Efektivitas Fintech Melalui Digital Payment Mahasiswa pada UMKM Sentra Wisata Kuliner Ketintang, Surabaya
Marsya Ayu Adinda Firdaus1), Islakhul Jannah2), Ayu Amiratul Ainiyah3), Shafa Rihadatul Aisya4), Shinta Nurul Azizah5), Aden Juwi Jayanti6)
[email protected] 1), [email protected]2), [email protected]3), [email protected]4), [email protected]5), [email protected]6) Program Studi S-1 Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya, 60231,
Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas fintech melalui digital payment mahasiswa terhadap UMKM yang berada di Wisata Kuliner Ketintang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh yaitu dengan menyebar angket kepada responden yang menjadi pelaku adalah mahasiswa yang menggunakan digital payment pada pembelian di UMKM Ketintang Surabaya. Dengan adanya analisis data yang ada bahwa variabel Digital Payment banyak membawa dampak poistif kepada pelaku UMKM karna dengan adanya digital payment akan lebih memudahkan dalam transaksi menjaga keamanan dalam penyimpanan keuangan dan kecepatan dalam bertransaksi. Selain kelebihan pastinya terdapat kekurangan pada penggunaan digital payment.
Kata Kunci : UMKM, Digtal Payment, Dampak Positif.
ABSTRACT
This study aims to determine the effectiveness of fintech through digital payment students on UMKM in Ketintang Culinary Tourism. This study uses quantitative and descriptive qualitative research methods. The data source obtained is by distributing questionnaires to respondents who are students who use digital payment in purchases at Ketintang SurabayaUMKM. With the analysis of existing data, the Digital Payment variable has a lot of positive impacts on UMKM players because with digital payment it will make it easier for transactions to maintain security in financial storage and speed in making transactions. Apart from the advantages, there are certainly disadvantages to the use of digital payments.
Keywords : UMKM , Digtal Payment, Positive Impact.
PENDAHULUAN
Pada awalnya pemenuhan kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan cara memanfaatkan sumber daya alam yang sudah ada seperti berburu dan meramu. Dengan pertumbuhan populasi manusia yang semakin banyak, kebutuhan manusia menjadi semakin kompleks sehingga manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Sistem perukaran barang dan jasa sangat diperlukan guna mempermudah proses pemenuhan kebutuhan manusia. Sistem transaksi mengalami perkembangan seiring dengan mengikuti perubahan zaman. Perkembangan sistem transaksi diawali dengan sistem barter, sistem uang emas dan perak, sistem uang kertas, dan saat ini mulai berkembang sistem digital payment (Dahliana and Transaksi n.d.).
Pada era masyarakat modern tidak dapat di pungkiri bahwa kita tidak dapat terlepas dari yang namanya teknologi. Teknologi yaitu sebuah alat yang dapat mempermudah masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seiring berjalannya waktu teknologi tidak hanya digunakan untuk media komunikasi dan melakukan pekerjaan saja. Teknologi di zaman sekarang mengalami peningkatan secara signifikan yang mampu menjangkau seluruh kegiatan di dalam masyarakat. Perubahan dalam teknologi terus menerus dilakukan sehingga dapat menciptakan inovasi baru, perkembangan dalam teknologi ditandai dengan adanya teknologi keuangan atau disebut finansial technology (fintech). Dalam penerapan teknologi (fintech) sangat membantu kita dalam bidang keuangan, yang dulunya manual serta membutuhkan waktu yang lama pada saat bertransaksi sekarang menjadi serba mudah tanpa memerlukan waktu yang lama (Arif, Fatichatur 2019).
Fintech yang mendukung aktifitas masyarakat dalam melakukan pembayaran non tunai adalah digital payment. Digital payment merupakan pembayaran dengan memakai media elektronik seperti internet banking, mobile banking juga dompet elektronik (Hanina, 2021).
