• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN SELF COMPASSION PADA PRIMARY CAREGIVER SKIZOFRENIA DI KOTA PADANG

N/A
N/A
Fahad Rizky

Academic year: 2023

Membagikan "GAMBARAN SELF COMPASSION PADA PRIMARY CAREGIVER SKIZOFRENIA DI KOTA PADANG"

Copied!
178
0
0

Teks penuh

Penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi “Deskripsi Self-Compassion pada Caregiver Primer Skizofrenia di Kota Padang” yang merupakan syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada jenjang sarjana (S1) di Departemen Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Pengasuh utama bertanggung jawab atas kebutuhan pasien, dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tugas perawatan yang tidak dibayar. Untuk mengelola permasalahan yang ada guna meminimalisir dampak psikologis yang timbul, caregiver primer harus memiliki keterampilan self-compassion.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di kota Padang. Hasil penelitian ini mendeskripsikan self-compassion yaitu menghargai diri sendiri, melakukan aktivitas yang disukai informan, menerima nasehat, menyadari bahwa semua orang mempunyai masalah, menerima kenyataan, menjaga pandangan positif dan mengendalikan emosi. Oleh karena itu tidak jarang para pengasuh primer dihadapkan pada berbagai kendala dalam memberikan proses pelayanan, untuk mengatasi permasalahan yang ada guna meminimalisir dampak psikologis yang timbul maka pengasuh primer harus memiliki kapasitas self-compassion.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di kota Padang. Hasil penelitian ini menggambarkan kemampuan untuk memiliki self-compassion, yaitu menghargai diri sendiri, melakukan aktivitas yang disukai, menerima nasihat, menyadari bahwa kita semua mempunyai masalah, menerima kenyataan, menjaga pandangan positif, dan mengelola emosi.

  • Latar Belakang
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
    • Manfaat Teoritis
    • Manfaat Praktis
  • Sistematika Penulisan

Neff (2011b) menjelaskan bahwa self-compassion merupakan kepedulian pengasuh utama terhadap diri sendiri karena pengasuh utama tidak dapat beristirahat. Kemudian, jika pengasuh utama memiliki self-compassion, maka mereka akan memiliki emosi positif tanpa menilai dirinya baik atau buruk (Neff, 2009). Dengan kata lain, self-compassion merupakan sumber motivasi bagi pengasuh utama untuk mencapai kinerja puncak.

Namun penelitian ini tidak dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika primary caregiver mempersepsikan dan mengalami self-compassion dalam proses merawat penderita skizofrenia. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk mengetahui seperti apa self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di Kota Padang. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka pertanyaan penelitiannya adalah “Bagaimanakah gambaran self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di Kota Padang?”.

Berdasarkan rumusan masalah yang diajukan, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di Kota Padang. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam memperluas pengetahuan di bidang psikologi khususnya mengenai self-compassion pada primary caregiver skizofrenia di Kota Padang.

  • Self Compassion
    • Definisi Self Compassion
    • Komponen Self Compassion
    • Faktor yang Mempengaruhi Self Compassion
    • Manfaat Self Compassion
  • Primary Caregiver
    • Pengertian Primary Caregiver
    • Tugas PrimaryCaregiver
    • Masalah yang dihadapi Primary Caregiver
    • Dampak dari Masalah yang dihadapi Primary Caregiver
  • Skizofrenia
    • Pengertian Skizofrenia
    • Simtom-simtom Skizofrenia
  • Kerangka Pemikiran

Bab ini menjelaskan pendahuluan yang berisi uraian singkat mengenai latar belakang, permasalahan, pertanyaan penelitian, tujuan penelitian, kelebihan penelitian dan sistematika penulisan.

Pendekatan Kualitatif

Informan Penelitian

  • Karakteristik Informan Penelitian
  • Jumlah informan Penelitian
  • Prosedur Pengambilan informan

Lokasi Penelitian

Metode Pengambilan Data

Alat Pengumpulan Data

Kredibilitas

Prosedur Penelitian

  • Tahap Awal Penelitian
  • Tahap Pelaksanaan Penelitian
  • Tahap Akhir Penelitian

