• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PAREPARE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PAREPARE "

Copied!
115
0
0

Teks penuh

Judul Penelitian: Pengaruh dukungan sosial terhadap kemampuan beradaptasi mahasiswa baru Tahun Pelajaran 2020/2021 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Parepare. Judul Skripsi: Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Adaptasi Mahasiswa Baru Tahun Pelajaran 2020/2021 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Parepare. Judul Skripsi: Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Adaptasi Mahasiswa Baru Tahun Pelajaran 2020/2021 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Parepare.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kedua, Penelitian Uthia Estiane Dalam penelitian Uthia Estiane “Dampak Dukungan Sosial Teman Terhadap Penyesuaian Sosial Mahasiswa Baru di Lingkungan Perguruan Tinggi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya”. 8, perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada siswa SMK, adapun penelitian yang akan dilakukan adalah untuk mengetahui apakah ada dampak dukungan sosial terhadap kesesuaian siswa muda. W, “Hubungan dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa SMK, (Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma, 2016) hal.

Tinjauan Konsep

  • Dukungan Sosial
  • Adaptasi Sosial
  • Adpatasi
  • Desain penelitian

12I Mas Ian Rif'ati, dkk “Konsep Dukungan Sosial” (Makalah disajikan pada Program Magister Psikologi: Surabaya 2018) hal.5. 15 Mas Ian Rif'ati, dkk “Konsep Dukungan Sosial” (Makalah dipresentasikan pada Program Magister Psikologi: Surabaya 2018) h. 30 Mas Ian Rif'ati, dkk “Konsep Dukungan Sosial” (Makalah dipresentasikan pada Program Magister Psikologi: Surabaya 2018) h.

Lokasi dan waktu penelitian

Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021 dari beberapa program studi di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah yang berjumlah 300 mahasiswa. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan ciri-ciri yang dimiliki oleh populasi, jika populasinya besar dan penelitian tidak memungkinkan untuk mempelajari semua yang ada dalam populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel tersebut. diambil dari populasi tersebut. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 300 orang mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, sehingga persentase yang digunakan adalah 5% dan hasil perhitungannya dapat dibulatkan hingga mencapai kecukupan.

Dengan demikian, jumlah sampel yang diperlukan untuk penelitian adalah 36 sampel dari 300 mahasiswa fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

Tabel 3.1 Populasi
Tabel 3.1 Populasi

Tekhnik dan Instrumen Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Kemampuan Adaptasi

Dari tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai penampilan yang sesuai dengan kode etik kampus : Dari jawaban terbanyak selalu ada 25 responden atau responden yang menjawab sering, dan 3 responden (8,35%) yang menjawab kadang-kadang, ada yang hampir menjawab. tidak pernah 0 (0%) dan 0 (0%) tidak pernah dijawab. Dari tabel di atas mengenai jawaban responden terhadap responden yang merasakan adanya perkembangan pengetahuan setelah kuliah, jawaban tertinggi sering dijawab oleh 16 orang responden atau (44,4%) dan responden selalu menjawab tidak kurang dari 15 orang (41,7%). %) dan sebanyak 3 orang (8,3% menjawab kadang-kadang dan responden hampir tidak pernah menjawab 1 (2,8%) dan yang tidak pernah menjawab 1 (2,8). Dari tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai pencapaian tujuan akademik yang dilakukan responden, maka jawaban tertinggi sering menjawab sebanyak 17 orang atau (47,2%) dan responden selalu menjawab sebanyak 14 orang (38,9%) dan sebanyak 5 orang (13%) yang kadang-kadang menjawab dan responden hampir tidak pernah menjawab 0 (0%) dan yang tidak pernah menjawab 0 orang (0%).

Dari tabel di atas mengenai jawaban responden mengenai responden yang membutuhkan minat untuk mengikuti kegiatan kampus, jawaban tertinggi terkadang 15 atau (41,7%), dan responden sering menjawab sebanyak 10 orang (27,8%) dan sebanyak 7 orang. orang (19,5%) yang menjawab. Dari tabel diatas mengenai jawaban responden bahwa responden merasa nyaman dengan program studi yang dipilih, jawaban tertinggi selalu 24 responden atau (66,7%) dan 7 responden menjawab sering (19,4%) dan 5 responden (19,5%). ) ) yang menjawab kadang-kadang dan responden yang menjawab hampir tidak pernah berjumlah 0 (0%) dan yang menjawab tidak pernah berjumlah 0 (0%). Dari tabel diatas mengenai jawaban responden tentang mampu atau tidaknya responden mengendalikan emosi ketika diledek temannya, jawaban tertinggi selalu sebanyak 16 responden atau (44,4%) dan sering menjawab sebanyak 14 responden (38,9%) dan 5 responden (13,9%) yang menjawab kadang-kadang.

