Bagaimana gambaran etika bisnis Islam dalam pembelian dan penjualan daging sapi kualitas campur di toko "Pojok Jaya" Kab. Jika anda ingin mengetahui ulasan etika bisnis islami mengenai jual beli daging sapi kualitas campur di toko "Pojok Jaya" Kab.
ETIKA BISNIS ISLAM
PRAKTEK JUAL BELI DAGING SAPI DI TOKO
Pada bab ini akan dibahas mengenai profil Toko Jaya Corner yang meliputi gambaran umum lokasi penelitian, letak geografis Toko Jaya Corner, sejarah dan latar belakang berdirinya Toko Jaya Corner, kegiatan-kegiatan di Toko Jaya Corner , usaha jual beli daging sapi, dan usaha jual beli daging.daging sapi disimpan di freezer.
ANALISIS ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP JUAL BELI DAGING SAPI DI TOKO POJOK JAYA
PENUTUP
ETIKA BISNIS ISLAM
Pengertian Etika Bisnis Islam 1. Pengertian Etika
Oleh karena itu, meskipun menganjurkan kerja keras, bahkan dalam bisnis, Al-Qur'an menekankan bahwa dorongan yang lebih besar dalam bisnis adalah mencapai apa yang di sisi Allah. Al-Qur'an memberikan pandangan tentang bisnis Islam, yaitu sebagai berikut, Al-Qur'an mengajak umat untuk sering mengimani dan mengamalkan syarat-syaratnya dalam segala aspek kehidupan.
Etika Bisnis Islam Dalam Jula Beli
Ahmad Amin dalam buku Muhammad yang berjudul Etika Bisnis Islam memberikan definisi bahwa etika atau akhlak adalah suatu ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menjelaskan apa yang harus dilakukan orang terhadap orang lain, menetapkan tujuan yang harus dituju orang dalam tindakannya dan menunjukkan jalannya. untuk melakukan apa yang perlu dilakukan. Jual beli adalah bagian dari kegiatan usaha yang menyebabkan terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli sehubungan dengan suatu benda atau barang tertentu, dengan cara akad atau sejenisnya.47 Menurut syariat, kegiatan jual beli itu halal (boleh), namun jika dilakukan dengan niat yang ikhlas dan sesuai dengan perintah Allah dan tuntunan Nabi, maka jual beli itu patut disembah (sunah). Bahkan jual beli pun bisa menjadi wajib jika yang diperjualbelikan adalah barang atau jasa yang dapat membebaskan seseorang dari kesulitan atau kemaksiatan.
Dan sebaliknya, jual beli menjadi haram apabila barang atau jasa yang diperjualbelikan adalah barang haram atau haram sehingga menimbulkan kerugian.48. Menurut Mushtaq Ahmad, etika Islam dalam jual beli diterapkan dalam tiga kerangka utama, yaitu kebebasan ekonomi, keadilan, dan perilaku yang diperintahkan dan terpuji. Ajaran Islam tentang keadilan dan jual beli dikelompokkan menjadi dua dimensi, yaitu Imperatif (perintah) dan Keamanan (perlindungan).
Aksioma Etika Bisnis Islam
Kebenaran dalam konteks ini, selain mengandung makna kebenaran versus kesalahan, juga mencakup dua unsur yaitu kebajikan dan kejujuran. Dari sikap kebenaran, kebajikan (sukarela) dan kejujuran, maka sebuah bisnis dengan sendirinya akan melahirkan persaudaraan. Dengan demikian kebenaran, kebajikan dan kejujuran dalam seluruh proses bisnis juga akan dilakukan secara transparan dan tanpa manipulasi apapun.
Di sisi lain, Nabi SAW menuntut agar bisnis dilakukan dengan jujur dan jujur.68 D. Penerapan aksioma Islam dalam etika bisnis. Berdasarkan filosofi dan aksioma Islam, selanjutnya akan dijadikan landasan untuk membangun etika bisnis dalam konteks Islam. Gedung ini juga menjadi landasan penerapan konsep-konsep filsafat dan aksioma dalam etika bisnis, sebagai berikut: 69.
PRAKTEK JUAL BELI DAGING SAPI
DI TOKO “POJOK JAYA” KABUPATEN PONOROGO
Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Letak Geografis Toko Pojok Jaya
- Sejarah Toko Pojok Jaya
- Aktivitas Pedagang dan Karyawan di Toko Pojok Jaya a. Kategori dan jenis-jenis aktivitas penjual dan karyawan
Toko Pojok Jaya pertama kali berdiri pada tahun 1994 tepatnya di Jalan Hasanuddin, pada saat itu masih menjual kebutuhan sehari-hari seperti makanan ringan, sabun, minuman kaleng, peralatan dapur dan seiring dengan perkembangan kebutuhan banyak masyarakat terutama kebutuhan pangan di tahun-tahun berikutnya. Tahun 1996 dibuka pemilik toko jual beli daging sapi.84. Kategori kegiatan pedagang dan pegawai Toko Pojok Jaya berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan atau diperjualbelikan, yaitu: 1) Jajanan. Kegiatan para pedagang dan pegawai Toko Pojok Jaya dapat dikelompokkan berdasarkan sarana yang digunakan dalam melakukan pekerjaan dan berdagang yaitu.
Bentuk kegiatan berdagang pada toko Pojok Jaya terdiri dari beberapa rak dalam ruangan yang disusun berjajar untuk menyimpan barang dagangan. Di toko Pojok Jaya mereka tidak membeli daging sapi dari peternak lain atau dari rumah potong hewan lain, melainkan membeli sapi hidup yang kemudian dipelihara, kemudian sapi hasil ternak tersebut disembelih untuk dijual dagingnya, di toko Pojok Jaya mereka tidak hanya menjual saja. daging, tapi juga sapi hidup.90 Di toko ini, pekerjaan sudah dimulai sejak pagi hari, karena selain jual beli di toko, daging sapi juga dibeli oleh pedagang yang berdagang di pasar untuk koleksi para pedagang, pemotongan atau penyembelihan sapi, kegiatannya dilakukan sekitar dini hari, mulai dari penyembelihan, pemotongan bagian tubuh sapi, hingga melayani jual beli daging sapi setelah matahari terbit toko buka. Toko Pojok Jaya hanya menyembelih satu ekor sapi per hari pada hari biasa, namun pada musim pernikahan, masyarakat bisa menyembelih hingga 5 hingga 8 ekor sapi per hari, bahkan hingga 10 ekor sapi.93.
Transaksi Jual Beli Daging Sapi Di Toko Pojok Jaya Kabupaten Ponorogo Toko Pojok Jaya saat ini merupakan toko yang begitu ramai dengan
Dalam hal ini Toko Pojok Jaya mengklasifikasikan kualitas penjualan daging sapi, ada tiga jenis kualitas yaitu kualitas super, kualitas super nomor 1 dan kualitas nomor 2. Daging dengan kualitas super yaitu daging dengan kualitas bagus dan sedikit garam yang menempel di dalamnya. dagingnya, kualitas super dagingnya bagus dan tebal, warnanya terlihat merah dan segar. Daging dengan kualitas super nomor 1 yaitu daging agak empuk karena menempel pada adonan dan dagingnya cukup tipis.
Daging dengan kualitas super nomor 2 yaitu dagingnya tipis dan masih ada lemak babi yang menempel dan masih menempel di tulang.96. Kebanyakan pembeli membeli daging kualitas super karena dagingnya tebal dan tekstur dagingnya sangat bagus sehingga masih cukup banyak sisa daging kualitas super nomor 1 dan kualitas super nomor 2. Daging kualitas super No. 1 dan No. 2 dicampur dengan daging kualitas super.100 Pedagang mencampurkan kualitas tersebut agar dagangannya tidak mengalami kerugian yang besar dan agar daging yang ada di freezer tidak banyak padahal dagingnya banyak. disimpan di dalamnya.
Novan selaku anak pemilik warung Pojok Jaya mengatakan, meski ada freezer, namun freezer tersebut tidak perlu berisi daging, namun jika dagangannya masih ada, terpaksa dagingnya dimasukkan ke dalam freezer. biar awet biasanya cuma sehari, besok paginya ada yang datang jemput, misalnya penjual bakso atau penjual pentol.113. Pedagang bakso biasanya membeli daging yang masih segar, namun ada juga pedagang bakso yang mengambil daging yang ada di dalam freezer. Kalau bukan di toko bakso sering membeli daging yang masih segar, ada juga yang membeli daging di freezer. freezer ketika daging segar sudah siap.114. Wito adalah pembelinya dan dia sudah membuka usaha yang menjual pentol, sehingga dia sering membeli daging di dalamnya.
Novan, daging yang disimpan di freezer sudah tidak segar lagi, jadi dagingnya keras karena sudah dibekukan, dan warnanya sudah tidak segar lagi melainkan pucat, daging jenis ini sudah lama disimpan di freezer kali kalau cuma sehari di freezer warna dagingnya cuma pucat, biasanya yang beli mesin bakso.116. Menurut salah satu karyawan toko Pojok Jaya yaitu Bpk. Yanto, ada juga yang membeli daging yang sudah lama disimpan di freezer, pembelinya bukan orang yang mau mengkonsumsinya sendiri, melainkan penjual pentol, daging di freezer tidak banyak. 118. Dari pengalaman salah satu pembeli, ketika ingin membeli daging segar, ternyata daging segarnya hanya tersisa sedikit, sehingga ia membeli daging yang disimpan di freezer setelah dimasak dalam waktu singkat. artinya dagingnya belum matang sempurna.
TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP JUAL BELI DAGING S API DI TOKO “POJOK JAYA” PONOROGO
Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Transaksi Jual Beli Daging Sapi Campuran di T oko “Pojok Jaya” Kab . Ponorogo
Walaupun harganya lebih mahal dari kualitas super no.1 dan kualitas super no.2, namun agar bisa laris manis, mendapatkan keuntungan tanpa mengalami kerugian yang berarti, maka kualitas super no.1 dan no.2 dicampur dengan daging kualitas super. 121. Dalam praktek jual beli di tukang daging Pojok Jaya, karena minat pembeli yang sebagian besar menginginkan daging kualitas super sangat tinggi dan para pedagang daging yang mengambil daging untuk dimasak di pasar juga berakhir dengan banyak barang. daging kualitas 1 dan kualitas nomor 2 menjual semua daging kualitas nomor 1 dan kualitas nomor 2, sehingga pedagang mencampurkan kualitas tersebut dan jika ada pembeli yang menginginkan daging kualitas super, mereka mendapatkan daging yang memiliki kualitas campuran tanpa memberitahu pembeli. 122. Naning, bahwa dia tidak mengetahui kualitas daging yang dipotong-potong dan pedagang tidak menjelaskan kualitas daging tersebut. 2.
Dilihat dari obyek yang menjadi akad jual beli salah satunya adalah pembeli harus mengetahui keadaan barangnya.Pengetahuan disini dapat diartikan secara luas yaitu melihat keadaan barang itu sendiri, baik dari segi penghitungan, pengukuran atau kualitas, karena dalam suatu penjualan apabila tidak diketahui keadaan barang dan kuantitasnya, maka hal ini dapat menyebabkan jual beli tersebut mengandung unsur penipuan. 127. Dalam transaksi jual beli dikatakan kejujuran dalam bertransaksi Islam sangat memperhatikan nilai-nilai kejujuran dalam bertransaksi (muamalah), seperti penjelasan penjual mengenai cacat pada barang yang dijual. Berdasarkan uraian tersebut maka transaksi jual beli daging yang terjadi di toko Jaya Corner antara lain daging dipotong dan dicampur kualitasnya oleh pedagang agar daging tersebut terlihat kualitas super atau daging berkualitas baik dan cepat laku, jadi dilihat dari caranya. transaksi yang dilakukan tidak dapat dikatakan sah, karena dalam hal ini penjual tidak mengatakan yang sebenarnya atau menjelaskan bahwa kualitasnya tercampur.
Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Transaksi Jual Beli Daging Yang Di Simpan Dalam Freezer Di T oko “Pojok Jaya” Kab. Ponorogo
Salah satu syarat obyek akad jual beli adalah pembeli harus mengetahui keadaan barangnya.Pengetahuan disini dapat diartikan secara luas yaitu dengan melihat keadaan barang itu sendiri baik dari segi jumlah, kuantitas dan kualitasnya. Berdasarkan syarat-syarat jual beli, syarat-syarat barang yang menjadi obyek jual beli, yang dimaksud dengan obyek jual beli disini adalah obyek yang menjadi sebab jual beli. Dalam transaksi jual beli dalam Islam, Islam sangat memperhatikan nilai-nilai kejujuran dalam bertransaksi (muamalah), seperti penjelasan penjual mengenai cacat pada barang yang dijual.
Berdasarkan uraian transaksi jual beli daging yang disimpan dalam freezer di toko “Pojok Jaya” di atas, terdapat daging yang sudah lama dibekukan masih tetap diperjualbelikan, dalam bahasa luwes pedagang mengatakan bahwa daging beku tersebut masih dalam keadaan baik, daging yang terlalu lama disimpan dalam freezer kurang baik sehingga terjadi kerusakan pada daging tersebut, sehingga produk daging beku tersebut tidak aman dikonsumsi atau akan merugikan konsumen. Dengan demikian, transaksi jual beli daging yang disimpan dalam freezer di toko “Pojok Jaya” bertentangan dengan etika bisnis Islam. Begitu juga dengan syarat ma'kud alaih yaitu objek jual belinya tidak layak dan ada pihak yang dirugikan.
KESIMPULAN
Saran