1. Efek Dunning-Kruger
Dicetuskan oleh Psikolog Amerika David Dunning dan Justin Kruger .
Efek Dunning-Kruger berarti mereka yang tidak mengerti satu topik cenderung lebih vocal dan merasa lebih superior daripada lawan bicaranya karena merasa topik tersebut mudah dimengerti. Efek ini terjadi karena ilusi superioritas dan kemampuan seseorang menilai kekurangan diri sendiri sehingga individu
dengan efek Dunning-Kruger tak mampu menilai kompetensinya secara objektif.
Sedangkan mereka yang memiliki fakta yang berbeda ataupun fakta sebaliknya akan dijauhi
dan tidak diterima.
Padahal, bisa saja penjelasan milik mereka lebih akurat
Ketika dua orang mendengarkan satu cerita yang sama, mereka akan mempresepsikan dengan pemikiran yang berbeda. Tidak jarang individu
akan lebih mendukung mereka yang setuju dengannya
Salah satu alasan dari terjadinya Bias ini adalah karena untuk membatasi masukan psikis untuk
membuat suatu keputusan sehingga bias ini meyakinkan diri jika kepercayaan kitalah yang
paling akurat.
Bias Konfirmasi
Bias Self-Serving ini berupa perilaku menyalahkan orang lain
saat mendapatkan masalah dan meninggikan diri saat berhasil.
Bias ini memiliki sisi positif dan negatif
Bias Self-Serving
Sisi Positif
Membuat lebih percaya diri pada kerja keras yang telah dilakukan Sisi Negatif
Dapat membuat kita dibenci orang lain karena terus menyalahkan mereka dan tidak berintropeksi diri
Bias Optimisme dan Pesimisme
Sesuai dengan namanya, optimisme berarti membesarkan potensi positif satu kejadian saat senang dan pesimisme itu
berarti membesarkan potensi negatif satu kejadian saat dirundung kesedihan
Bahaya dari Bias kognitif yang satu ini adalah perasaan yang sedang dirasakan dapat mempengaruhi pengambilan
keputusan, sehingga lebih beresiko
Bias Jangkar
Adalah keadaan dimana kita terpengaruh oleh
informasi yang pertama kali dilihat/didapat informasi tersebut akan menjadi tolak ukur selanjutnya.
Penyebab dari bias jangkar ini tidak pasti, sumber informasi dan keadaan hati seseorang bisa
mempengaruhi bias jangkar