Elisitasi Kebutuhan
(Requirements Elicitation)
Dalila Husna Yunardi, M.Sc
1. Definisi
2. Tujuan dan Objektif
3. Isu-Isu penting dalam mengumpulkan kebutuhan 4. Explicit vs Implicit Knowledge
5. Teknik-teknik dalam mengumpulkan kebutuhan/Requirements a. Observasi/Shadowing
b. Scenario Analysis c. Wawancara
d. Role Play
6. Karakteristik dari kebutuhan
7. Tanya Jawab
Elisitasi Kebutuhan/Requirements Elicitation
Sebuah proses dalam mencari/menggali/memperoleh semua pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan model kebutuhan (requirements model) untuk suatu domain masalah.
Elisitasi Kebutuhan/Requirements Elicitation
Kebutuhan/Requirements: apa yang diperlukan -> keinginan -> yang akan menjadi fitur/fungsionalitas di masa yang akan datang
Elisitasi/Elicitation: Usaha untuk mendapatkan sesuatu -> hal yang kita lakukan agar mendapatkan apa yang kita/orang lain inginkan
Maka:
Elisitasi kebutuhan -> proses/usaha untuk mendapatkan apa yang diperlukan/keinginan dari kita sendiri atau dari orang lain.
Konsep Tujuan dan Objektif di dalam RKPL
● Di dalam setiap hal yang akan kita lakukan akan ada tujuan dan objektif
● Tujuan dan objektif akan menjelaskan arah atau haluan dari projek yang akan kita bangun
● Dalam menjelaskan tujuan hal yang paling penting untuk ditanyakan kepada user kita adalah:
○ Apakah user/stakeholder/organisasi ini membutuhkan perangkat lunak/requirements yang disebutkan, walaupun hal tersebut dapat dipenuhi atau dilakukan oleh staf mereka sendiri?
○ Apakah mereka benar-benar menginginkan requirement/kebutuhan yang mereka sebutkan?
Konsep Tujuan dan Objektif di dalam RKPL
● Maka tujuan di dalam RKPL:
○ Mengusahakan untuk menempatkan requirements/kebutuhan di dalam konteks yang lebih besar
○ Memahami bagaimana suatu masalah terhubung dengan tujuan organisasi, software project yang lebih besar (jika ada)
○ Menggali kebutuhan yang benar dan tepat
Contoh
● KRSOnline:
○ Tujuan-> merekam mata kuliah yang ada di Unsyiah, memudahkan mahasiswa untuk mendaftar mata kuliah secara online, mahasiswa dapat mendaftar mata kuliah dari mana saja (tidak mesti langsung ke kampus), data mahasiswa dan mata kuliah terintegrasi dan dapat dilihat untuk digunakan/dianalisis oleh pihak Unsyiah
○ Hubungan dengan tujuan organisasi/sistem yang lebih besar-> terintegrasi dengan aplikasi Perwalian Online (hanya dapat diakses oleh dosen), SIAKAD, SIMKuliah dan situs data.unsyiah.ac.id -> menjadikan Unsyiah memiliki database yang komprehensif yang mana datanya tersimpan untuk digunakan pada masa akreditasi -> sehingga
mendapatkan nilai yang bagus untuk akreditas.
Praktikum 3
● Lakukan praktikum ini secara individu
● Identifikasi tujuan dan hubungan dengan tujuan organisasi/sistem yang lebih besar untuk sistem-sistem berikut:
○ Sistem perekaman data kependudukan (e-ktp)
○ Sistem mobile banking bank Mandiri
○ Sistem UKT Unsyiah
○ Sistem SBMPTN dan SNMPTN online
● Lakukan praktikum ini via elearning selama kelas berlangsung.
Isu-Isu Penting di dalam Elisitasi Kebutuhan
● Masalah sering timbul antara organisasi dan software engineer
● Ketidakmampuan anggota organisasi untuk menjelaskan apa yang mereka butuhkan
● Ada banyak sumber untuk requirements atau kebutuhan dari suatu organisasi:
○ Customer, teller, staf, berkas/dokumen legal, pimpinan, stakeholder, pegawai tetap, pegawai kontrak dll
○ Beda keinginan dan beda persepsi (antar anggota organisasi tersebut)
○ Relativisme dimana-mana:
■ Beda persepsi
■ Perbedaan dalam menganggap apa yang benar dan apa yang salah
● Solusi: identifikasi tacit dan non-tacit knowledge
Pengetahuan Explisit (Non-Tacit Knowledge)
● Pengetahuan explicit:
○ Pengetahuan yang sudah dikumpukan dan diterjemah ke dalam suatu bentuk dokumentasi -> lebih mudah dipahami oleh orang lain.
○ Bersifat formal -> teori yang sudah ada
○ Mudah untuk diberikan ke orang lain/disebar ke orang lain, karena sudah ada dokumentasi.
○ Contoh: artikel, jurnal, SOP, buku, dokumen akreditasi, RPS, buku resep, dokumentasi coding, dll.
Pengetahuan Implisit (Tacit Knowledge)
● Pengetahuan Implisit:
○ Pengetahuan yang terdapat di dalam otak atau pikiran seseorang yang sesuai dengan pemahaman dan pengalaman masing-masing.
○ Tidak terstruktur, tidak dapat didefinisikan dengan lengkap dengan bahasa formal.
○ Pemahaman pribadi yang susah diekspresikan.
○ Belum terdokumentasi.
● Ciri-ciri:
○ Tidak dapat diekspresikan
○ Pengetahuan hanya dapat ditransfer melalui proses tatap muka -> melalui percakapan
● Contoh:
○ Instruktur yoga/pilates/zumba dapat melakukan transfer pengetahuan secara langsung melalui tatap muka; menunjukkan otot/bagian tubuh yang mana yang harus digerakkan
○ Bidan menjelaskan tentang pengalaman melahirkan
○ Dokter menjelaskan cara-cara melakukan operasi secara langsung berdasarkan pengalaman pribadi.
Mengapa ini penting?
● Dengan mengidentifikasi pengetahuan explicit dan implisit, maka kebutuhan yang dikumpulkan dapat menjadi lebih lengkap dan lebih mudah untuk memahami konteks dan budaya dari suatu organisasi.
● Sehingga perangkat lunak yang dibangun dapat digunakan sesuai dengan keperluan di organisasi tersebut.
● Cara mendapatkannya:
○ Role play
○ Analisis dokumen
○ Scenario analysis
○ Prototyping
○ Observasi
○ Wawancara
○ Umumnya: teknik-teknik etnografi
Praktikum 5
● Coba identifikasi pengetahuan eksplisit dan implisit di dalam olahraga futsal/badminton.
● Identifikasi pengetahuan eksplisit dan implisit di dalam proses membangun API dengan menggunakan teknologi Postman.
Etnografi
● Deskripsi tentang suku-suku bangsa atau ilmu tentang pelukisan kebudayaan suku-suku bangsa yang hidup tersebar di muka bumi.
● Ilmu yang mempelajari tentang kultur dan budaya.
● Penerapan di dalam requirements engineering:
○ Mempelajari kultur/budaya dari suatu organisasi agar dapat mengumpulkan kebutuhan sesuai dengan tujuan dari suatu perangkat lunak.
○ Teknik-teknik yang digunakan sesuai dengan yang sudah disebutkan di 2 slide sebelumnya.
Wawancara
● Wawancara atau temu duga adalah kegiatan tanya-jawab secara lisan untuk memperoleh informasi.
● Bentuk informasi yang diperoleh dapat dituliskan atau direkam secara audio dan visual.
● Dapat dilaksanakan secara:
○ Daring
○ Luring
● Dengan bentuk gaya wawancara:
○ Open ended
○ Closed ended
○ Mixed method
Contoh Wawancara dalam RKPL
● KRSOnline: mewawancarai staf akademik, operator dan mahasiswa mengenai kegiatan KRS online yang dilaksanakan setiap semester.