Dari tabel diatas mengenai tanggapan responden mengenai kemampuan responden menerima kritikan yang diberikan oleh teman sekelasnya, respon tertinggi selalu sebanyak 17 responden atau (47,2%) dan sering menjawab sebanyak 12 responden (33,3%) dan 6 responden (16,7 %) yang menjawab kadang-kadang dan 0 (0%) responden menjawab hampir tidak pernah dan 1 orang menjawab tidak pernah (2,8%). Dari tabel diatas mengenai tanggapan responden mengenai kemampuan responden dalam berkomunikasi dengan dosen mengenai materi perkuliahan, sebanyak 5 responden menjawab selalu atau (5,6%) dan 14 responden menjawab sering (38,9%) dan 17 responden (47,2%). ) yang menjawab kadang-kadang dan 2 orang responden menjawab hampir tidak pernah (5,6%) dan 1 orang menjawab tidak pernah (2,8%). Dari tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai menaati peraturan di lingkungan tempat tinggalnya, sebanyak 20 responden menjawab selalu atau (55,6%) dan 10 responden menjawab sering (27,8%) dan 6 responden (16,7%) pernah menjawab.

Daripada jadual di atas berkenaan respon responden berkaitan responden yang menghayati peraturan di persekitaran setempat, 10 responden atau (27.8%) menjawab selalu dan 11 responden (30.6%) menjawab kerap dan 15 responden (41.7 %) menjawab kadang-kadang dan responden yang hampir tidak pernah menjawab 0 (0%) dan yang tidak pernah menjawab 0 orang (0%).

Table 4.20  Kontrol Emosi
Table 4.20 Kontrol Emosi

Hasil Uji Hipotesis

Uji Korelasi Person Product Moment ( Uji r)

Uji Regresi Linear ( Uji F)

Dari hasil tabel diatas dapat disimpulkan F hitung = 31,340 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel partisipasi atau dengan kata lain terdapat pengaruh dari variabel dukungan sosial ( X ) pada kemampuan beradaptasi (Y). Dari hasil tersebut diperoleh koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,464 yang berarti besarnya pengaruh variabel independen (dukungan sosial) terhadap variabel dependen (kemampuan beradaptasi) adalah sebesar 48%. Dapat disimpulkan dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi person product moment (uji R) dan uji regresi linier (F) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap kemampuan beradaptasi mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021. tahun akademik, Fakultas Ushuluddin Adab dan Institut Dakwah Agama Islam.

Hasil uji korelasi variabel Dan hasil uji F yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antar variabel (Y).

Tabel 4.26  Uji Regresi Linear 1
Tabel 4.26 Uji Regresi Linear 1

Hasil Pembahasan

Hal ini terlihat dari total skor variabel dukungan sosial yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu sebesar 2033, skor teoritis tertinggi variabel ini untuk setiap responden adalah 14 x 5 = 70, karena total skor responden sebanyak 36 responden, jadi skor kriterianya adalah 70 x 36 = 2,520. Dukungan sosial dengan demikian atau 80% dari kriteria yang telah ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial berada pada kategori sangat tinggi yang berarti dukungan sosial yang diterima siswa telah terpenuhi dengan baik sesuai kriteria tersebut, sehingga siswa dapat beradaptasi atau beradaptasi dengan baik terhadap lingkungannya. Hal ini dibenarkan oleh Hurlock dalam penelitian Uthia Estiane yang menyatakan bahwa pengaruh dukungan sosial teman terhadap adaptasi sosial mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi merupakan salah satu hambatan dalam perkembangan masa remaja yang berkaitan dengan adaptasi sosial. Artinya apabila dukungan sosial tidak terpenuhi maka akan menghambat proses penyesuaian sosial individu.

