• Tidak ada hasil yang ditemukan

foklore kuyang Kalimantan, Indonesia sebuah Mitologi dan cerita Rakyat

N/A
N/A
Sabina Zhalfa Aleigra

Academic year: 2023

Membagikan "foklore kuyang Kalimantan, Indonesia sebuah Mitologi dan cerita Rakyat "

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh Sabina Zhalfa Aleigra

MITOLOGI KUYANG

A. Jenis foklor

Banyak sekali foklor yang ada di Indonesia salah satunya foklor lisan ,foklor ini adalah foklor dengan bentuk setengah lisan karena termasuk dalam kepercayaan rakyat yang disebut tahayul, tahayul sendiri mencakup bukan hanya kepercayaan, melainkan juga kelakuan, pengalaman, dan ada kala juga alat dan biasanya juga ungkapan serta sajak (Brunvard, 1968).

dalam penyebarannya tidak ditemukan bukti wujud yang orisinil dan bisa digunakan sebagai pemerkuat data. Salah satu foklor setengah lisan berjenis tahayul yaitu, foklor mengenai hantu endemik Kalimantan yang disebut kuyang dan penyebutan lain tergantung dengan suku yang ada di daerah kalimantan.

Foklor ini sudah ada secara turun temurun dari zaman nenek-kakek penulis,bahkan saat penulis masih ada didalam kandungan, orang tua penulis melakukan beberapa hal yang menjadi usaha agar terjaga dari hantu kuyang ini. Mengapa Foklor ini masuk kedalam tradisi lisan? Hal ini karena pengetahuan masyarakat mengenai kuyang pun mereka ketahui melalui mulut kemulut dan eksistensi foklor ini masih berkembang baik walaupun beberapa masyarakat khususnya kaum muda milenial yang tidak terlalu menganggap serius mengenai hal ini. Cerita ini juga menggambarkan bagaimana fenomena dunia mistik di Kalimantan Timur masih bertahan, dan hal ini akhirnya menjadi sebuah pengetahuan masyarakat lokal rakyat untuk menjadikan cerita tersebut sebagai identitas daerah untuk memperkaya kebudayaan nasional. Salah satu jenis Foklor ialah Mitologi atau mitos, jika kita lihat mengenai arti mitos atau mite ialah sebuah sistem kepercayaan yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat (Harsojo, 1988). Saya akan mengangkat mitos yang masuk kedalam kepercayaan rakyat ini.

B. Asal muasal Kuyang

“Kuyang” merupakan cerita mistik endemik yang ada di Kalimantan timur, ada beberapa daerah yang memiliki kisah mengenai asal muasal kuyang ini. Pada masyarakat Kabupaten Berau salah satu daerah yang sampai sekarang masih mempercayai hantu mistik kuyang ini.

Kuyang adalah hantu jadi-jadian yang sangat ditakuti dan disegani oleh masyarakat, ter- utama ibu yang mau melahirkan karena sasarannya adalah darah dari ibu yang me- lahirkan dan bayi yang baru saja dilahirkan. Menurut kepercayaan masyarakat setempat sosok ini menggunakan darah itu selain untuk menambah kekuatan tetapi juga me- nambah awet muda.Tidak hanya cerita di daerah Berau di samarinda, Balikpapan dan sekitarnya pun mempunyai cerita yang sama mengenai asal muasal kuyang ini.

Sosok yang digambarkan pun sama, yaitu sosok wanita berambut panjang yang biasa terbang ke angkasa dengan rambut panjang terurai dan isi perut menjurai. Suara tertawanya pun sangat menakutkan. Di lain daerah ada yang menceritakan bahwa asal muasal kuyang ini ialah sosok makhluk jadi-jadian yang beradal dari perkawinan antarmakhluk halus. Pada siang hari ia akan berwujud sebagai manusia biasa. Sementara itu, ketika ada wanita yang ingin melahirkan, ia pun berubah bentuk menjadi kuyang, Beberapa Suku Banua yang ada diberau juga menyebut hantu ini sebagai hantu “Pajjat”. Menurut cerita yang penulis dengar dari keluarga bahwa ada pula cerita munculnya kuyang ini saat ia menjadi manusia bisa kita lihat ciri-cirinya, yaitu apabila ada bekas luka bergaris yang ada di leher seorang wanita

(2)

merupakan salah satunya. manusia biasa yang mempelajari ilmu ghaib dengan tujuan menambah awet muda dan kecantikan ini dipercaya digarisi atau diwarisi antar generasi pemegang. salah satu syaratnya tercapainya ilmu ini ialah harus mencari tumbal darah bayi atau ibu hamil, jika dipenuhi maka pemegang ilmu akan celaka hingga kematian. Oleh sebab itu masyarakat yakin untuk keberhasilan ilmu ini, pemegang ilmu melakukan berbagai cara, salah satunya ialah bahwa saat siang hari mereka (kuyang) ini menjadi orang umum yang beraktifitas lalu mencari informasi dan orang-orang yang sekiranya akan menjadi tumbal, dan saat malam kemudia ia berubah menuju ke mangsa.

