FILSAFAT KEINDAHAN ARISTOTELES Mata Kuliah Estetika Rupa
Disusun Oleh:
Windy Aprilliany 22902411022 Desain Komunikasi Visual Universitas Teknologi Bandung
2024
Filsafat Keindahan Aristoteles
Sejalan dengan pandangan Plato, Aristoteles dalam Poetika menjelaskan bahwa keindahan merupakan sesuatu yang erat kaitannya dengan harmoni, proporsi, dan keselerasan antara elemen elemen yang ada dalam karya seni. Namun Aristoteles tidak sepenuhnya setuju dengan konsep idea dari Plato, ia yakin bahwa seni dan keindahan bukan hanya sebagai tiruan atau imitasi dari realitas (mimesis), dengan kata lain sesuatu yang dikatakan sebagai seni bukan hanya tentang proses penciptaan karya yang menjadi tiruan, melainkan mengandung keterlibatan emosi, perasaan dan esensi sebagai representasi dari realitas yang ada (katharsis), hal inilah yang membuat estetika tidak memiliki ketetapan atau kepastian seperti matematika, karena proses pembuatan dan penerimaan seni dipengaruhi oleh argument, pengalaman dan pengetahuan.
1. Mitologi
Legenda atau kisah atlantis dikenal sebagai mitos yang eksistensinya masih ada hingga saat ini. Meskipun asal usul kisahnya pertama kali diceritakan dalam dua dialog Plato,
"Timaeus" dan "Critias", konsep keindahan ceritanya masih relevan dengan pendapat Aristoteles diantaranya
www.krea.ai pixabay.com
- Mimesis
Konsep peniruan dari realitas yang dapat dilihat dari ilustrasi atau visual kota atlantis serta neptunus yang memiliki fisik sempurna, serta bangunan bangunan yang terlihat harmoni dengan proporsi yang selaras.
- Katharsis
Dari segi cerita dan kisah, keindahan atlantis dapat dipengaruhi oleh penikmat dan orang yang menyampaikan kisahnya, kisah ini juga mengandung nilai nilai moral yang dapat memunculkan emosi.
2. Teologi
Teologi adalah studi tentang hakikat Tuhan dan keyakinan agama.
Borobudur
www.worldatlas.com
Berdasarkan konsep estetika menurut Aristoteles, bentuk arsitektur candi Borobudur ini sangat relevan, terdapat unsur harmoni, proporsi keselarasan serta simetri dari candi Borobudur ini, selain itu dari segi cerita kisah dan makna dibaliknya dapat merepresentasikan moral dan keindahan spiritual yang memungkinkan pengunjung atau penikmat karya seni arsitektur ini merasakan emosi berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan pemikiran.
3. Antropologi
Vivturian Man karya Leonardo da vinci
www.nytimes.com
Leonardo da Vinci merupakan salah satu seniman yang identik, relevan dan erat kaitannya dengan manusia, karya karya seni nya tidak terlepas dari pengetahuan dan pengkajiannya tentang manusia. Karya karya Da Vinci dapat merepresentasikan manusia melalui kajiannya tentang proporsi anatomi dan harmoni tubuh manusia seperti pada karyanya Vivturian man yang menunjukan proses mimesis karena meniru keindahan proporsi tubuh manusia.
4. Modern Gestalt design
Teori gestalt adalah teori kejiwaan yang menyatakan manusia memersepsi suatu hal secara keseluruhan atau utuh terlebih dahulu tanpa memperhatikan bagian-bagian kecil atau elemen pembentuknya. Suatu perspektif yang melihat keutuhan atau keseluruhan yang utuh tersebut disebut sebagai suatu “Gestalt”. (Gamal, 2022)
pinterest.com
Karya karya seni desain gestalt memerlukan pemahaman dan persepsi manusia, Prinsip-prinsip Gestalt, seperti kedekatan, kesamaan, dan kesinambungan, berkaitan dengan pemikiran Aristoteles, karya karya desain yang menggunakan teori gestalt ini menciptakan pengalaman estetika yang mendalam dengan dipengaruhi oleh persepsi yang berbeda beda di tiap orangnya.
5. Pasca Modern
www.youtube.com
Sebuah karya furniture bersumber dari salah satu youtube channel J.J McCullough dalam videonya yang berjudul Three Phases of Culture. Karya bookshelf oleh Kare Design ini merupakan salah satu karya post modern karena bersifat eksperimen, memunculkan sesuatu yang unik dengan kesan yang berbeda namun tetap artistik, bentuk dan warnanya tidak monoton atau cenderung mengikuti bentuk desain persegi pada umumnya, meski begitu karya ini masih relevan dengan prinsip Aristoteles karena harmoni, proporsi dan keselarasan yang dapat dilihat dari bentuknya. Serta perbedaan persepsi atau pengalaman yang dapat dihasilkan kepada pengguna atau penikmat seni serta kesan emosionalnya. Selain itu, terdapat unsur mimesis dari peniruan bentuk yang kemungkinan besar terinspirasi dari keong.