Kata Kunci : Studi Banding, Desain Industri, Indonesia dan Amerika, HKI Hak Desain Industri wajib diberikan kepada desainer, sesuai dengan UU No. Rumusan masalahnya adalah (1) Bagaimana perkembangan peraturan Hak Desain Industri di Indonesia dan Amerika Serikat. Dengan demikian, perlindungan desain industri di Indonesia harus berpegang pada teori keadilan berdasarkan Pancasila.
18 Ranti Fauza Mayana, Perlindungan Desain Industri di Indonesia Dalam Era Perdagangan Bebas (Desain Industri), (Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2004) 3. 31 Tahun 2000 tentang Hak Desain Industri di Indonesia dibandingkan dengan Hak Desain Industri di Amerika. Oleh karena itu, dengan membandingkan undang-undang hak desain industri di Indonesia dan Amerika, dapat diketahui aspek mana dari undang-undang hak desain di Indonesia yang masih mengalami kelemahan.
Melalui penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan awal untuk melakukan revisi atau koreksi ulang hak desain industri. Masyarakat dapat membaca penelitian ini dan membantu menemukan berbagai permasalahan yang tidak dapat diselesaikan melalui Undang-Undang Desain Industri di Indonesia. Judul penelitian ini adalah “Studi Banding Regulasi Desain Industri Indonesia dan Amerika dari Perspektif Kekayaan Intelektual”.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan setiap permasalahan hukum antara hukum desain industri di Indonesia dan Amerika Serikat.
PENDAHULUAN
Konteks Penelitian
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan ringkasan mengenai tujuan yang ingin dicapai ketika melakukan penelitian. Mengetahui dan menjelaskan proses pengambilan kebijakan kedua negara mengenai permasalahan hak desain industri.
Manfaat Penelitian
Penalaran yang dilakukan penelitian dapat memberikan gambaran mengenai hukum hak desain industri dan relevansinya dengan berbagai temuan permasalahan di lapangan. Hak Desain Industri yang dimiliki oleh Indonesia masih banyak mempunyai cacat yang menimbulkan permasalahan pada hak kekayaan intelektual bidang hak desain industri dibandingkan dengan hak desain industri di Amerika. Sehingga penguatan hukum hak desain industri menjadi lebih baik dan memberikan kepastian, manfaat dan keadilan hukum bagi pelaku usaha dan seluruh masyarakat.
Hal ini dapat dijadikan bahan diskusi dalam penelitian ini agar masyarakat dapat mengevaluasi dan memverifikasi sejauh mana peraturan hak desain industri di Indonesia telah menyelesaikan permasalahan hak kekayaan intelektual dibandingkan dengan Amerika. Manfaat dari penelitian ini adalah memperoleh pengalaman dan tambahan wawasan mengenai bagaimana kehidupan bernegara dan berbangsa direfleksikan berdasarkan hukum dan demokrasi yang sebenarnya. Peneliti berkeyakinan akan melanjutkan penelitian mengenai hak desain industri dan kajian hukum secara umum pada masa yang akan datang.
Definisi Istilah
Studi Banding Regulasi Desain Industri di Indonesia dan Amerika Serikat dari Perspektif Hukum Hak Kekayaan Intelektual.
Sistimatika Pembahasan
KAJIAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Kajian Teori
- Konsep Hak Desain Industri
- Ratifikasi TRIPs Agreement
- UU No. 31 tahun 2000 Tentang Hak desain Industri
- Hak Desain Industri Di Amerika Serikat
- Perkembangan Hak Desain Industri Dari Waktu Ke waktu
44 Ranti Fauza Mayana, Melindungi Desain Industri di Indonesia di Era Perdagangan Bebas (Desain Industri), (Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2004) 3.
Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Oleh karena itu, Hak Desain Industri melindungi desain yang digunakan pada suatu barang dan harus mempunyai kebaruan. Permasalahan terkait persyaratan pemberian hak Desain Industri khususnya berkaitan dengan penilaian “kebaruan” Desain Industri. Faizal Akbar Laksmana, PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK DESAIN ALAS KAKI TERHADAP IMITASI (Studi Banding dengan USA) 23.
Saat ini peraturan mengenai desain industri di Indonesia telah dibentuk dengan undang-undang dengan diterbitkannya Undang-Undang No. Perindustrian, Indonesia dapat mempelajari peraturan Trade Dress dalam hukum merek dan desain industri. Kemudian, masih banyak hal yang perlu dievaluasi terkait penerapan hak desain industri di Indonesia yang tercakup dalam UU No.
Khususnya di bidang desain industri, Indonesia dapat mempelajari peraturan Trade Dress dalam hukum merek dan desain industri. Aspek Terkait Perlindungan Desain Produk Industri Sebagai Bahan Masukan Perubahan Undang-Undang Desain Industri Nomor 31 Tahun 2000. Kajian Perbandingan Kebijakan Regulasi Desain Industri di Indonesia dan Korea Selatan Dalam Perspektif Reformasi Hukum Hak Kekayaan Intelektual.
Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data
Analisis Data
Keabsahan data
PEMBAHASAN
Perkembangan Pengaturan Hak Desain
- Perkembangan Pengaturan Hak Desain Industri Di Indonesia 83
- Perkembangan Pengaturan Hak
Perbandingan Tentang Kebijakan Hak
- Kebijakan Hak Desain Industri Di Indonesia
- Kebijakan Hak Desain Industri Di Amerika Serikat
- Analis Kabijakan pengaturan Desain
Kajian temuan
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Di Indonesia, penetapan hak desain industri harus mengikuti model Amerika yang mengutamakan kenyamanan banyak pelanggan. Selain itu, Peraturan Desain Industri yang dapat dijadikan acuan bagi Indonesia adalah Konvensi Paris yang merupakan induk dari perlindungan hak kekayaan industri yang merupakan salah satu cabang dari hak kekayaan intelektual. Selain itu, Konvensi Berne yang mengatur di bidang hak cipta juga dapat menjadi acuan bagi Indonesia, karena Konvensi Berne juga mengatur tentang Desain Industri sebagai karya seni.
Persaingan usaha adalah soal merek dan desain industri, sehingga pelaku usaha wajib memahami aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, istilah “desain industri” diusulkan untuk diubah menjadi “desain produk industri” untuk mencerminkan isi kegiatan, yaitu pembuatan produk yang menjalani proses industri. Beberapa pasal menimbulkan kebingungan dan memerlukan perubahan baru pada pasal 2 paragraf. 2, Nomor 31 Tahun 2000, karena tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai kata “tidak sama”.
Perlindungan hukum terhadap pemegang hak model industri sehubungan dengan asas pendaftaran pertama Analisis sistem putusan Mahkamah Agung no. 01 K/N/HaKI/2005. Implikasi Kekayaan Intelektual terhadap Sumber Daya Hayati: Penerapan Rezim Kekayaan Intelektual Internasional di Indonesia dan Kurangnya Penanganan Tantangan Kebijakan Sumber Daya Hayati. Perlindungan hukum desain industri dalam penerapan prinsip keadilan menurut Keputusan Studi Kasus Teori Keadilan John Rawls Nomor 35 Pk/Pdt.Sus-HKI-/2014”.
Hukum dan Strategi Kekayaan Intelektual: Alat hukum dan bisnis untuk mengelola kekayaan intelektual dan inovasi. Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis saya yang berjudul “Studi Perbandingan Regulasi Desain Industri di Indonesia dan Amerika Serikat dari Perspektif Hukum Kekayaan Intelektual” adalah hasil penelitian/karya saya sendiri, kecuali kutipan yang disebutkan di atas.