• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fania Narulita - Universitas Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Fania Narulita - Universitas Jember"

Copied!
110
0
0

Teks penuh

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul “Pengembangan Tema LKPD di Daerah Tempat Saya Tinggal Berbasis Kearifan Lokal Kelas IV Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi” benar-benar karya saya, kecuali kutipan yang sumbernya saya sebutkan, tidak pernah diserahkan. institusi manapun dan bukan plagiarisme. Pengembangan LKPD bertema daerah tempat saya tinggal berbasis kearifan lokal untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi; Program Studi Guru Pendidikan Sekolah Dasar Jurusan Pedagogi Fakultas Pedagogi Universitas Jember.

Materi kearifan lokal banyuwangi hanya terdapat pada pembelajaran bahasa Osing, sedangkan siswa di SDN 4 Kalibaru Manis mayoritas menggunakan bahasa Madura. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Proses dan Hasil Pengembangan LKPD Tema Daerah Tempat Tinggal Saya Berbasis Kearifan Lokal untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan LKPD tema daerah tempat tinggal saya berbasis kearifan lokal untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi.

Segala puji milik kehadirat Allah. atas segala rahmat, bimbingan dan karunia-Nya yang diberikan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pembangunan LKPD mata pelajaran daerah tempat saya tinggal berdasarkan hikmah untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi”. Tesis ini disusun sebagai syarat untuk menyelesaikan program studi universitas pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

PENDAHULUAN

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui proses pengembangan LKPD tema daerah tempat saya tinggal berbasis kearifan lokal untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Manis Kabupaten Banyuwangi. Temukan hasil pengembangan LKPD tema daerah tempat saya tinggal berbasis kearifan lokal untuk Kelas IV SDN 4 Kalibaru Wetan Kabupaten Banyuwangi. Bagi mahasiswa, LKPD berbasis kearifan lokal ini dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan baru tentang kekayaan daerah tempat mereka tinggal.

Bagi para guru, sebagai masukan dan alternatif dalam memilih suplemen LKPD dalam proses pembelajaran seputar tema daerah tempat saya tinggal. Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan kajian dan referensi untuk mengembangkan inovasi lain dalam proses pembelajaran.

TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Tiara (2016) dengan judul “Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Kearifan Lokal Subtema Teman Kesayanganku Suka Olahraga dan Menyanyi dan Menari di Kelas I SDN Utama 1 Tarakan”. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) LKPD termasuk dalam kategori valid dari segi isi dan materi dengan rata-rata skor 4,44 dalam kategori sangat baik. Yossy (2016) dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Kearifan Lokal IPS Kelas Empat Kelas IV SDN 161 Pekanbaru”.

Encep (2017) dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran IPA”. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) berdasarkan hasil validasi diperoleh skor rata-rata sebesar 84,89 dan masuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, terlihat bahwa pengembangan LKS siswa berbasis kearifan lokal layak untuk dikembangkan dan digunakan dalam proses pembelajaran.

Perbedaan penelitian yang dilakukan dengan penelitian lainnya adalah kearifan yang terkait dengan konten adalah kearifan lokal banyuwangi, dan tema yang dikembangkan adalah tema daerah tempat saya tinggal.

METODE PENELITIAN

Subjek Penelitian

Definisi Operasional

Tujuan dilakukannya studi literatur adalah untuk menemukan konsep materi dan referensi karya yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar LKPD. Pada tahap ini peneliti melakukan observasi untuk menganalisis LKPD atau buku pendamping yang digunakan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran kearifan lokal banyuwangi hanya terjadi pada pembelajaran bahasa Osing dan materi yang dikembangkan oleh guru.

Pada tahap ini peneliti mulai melakukan analisis pembelajaran di wilayah tempat saya tinggal, meliputi hubungan antar kompetensi, kompetensi dasar dan tujuan, serta mengumpulkan rincian dan memetakan kompetensi dasar. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kelemahan LKPD yang digunakan sebelumnya, setelah itu peneliti menyusun desain LKPD sebagai berikut. LKPD yang dihasilkan hendaknya bermanfaat dan menarik perhatian siswa. Oleh karena itu, perlu memperhatikan desain pengembangan LKPD, seperti penentuan ukuran kertas, kepadatan halaman, karya seni, pemilihan gaya font, penomoran, pemilihan warna dan ciri estetika lainnya. elemen.

