i
j' X‘
V
■i- ■
■„•ri'v-'j
EFEKTIVITAS BLEACHING EARTH PADA ANGKA DETERJORA TION OF BLEACHABIL1TYINDEX MIN Y AK
KELAPA SAWIT YANG BERBEDA DALAM PROSES . PEMUCATAN MINYAK GORENG
•. f:
i:
i
-■
. 'r
N
Oleh
RISA SAPUTRI INDAH
• tV
t
.
■
:
}
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
i
INDRALAYA
1 2010
M
•>■i
.i
:... ... «
f
' v
EFEKTIVITAS BLEACHING EARTH PADA DETERIORA TION OF BLEACHABILITYINDE.
KELAPA SAWIT YANG BERBEDA DALAM PEMUCATAN MINYAK GORENG
j
Oleh
RISA SAPUTRI INDAH
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2010
SUMMARY
RISA SAPUTRT TNDAH. TheFffectivenees ofBleaching Earth in Crude Palm Oil with different Deterioration of Bleachability Tndex (DOBT) of Vegetable Oil Bleaching(Supervised byKIKIYULTATI andBASUNT HAMZAH).
The aim ofthis research wasto evaluatethe effectiveness ofbleaching earth at different concentrations (0,7%, 1% and 1,3%) and different types (Landaw clay and Florida clay) to bleach CPO with two different ofDOBT number (1,9 and 2,6).
raw
The research was conducted from June to August 2009 and laboratory analysis was performed in PT. Sinar Alam Permai laboratory and Agriculture chemistry laboratory. Itwasdesigned inSplit-splitPlotwith theplotasthefactorof concentrationwhilethesplitwasDOBT numberandbleaching types. Eachtreatment combination was repeated three times. The parameters observed were carotene content,peroxidenumberandLovibondcolourscore.
The result showed that the increase of bleaching earth concentration decreased the carotene content, peroxide number and Lovibond colour score. The DOBT’s number influenced the peroxide number and Lovibond colour score. The bleachingtype influenced the carotene content. The bleaching earth ofFlorida clay moreeffectivethan Landawrawclay inbleachingthe CPO. Ttwasalso showed thatthelowerDOBTnumberresultedinthemoredifficultbleachingprocess.
was
The lovihond colour score ofall BPO (Bleached Palm Oil) met the PORIM Standard of20Rmaximum, m unitsthe scoreswere 17,417R, 17,417R and 16,417 R ohtained from hleachingprocessat0,7%, 1%and 1,3%ofbleachingearth.
RINGKASAN
RTSA SAPUTRT INDAH. Efektivitas Bleaching Earth pada Angka Deterioration of Bleachability index (DOBT) Minyak Kelapa Sawit yang Berbeda dalam
Minyak Goreng (dibimbing oleh KTKI YUL1ATI dan BASUNl Proses Pemucatan
HAMZAH).
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektifitas bleaching earth pada konsentrasi yang berbeda (0,7%, 1% dan 1,3%), jenis yang berbeda (Landaw raw claydan Floridaclay) pada pemucatan CPO dengan dua angka DOBT yang berbeda (1,9dan2,6).
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai bulan Agustus 2009 dan analisa laboratorium dilakukan di laboratorium PT. Sinar Alam Permai dan Laboratorium KimiaHasil Pertanian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi-bagi (Split-Split Plot Design) dengan faktor konsentrasi sebagai plot sedangkan split adalah angka DOBT dan jenis bleaching earth. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah konsentrasikaroten,bilanganperoksidadan angkalovibondcolour.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi bleaching earth menurunkan konsentrasi karoten, bilangan peroksida dan angka Lovibond colour. Nilai DOBT mempengaruhi nilai bilangan peroksida dan angka Lovibond colour. Jenis bleaching earth mempengaruhi konsentrasi karoten. Bleaching earth jenis Florida clay lebih efektifdari padajenis Landaw raw clay dalam pemucatan
CPO. Hasiljuga menunjukkan bahwa semakin rendah angka DOBT, makasemakin sulitprosespemucatan.
Angka lovibond colour dari semua BPO (Bleached Palm Oil) telah memenuhi standarPORIMyaitu20 R maksimum. Nilainyaadalah 17,417 R, 17,417 R dan 16,417 R yang didapatdari proses pemucatan pada 0,7%, 1% dan 1,3% dari hleachingearth.