Hal ini menandakan bahwa dukungan sosial yang diterima oleh mahasiswa baru baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan universitas juga sangat beragam, seperti dukungan emosional, penghargaan, dukungan instrumental dan informatif yang mereka terima dari keluarga, teman sebaya dan teman dekat dimana mahasiswa tersebut berada. akan berdampak pada kemampuan beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa baru memerlukan dukungan sosial yang meliputi dukungan emosional, dukungan apresiatif, dan dukungan instrumental sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Sarafino yang menyatakan bahwa dukungan sosial mencakup empat aspek dukungan, yaitu dukungan emosional, apresiatif, instrumental, dan informasional yang datang. orang – orang penting yang dekat dengan individu yang membutuhkan seperti keluarga, sahabat, dosen, staf dan pekerja, serta orang lain di lingkungannya47, dengan dukungan sosial dari berbagai aspek maka individu akan merasa lebih nyaman, dicintai, disayangi, dihargai dan menjadi bagian dari jejaring sosial. Hipotesis yang diterima ini juga dapat membuktikan bahwa dukungan sosial menjadi salah satu faktor agar terbentuknya kemampuan adaptasi siswa baru dan mereka tidak lagi merasa minder berada di lingkungan baru.

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial sangat mempengaruhi kemampuan adaptasi siswa baru, ketika siswa baru menghadapi lingkungan baru, siswa akan menghadapi beberapa kendala yang akan mempengaruhi tingkat penyesuaian akademiknya. kenalan, perbedaan bahasa, kurangnya pengetahuan, takut melakukan kesalahan. Oleh karena itu, mahasiswa muda akan sangat membutuhkan dukungan sosial yang dapat diperolehnya melalui keluarga, sahabat, dosen dan staf kerja di lingkungan kampus atau perkuliahan tempat mahasiswa tersebut menempuh pendidikan dalam bentuk dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan penilaian. Dengan adanya dukungan sosial yang baik yang diterima oleh para mahasiswa baru khususnya mahasiswa angkatan 2020/2021 Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Parepare maka para mahasiswa akan merasakan rasa nyaman dalam proses perkuliahan dan merasa nyaman. hubungan yang lebih mendalam dengan semua orang. aspek lingkungan kampus agar mahasiswa dapat memaksimalkan prestasi akademik dan mencapai prestasi akademik yang maksimal pula.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencapai jiwa yang sehat adalah dengan melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan baru yang dihadapi, yaitu bagaimana seseorang memperoleh dukungan sosial, dalam hal ini dukungan, seperti yang diungkapkan oleh Sarafino yang menyatakan bahwa dukungan sosial mencakup empat aspek dukungan.

Saran

Hubungan antara persepsi dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien leukemia (Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Vol. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial dalam Regulasi Diri Mahasiswa Baru Universitas Udayana yang berasal dari luar Pulau Bali” Bali : Udayana Universitas Vol 5, No 1. Rif'ati, Mas Ian dkk.2018. Makalah “Konsep Dukungan Sosial” dipresentasikan di program studi Magister Sains Psikologi: Surabaya.

Hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian teman sebaya pada mahasiswa asing asal Sumatera Universitas Diponegoro. Rovika Herni, 2021 “Dukungan Sosial dengan Adaptasi Diri dalam Penerapan Metode Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid di Simeulue, Tesis Sarjana: Psikolog Program Studi I: Universitas Islam Ar-Raniry Banda Aceh. Dukungan Sosial Sejawat dengan Ketahanan Akademik pada Mahasiswa Diponergoro Universitas” Semarang: Universitas Diponegoro, 2016, Vol.

Wicaksosno, Daniel Rizky, 2016, “Hubungan dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa SMK”. KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGARA SIAP FAKULTAS ADAB DAN DAKWAH USHULUDDIN Jl. Judul: Pengaruh dukungan sosial terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Tahun Pelajaran 2020/2021 Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Parepare.

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN ADAPTASI MAHASISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021 FAKULTAS AGAMA USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH.

PETUNJUK PENGISIAN ANGKET

Identitas Responden

  • DUKUNGAN INFORMATIF

Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui nilai signifikansi 0,200>0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai residu berdistribusi normal.

TABEL TABULASI VARIABEL  DUKUNGAN SOSIAL
TABEL TABULASI VARIABEL DUKUNGAN SOSIAL

DOKUMENTASI

Gambar

Tabel 3.1 Populasi
Tabel 3.2   skala likert
Table  3.3  Hasil Uji Validitas
Tabel  4.1  pemberian perhatian
+7

Referensi

Dokumen terkait

THE ANALYSIS ROLE OF PROFITABILITY AS MODERATING VARIABLE IN RELATIONSHIP BETWEEN FREE CASH FLOW, MANAGERIAL OWNERSHIP, DIVIDEND POLICY AND OPPORTUNITY INVESTMENT ANALISIS PERAN

"The assessment of cold atmospheric plasma treatment of DNA in synthetic models of tissue fluid, tissue and cells", Journal of Physics D: Applied Physics, 2017 Publication Submitted