“Kiat keunggulan, persaingan, kompetensi, daya saing, kinerja dan kesuksesan bagi para ekonom UKM dan negosiator syariah modern sebagai penyelamat perekonomian dan bisnis di Indonesia.” Kegiatan Ekonomi - Bisnis syariah dalam kehidupan manusia dan kehidupan sebagai makhluk sosial sepanjang hayat tidak dibatasi dalam hal kepemilikan harta, baik produk, jasa atau barang, namun terbatas pada cara memperoleh dan memanfaatkan harta tersebut karena kaidah haram dan haram. hukum halal harus sesuai dengan syariat Islam. Saat ini sedang booming bahkan Bank Indonesia (BI) mengakui potensi perekonomian, bisnis, dan industri keuangan syariah global di Indonesia cukup besar hingga mencapai US$.
Buku Ekonomi dan Bisnis Syariah di Era Globalisasi ini merupakan buku kajian, bacaan, pendidikan, pengajaran dan referensi yang wajib dibaca dan dipahami oleh mahasiswa Jenjang 1 (Sarjana) dan Jenjang 2 (Master) di segala bidang ilmu. dengan tujuan memberikan pendidikan, pengajaran dan pembelajaran, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan keterampilan (seni) dengan pemahaman dasar teori sistem ekonomi mikro-makro dan prinsip-prinsip ekonomi bisnis syariah khususnya mengenai konsep, penerapan dan implementasinya. mudharabah, musyakah dan muamalah dalam usaha jual beli, hutang dan piutang, sewa guna usaha, syirkah, perbankan dan asuransi syariah, berbasis sistem informasi komputer yang berdaya saing di era globalisasi, serta menginformasikan permasalahan, solusi dan keberhasilannya. ekonomi bisnis syariah modern sebagai landasan pemikiran inovasi, evolusi, keunggulan, peluang, daya saing, kompetensi dan pengembangan daya saing dalam bisnis usaha kecil menengah dan ritel syariah modern di era globalisasi sebagai penyelamat ekonomi dan bisnis dunia. bangsa dan negara Indonesia. Hal ini dapat menjadi pedoman dan acuan bagi mahasiswa, pembaca dan pebisnis muda untuk mengambil keputusan (decision-making) di masa depan sebagai direktur perusahaan yang handal dan profesional.
DAFTAR PUSTAKA
Ikhsan Fakhruddin, “Perilaku Konsumen pada Ekonomi Konvensional dan Ekonomi Islam” di http://ikhsan-blogs.blogspot.com/2014/04/. Suherman Rosyidi, Pengantar Teori Ekonomi: Pendekatan Teori Ekonomi Mikro dan Makro, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2006), s.
GLASSORY
Ilmu Ekonomi adalah suatu bidang ilmu yang dapat memecahkan permasalahan kehidupan dan kehidupan manusia melalui pemanfaatan seluruh sumber daya ekonomi yang ada, berdasarkan teori dan prinsip, dalam suatu sistem perekonomian yang dianggap efisien dan efektif. Ekonomi Syariah merupakan ilmu sosial yang mempelajari permasalahan perekonomian umat, terinspirasi dari nilai-nilai Islam Gadai (Rahn), yaitu menjadikan barang-barang berharga sebagai jaminan yang mengikat hutang dan dapat digunakan sebagai pembayaran hutang apabila debitur tidak mampu untuk membayarnya. dari hutang. utang. Jual Beli atau Bai' Al Murabahah adalah perjanjian yang saling mengikat antara penjual (pihak yang memasok barang) dan pembeli (pihak yang membayar barang yang dijual), yang dalam Islam berarti jual beli apabila pihak penjual memberitahukan pembeli atas biaya perolehan dan keuntungan yang diinginkannya.
Jual beli menurut hukum agama adalah perjanjian pertukaran benda untuk memiliki benda tersebut selama-lamanya. Musyārakah, yaitu kerjasama antara perbankan dengan pengusaha yang masing-masing memiliki saham. Muzāra'ah merupakan kerjasama di bidang pertanian antara pemilik tanah dengan petani bagi hasil, dimana bibit tanamannya berasal dari para petani.
Pengembangan ekonomi syariah dan sistem ekonomi syariah bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau sistem ekonomi sosialis, melainkan bertujuan untuk mencari sistem ekonomi yang memiliki kelebihan untuk mengatasi kekurangan dari sistem ekonomi yang ada. Riba' adalah pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual beli maupun transaksi pinjam meminjam yang salah atau bertentangan dengan prinsip muamalat dalam Islam. Riba' Yad, yaitu riba akibat pemisahan tempat akad jual beli sebelum serah terima antara penjual dan pembeli.
Sistem perekonomian adalah suatu sistem yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antara masyarakat dengan seperangkat lembaga dalam tatanan kehidupan. Sistem ekonomi Islam merupakan suatu pandangan hidup yang mandiri, Islam sendiri mengatur seluruh aspek kehidupan manusia yang mengupayakan ketertiban berdasarkan seperangkat konsep Hablum min-Allah wa hablum min-Annas yang berhubungan dengan Tuhan, manusia dan hubungan keduanya (tauhid. Sistem ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang menerapkan nilai-nilai Islam dalam kegiatan perekonomian masyarakatnya.
Sistem perekonomian terdiri dari unsur manusia dengan subyeknya; barang ekonomi sebagai obyek; serta perangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan perekonomian. Tindakan ekonomi adalah istilah yang mengacu pada setiap upaya manusia berdasarkan pilihan terbaik dan paling menguntungkan. Tindakan ekonomi yang tidak rasional, yaitu segala upaya manusia yang didasari oleh pilihan yang paling menguntungkan, namun pada kenyataannya tidak demikian.
Tindakan ekonomi rasional, yaitu segala usaha manusia yang didasarkan pada pilihan yang paling menguntungkan, dan memang demikian adanya. Tujuan Ekonomi Syariah sejalan dengan tujuan hukum Islam itu sendiri (maqashid asy syari'ah), yaitu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat (falah) melalui pola hidup yang baik dan terhormat (hayyah thayyibah).
TENTANG PENULIS
Manajemen Penerbangan, juga di bidang Administrasi Bisnis, Manajemen Pemasaran & Bisnis Global, Sistem Informasi Manajemen (MIS) berbasis Teknologi Informasi Komputer, HRM dan Manajemen Operasi (MO), sehingga perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa sebagian besar didasarkan pada pengalaman ( praktek) di lapangan. Pengelolaan UKM dan koperasi di era globalisasi; Teori dan penerapan sistem kompensasi; dan etika bisnis pada organisasi profesi, jasa perbankan dan industri di era globalisasi. Sampai saat ini saya masih aktif sebagai konsultan di industri manufaktur, penjaminan mutu dan konsultan pendidikan tinggi di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Operasi, Industri Dirgantara, Manajemen Pemeliharaan Penerbangan dan Total Quality Continuous Improvement dari peran dan peraturan SNI, DSN, serta ISO-9000, ISO-14000, D1-9000, FAA, CASR dan EASA 66 di dalam negeri.
SUDI RAHAYU, S.E., M.M., lahir di Pandeglang pada tanggal 19 Mei 1958, memperoleh gelar Sarjana dari STIE-YPKP Bandung pada tahun 1988 (Jurusan Manajemen Keuangan dan Perbankan) dan Sarjana dari STIA.LAN.RI Bandung pada tahun 1988 (Negeri Departemen Administrasi ). Pada tahun 1997, beliau mengikuti program Magister Manajemen Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Manajemen Keuangan (BKU) dan lulus pada tahun 2001. Pada tahun 2012-2014 menjadi dosen tetap dengan tugas tambahan sebagai Wakil Ketua II Bidang Keuangan STIE Ekuitas Bandung; Pada Agustus 2014, beliau menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni STIE Ekuitas.
Jabatan fungsional saat ini adalah Guru Besar Madya (IV/a) dan lulus ujian sertifikasi sebagai guru (Sertifikasi Dosen) pada tahun 2014. Kompetensi ilmunya meliputi Perbankan, Lembaga Keuangan, Bank Konvensional dan saat ini Kursus Pendidikan Ekuitas STIE Kursus Perbankan Konvensional dan Perbankan dan Lembaga Keuangan Lainnya. Selain aktif mengajar, beliau juga aktif membuat buku-buku berISBN dan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) - Hak Cipta Buku, termasuk Bisnis Kreatif dan Inovatif di Era Globalisasi (ISBN dan HKI - Hak Cipta Buku No. 000113415).
IIM HILMAN, S.E., M.M., saat ini menjabat sebagai Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) EKUITAS Bandung, dengan tugas tambahan sebagai Ketua Program Studi Sarjana Manajemen. Sebelum berkarir di bidang pendidikan, penulis merupakan seorang bankir peserta pelatihan di Bank Pemerintah Daerah selama 33 tahun (20 tahun di bank konvensional dan 13 tahun di bank syariah), dengan pengalaman di berbagai bidang antara lain: pembiayaan, peminjaman/pembiayaan, operasional cabang, perencanaan dan pengembangan strategis, transaksi valuta asing, sumber daya manusia dan pelatihan, pendidikan/sertifikasi manajerial/profesional yang diterima, meliputi: Manajer Tingkat Pertama, IBI–Jakarta (1999); Pemimpin Cabang, IBI–Jakarta (2000); Sebelum SESPIBANK, IBI–Jakarta (2003); SESPIBANK Angkatan.38, LPPI–Jakarta (2004); Studi Banding Perbankan di. Kegiatan lainnya adalah sebagai narasumber dan pembicara dalam seminar nasional dan internasional tentang Keuangan dan Perbankan Islam, publikasi hasil penelitian di jurnal nasional dan internasional.