EFEKTIVITASBLEACHINGEARTHPADA ANGKA DETERIORATIONOFBLEACHABILITY1NDEXMINYAK
KELAPASAWIT YANGBERBEDADALAMPROSES
PEMUCATANMINYAKGORENG
Oleh
RISASAJPUTRIINDAH
SKRIPSI
sebagaisalah satusyaratuntukmemperolehgelar SarjanaTeknologi Pertanian
pada
PROGRAMSTUDITEKNOLOGIHASIL PERTANIAN JURUSANTEKNOLOGIPERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITASSRIWIJAYA
INDRALAYA 2010
Skripsi
EFEKTIVITASBLEACHINGEARTHPADAANGKA DETERIORATIONOFBLEACHABILITYINDEXMINYAK
KELAPASAWIT YANG BERBEDADALAM PROSES PEMUCATANMINYAKGORENG
Oleh
RISA SAPUTRI INDAH 05053107008
telahditerimasebagaisalahsatu syarat untukmemperoleh gelar
SarjanaTeknologiPertanian
PembimbingI, Indralaya, Februari 2010
FakultasPertanian Universitas Sriwijaya Dekan,
Dr.Ir. KikiYuliati, M.Sc.
PembimbingII,
Dr. Ir.BasuniHamyah,M.Sc. Prof. Dr.Ir. H.Imron Zahri.M. S.
NIP. 19521028197503 l 001
Skripsi berjudul “Efektivitas Bleaching Earth pada Angka Deterioration of Berbeda dalam Proses Bleachabi/ity Index Minyak Kelapa Sawit yang
Pemucatan Minyak Goreng” oleh Risa Saputri Indah telah dipertahankan depan Komisi Pengujipadatanggal 4Januari2010.
di
Komisi Penguji
Z'
(• ■)
Ketua 1. Dr. Ir. KikiYuliati,M.Sc.
Sekretaris (..../r.
2. Dr.Ir. BasuniHamzah,M.Sc.
3. Prof.Ir. FilliPratama,M.Sc.(Hons), Ph.D Anggota (
4. Prof.Dr.Ir.Tamrin Latief,M.Si Anggota (,
Mengetahui KetuaJurusan TeknologiPertanian
Mengesahkan,
KetuaProgram Studi TeknologiHasil Pertanian
\
Dr.Ir. Hersyamsi,M.Agr. Ir. Hi.TriWardaniWidowati, M.P.
NIP. 19600802 198703 1 004 NIP.196305I0 198701 2 001
Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa seluruh datadan informasi yangdisajikan dalam skripsi ini, kecuali yangdisebutkan dengan jelas sumbernya, adalah hasil penelitian atau investigasi saya sendiri dan pembimbing serta belum pernah atau tidak sedang diajukan sebagai syarat untuk memperoleh gelarkesaijanaan yangsamadi tempatlain.
Indralaya, Februari 2010 Yangmembuatpernyataan
RisaSaputri Indah
RIWAYATHIDUP
Penulis dilahirkan padatanggal 22 April 1987 di Baturaja. Merupakan anak ketigadaritigabersaudara. OrangtuabernamaPermai danJuriati.
Pendidikan taman kanak-kanak diselesaikan pada tahun 1993 di TK Tslam Baturaja. Sekolah dasar diselesaikan pada tahun 1999 di SD Negri 16 Baturaja, Sekolah lanjutan tingkat pertama diselesaikan pada tahun 2002 di SLTP Negeri 1 Baturajadansekolah menengah umum diselesaikan padatahun 2005 di SMUNegeri
1 Baturaja.
Sejak Juli 2005 penulissebagai mahasiswadi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan melalui jalur Saringan Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).
Tahun 2008, penulis melaksanakan Praktek Lapangan di PT. Sinar Alam Permai Mariana, Banyuasin, Sumatera Selatan. Tahun 2008 penulis sebagai asisten mata kuliah Teknologi Fermentasi di Laboratorium Mikrobiologi.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukurpenulis panjatkankehadiratAllah SWTkarenaberkatrahmat danhidayah-Nyaskripsi inidapatdiselesaikan. Dari awalkuliahhinggaterselesaikan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bimbingan, bantuan, dukungan serta masukan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasihkepada:
■ Papa, Mama di Baturaja dan kedua saudariku (Nera dan Yuyud) tercinta yang selalu memberikan kasih sayang, kesabaran, dukungan dan doa restu. Semoga rahmat, kasih sayang, kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan selalu Allah curahkanuntuk Papa,Mama,dansaudariku.
