• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fauziah Erwin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Fauziah Erwin"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Keterbukaan Informasi

Sektor Perizinan di Sulawesi Selatan

*Disampaikan pada acara Diseminasi Peta Potensi dan Peluang Investasi, Makassar, 26 September 2022*

Fauziah Erwin

Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan

(2)

UUD 1945 Pasal 28F

Setiap Orang Berhak Untuk Berkomunikasi Dan Memperoleh Informasi Untuk Mengengembangkan Pribadi dan Lingkungan Sosialnya, Serta Berhak Untuk Mencari, Memperoleh, Memiliki, Menyimpan, Mengelola,

Dan Menyampaikan Informasi Dengan Menggunakan Segala Jenis Saluran Yang Tersedia

(3)

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Tujuan :

Untuk menjamin hak semua warga negara agar dapat mengakses informasi

yang ada di seluruh Badan Publik

(4)

01 02 03 04 05 06

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

JaminanHak

Menjamin hak warga negara mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik dan proses pengambilan keputusan publik

PartisipasiMasya rakat

Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan

kebijakan publik

PeranAktif

Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik

Pengetah uan

GoodGovern ment

Mewujudkan penyelenggaran negara yang baik (transparan, efektif dan efisien,

akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan)

Pelayanan Informasi

Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan Badan Publik untuk menghasilkan layanan informasi yang berkualitas.

TUJUAN

UU KIP

(5)

Hak Atas Informasi

• Merupakan Hak Asasi Manusia yang bersifat negatif (negative human rights), sehingga tidak boleh dihalang-halangi. Pelanggaran berkonsekuensi sanksi pidana.

• Ada upaya afirmasi untuk jenis informasi tertentu melalui pengumuman atau penyediaan secara proaktif kepada publik (proactive disclosure), baik diminta ataupun tidak.

• Merupakan HAM yang dapat dibatasi atau ditunda (derogable rights), sehingga ada pengecualian dalam jangka waktu tertentu.

• Pembatasan (pengecualian) harus proporsional yakni tidak menyimpang dari tujuan pembatasan tersebut.

(6)

SANKSI PIDANA JIKA TIDAK DILAKSANAKAN

Pidana kurungan paling lama 1 (satu) Tahun, dan/atau denda paling banyak 5 juta rupiah.

Proses pidana dapat berjalan berdasarkan aduan/ laporan

pihak yang merasa dirugikan, oleh karenanya harus ada

kerugian yang dapat dibuktikan.

(7)
(8)

INFORMASI PUBLIK VS INFORMASI PRIVAT

PRIVAT

● Tidak boleh digunakan oleh orang lain, kecuali diijinkan oleh pemiliknya.

● Pelarangan untuk melindungi hak-hak pribadi pemilik informasi.

PUBLIK

● Boleh digunakan oleh semua orang, selain yang dilarang.

● Pelarangan untuk melindungi kepentingan bersama.

TERTUTUP

TERBUKA

(9)

PRINSIP DASAR

SEMUA INFORMASI BERSIFAT TERBUKA SELAIN YANG DIKECUALIKAN

INFORMASI TERBUKA harus disampaikan secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana.

INFORMASI YANG DIKECUALIKAN bersifat ketat dan terbatas. Makna ketat yaitu berdasarkan Undang undang melalui uji konsekuensi dan uji kepentingan publik. Terbatas bermakna informasi yang dikecualikan tidak berlaku permanen tetapi ada batasan waktu tertentu untuk kerahasiaan atau pengecualiannya.

(10)

PASIF DIKECUALIKAN. (hanya diberikan

jika ada permintaan)

Pasal 17 Pasal 22

Konsekuensi

Berkonsekuensi negatif jika dibuka atau jika diberikan

DAPAT DIAKSES LANGSUNG TANPA PERSETUJUAN PROAKTIF

(wajib disediakan/ diumumkan tanpa diminta) Pasal 11, 14, 15, 16 Pasal 9 Pasal 10

Terhadap kehidupan warga negara

Berkonsekuensi negatif jika ditutup Atau jika tidak diberikan

PUBLIK DOMAIN TERSEDIA

SETIAP SAAT DIUMUMKAN

BERKALA DIUMUMKAN SERTA MERTA TERBUKA

LAINNYA TERTUTUP

(DIKECUALIKAN)

(11)

INFORMASI YANG DIKECUALIKAN

01

Mengganggu pertahanan dan

keamanan

02

Mengganggu Persaingan Usaha Yang

Sehat dan Pelanggaran

HAKI

03

Mengungkap

rahasia

pribadi seseorang

(12)

PROSEDUR KEBERATAN

● Pemohon informasi dapat mengajukan keberatan kepada Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi.

● Atasan diberikan waktu 30 hari kerja untuk meninjau ulag keputusan tersebut

● Apabila tetap dinyatakan bahwa informasi tersebut memang dikecualikan, maka Atasan PPID bisa menolaknya.