Dalam pembayaran non tunai yang sedang populer atau berkembang di Indonesia khususnya di kalangan mahasiswa saat ini adalah QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) dengan menggunakan standar QR code dalam melakukan pembayaran dapat melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet digital elektronik atau mobile banking (Kudu, y.u., 2023) Pembentukan Qris sejalan dengan implementasi inisiatif Bank Indonesia serta pengembangan insfrastruktur dalam pembayaran ritel yang mana dilakukan secara real time, seamless, dan selalu dapat diakses. Gopay, Ovo, Dana merupakan beberapa contoh sistem dengan metode pembayaran elektronik yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia khususnya di kalangan muda seperti mahasiswa karena metode penggunaanya hanya dengan melakukan scan QR-Code saja(Ardana et al., 2023)
Digital payment merupakan suatu metode pembayaran dalam transaksi dengan menggunakan media elektronik, media ini digunakan dalam memulai proses transfer sekaligus menyimpan, memproses, serta menerima uang dalam bentuk informasi digital. Digital payment cara penggunaannya yaitu dengan sebuah aplikasi online yang dalam pembayarannya tidak di lakukan dengan sejumlah uang kertas maupun cek dengan digital payment transaksinya jauh lebih mudah serta lebih praktis (Ervandy Kurniawan et. Al, 2022). Manfaat adanya digital payment ini serta keunggulannya yaitu dapat membantu transaksi jual beli dengan sistem pembayaran yang lebih efektif serta ekonomis. Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan transaksi pembayaran digital di Indonesia yang hampir di dominasikan oleh pelaku usaha, mikro, kecil serta menengah(UMKM) yang dapat dijadikan salah satu alasan berkembangnya sistem digital payment dikalangan mahasiswa(Dalimunthe et al., n.d.)
METODE
Metode penelitian artikel karya tulis ilmiah ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Metode penelitian kuantitatif dalam penelitian ini digunakan untuk menganalisis efektivitas pembayaran digital yang diterapkan oleh mahasiswa di UMKM Sentra Wisata Kuliner Ketintang Surabaya. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah responden yang merupakan mahasiswa yang sering bertransaksi di lokasi tersebut. Data kuesioner dirancang untuk menganalisis berbagai aspek, seperti frekuensi penggunaan pembayaran digital, tingkat kepuasan, dan kemudahan dalam bertransaksi bagi Mahasiswa (Ardana et al, 2023).
Selain menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini juga menerapkan metode deskriptif kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman dan persepsi mahasiswa terkait penggunaan pembayaran digital. Metode ini berfokus pada pengumpulan dan analisis data fakta, sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran yang jelas dan akurat terhadap objek yang diteliti (Pratama & Yudi Utomo, 2020). Analisis data kualitatif ini bertujuan untuk memberikan konteks yang lebih luas dari hasil kuesioner, sehingga dapat lebih memahami efektivitas pembayaran digital. Teknik pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dengan menggunakan Google forms, kuesioner diisi secara jujur atas pemikiran dan apa yang dialami responden. Penyebaran link kuesioner di mulai pada bulan Oktober 2024.
Dalam penyajian data peneliti menggunakan gambar serta angka yang disajikan dalam bentuk tabel diagram(Zein et al., 2019). Dengan menggabungkan kedua metode tersebut diharapkan dapat memberikan data yang lebih tepat dan relevan untuk pengembangan sistem pembayaran digital di UMKM Sentra Wisata Kuliner Ketintang Surabaya.
PEMBAHASAN
Saat ini Fintech (Financial Technology) berkembang di Indonesia dengan sangat pesat.
Terdapat beberapa jenis Fintech di Indonesia yang salah satu diantaranya adalah Digital Payment atau biasa disebut Payment Settlement and Clearing. Payment Settlement and Clearing sendiri merupakan Fintech yang memberikan benefit layanan berupa pembayaran transaksi secara online sehingga proses tersebut menjadi lebih cepat, praktis, dan murah (Rinitami 2019). Menurut Mauliddiyah (2021) Payment system ialah layanan elektronik yang menggantikan uang kartal serta uang giral sebagai alat transaksi contohnya seperti, e-wallet, e- money serta aplikasi Fintech lainnya. Di Indonesia sendiri sudah banyak produk payment yang telah banyak digunakan oleh masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa seperti : e-money card, e-walet, dan bentuk aplikasi lainnya dengan berbagai nama seperti: Go pay, OVO, Paytren, Link Aja, Dana, T-Cash dan lain sebagainya.
Sistem Pembayaran lahir bersamaan dengan lahirnya konsep 'uang' sebagai media pertukaran (medium of change) atau intermediary pada transaksi barang, jasa dan keuangan.
Dilansir dari laporan Boku Inc. mengenai “Mobile Wallets Report 2021”, bahwa masyarakat Indonesia 73% menggunakan e-wallet dikarenakan mereka membutuhkan pembayaran secara daring (Prameswari et al., 2021) . Perkembangan teknologi di era digital ini sangat memberikan berbagai kemudahan bagi kehidupan manusia, terutama dalam membentuk efektifitas media sosial dalam mempromosikan pemasaran melalui strategi-strategi yang ada. Salah satu bentuk perkembangan teknologi yaitu sistem pembayaran digital atau Financial Technology dalam berbisnis. Financial Technology (Fintech) merupakan kalaborasi jasa keuangan dengan teknologi yang merubah model bisnis dari konsumen yang awalnya menggunakan uang kas dengan bertatap muka sekarang dapat dilakukan transaksi jarak jauh dengan melakukan pembayaran melalui aplikasi (Ardana et al., 2023). Generasi milenial khususnya mahasiswa yang pada dasarnya memiliki keinginan untuk bergaya hidup sesuai tren saat ini, tidak menutup kemungkinan juga bahwa hidup konsumtif pada kalangan mahasiswa terjadi (Nadhilah et al., 2021). Sistem pembayaran digital ini banyak digunakan di kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya saat melakukan pembayaran Karena mereka menganggap lebih mudah dan simple saat melakukan pembayaran.
Berdasarkan dari hasil penelitian survey kelompok, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya mayoritas menggunakan sistem pembayaran Non-Tunai atau E-wallet. Berikut Persentase Penngunaan Sistem pembayaran digital Mahasiswa.
Diagram 1.1
Penggunaan Sistem Pembayaran Digital
Sistem Pembayaran digital atau Non-Tunai banyak digunakan oleh kalangan mahasiswa.
Sistem pembayaran digital memudahkan mereka untuk bertransaksi tanpa mengkhawatirkan dompet atau uang yang hilang. Dilihat dari keefektifannya sistem pembayaran e-wallet dinilai sebagai cara praktis untuk membayar tetapi ada sisi negatif yang dirasakan mahasiswa yaitu meningkatkan perilaku konsumtif dengan berdasarkan data peneliti sebanyak 87,9%
mahasiswa berperilaku konsumtif. Oleh karena itu, Dari hasil penelitian kami mahasiswa menggunakan sistem pembayaran digital dalam kehidupan sehari - hari dengan persentase Jarang (48,5%), Sering (42,4%), Tidak Pernah (9,1%).
Diagram 1.2
Penggunaan E-Wallet Mahasiswa dalam kehidupan sehari - hari
Diagram 1.3
Perilaku Konsumtif Mahasiswa
Berdasarkan hasil data yang kami peroleh alasan mahasiswa menggunakan sistem non- tunai yaitu lebih mudah, praktis dan simple. Sistem Pembayaran digital membawa dampak positif dan negatif tergantung cara kita menggunakannya. Dampak positif yang dapat dirasakan dengan pembayaran digital semua detail informasi akan tercatat dan tersimpan dengan baik.
Saldo dan rincian pengeluaran dapat dipantau dengan mudah pada handphone. Dengan begitu, mahasiswa mudah mengatur anggaran dan transaksi lebih mudah dikontrol. Di sisi lain, terdapat dampak negatif dari penggunaan e-wallet tersebut, yaitu ketergantungan pada jaringan internet. Jika Baterai handphone habis atau terjadi mati lampu sehingga tidak ada koneksi internet, maka transaksi pembayaran tidak dapat diproses. Selain itu untuk ke-efesienan dari penggunaan digital payment ini menurut mahasiswa adalah meningkatkan efisiensi dengan presentase sebesar 78,8% , dan yang menjawab mungkin dengan presentase sebesar 21,2%.
KESIMPULAN
Peningkatan Kemudahan dan Efisiensi Transaksi yaitu: Penggunaan pembayaran digital (e-wallet) seperti GoPay, OVO, dan Dana memudahkan mahasiswa dalam bertransaksi secara praktis tanpa memerlukan uang tunai, serta mencatat semua transaksi secara otomatis sehingga memudahkan dalam pemantauan keuangan. Penggunaan e-wallet bergantung pada ketersediaan jaringan internet dan daya baterai perangkat, sehingga dapat menghambat transaksi ketika tidak ada koneksi atau baterai habis. Dari mahasiswa kebanyakan menggunakan sistem pembayaran digital yang terdapat 81.3% dan hasil penelitian kami mahasiswa menggunakan sistem pembayaran digital dalam kehidupan sehari - hari dengan persentase Jarang (48,5%), Sering (42,4%), Tidak Pernah (9,1%). Secara keseluruhan, pembayaran digital memberikan manfaat signifikan dalam efisiensi transaksi, tetapi juga memerlukan pengelolaan yang baik untuk mengurangi dampak konsumtif dan risiko ketergantungan pada teknologi.