■ IbuDr. Ir. Kiki Yuliati,M.Sc. sebagaidosenpembimbingskripsi danpembimbing akademik terima kasih atas segala perhatian, kesabaran, saran, nasehat serta bimbingan yang Ibu berikan selamakuliah hingga penulisan skripsi ini. Semoga rahmat, kasih sayang, kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan selalu Allah curahkan untukIbudankeluarga.
■ Bapak Dr. Ir. Basuni Hamzah, M.Sc. selaku dosen pembimbing kedua skripsi terima kasih atas masukan, nasehat, kesabaran, dan bimbingan yang telah Bapak berikan hingga terselesaikan skripsi ini. Semoga rahmat, kasih sayang, kesehatan, keselamatan, dankesuksesanselaluAllahcurahkanuntukBapakdankeluarga.
■ Bapak Prof. Dr. Ir. Tamrin Latief, M.Si. dan Ibu Prof. Dr. Ir. Filli Pratama, M.Sc.
atas kesediaan menjadi penguji, saran, nasehat, kesabaran, doa dan bantuan yang Bapak Ibuberikan.
x
■ Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian UniversitasSriwijayaatassegalailmuyangdicurahkan.
■ Bapak T. Manurung selaku manajer PT. Sinar Alam Permai Mariana Banyuasin, Sumatera Selatan. Ibu Cintya, Ibu Diana, Kak Erwin, Kak Rudi, Bapak Carles, BapakRudi, danseluruh pegawai atas izin penelitian, bantuandan dukunganyang diberikan selamapenelitian hinggapenulisanskripsi.
■ Kak Is, Kak Jon, MbakAna, Mbak Habsah, Mbak Lisma dan Tika terima kasih atasnasehat,dukungan,bantuan, dandoayangtelahdiberikan selamaini.
■ Seluruh anak-anak Adinda 9 Y’Nana dan Y’Mirza terima kasih atas segala nasehat,dukungan,bantuandandoayangselaludiberikan.
■ Seluruh teman-teman di Teknologi Pertanian 2005 (Teknik Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian) khususnya Yudhia, Leny, Ririn, Pipit, Novi, Stepy, Diana,Mardiati, Ismi,Nini,Metty, Hendrik,Dalhar, Renaldy, Slametdan Sandi.
■ Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan, dukungan, danpartisipasi yangtelah diberikan selamaini.
Mudah-mudahan skripsi ini dapat memberikan sumbangan pikiran yang bermanfaatbagikitasemua. AminyaRobbal’alamin.
Indralaya, Februari 2010
Penulis
XI
i
DAFTARISI
Halaman DAFTARTABEL XIV
DAFTARGAMBAR xv
DAFTARLAMPIRAN XVI
I. PENDAHULUAN 1 A. LatarBelakang 1 B. Tujuan 3
C. Hipotesis 3
II. TINJAUANPUSTAKA 4 A. Kelapa Sawit 4
B. MinyakKelapaSawit(CPO, CrudePalm Oit) 6 C. Deterioration ofBleachabilityIndex(DOBI) 13
15 D. LempungPemucat(BleachingEarth)
E. Pemucatan 17
III.PELAKSANAANPENELITIAN 19
A.TempatdanWaktu 19
B. AlatdanBahan 19
C. MetodePenelitian 19
D.Analisis Statistik Parametrik 20
E.CaraKerja 24
F. Parameter.
0*»T
UNIVcftSiTAS SRJWUAYA
T00513
Kt irf-TAK:
TAN6GAL : Q j HAR 7010 S
XII
I
IV. HASILDAN PEMBAHASAN 28 A. Lovibond Colour 28
B. Karoten 31
C. Peroksida 35
V. KESIMPULANDANSARAN 40
A. Kesimpulan 40
B. Saran 40
DAFTARPUSTAKA 41
LAMPIRAN
xm
DAFTARTABEL
Halaman 1. Analisis keragaman Rancangan Petak Terbagi-bagi (Split-Split Plot
Desigri)...
2. IJji lanjutBNJ 5%analisisangkaDOBTterhadapangkaLovibondcolour 3. Uji lanjutBNJ 5% analisis konsentrasi bleachingearth terhadap angka
Lovibondcolour...
4. Uji lanjutBNJ5%analisisjenisbleachingearthterhadapkaroten...
5. Uji lanjut BNJ 5% analisis konsentrasi bleaching earth terhadap karoten...
6. Uji lanjutBNJ5%analisisangkaDOBTterhadapbilanganperoksida....
7. Uji lanjut BNJ 5% analisis konsentrasi bleaching earth terhadap bilangan peroksida...
8. Uji lanjut BNJ 5% analisis interaksi nilai DOBI dengan konsentrasi bleachingearthterhadapbilanganperoksida...
22 30
30 33
33 36
37
37
XIV
DAFTARGAMBAR
Halaman
1. Rata-ratanilaiLovibondcolour 28
2. Rata-ratanilaikarotenBPO 32
3. Rata-ratanilai bilanganperoksidaBPO 35
xv
DAFTARLAMPIRAN
Halaman 1. Perhitungan angka DOBT, jenis hleaching earth dan konsentrasi
hleachingearthterhadap angkaT-ovibondcolour BPO...
