• Tidak ada hasil yang ditemukan

ETIKA KOMUNIKASI MENTORING NASKHARA 2024 20240912 135321 0000

N/A
N/A
Indri Yuniap

Academic year: 2024

Membagikan "ETIKA KOMUNIKASI MENTORING NASKHARA 2024 20240912 135321 0000"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

KOMUNIKASI EFEKTIF DAN ETIKA BERKOMUNIKASI

Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan menanamkan nilai-nilai etika dan

moral yang baik dalam diri mahasiswa baru

(2)

MATERI

Pengertian Etika dan Komunikasi Prinsip-Prinsip Komunikasi Efektif Mengatasi Konflik dan Perbedaan Pendapat

Etika Berkomunikasi dalam Lingkungan Kampus

Etika dan Moral dalam Kehidupan

sehari-hari

(3)

PENGERTIAN ETIKA

“etika” secara etimologis berasal dari Yunani, “ethos”, yang berarti

“custom” atau kebiasaan yang berkaitan dengan tindakan atau tingkah laku manusia, juga dapat berarti “karakter” manusia (keseluruhan

cetusan perilaku manusia dalam perbuatannya).Etika berkaitan dengan moral dan sopan santun. Belajar etika berarti bagaimana

bertindak baik. Etika menunjuk pada tindakan manusia secara

menyeluruh, mengantar orang pada bagaimana menjadi baik. Etika dengan demikian mengajukan nilai-nilai bagaimana manusia itu dapat

hidup secara baik.

(4)

APA ITU

KOMUNIKASI?

Komunikasi adalah interaksi antara dua makhluk hidup atau lebih. Komunikasi didefinisikan secara

luas sebagai berbagi pengalaman. Komunikasi adalah upaya untuk membuat pendapat/ide,

menyatakan perasaan, agar diketahui atau dipahami oleh orang lain dan kemampuan untuk

menyampaikan informasi/pesan dari Komunikator ke Komunikan melalui saluran/media dengan harapan

mendapatkan umpan balik

(5)

PRINSIP-PRINSIP

KOMUNIKASI EFEKTIF

Komunikasi efektif adalah apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator bisa diterima baik

oleh komunikan.

RESPECT EMPATHY AUDIBLE

CLARITY HUMBLE

(6)

MENGATASI KONFLIK DAN PERBEDAAN PENDAPAT

Mengatasi konflik dan perbedaan pendapat di kalangan mahasiswa memerlukan pendekatan yang bijaksana dan terstruktur. Berikut beberapa cara untuk mengatasi konflik tersebut:

1. Membangun Komunikasi Terbuka

Mahasiswa harus dilatih untuk mendengarkan dan mengungkapkan pendapat mereka secara terbuka dan jujur tanpa merasa dihakimi atau diremehkan oleh orang lain. Ruang dialog yang aman bisa menciptakan komunikasi yang lebih baik.

2. Menghormati Pendapat Orang Lain

Setiap individu memiliki latar belakang dan suduf pandang yang berbeda. Maka dari itu, penting agar kita menghargai perbedaan ini, bahkan jika tidak setuju. Sikap saling menghormati membantu meredam konflik yang mungkin timbul.

3. Menggunakan Pendekatan Kolaboratif

Ketika ada perbedaan pendapat, carilah solusi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution) dengan mengajak semua orang berkontribusi. Kolaborasi ini membantu untuk memperkuat kerja sama.

(7)

MENGATASI KONFLIK DAN PERBEDAAN PENDAPAT

4. Menahan Emosi dan Fokus pada Masalah

Saat terjadi perbedaan pendapat, penting untuk mengendalikan emosi dan tetap fokus pada masalah yang dihadapi, bukan menyerang pribadi. Ini membantu menjaga diskusi tetap sehat dan produktif.

5. Menyelesaikan Konflik Secara Langsung

Jika terjadi konflik, sebaiknya diselesaikan secepat mungkin sebelum membesar. Menghindari konflik seringkali memperburuk situasi. Diskusi langsung dapat memembantu memperbaiki masalah.

6. Mediator atau Fasilitator

Jika konflik tidak dapat diselesaikan oleh pihak yang terlibat, menggunakan mediator atau penengah bisa menjadi solusi. Mereka bisa membantu menjaga diskusi tetap sehat dan lebih objektif.

7. Memfokuskan Pada Tujuan Bersama

Ingatkan semua pihak akan tujuan bersama, misalnya dalam organisasi mahasiswa atau proyek kelompok.

Dengan mengarahkan perhatian pada tujuan dan kepentingan bersama, perbedaan pendapat dapat lebih mudah diatasi.