DAFTAR PUSTAKA
Dahliana, Difi, and A. Perkembangan Sistem Transaksi. n.d. “Sejarah Uang.”
Mauliddiyah, Nurul L. 2021. “No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関
連指標に関する共分散構造分析Title.” 6.
Njatrijani, Rinitami. 2019 “Perkembangan Regulasi Dan Pengawasan Financial Technologi Di Indonesia”.
Ardana, S. G., Shafa Luqyana, A., Ayu, I., Antono, L., Rahayu, R. P., Qonita, L., Zahra, S. A., Alsyahdat, F., & Pembangunan, P. E. (2023). Efektifitas Penggunaan QRIS bagi Kalangan Mahasiswa UNNES untuk Transaksi Pembayaran dalam Rangka Mendorong Perkembangan Ekonomi pada Era Digitalisasi. In Jurnal Potensial (Vol. 2, Issue 2).
http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial
Nadhilah, P., Jatikusumo, R. I., & Permana, E. (2021). EFEKTIFITAS PENGGUNAAN E- WALLET DIKALANGAN MAHASISWA DALAM PROSES MENENTUKAN
KEPUTUSAN PEMBELIAN. JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting), 4(2), 128. https://doi.org/10.35914/jemma.v4i2.725
Dalimunthe, W. M., Inda, T., Rahma, F., Syarvina, W., Islam, E., Syariah, A., Uin, S., & Utara, S. (n.d.). Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Efektivitas Fintech Melalui Digital Payment terhadap Perkembangan UMKM di Indonesia.
https://doi.org/10.47476/reslaj.v5i6.1059
Prameswari, A., Namira Hsb, D., Nur Bayani, L., Islam Negeri Sumatera Utara, U., & Info, A.
(2021). Al-Sharf Jurnal Ekonomi Islam Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Konsumen Dalam Menggunakan Sistem Pembayaran E-Wallet (Studi Kasus Pada Mahasiswa UINSU Medan) (Vol. 2, Issue 2). Online.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 181-192+Erya. (n.d.).
Ivan Goenawan, S., Natalia, C., Prasepta Sejahtera, F., & K, A. A. (2021). ANALISA TIMBANGAN DATA DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF DOMPET DIGITAL.
Pratama, R. K., & Yudi Utomo, A. P. (2020). Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Wacana Stand Up Comedy Indonesia Sesi 3 Babe Cabita di Kompas Tv. In CARAKA (Vol. 6, Issue 2).
Ardana, S. G., Luqyana, A. S., Antono, I. A. L., Rahayu, R. P., Qonita, L., Zahra, S. A., &
Alsyahdat, F. (2023). Efektifitas penggunaan QRIS bagi kalangan mahasiswa UNNES untuk transaksi pembayaran dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi pada era digitalisasi. Jurnal Potensial, 2(2), 167-183.
Zein, S., Yasyifa, L., Ghozi, R., Harahap, E., Badruzzaman, F., & Darmawan, D. (2019).
Pengolahan dan Analisis Data Kuantitatif Menggunakan Aplikasi SPSS (Vol. 4, Issue 1).
Ardana, S. G., Shafa Luqyana, A., Ayu, I., Antono, L., Rahayu, R. P., Qonita, L., Zahra, S. A., Alsyahdat, F., & Pembangunan, P. E. (2023). Efektifitas Penggunaan QRIS bagi Kalangan Mahasiswa UNNES untuk Transaksi Pembayaran dalam Rangka Mendorong Perkembangan Ekonomi pada Era Digitalisasi. In Jurnal Potensial (Vol. 2, Issue 2).
http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial
Dalimunthe, W. M., Inda, T., Rahma, F., Syarvina, W., Islam, E., Syariah, A., Uin, S., & Utara, S. (n.d.). Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Efektivitas Fintech Melalui Digital Payment terhadap Perkembangan UMKM di Indonesia.
https://doi.org/10.47476/reslaj.v5i6.1059
efektivitas pengunaan payment qris pada transaksi penjualan usaha mikro kecil dan menengah . (n.d.).
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Kepercayaan dan Efektivitas terhadap Minat Menggunakan Financial Technology (Fintech) (Studi Kasus: UMKM di Kabupaten Bantul) The Effect of Easy Perception, Trust and Effectiveness on Interest Using Financial Technology (Fintech) (Case Study: SMEs in Bantul District). (n.d.).
https://m.medcom.id/ekonomi/mikro/8N0V8mAk-umkm-dongkrak-pertumbuhan-