2. Perhitungan angka DOBI, jenis bleaching earth dan konsentrasi hleachingearthterhadap nilai karotenBPO...
3. Perhitungan angka DOBI, jenis bleaching earth dan konsentrasi hleachingearthterhadapbilanganperoksidaBPO...
4. Warnaminyak BPO...
43
48
53 58
XVI
i
I. PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang berperanan Pengembangan kelapa sawit antara lain penting bagi subsektor perkebunan,
memberikan manfaat dalam peningkatan pendapatan petani dan masyarakat (TimTanaman Perkebunan Besar, 2005). Tanaman kelapasawitdapatmenghasilkan minyaksawitdan minyak inti sawit. Sampai saat ini Tndonesiamerupakan salahsatu negara produsen utama minyak kelapa sawit dunia (Apriansyah, 2006). Produk kelapa sawit termasuk minyak sawit mentah atau C.rude Palm Oil (CPO), hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditi andalan ekspor nonmigas Sumsel setelah karet.
Industri hilir kelapa sawit produk pangan yang umum diusahakan di Indonesia berupa minyak goreng. Minyak goreng merupakan salah satu bahan makanan pokok yang dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Minyak goreng berfungsi sebagai pengantar panas, penambah rasa gurih, dan penambah nilai kalori bahanpangan (Winamo, 1997),
Proses produksi minyak goreng dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pemurnian (refinery) dan tahap ffaksinasi. Proses pemurnian minyak terdiri dari rangkaian proses pre-treatment section, pemisahan gum (degumming section), pemucatan (hleaching), dan penghilangan bau (deodorization). Sementara proses fraksinasi terdiri dari proses persiapan dan pengkondisian minyak, tahap kristalisasi danpemisahan {filtrasi) (Risa,2009).
1
2
Minyak kelapa sawit mengandung zatwarna seperti karoten dan turunannya yang memberikan warna merah-kuning pada minyak. Adanya warna dan bilangan Deterioration of Bleachability 1ndex (DOBI) yang rendah tidak disukai dalam industri karena minyak sawit semakin sulit untuk dipucatkan (Pahan, 2008).
Pemucatan adalah proses yang kritis pada pemurnian minyak baik secara fisik maupun kimia (Pahan, 2008). Pemucatan dilakukan dengan mencampur minyak dengan sejumlahkecil adsorbenberupableachingearth.
Bleachingearthberfungsi untukmenyerapwarna-warnaalami (karoten),dan kotoran sehinggadiperoleh warnaminyakyang lebihjernih. Penggunaan bleaching earth sangattergantungpada besarkecilnya DOBI. Parameter DOBI menunjukkan kemudahan penyerapan impurities pada CPO oleh bahan penyerap warna seperti bleaching earth. Semakin besar nilai DOBI semakin mudah warna pada CPO diserapolehbahanpenyerapwarna.
Nilai DOBI pada CPO selalu berubah-ubah pada setiap hasil pengolahan, sehinggakonsentrasi bleachingearthyangdigunakan padaproduksi minyak goreng juga selalu berubah. Perbedaan angka DOBI menyebabkan proses produksi berlangsung lama dan tidak efektif karena adanya pengulangan proses pemucatan bila warna Bleached Palm Oil (BPO) belum sesuai dengan standar. Proses pemucatandilakukan hinggawarnaBPO sesuaidengan standar.
Berdasarkan alasan diatas, untuk mendapatkan karakteristik warnaBPOyang sesuai standar maka perlu dilakukan penelitian mengenai penetapan konsentrasi bleachingearth padaberbagaiangkaDOBI.
I
3
B. Tujuan
Menentukan efektivitas jenis dan konsentrasi Bleaching earth pada proses pemucatan {bleaching) CPOdengan DOBTyang berbeda untuk menghasilkanwarna BPOyangsesuaistandar.
C. Hipotesis
Diduga perbedaan konsentrasi dan jenis Bleaching earth mempengaruhi efektivitasnyadalam prosespemucatan CPO.
DAFTARPUSTAKA
Airida, W. 2008. Pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) di PTP. Nusantara VII IJnit IJsaha Betung Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Laporan Praktek Lapangan. Tndralaya :Jurusan Teknologi PertanianUniversitasSriwijaya.
Amir,Hermansyah. 2003. KarakteristikPenyerapan pKarotenpadaCrudePalmOil dengan Adsorben AlternatifArang Tulang. Jumal Penelitian IJNIB, Vol.TX, Nol. UniversitasBengkulu. Bengkulu.
Apriansyah, D. 2006. Kualitas BahanBaku Kelapa Sawit padaPTPNusantaraVII (Persero)Musi Banyuasin. Teknologi Pertanian. UniversitasSriwijaya.
DEPTAN. 2004. CPO: Beberapa Upaya Untuk Mendongkrak Harga Crude Palm Oil Indonesia. Buetin Pusat Standarisasi dan Akreditasi DEPTAN. Edisi Mei2004.
Facrurozi. 1999. Prosedure Process Refinery and Dry Frantination Process. Sinar AlamPermai.
GohS.H., ChoI.M. dan Ong S.H. 1985. MinorConstituentsofPalm Oil. JAOCS, 62(2)p: 237-240.
Gomez, K. A. dan A. A. Gomez. 1985. Statistical Prosedure for Agricultural Reseach. diteijemahkan: Endang, S. dan Justika, S. B. 1995. Prosedur StatistikuntukPenelitianPertanian. UIPress. Jakarta.
Johannes, H. 1986. KimiaKoloid danKimiaPermukaan. Universitas GajahMada.
Yogyakarta.
Ketaren, S. 2008. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Universitas Indonesia. Jakarta.
Komar, P.A, Alianto, B dan Rahaijo. 1982. Penjernihan Minyak Nabati dengan BentonitNanggulan. Diijen PertambanganUmum. PPTM. Yogyakarta.
Loebis, B. 1988. Pengawasan Terhadap Efisiensi Pengolahan dan Mutu Minyak Sawit. BuletinPerkebunan. BPP. Medan.
Naibaho. P. M. 1984. Pemisahan Karotena (Pro-Vitamin A) dari Minyak Sawit denganMetode Adsorpsi. TesisDoktor. Fak. D.S. IPB. Bogor.
41
42
Naibaho. P. M. 1996. TeknologiPengolahanKelapaSawit. PusatPenelitianKelapa Sawit. Medan.
Pahan, T. 2008. Panduan LengkapKelapaSawit. PenebarSwadaya. Jakarta.
Pasaribu, N. 2004. Minyak Buah Kelapa Sawit. Laporan Penelitian. Sumatera IJtara : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UniversitasSumateraUtara.
Panggang, P. 2008. Nilai DOBI CPO Indonesia.
pematangpanggang.com. diakses23 Oktober2009).
(http:// www.
Risa, S. 2009. TinjauanPengawasan MutuPengolahanMinyakGorengdi PT. Sinar Alam Permai (SAP) Mariana Kabupaten Banyuasin. Laporan Praktek Lapangan. Indralaya :JurusanTeknologi PertanianUniversitasSriwijaya.
1994. Kelapa Sawit Upaya Peningkatan Produktivitas.
Yogyakarta.
Sastrosayono,S. 2008. BudidayaKelapaSawit. AgroMediaPustaka. Tangerang.
Setyamidjaja, D. 1997. BudidayaKelapasawit. Kanisius. Yogyakarta.
SinarAlamPermai. 2008. StandartOperational Prosedure. PT. SAP. Palembang.
Introduction. MacmillanPublishing Kanisius.
Risza, S.
Singer M.J. dan Munns D.N. 1987. Soils an Company. NewYork.
Tambun, R. 2007. Teknologi Oleokimia. (http://e-course.usu.ac.id/textbook.pdf.
diakses 12 April 2008).
Tim Penebar Swadaya. 1998. Kelapa Sawit, Usaha Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Aspek Pemasaran. PenebarSwadaya. Jakarta.
Tim Tanaman Perkebunan Besar.
Agribisnis Kelapa Sawit.
(Http://www.ipard.com/art.perkebun/pdf. diakses14 Oktober2008).
Winamo,F. G. 1997. KimaPangan dan Gizi. GramediaPustakaUtama. Jakarta.
Zulkamain. 1997. Pengkajian Optimasi Bentonit Asal Sukabumi dengan Asam Sulfatdan AsamKlorida. PPTM. Bandung.
Prospek dan Arah Pengembangan (Online).
2005.
Badan Lidbang Pertanian.