(8)

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM ETIKA BERKOMUNIKASI DI

LINGKUNGAN KAMPUS

(9)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN

Menghormati waktu dosen

Menggunakan bahasa yang sopan dan profesional Menyampaikan Komunikasi dengan jelas

Menghormati otoritas akademik

Memberikan umpan balik yang konstruktif

Berbicara pada dosen hanya pada jam kerja (8.00-17.00)

Gunakan bahasa yang sopan dan hormat.

Jangan memotong pembicaraan dosen.

Dengarkan pembicaraan dosen dengan seksama.

(10)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN YANG BAIK DAN BENAR

Salam pembuka

Perkenalan diri Penjelasan maksud

Salam penutup

Konfirmasi kebutuhan

(11)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN DOSEN YANG BAIK DAN BENAR

Salam pembuka Perkenalan diri

Penjelasan maksud

Konfirmasi kebutuhan

Salam penutup

(12)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN

DOSEN YANG SALAH

(13)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN

DOSEN

(14)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN KAKAK TINGKAT

Menghormati Pengalaman Mereka:

Contoh: "Kang/teh, saya tahu akang/teteh sudah melalui banyak hal selama kuliah, apakah ada tips atau pengalaman yang bisa

akang/teteh bagikan tentang perkuliahan di semester ini?"

Ini menunjukkan pengakuan terhadap pengalaman kakak tingkat dan keinginan

untuk belajar dari mereka.

Menghormati Kepemimpinan Mereka:

Contoh: "Kang/teh, saya menghargai keputusan yang akang/teteh buat sebagai

ketua panitia. Saya percaya akang/teteh sudah mempertimbangkan semua aspek.

Apakah saya bisa membantu dalam persiapan acara ini?"

Ini menunjukkan respek terhadap otoritas

dan peran kepemimpinan mereka.

(15)

Bijak dalam Meminta Waktu dan Bantuan:

Contoh: "Mohon Maaf mengganggu, Kang/teh. Saya butuh saran dan bantuan terkait tugas saya pada mata kuliah Azas

Rekayasa Proses. Apakah akang/teteh memiliki waktu luang untuk saya bertanya?

Disini Kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu mereka dan tidak

memaksakan bantuan.

Terbuka dan Mau Menerima Masukan:

Contoh: "Terima kasih atas masukan akang/teteh kepada saya. Saya akan

memperbaiki berdasarkan saran akang/teteh.

Jika ada yang perlu diperbaiki lagi, mohon diberi tahu."

Ini mencerminkan sikap terbuka terhadap kritik dan keinginan untuk belajar dari

mereka.

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN

KAKAK TINGKAT

(16)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN TEMAN SEBAYA

Menghormati Pendapat:

Contoh: "Aku setuju dengan pandangan kamu, tapi bagaimana kalau kita coba

lihat dari sudut pandang lain juga?"

Ini menunjukkan bahwa kamu

menghargai pendapat teman, meskipun memiliki pandangan yang berbeda.

Menjaga Kesopanan:

Contoh: "Maaf, bolehkah saya mengganggu sebentar? Saya ingin

mendiskusikan sesuatu."

Ini menunjukkan sikap sopan dalam berkomunikasi, baik saat bertanya atau

berdiskusi.

(17)

ETIKA BERKOMUNIKASI DENGAN TEMAN SEBAYA

Tidak Menjelek-jelekkan:

Contoh: "Aku paham kamu punya pendapat yang berbeda, tapi mungkin lebih baik kita diskusikan dengan cara yang lebih santai tanpa menyerang orang

lain."

Ini menegaskan bahwa kamu menghargai diskusi tanpa merendahkan atau

menjelek-jelekkan pihak lain.

Menghormati Batasan Privasi:

Contoh: "Kalau kamu nggak nyaman untuk membahas ini, nggak apa-apa. Kita bisa

bicara tentang hal lain."

Ini menunjukkan bahwa kamu peka terhadap privasi teman dan tidak

memaksakan mereka untuk berbagi hal

yang mereka anggap pribadi.

(18)

ETIKA DAN MORAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Menjunjung sifat sopan santun dan tata krama

Menghargai orang yang berbeda keyakinan

Bertanggung jawab atas

tindakan dan keputusan, serta tidak menyerahkan tanggung

jawab kepada orang lain

Menghindari tindakan yang dapat menyebabkan keributan

atau kegaduhan dalam masyarakat

Tidak membeda-bedakan orang berdasar ras atau suku yang

dianut

Selalu menjaga kebersihan lingkungan

6

(19)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait