• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAHJAR PRISISKA, M. FARM., APT 0311048101 Ketua

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "FAHJAR PRISISKA, M. FARM., APT 0311048101 Ketua"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

Judul Penelitian : VARIASI KONSENTRASI BAHAN PENGIKAT PADA FORMULA TABLET EKSTRAK ETANOL 96% DARI DAUN ASAM KAOS KAKI (ANNONA MURICATA L). Objek Penelitian : VARIASI KONSENTRASI BAHAN PENGIKAT PADA FORMULA TABLET EKSTRAK ETANOL 96% DAUN ASAM KAOS KAKI (ANNONA MURICATA L). Tertulis) (tujuh belas juta tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah). Dengan memvariasikan konsentrasi bahan pengisi dan bahan pengikat diharapkan dapat mempengaruhi pembuatan tablet ekstrak etanol 96% dari daun sirsak.

Alhamdulillah penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena atas karunia dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian yang berjudul : “VARIASI KONSENTRASI BAHAN PENGIKAT PADA FORMULA TABLET EKSTRAK ETANOL 96% DAUN ASAM ( ANNONA MURICATA L).Berdasarkan khasiat ekstrak daun sirsak, maka pada penelitian ini dibuat formula tablet ekstrak daun sirsak dengan peningkatan konsentrasi bahan pengikat Arab Pulvis Gummi dan 5%.Diharapkan dari penelitian ini diperoleh daun sirsak formula ekstrak tablet yang sesuai dengan kebutuhan farmasi.

Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh peningkatan CMC-Na sebagai bahan pengikat pada formulasi tablet ekstrak etanol 96% daun mullein (Annona muricata L.) dengan metode granulasi basah. , sehingga tablet yang memenuhi persyaratan. Berdasarkan latar belakang di atas maka akan dibuat formulasi tablet ekstrak etanol 96% daun coklat kemerah-merahan dengan meningkatkan konsentrasi Pulvis Gummi Arab dan meningkatkan Na-CMC. Pengaruh peningkatan kadar pengikat Pulvis Gummi Arab dan 5% pada formulasi tablet ekstrak etanol daun coklat kemerah-merahan 96% menggunakan granulasi basah terhadap mutu fisik tablet ekstrak etanol daun coklat kemerah-merahan 96% sehingga dapat berbentuk tablet dan memenuhi syarat.

Untuk mengetahui pengaruh peningkatan CMC-Na sebagai bahan pengikat pada formulasi tablet ekstrak etanol 96% daun coklat kemerah-merahan menggunakan granulasi basah mutu farmasi.

Ekstrak

Tinjauan Granul a. Pengertian

Sudut Diam

Nilai sudut istirahat berkisar antara 250 hingga 450 dengan nilai yang lebih rendah menunjukkan sifat yang lebih baik (Siregar dan Wikarsa 2010). Ukuran partikel dapat ditentukan dengan metode pengayakan, mikroskopis, laju sedimentasi, dan daya hantar listrik (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013). Jika ingin mengetahui rata-rata ukuran partikel dapat dihitung dengan menggunakan rumus (4) Rata-rata ukuran = (berat ayakan) x (lubang ayakan).

Loss on Drying (LOD) mengukur berat yang hilang selama pemanasan pada suhu dan waktu tertentu. Berat yang hilang oleh sampel dapat berupa air dalam sampel atau unsur lain yang dapat menguap, sedangkan kadar air hanya mengukur kadar air sampel (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013).

Tabel 1. Kriteria kompresibilitas
Tabel 1. Kriteria kompresibilitas

Tinjauan Tablet

Butiran jatuh pada saringan 4-12, meskipun dalam pembuatan tablet tidak jarang dibuat butiran dengan saringan 12-20 (Ansel 2008). Dalam pembuatan bahan pengisi tablet tujuannya adalah untuk menambah atau memperoleh massa sehingga terdapat massa campuran yang cukup sehingga cukup untuk dikompres atau dibentuk. Sifat-sifat bahan pengisi tablet memegang peranan penting dalam mempengaruhi sifat-sifat produk akhir, seperti kompresibilitas dan sifat-sifat tablet yang dihasilkan.

Salah satu sifat penting dari setiap bahan pengisi adalah laju alir yang baik sehingga massa dapat dengan mudah mengalir ke dalam printer tablet (Hadisoewignyo & Fudholi 2013: 21). Bahan pengikat merupakan zat tambahan yang berfungsi meningkatkan kekompakan dan daya tahan tablet dengan cara menggabungkan partikel dengan serbuk lain menjadi granul (Hadisoewignyo & Fudholi 2013:30). Pelumas atau pelumas merupakan bahan yang berguna dalam meningkatkan laju alir serbuk dan mencegah kesalahan pada proses pembuatan tablet.

Pelumas bekerja dengan mengurangi gesekan antara butiran atau tablet dan dinding cetakan selama kompresi. Glidan berfungsi memperbaiki aliran butiran atau campuran bubuk, berperan sebagai anti-caking agent dan mencegah butiran atau tablet menempel pada permukaan punch (Hadisoewignyo & Fudholi 2013: 43).

Evaluasi Tablet a. Keseragaman Bobot

Saat menyiapkan tablet, uji kekerasan harus dilakukan untuk memastikan tablet tidak pecah selama distribusi dan cukup lunak untuk dihancurkan segera setelah dikonsumsi. Tablet ditimbang sebelum dan sesudah rotasi tertentu, kemudian dihitung berat tablet yang hilang selama proses pengujian (Ansel 2011). Tablet cetak konvensional dengan kehilangan berat maksimum kurang dari 1% dari berat awal dapat dianggap memenuhi persyaratan uji kerapuhan (Saleem et al. 2014).

Dalam pengukuran diameter tablet, jumlah tablet yang diuji tidak ditentukan karena pekerja dan diameter yang digunakan sama, sehingga diasumsikan semua tablet mempunyai diameter yang sama. Ini banyak digunakan dalam obat-obatan oral sebagai zat penghancur dalam formulasi kapsul dan tablet, dan dapat digunakan dalam pembuatan tablet dengan kompresi langsung atau granulasi basah. CMC-Na tidak kompatibel dengan larutan asam kuat, garam besi terlarut, dan beberapa logam lain seperti aluminium, merkuri, dan seng, serta tidak kompatibel dengan gom xanthan.

Pada kelembaban tinggi, CMC-Na mampu menyerap air dalam jumlah besar atau lebih dari 50%. Secara umum, larutan menunjukkan viskositas dan stabilitas maksimum pada pH 7-9. CMC-Na merupakan bahan tambahan yang berfungsi sebagai pengikat dalam formulasi tablet, biasanya digunakan pada kadar 1–6% (Rowe et al. 2009). Hal ini menyebabkan partikel terperangkap dalam sistem dan proses pengendapan diperlambat oleh pengaruh gaya gravitasi (Rowe et al. 2009).

CMC-Na adalah bahan yang sangat higroskopis; mampu menyerap air dalam jumlah besar pada kelembapan yang relatif tinggi (<50%). Oleh karena itu, tablet yang menggunakan CMC-Na sebagai bahan pengikat cenderung mengeras selama penyimpanan. CMC-Na tidak kompatibel dengan larutan asam kuat, garam logam, seng dan aluminium (Hamed et al. 2005).

Bahan ini umumnya digunakan pada tablet yang dibuat dengan metode pencetakan langsung atau granulasi basah. Sifat fisik primogel tidak berubah hingga 3 tahun jika disimpan pada suhu dan kelembaban sedang (Rowe C.R. et al. 2009). Berdasarkan penelitian sebelumnya (Amirullah, 2020), pengaruh kombinasi bahan pengisi mannitol-sorbitol dapat menutupi rasa pahit ekstrak dan memberikan cita rasa yang lebih baik serta memperoleh mutu fisik sediaan tablet kunyah ekstrak etanol 96%. . daun sirsak (Annona muricata L.) sesuai dengan persyaratan evaluasi tablet yang termasuk dalam Farmakope Indonesia.

AKTIFITAS PENELITIAN YANG PADA PERIODE INI AKAN DILAKUKAN

AKTIFITAS PENELITIAN PADA PERIODE BERIKUTNYA UNTUK MENCAPAI TUJUAN AKHIRNYA

Alat Penelitian

Bahan Penelitian

Prosedur Penelitian

  • Komposisi formula tablet hisap
  • Distribusi Ukuran Granul
  • Pembuatan Tablet
  • Evaluasi Tablet a. Uji Organoleptis

Catat hasil % DC yang ditampilkan pada layar monitor Moisture Balance sebagai data hasil uji susut pengeringan (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013). Tuang 100 gram butiran ke dalam corong alumunium yang lubangnya tertutup, buka tutupnya lalu catat waktu aliran butiran. Siapkan alat pelet flow tester, masukkan 100 gram pelet ke dalam corong alumunium yang lubangnya tertutup, buka tutup corong, biarkan pelet mengalir.

Butiran-butiran tersebut dikumpulkan pada balok-balok kertas milimeter kemudian ditandai dengan balok-balok milimeter untuk mengukur diameter dan tinggi butiran. Buatlah grafik sebaran ukuran butir dan dengan menggunakan rumus (4) hitung persentase butir yang tersisa (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013). Ambil beberapa tablet sebagai sampel, letakkan di atas kertas putih, kemudian amati warna dan bentuk tablet, gambarkan warna yang diamati sebagai hasil evaluasi.

Di ruangan netral dan tidak berbau, hirup baunya dengan menganginkan tablet, dan jelaskan baunya sebagai hasil evaluasi. Mencatat hasil pengukuran dan menganalisis hasil pengukuran sesuai persyaratan Farmakope Indonesia Edisi III (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013). Tablet kembali ditaburi perekat dan persentase penurunan beratnya dihitung (Hadisoewignyo dan Fudholi 2013).

Analisis Data

  • Pendekatan Teoritis
  • Analisis Statistik
  • Tempat Penelitian
  • Jadwal Penelitian

Penelitian dilakukan di Laboratorium Fitokimia dan Laboratorium Solid State Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof. Bandelin, F, J., 2009, Tablet Terkompresi Granulasi Basah, dalam Lieberman, H.A., Kaning, J.L (eds.), Bentuk Sediaan Farmasi; Tablet, Jil. Faktor-faktor yang mempengaruhi lamanya pasien ketergantungan opioid menjalani terapi rumatan metadon di RSKO Jakarta mulai 1 Januari 2008 sampai dengan 1 Januari 2012.

Penentu lamanya pasien ketergantungan opioid dalam program rumatan metadon di RSKO Jakarta.

Tabel 4. Rencana Jadwal Penelitian
Tabel 4. Rencana Jadwal Penelitian

Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 tahun terakhir No. Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat

Gambar

Tabel 1. Kriteria kompresibilitas
Tabel 2. Kriteria Keseragaman Bobot Tablet (Anonim  1979) Bobot rata-rata  Penyimpanan bobot  rata-rata
Tabel 3. Formula Sediaan Tablet Hisap
Tabel 4. Rencana Jadwal Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Kontribusi gizi dari produk cookies daun sirsak didapatkan kontribusi dari formula terbaik produk cookies daun sirsak dalam setiap kandungan gizi (energi, protein,