● SIMKuliah: mewawancarai staf akademik, operator, mahasiswa, dosen yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar setiap semester.
Praktikum 6
● Berikan contoh pelaksanaan wawancara untuk sistem-sistem berikut:
○ UILIS (perpustakaan USK)
○ Repository jurnal USK
○ Visualisasi data USK
Observasi
● Observasi atau pengamatan adalah aktivitas terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami
pengetahuan dari sebuah fenomena; berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang diketahui sebelumnya.
● Dilaksanakan untuk mendapatkan informasi lanjutan.
● Umumnya dilaksanakan sebelum atau sesudah wawancara (tergantung dengan konteks masing-masing proyek yang diambil).
Contoh Observasi dalam RKPL
● KRSOnline:
○ Observasi proses registrasi mata kuliah setiap semester oleh mahasiswa.
○ Observasi proses input data oleh operator untuk setiap mata kuliah di setiap semester.
○ Observasi aktivitas yang dilaksanakan oleh staf akademik.
● SIMKuliah:
○ Observasi penggunaan kertas dalam melaksanakan absen di kegiatan belajar mengajar.
○ Observasi rekap absen setiap semester oleh administrasi jurusan, kemudian ke fakultas.
Praktikum 7
● Identifikasi jenis kegiatan observasi dan siapa (user) yang akan diamati untuk contoh sistem berikut:
○ SIMATA (Sistem Manajemen Tugas Akhir FMIPA).
○ Sistem Keuangan Pemerintah Daerah Aceh
○ Sistem Penggunaan Lab di FMIPA
Shadowing
● Praktek observasi yang biasa dilakukan dengan mengikuti
orang/karyawan/subjek yang akan kita amati, untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai apa yang dikerjakan.
Contoh Shadowing dalam RKPL
● Mengikuti staf akademik dan merekam gerak-geriknya selama proses registrasi mata kuliah.
● Mengikuti dosen atau operator dan merekam gerak-geriknya selama proses absensi dalam kelas/kuliah.
Analisis Dokumen
● Proses penafsiran dokumen yang dilaksanakan untuk menambahkan pengetahuan terhadap objek yang diteliti/dipelajari; untuk mendapatkan makna yang lebih dalam.
Contoh Analisis Dokumen di dalam RKPL
● KRSOnline:
○ Melihat dokumen formulir KRS setiap semesternya
○ Melihat dokumen akademik untuk setiap semester per fakultas dan per prodi.
● SIMKuliah:
○ Melihat dokumen absensi selama satu semester, per prodi dan per mata kuliah.
Role Play
● Adalah bermain peran; ketika seseorang berperilaku seperti orang lain dalam situasi tertentu.
● Contoh: Menjalankan peran dosen atau mahasiswa di dalam proses mendaftar mata kuliah.
Karakteristik dari Requirements/Kebutuhan
● Correct/Benar
● Complete/Lengkap
● Consistent/Konsisten
● Unambiguous/Jelas - tidak ambigu
● Verifiable/Dapat diverifikasi
● Ranked for importance and stability/Diranking berdasarkan kepentingan dan stabilitas
● Modifiable/Dapat dimodifikasi
● Traceable/Dapat ditelusuri
● Understandable/Dapat dimengerti
Contoh Requirements
KRSOnline:
Mahasiswa dapat mencetak transkrip sementara dari mana saja untuk keperluan pemberkasan baik di kampus maupun di luar kampus
Perwalian Online:
Dosen dapat memfinalisasi mata kuliah yang sudah dipilih oleh mahasiswa dari mana saja.
Praktikum 8
● Buat dokumen perencanaan untuk menggali kebutuhan untuk sistem berikut. Lengkapi cara dan apa yang ingin anda identifikasi untuk sistem ini ke depannya.
○ Sistem penyewaan mobil
Tugas
Buatlah requirement dengan lengkap dari sistem yang telah anda ajukan pada pertemuan yang lalu.
Submit melalui elearning.