(13)

SENGKETA INFORMASI

● Pemohon yang tidak puas atas keputusan Atasan PPID bisa mendaftarkan penyelesaian sengketa informasi ke Komisi Informasi.

● Komisi Informasi akan memanggil kedua belah pihak.

● Majelis akan menanyakan kepada Badan Publik alasan penolakan termasuk alasan yang dimuat dalam proses pengujian konsekuensi.

● Apabila Komisi Informasi menganggap bahwa informasi tersebut memang layak dikecualikan maka Komisi Informasi akan memerintahkan Badan Publik agar menutup informasi dan menolak permintaan permohon.

● Sebaliknya, bilamana Komisi Informasi memandang bahwa informasi tersebut perlu untuk dibuka maka Komisi Informasi akan membatalkan Uji

Konsekuensi dan memerintahkan agar dokumen informasi diberikan kepada Pemohon.

(14)
(15)
(16)

DASAR HUKUM

01

Undang-Undang No. 14 Tahun 2008

02 Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010

Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No 14 Tahun 2008

03 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Kemendagri dan Pemda

04 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Standar Layanan Informasi Publik

(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)

PENYUSUNAN DAFTAR

INFORMASI

PUBLIK

(25)

Urgensi

Daftar Informasi Publik

§ Daftar Informasi Publik adalah catatan yang berisi keterangan secara sistematis tentang seluruh informasi publik yang berada dibawah penguasaan Badan Publik

§ Termasuk dalam kategori informasi yang wajib tersedia setiap saat di Badan Publik.

§ Mempermudah petugas informasi dalam melayani permohonan informasi.

§ Digunakan untuk membantu penyusunan database informasi dan mengetahui informasi apa saja yang dikuasai serta keberadaaan informasi tersebut di unit/satuan kerja, karena sering kali masing- masing unit/satuan kerja di dalam Badan Publik tidak mengetahui informasi apa yang berada di unit/satuan kerja lain.

§ Memudahkan masyarakat saat mencari informasi dan

menginformasikan kepada publik mengenai informasi apa saja yang berada di Badan Publik.

(26)

Tahapan Penyusunan Daftar Informasi Publik

PPID melakukan pengumpulan seluruh informasi yang ada dalam penguasannya.

Kegiatan yang dilakukan berupa inventarisasi informasi publik, baik yang diproduksi sendiri, dikembangkan, diterima dari badan publik lain, maupun yang dikirim. Setelah itu, PPID melakukan identifikasi atas jenis-jenis informasi yang dikuasainya itu. Identifikasi ini dilakukan dengan melakukan pengelompokan informasi, sesuai dengan ketentuan UU KIP, yakni mengelompokkan informasi tersebut kedalam 3 (tiga) jenis informasi: Informasi Berkala, Informasi Serta Merta dan Informasi Setiap Saat.

1 2

Tahap Pengumpulan dan Identifikasi

Informasi

(27)

Tahapan Penyusunan Daftar Informasi Publik

2

3

Tahap

Pengklasifikasian

Informasi

(28)

Pengumpulan Dan Identifikasi Informasi

Menghimpun seluruh informasi atau arsip yang dikuasai oleh badan publik. baik yang

diproduksi sendiri, dikembangkan, diterima, maupun yang dikirim;

Informasi yang dikumpulkan adalah informasi yang berkualitas dan relevan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing satuan kerja;

Informasi yang dikumpulkan adalah informasi yang bersumber dari pejabat yang berwenang dan dari arsip resmi badan publik, baik yang berupa arsip statis maupun dinamis, arsip aktif maupun arsip inaktif, dan bahkan arsip vital yang dikuasai;

Mekanisme

PPID mengirimkan Form Daftar Informasi Publik kepada PPID Pembantu;

PPID Pembantu/Pejabat Fungsional melengkapi Form Daftar Informasi Publik;

PPID Pembantu/Pejabat Fungsional

mengembalikan Form Daftar Informasi Publik;

Verifikasi Form Daftar Informasi Publik oleh PPID Utama;

Penetapan Daftar Informasi Publik oleh Atasan PPID;

Pengiriman kembali Daftar Informasi Publik kepada PPID Pembantu/Pejabat Fungsional

Diumumkan/diupload ke website.

(29)

DAFTAR INFORMASI PUBLIK

No Judul

Informasi Ringkasan

Informasi Penanggungjawab Pembuatan

Informasi

Waktu dan Tempat Pembuatan Informasi

Bentuk Informasi Yang Tersedia

Jangka Waktu

Penyimpanan

Link INFORMASI BERKALA

(30)

KOMISI INFORMASI

PROVINSI SULAWESI SELATAN

FAUZIAH ERWIN

KOMISIONER

[email protected]

0811 4121 211

Referensi

Dokumen terkait