Prosedur Analisis Data

Deskripsi Data Penelitian

Hasil Penelitian

  • Hasil Temuan pada keluarga informan 1 (Z)
    • Identitas Informan 1 (Z)
    • Deskripsi Umum Keluarga Informan 1 (Z)
    • Riwayat Gangguan Skizofrenia pada Penderita (Istri Z)
    • Riwayat Perawatan Z Terhadap Penderita
    • Jadwal Pengambilan Data Informan 1 (Z)
  • Hasil Temuan Pada Keluarga Informan 2 (U)
    • Identitas Informan 2 (U)
    • Deskripsi Umum Keluarga Informan 2 (U)
    • Riwayat Gangguan Skizofrenia pada Penderita (Suami U)
    • Riwayat Perawatan U Terhadap Penderita
    • Jadwal Pengambilan Data Informan 2 (U)
  • Hasil Temuan Pada Keluarga Informan 3 (S)
    • Identitas Informan 3 (S)
    • Deskripsi Umum Keluarga Informan 3 (S)
    • Riwayat Gangguan Skizofrenia pada Penderita (Kakak Kandung
    • Riwayat Perawatan S Terhadap Penderita
    • Jadwal Pengambilan Data Informan 3 (S)
  • Identitas Ketiga Informan

Hasil Temuan pada Ketiga Informan

  • Kemampuan Self Compassion pada Ketiga Informan
  • Analisis Sintesis Tema Penelitian
  • Gambaran Self Compassion Primary Caregiver Penderita Skizofrenia

Pembahasan

Kesimpulan

Berdasarkan penelitian diantara ketiga informan, self-compassion utama caregiver skizofrenia dapat disimpulkan dari tema yang ditemukan. Tema pertama adalah harga diri, yaitu kebaikan terhadap diri sendiri dengan memandang diri sendiri secara positif, seperti rasa bangga dan puas terhadap diri sendiri. Keempat, kesadaran bahwa manusia mempunyai masalah, yaitu kesadaran bahwa kesulitan, kemunduran, kesalahan dan ketidaksempurnaan merupakan bagian dari kondisi manusia dan pengalaman semua orang.

Saran

  • Saran Metodologis
  • Saran Praktis

Itee Ayo langsung ke rumah baok ka sakik jo, jangan dipakai ka dukun ko do yu Iter Ado pernah dirawat di rumah sakit oleh ibuku pak. Itee Kalau iya, beneran, nggak apa-apa, kalau paturuikan, jengkel, jangan lakukan, jangan lakukan, lakukanlah. Cantik kan busananya ha, jadi kalau talambek karajo mungkin masalahnya ado apo beko, ada masalah di rumah yu.haa begitu.

Ha begitulah cara pacaran, ada apa dengan Nyo Yu, ada apa dengan Dikadai Se Nyo Yu, jangan lakukan kalua-kalua do yu, kalau tutuik Kadai, ada apa lalok se di rumah, Lai Yu. Itu bagus tapi tidak berhasil, aku suruh kamu melakukannya, tidak masalah jika itu baik-baik saja, tidak apa-apa, tidak apa-apa. Betul, tapi ubek kampung kurang efisien ya? Parahnya, itu baubek apo se ibuk lai, justbek rumah sakik.

Enya pak, tambah parah bro, dicekel deui pak, teu leuleus. Kamana atuh pak, tong ka jamkesmas mun gering, pak, ari geus kolot mah di imah. Abdi henteu terang naha anjeun berang atanapi henteu.

Hobi Itee Ibuk fokus pada bana ndak do ibuk do yu, maar ado lah yu, hobi ibuk mambaco yu, membaca novel tu yu ha. Hai bu, jangan tanya kalau itu ada janji ya bu, tenang saja, kamu gayanya nyonya kan? Bisa jadi Anda bisa melakukan sesuatu, jika Anda mau, Anda bisa melakukannya seperti ini.

Lamun isin, maranéhna bakal mawa anjeun ka imah, ka jalma pinter, katuhu? Itee Iyo rancak lo kitu, urang mah ari mancing mah, mun teu haram sok diracun, mun haram mah moal karacunan. Sakapeung, upami anjeun naroskeun ka kuring, kuring hoyong, tapi kuring henteu ngalakukeunana.

Sabananyo, di RS aku haid 15 hari sekali, tapi biayanya tidak seberapa ya, sampai sore pun okelah Ayu, kadang antri.

Gambar

Tabel 4. 1 Identitas Informan 1
Tabel 4. 3 Identitas Informan 2
Tabel 4. 2 Jadwal Pengambilan Data Informan 1
Tabel 4. 5 Identitas Informan 3
+3

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait