat Tabung
Pada situasi ini masih menggunakan media GeoGebra untuk melatih pemahaman mahasiswa terkait integral lipat tiga dalam koordinat bola. Adapun contoh visualisasi integral lipat disajikan pada Gambar 3. Penggunaan GeoGebra memudahkan mahasiswa untuk mengubah persamaan yang akan diamati dan menyimpan pekerjaan sebelumnya.
Mahasiswa dapat mengubah persamaan dan langsung mendapatkan visualisasi dari persamaan yang dibuat, mahasiswa dapat mengamati perubahan yang terjadi jika terdapat perubahan persamaan. Penggunaan GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada bidang 3 dimensi (Ramírez-Uclés & Ruiz-Hidalgo, 2022).
Gambar 3. Visualisasi Integral Lipat
Situasi Pembelajaran Tahap 2
Selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana desain didaktis integral lipat tiga berbantuan GeoGebra ini dalam meningkatkan partisipasi serta memfasilitasi pemahaman konsep matematika, mahasiswa diberikan instrumen Nearpod. Terdapat tiga aktivitas pada Nearpod seperti disajikan pada Gambar 4.
Gambar 4. Aktivitas pada Nearpod
91 Dosen menyusun latihan soal menggunakan Nearpod. Latihan soal yang diberikan bersifat interaktif yaitu dengan menyisipkan pertanyaan berbentuk pilihan ganda dan isian pada video. Adapun deskripsi bentuk soal disajikan pada Gambar 5.
Gambar 5. Latihan Soal Pada Satu Aktivitas Nearpod
Dosen dapat langsung memperoleh skor setiap mahasiswa pada Nearpod, sehingga mempermudah dosen mengetahui nilai mahasiswa. Jika dibandingkan dosen memeriksa aktivitas serta latihan mahasiswa menggunakan kertas yang terkesan konvensional dan harus memeriksa secara manual. Pemeriksaan secara manual dengan jumlah mahasiswa yang banyak akan berpengaruh pada keakuratan hasil pemeriksaan yang diperoleh mahasiswa. Pemeriksaan secara manual juga membutuhkan alokasi waktu yang banyak dari dosen. Hasil pemeriksaan dengan mengguakan Nearpod dapat diperoleh secara otomatis dan dengan keakuratan yang tinggi jika kunci jawaban yang diatur pada Nearpod sudah tepat. Nearpod juga menyediakan laporan hasil secara keseluruhan serta laporan setiap mahasiswa. Laporan partisipasi setiap mahasiswa dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa sebagai bahan evaluasi pada pembelajaran selanjutnya. Adapun tampilan laporan partisipasi mahasiswa pada Nearpod disajikan pada Gambar 6.
Gambar 6. Laporan Partisipasi Mahasiswa pada Aktivitas Nearpod
Selama mahasiswa mengerjakan aktivitas di Nearpod sebaiknya dosen mengatur agar mahasiswa dapat otomatis berpindah dari satu pertanyaan ke pertanyaan yang lain pada saat mengerjakan soal latihan di nearpod. Awalnya pada penelitian ini mewajibkan mahasiswa untuk menyelesaikan soal secara berurutan, tetapi kondisi jaringan internet setiap mahasiswa berbeda sehingga pengaturan pengerjaan soal diubah. Nearpod sebagai
92 platform digital dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik di kelas (Buttrey, 2021).
Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang terdahulu oleh Messina et al. (2022) bahwa Nearpod mudah digunakan dan efektif membantu mahasiswa memahami konsep.
Situasi Pembelajaran Tahap 3
Partisipasi mahasiswa juga dapat dilihat dari pembuatan proyek tugas akhir yaitu membuat video penjelasan tentang materi integral lipat tiga. Pada Gambar 7 disajikan tugas akhir video mahasiswa menggunakan GeoGebra. Setiap mahasiswa mengeksplorasi sendiri menggunakan GeoGebra, membuat bahan presentasi, dan latihan menyusun kalimat yang tepat sebelum membuat video penjelasan. Proses pembuatan video melatih kemampuan mengajar sebagai modal mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kemampuan pembuatan video sebagai kemampuan tambahan yang diperoleh oleh mahasiswa pada mata kuliah kalkulus peubah banyak. Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan oleh penelitian terdahulu bahwa pembuatan karya berupa video dapat meningkatkan self-efficacy perserta didik dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik (Fadiana et al., 2021; Lowenthal & Cavey, 2021; Niemi & Niu, 2021).
Gambar 7. Kumpulan Tugas Akhir Video Mahasiswa Menggunakan GeoGebra
Peningkatan Partisipasi Mahasiswa melalui Implemetasi Desain Didaktis
Partisipasi mahasiswa meningkat dari 44,5% pada pertemuan pertama menjadi 77,5% pada pertemuan kedua, dan menjadi 88,0% pada pertemuan ketiga. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan partisipasi mahasiswa melalui implementasi desain didaktis materi integral lipat tiga pada mata kuliah kalkulus peubah banyak. Melalui desain didaktis ini mahasiswa memperoleh pengetahuan melakukan eksplorasi dan menganalisis benda-benda tiga dimensi pada integral lipat tiga. Eksplorasi
93 dilakukan dengan cara mengubah persamaan yang dimasukkan pada GeoGebra dan dapat mengamati bangun tiga dimensi yang terbentuk. Begitu pula saat harus memahami visualisasi dari koordinat tabung dan bola yang rumit untuk digambarkan manual.
Mahasiswa mengeksplorasi dan menganalisis selama pembelajaran mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam proses belajar mengajar (Lee & Hannafin, 2016).
4. Kesimpulan
Berdasarkan hasil implementasi desain didaktis tersebut, dapat disimpulkan persentase partisipasi mahasiswa meningkat melalui implementasi desain didaktis materi integral lipat tiga dengan menggunakan aplikasi GeoGebra dan Nearpod. Saran untuk memperbaiki kekurangan yang terdapat pada lesson design sehingga pembelajaran yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien dan persentase partisipasi mahasiswa meningkat yaitu mahasiswa dapat otomatis berpindah dari satu pertanyaan ke pertanyaan yang lain pada saat mengerjakan soal latihan di Nearpod.
DAFTAR PUSTAKA
Abo-Alhija, W. (2021). Action Research to Examine the Effects of Integrating Facebook, Twitter, and YouTube in Online Math Classes on Students' Engagement. Technium Soc. Sci. J., 18, 146.
Bernard, M., Setiawan, W., Machromah, I. U., Purnomo, E. R., Sari, C. K., Tamam, B.,
& Dasari, D. (2021). The use of Geogebra Software in Teaching Mathematics.
Journal of Physics: Conference Series, 1882(1), 012042.
https://doi.org/10.1088/1742-6596/1882/1/012042
Buttrey, K. (2021). Inclusion, Engagement, and Nearpod: Providing a Digital Alternative to Traditional Instruction. Kentucky Teacher Education Journal: The Journal of the Teacher Education Division of the Kentucky Council for Exceptional Children, 8(1). https://digitalcommons.murraystate.edu/ktej/vol8/iss1/2
Cai, J., & Hwang, S. (2021). Teachers as Redesigners of Curriculum to Teach Mathematics through Problem Posing: Conceptualization and Initial Findings of a Problem-PosingProject. ZDM: Mathematics Education, 53(6), 1403–1416.
https://doi.org/10.1007/S11858-021-01252-3
Clausen, J., Borthwick, A., & Rutledge, D. (2021). Teacher Educator Perspectives on Technology Infusion: A Closer Look Using Q Methodology. Journal of Technology and Teacher Education, 29(1), 5-43.
Fadiana, M., Yulaikah, Y., & Kusumawati, D. (2021). The Development of Semiotic Based Contextual Mathematics Learning Videos to Support Learning from Home.