Pengembangan LKPD yang menarik dan dapat digunakan siswa dalam proses pembelajaran, peneliti harus menentukan tujuan pembelajaran yang akan dimasukkan ke dalam LKPD, mengumpulkan materi dan tugas sesuai spesifikasi KD dan tujuan pembelajaran, serta menyiapkan unsur-unsurnya. atau komponen LKPD yang meliputi sampul, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan LKPD, pemetaan kompetensi dasar dan tugas yang harus dilaksanakan. Tujuannya untuk mengetahui kesesuaian bahasa yang digunakan dengan tingkat perkembangan siswa sekolah dasar, sehingga nantinya siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami isi LKPD. Setelah LKPD lolos tahap review, peneliti kemudian melakukan uji coba produk pada siswa sekolah dasar.

Teknik observasi untuk memperoleh data hasil belajar afektif dan psikomotorik yang diperoleh siswa setelah menggunakan LKPD berbasis kearifan lokal di Kabupaten Banyuwangi yang digunakan untuk mengetahui keefektifan LKPD berbasis kearifan lokal di Kabupaten Banyuwangi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen penelitian berupa lembar validasi yang digunakan verifikator untuk mengevaluasi produk. Lembar validasi digunakan untuk mengukur validitas produk Lembar Kerja Siswa (LKPD) berbasis kearifan lokal banyuwangi.

Aspek penilaian yang digunakan untuk menilai validitas LKPD adalah 1) isi dan materi, 2) bahasa, dan 3) desain LKPD. Tingkat pemahaman LKPD berbasis kearifan lokal di Kabupaten Banyuwangi dapat dilihat dari nilai yang diperoleh dari tes pada uji coba produk skala besar. Tes ini diberikan kepada siswa dalam bentuk sejumlah pertanyaan objektif setelah siswa menggunakan LKPD yang dikembangkan.

Tabel  3.1  Langkah-langkah  penelitian  menurut  Borg  and  Gall  (dalam  Sugiyono,  2017:35)
Tabel 3.1 Langkah-langkah penelitian menurut Borg and Gall (dalam Sugiyono, 2017:35)

Teknik Analisis Data

Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data keabsahan LKPD adalah dengan memberikan LKPD beserta lembar validitasnya kepada validator. Data hasil penilaian validitas LKPD dari beberapa ahli menentukan rata-rata nilai indikator yang diberikan oleh masing-masing validator. Pada percobaan 1 dan 2 digunakan angket untuk mengetahui respon siswa dan kekurangan LKPD.

Tabel 3.4 Kriteria Hasil Belajar Siswa
Tabel 3.4 Kriteria Hasil Belajar Siswa

PENUTUP

Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting dilakukan karena berguna sebagai pengenalan kearifan lokal daerah. Bapak/Ibu yang terhormat, mohon memberi tanda centang (√) pada kolom penilaian yang sesuai dengan pendapat Anda. Bapak/Ibu yang terhormat, mohon beri tanda (√) pada kolom penilaian yang sesuai dengan pendapat Anda.

SDN 3 Kalibaru Wetan

SDN 8 Kalibaru Wetan

Ranah kognitif

Ranah Kognitif

Ranah Kognitif

Ranah Kognitif

Ranah Kognitif

Ranah Kognitif

Terdapat kearifan lokal banyuwangi dalam pembelajaran bahasa Osing, namun siswa kesulitan dalam memahaminya karena mayoritas siswa menggunakan bahasa Madura dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada LKPD berbasis kearifan lokal banyuwangi, rasanya sangat bermanfaat karena bisa diterapkan juga pada ilmu pengetahuan mahasiswa.

PRODUK LKPD TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU BERBASIS KEARIFAN LOKAL KELAS IV KABUPATEN

BANYUWANGI

Referensi

Dokumen terkait