KOMUNIKASI EFEKTIF DAN ETIKA BERKOMUNIKASI
Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan menanamkan nilai-nilai etika dan
moral yang baik dalam diri mahasiswa baru
MATERI
Pengertian Etika dan Komunikasi Prinsip-Prinsip Komunikasi Efektif Mengatasi Konflik dan Perbedaan Pendapat
Etika Berkomunikasi dalam Lingkungan Kampus
Etika dan Moral dalam Kehidupan
sehari-hari
PENGERTIAN ETIKA
“etika” secara etimologis berasal dari Yunani, “ethos”, yang berarti
“custom” atau kebiasaan yang berkaitan dengan tindakan atau tingkah laku manusia, juga dapat berarti “karakter” manusia (keseluruhan
cetusan perilaku manusia dalam perbuatannya).Etika berkaitan dengan moral dan sopan santun. Belajar etika berarti bagaimana
bertindak baik. Etika menunjuk pada tindakan manusia secara
menyeluruh, mengantar orang pada bagaimana menjadi baik. Etika dengan demikian mengajukan nilai-nilai bagaimana manusia itu dapat
hidup secara baik.
APA ITU
KOMUNIKASI?
Komunikasi adalah interaksi antara dua makhluk hidup atau lebih. Komunikasi didefinisikan secara
luas sebagai berbagi pengalaman. Komunikasi adalah upaya untuk membuat pendapat/ide,
menyatakan perasaan, agar diketahui atau dipahami oleh orang lain dan kemampuan untuk
menyampaikan informasi/pesan dari Komunikator ke Komunikan melalui saluran/media dengan harapan
mendapatkan umpan balik
PRINSIP-PRINSIP
KOMUNIKASI EFEKTIF
Komunikasi efektif adalah apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator bisa diterima baik
oleh komunikan.
RESPECT EMPATHY AUDIBLE
CLARITY HUMBLE
MENGATASI KONFLIK DAN PERBEDAAN PENDAPAT
Mengatasi konflik dan perbedaan pendapat di kalangan mahasiswa memerlukan pendekatan yang bijaksana dan terstruktur. Berikut beberapa cara untuk mengatasi konflik tersebut:
1. Membangun Komunikasi Terbuka
Mahasiswa harus dilatih untuk mendengarkan dan mengungkapkan pendapat mereka secara terbuka dan jujur tanpa merasa dihakimi atau diremehkan oleh orang lain. Ruang dialog yang aman bisa menciptakan komunikasi yang lebih baik.
2. Menghormati Pendapat Orang Lain
Setiap individu memiliki latar belakang dan suduf pandang yang berbeda. Maka dari itu, penting agar kita menghargai perbedaan ini, bahkan jika tidak setuju. Sikap saling menghormati membantu meredam konflik yang mungkin timbul.
3. Menggunakan Pendekatan Kolaboratif
Ketika ada perbedaan pendapat, carilah solusi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution) dengan mengajak semua orang berkontribusi. Kolaborasi ini membantu untuk memperkuat kerja sama.
MENGATASI KONFLIK DAN PERBEDAAN PENDAPAT
4. Menahan Emosi dan Fokus pada Masalah
Saat terjadi perbedaan pendapat, penting untuk mengendalikan emosi dan tetap fokus pada masalah yang dihadapi, bukan menyerang pribadi. Ini membantu menjaga diskusi tetap sehat dan produktif.
5. Menyelesaikan Konflik Secara Langsung
Jika terjadi konflik, sebaiknya diselesaikan secepat mungkin sebelum membesar. Menghindari konflik seringkali memperburuk situasi. Diskusi langsung dapat memembantu memperbaiki masalah.
6. Mediator atau Fasilitator
Jika konflik tidak dapat diselesaikan oleh pihak yang terlibat, menggunakan mediator atau penengah bisa menjadi solusi. Mereka bisa membantu menjaga diskusi tetap sehat dan lebih objektif.
7. Memfokuskan Pada Tujuan Bersama
Ingatkan semua pihak akan tujuan bersama, misalnya dalam organisasi mahasiswa atau proyek kelompok.
Dengan mengarahkan perhatian pada tujuan dan kepentingan bersama, perbedaan pendapat dapat lebih mudah diatasi.
HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM ETIKA BERKOMUNIKASI DI
LINGKUNGAN KAMPUS
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN
Menghormati waktu dosen
Menggunakan bahasa yang sopan dan profesional Menyampaikan Komunikasi dengan jelas
Menghormati otoritas akademik
Memberikan umpan balik yang konstruktif
Berbicara pada dosen hanya pada jam kerja (8.00-17.00)
Gunakan bahasa yang sopan dan hormat.
Jangan memotong pembicaraan dosen.
Dengarkan pembicaraan dosen dengan seksama.
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN YANG BAIK DAN BENAR
Salam pembuka
Perkenalan diri Penjelasan maksud
Salam penutup
Konfirmasi kebutuhan
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN YANG BAIK DAN BENAR
Salam pembuka Perkenalan diri
Penjelasan maksud
Konfirmasi kebutuhan
Salam penutup
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN
DOSEN YANG SALAH
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN
DOSEN
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN KAKAK TINGKAT
Menghormati Pengalaman Mereka:
Contoh: "Kang/teh, saya tahu akang/teteh sudah melalui banyak hal selama kuliah, apakah ada tips atau pengalaman yang bisa
akang/teteh bagikan tentang perkuliahan di semester ini?"
Ini menunjukkan pengakuan terhadap pengalaman kakak tingkat dan keinginan
untuk belajar dari mereka.
Menghormati Kepemimpinan Mereka:
Contoh: "Kang/teh, saya menghargai keputusan yang akang/teteh buat sebagai
ketua panitia. Saya percaya akang/teteh sudah mempertimbangkan semua aspek.
Apakah saya bisa membantu dalam persiapan acara ini?"
Ini menunjukkan respek terhadap otoritas
dan peran kepemimpinan mereka.
Bijak dalam Meminta Waktu dan Bantuan:
Contoh: "Mohon Maaf mengganggu, Kang/teh. Saya butuh saran dan bantuan terkait tugas saya pada mata kuliah Azas
Rekayasa Proses. Apakah akang/teteh memiliki waktu luang untuk saya bertanya?
Disini Kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu mereka dan tidak
memaksakan bantuan.
Terbuka dan Mau Menerima Masukan:
Contoh: "Terima kasih atas masukan akang/teteh kepada saya. Saya akan
memperbaiki berdasarkan saran akang/teteh.
Jika ada yang perlu diperbaiki lagi, mohon diberi tahu."
Ini mencerminkan sikap terbuka terhadap kritik dan keinginan untuk belajar dari
mereka.
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN
KAKAK TINGKAT
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN TEMAN SEBAYA
Menghormati Pendapat:
Contoh: "Aku setuju dengan pandangan kamu, tapi bagaimana kalau kita coba
lihat dari sudut pandang lain juga?"
Ini menunjukkan bahwa kamu
menghargai pendapat teman, meskipun memiliki pandangan yang berbeda.
Menjaga Kesopanan:
Contoh: "Maaf, bolehkah saya mengganggu sebentar? Saya ingin
mendiskusikan sesuatu."
Ini menunjukkan sikap sopan dalam berkomunikasi, baik saat bertanya atau
berdiskusi.
ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN TEMAN SEBAYA
Tidak Menjelek-jelekkan:
Contoh: "Aku paham kamu punya pendapat yang berbeda, tapi mungkin lebih baik kita diskusikan dengan cara yang lebih santai tanpa menyerang orang
lain."
Ini menegaskan bahwa kamu menghargai diskusi tanpa merendahkan atau
menjelek-jelekkan pihak lain.
Menghormati Batasan Privasi:
Contoh: "Kalau kamu nggak nyaman untuk membahas ini, nggak apa-apa. Kita bisa
bicara tentang hal lain."
Ini menunjukkan bahwa kamu peka terhadap privasi teman dan tidak
memaksakan mereka untuk berbagi hal
yang mereka anggap pribadi.
ETIKA DAN MORAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Menjunjung sifat sopan santun dan tata krama
Menghargai orang yang berbeda keyakinan
Bertanggung jawab atas
tindakan dan keputusan, serta tidak menyerahkan tanggung
jawab kepada orang lain
Menghindari tindakan yang dapat menyebabkan keributan
atau kegaduhan dalam masyarakat
Tidak membeda-bedakan orang berdasar ras atau suku yang
dianut
Selalu menjaga kebersihan lingkungan
6
TERIMA KASIH