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 13(1), 21–30.
https://doi.org/10.35445/ALISHLAH.V13I1.372
Georgiou, Y., & Ioannou, A. (2020). Developing, Enacting and Evaluating a Learning Experience Design for Technology-Enhanced Embodied Learning in Math Classrooms. TechTrends, 65(1), 38–50. https://doi.org/10.1007/S11528-020- 00543-Y
94 Lee, E., & Hannafin, M. J. (2016). A design Framework for Enhancing Engagement in Student-Centered Learning: Own It, Learn It, And Share It. Educational Technology Research and Development, 64(4), 707–734.
https://doi.org/10.1007/S11423-015-9422-5.
Li, Q. (2021). Computational Thinking and Teacher Education: An Expert Interview Study. Human Behavior and Emerging Technologies, 3(2), 324–338.
https://doi.org/10.1002/HBE2.224
Lowenthal, P. R., & Cavey, L. O. (2021). Lessons Learned from Creating Videos for Online Video-Based Instructional Modules in Mathematics Teacher Education.
TechTrends, 65(2), 225–235. https://doi.org/10.1007/S11528-021-00581-0
Maamin, M., Maat, S. M., & Iksan, Z. H. (2021). The Influence of Student Engagement on Mathematical Achievement among Secondary School Students. Mathematics, 10, 1-14. https://doi.org/10.3390/MATH10010041
Maharani, A., Setiyani, S., & Ferdianto, F. (2014). Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) pada Mata Kuliah Kalkulus III [Makalah Presentasi]. Dalam Prosiding Seminar Nasional: Revitalisasi Pendidikan Matematika Menuju AFTA 2015.
Seminar Nasional Pendidikan Matematika Ahmad Dahlan (SENDIKMAD), Yogyakarta (pp.474-484). Universitas Ahmad Dahlan.
Maphosa, V. (2021). Teachers’ Perspectives on Remote-based Teaching and Learning in the COVID-19 Era: Rethinking Technology Availability and Suitability in Zimbabwe. European Journal of Interactive Multimedia and Education, 2(1), e02105. https://doi.org/10.30935/EJIMED/9684
Messina, D. M., Mikhail, S. S., Messina, M. J., & Novopoltseva, I. A. (2022). Assessment of Learning Outcomes of First Year Dental Students Using an Interactive Nearpod Educational Platform. Journal of Dental Education.
https://doi.org/10.1002/JDD.12901
Morano, S., Markelz, A. M., Randolph, K. M., Myers, A. M., & Church, N. (2021).
Motivation Matters: Three Strategies to Support Motivation and Engagement in Mathematics. Intervention in School and Clinic, 57(1), 15-22.
Niemi, H., & Niu, S. J. (2021). Digital storytelling enhancing Chinese primary school students’ self-efficacy in mathematics learning. Journal of Pacific Rim Psychology, 15. https://doi.org/10.1177/1834490921991432
Nuñez Enriquez, O., & Oliver, K. L. (2021). ‘The Collision of Two Worlds’: When a Teacher-Centered Facilitator Meets a Student-Centered Pedagogy. Sport, Education and Society, 26(5), 459-470.
Ramírez-Uclés, R., & Ruiz-Hidalgo, J. F. (2022). Reasoning, Representing, and Generalizing in Geometric Proof Problems among 8th Grade Talented Students. Mathematics, 10(5), 789.
Sopiany, H. H. N., & Rikayanti, R. (2018). Mensinergikan Kemampuan Geometri dan Analisis pada Mata Kuliah Kalkulus Diferensial Melalui Bahan Ajar Berbasis Geogebra. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 9(2), 164-173.
Yohannes, A., & Chen, H. L. (2021). GeoGebra in Mathematics Education: A Systematic Review of Journal Articles Published from 2010 to 2020. Interactive Learning Environments, 1-16.
Ziatdinov, R., & Valles Jr, J. R. (2022). Synthesis of Modeling, Visualization, and Programming in GeoGebra as an Effective Approach for Teaching and Learning STEM Topics. Mathematics, 10(3).