C. Kejadian dan eksistensi

Kejadian kuyang khususnya di samarinda masih menjadi pembahasan panas, dapat kita temukan berita di website, koran, maupun laman medsos masyarakat samarinda. Salah satu berita online yang akan penulis ambil sebagai data pendukung ialah berita tribunnews.com dengan judul “video warga samarinda heboh dan panik malam-malam melihat hantu kuyang”, yang di publish pada Kamis,10 oktober 2019 pada jam 18:29 WIB, Berita ini pun diambil tribun dari terusan vidio yang diunggah akun media sosial @info_kukar dan

@samarindaetam. dijelaskan bahwa dalam vidio tersebut warga-warga berteriak menyebut hantu kuyang. Teror itu terjadi di kawasan Jl. Slamet Riyadi Gang 2, dan terjadi sekitar pukul 22.10 WITA, Minggu 6 Oktober 2019.

Selain berita yang beredar di media sosial penulis sendiri juga mewawancarai keluarga penulis mengenai kuyang ini. Cerita tersebut ialah keluarga penulis tepatnya tante penulis yang saat itu sedang mengandung anak kedua, pada malam itu beliau memang sendiri dirumah karena menunggu suami beliau yang pulang bekerja di malam hari, Beliau dirumah bersama anak pertama yang sudah tertidur pulas, kemudian beliau ingin menjemur pakaian yang belum sempat dijemur pada siang hari, selagi menjemur beliau, mendengar dari arah bawah papan lantai beliau berbunyi seperti percikan air. Rumah beliau memang lantainya masih terbuat dari papan kayu, beliau sangka ada maling yang sedang berjalan dibawah lantai rumah beliau, beliau pun keluar dan melihat situasi yang ternyata tidak ada apa-apa, beliau pun melanjutkan menjemur pakaian yg tadi hendak di jemur, saat hendak menaruh pakaian basah melihat mahluk kuyang sedang betengger tepat diatas jemuran beliau. Itulah salah satu cerita yang penulis dapat dari kerabat penulis Adapun Salah satu data yang penulis dapat mengenai penangkal hantu kuyang agar tidak mendekat terkhususnya kepada ibu hamil dan bayi yang baru lahir. Ialah sebuah doa. Doa tersebut ialah ,yaitu surat An-Naas

) ِساَنلا ِبَرِب ُذوُعَأ ْلُق ) ِساَنلا ِكِلَم (1

) ِساَنلا ِهَلِإ (2 ) ِساَنَخْلا ِساَوْسَوْلا ِرَش ْنِم (3

) ِساَنلا ِروُدُص يِف ُسِوْسَوُي يِذَلا (4 5

(

) ِساَنلاَو ِةَنِجْلا َنِم

6 )

“Katakanlah: 'Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia'. (2) Raja manusia. (3) Sembahan manusia. (4) Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi. (5) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. (6) dari (golongan) jin dan manusia”

Selain itu juga menyimpan bulu landak dan gunting kecil yang dibungkus dengan kain, merupakan salah satu penangkal mendekatnya kuyang. Salah satu keluarga penulis yang meyakini pernah menjadi korban kuyang mengatakan bahwa daerah yang digigit atau tempat darah dihisap menjadi biru seperti lebam. Lalu ia datang kepada tetua seperti kakek dan meminta dibersihkan atau didoakan dengan dibidara menggunakan kunyit atau diberi kapur didaerah jidat dan telinga. Jika melihat dari data tersebut maka bisa menjadi bukti eksi

;htensi kuyang itu sendiri di kalimantan timur. Sampe sekarang hantu ini masih dipercaya keberadaanya oleh kebanyakan masyarakat Kalimantan, adapun tahayul yang penulis tulisa bersumber dari sebuah buku berjudul “cerita rakyat Paser dan Berau” dan sebuah jurnal yang berjudul “MENGGALI FENOMENA DUNIA MISTIK DALAM PROSA

(3)

RAKYAT KALIMANTAN TIMUR” yang didalamnya berisi data pendukung mengenai hantu kuyang ini.

Daftar Pustaka

https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/download/2053/1071, diakses tanggal 14 november 2022, pada 14:15

https://www.tribunnews.com/regional/2019/10/10/video-warga-samarinda-heboh-dan-panik- malam-malam-melihat-hantu-kuyang, diakses pada tanggal 14 november 2022, pada 15:00

https://www.instagram.com/tv/B3ZpEbyHb9-/?utm_source=ig_web_copy_link Daftar Narasumber

wawancara ibu Azwariyani (55), di jl Gajah mada gg raudah no 17

Referensi

Dokumen terkait