GUBERNUR DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
KEPUTUSAN GUBERNUR DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
NOMOR 1430 TAHUN 2021 TENTANG
PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL 3 CORONA VIRUS DISEASE 2019
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,
Menimbang : bahwa untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022, perlu menetapkan Keputusan Gubernur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4744);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
3. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
2
4. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 128, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6236);
5. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Lembaran Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2020 Nomor 201, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 2008);
6. Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Berita Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2021 Nomor 62002);
Menetapkan :
KESATU :
KEDUA :
MEMUTUSKAN:
KEPUTUSAN GUBERNUR TENTANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL 3 CORONA VIRUS DISEASE 2019.
Menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Level 3 Corona Virus Disease 2019 selama 10 (sepuluh) hari terhitung sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.
Penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan penegakan sanksinya dalam Keputusan Gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.
KETIGA : Jenis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019 sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Gubernur ini.
KEEMPAT : Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019, setiap orang yang melakukan aktivitas pada masing-masing sektor/tempat harus sudah divaksinasi Covid-19 (minimal vaksinasi dosis pertama) kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang 3 (tiga) bulan pasca terkonfirmasi Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil laboratorium, penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter dan anak-anak usia kurang dari 12 (dua belas) tahun.
KELIMA Masyarakat yang telah divaksinasi dibuktikan dengan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi PeduliLindungi dan/ atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.
NUR DAERAH KHUSUS (4y3UKOTA JAKARTA,
S RASYID BASWEDAN 3
KEENAM : Pengelola/penanggung jawab perkantoran, pusat perbelanjaan, mall dan pusat perdagangan melakukan skrining kepada semua pengunjung dan pegawai dengan menggunakan aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi PeduliLindungi dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.
KETUJUH : Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 2 Desember 2021
Tembusan:
1. Ketua Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional
2. Menteri Dalam Negeri 3. Menteri Keuangan 4. Menteri Kesehatan
5. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana
6. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi DKI Jakarta 7. Para Walikota Provinsi DKI Jakarta
8. Bupati Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta 9. Para Camat Provinsi DKI Jakarta
10. Para Lurah Provinsi DKI Jakarta
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 2021 PEMBATASAN
— „$2 .›, , -c; .4 -6) up
ci<> •-• 7- 4 - 'ci> ,.g 4c—z i ', b,0 .-4-' R., , y.., ca D - I ... .4 „, ,.• .. (-7) '4" •4
4,A .... "d — .al 4_, (,) ,ri N --0'
ca a)
,...a.)
• .-1 A -- ---- '''
''
Qj • r„i ,_., t:L, cbj
C14 o
'' .... ,4 ,,..,
4-
›, o -o
.
ct cl,
4 ca (1)
3-, $21,
o ca r5,
1-r) ,-Y Q., cz) 4 E
0 C14 ,.. a.)
f)
.--4 •-z:4 tr) f:14 CL)
Sektor non esensial
..9 oczt b joat ..zi(a ..cica cg ..cs- •,,9 z.)..:' ,..,czg c,g'
ca -e ,-, Ca .,,
:. •-) ,Z) py ...:-:. ai ."'
ai -8 o
, 4 -g 2 g K '8'" 1 •,i)' .. g Q; g
I () cu to bD ... 2 0 'cTi -2 cizi 9
.0 ii, d cl) 12 ;•-, 1-1 ed 0.)
r-11
-CS (t ..::: t.,( ,) :. i 4( I -20 - cl 0 ..-•
't .cOEi "8
0
g
---cu a.)
cu F5 -c> >1 9, .F_D,-, Ll 2
0 cu u) o.) cu cu ca cu cu u
:
, _4 ca -o s"-1, P., Q., 5:1,0 (i)cn cti z) ,r5 ci -ci
AKTIVITAS
o
JENIS PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL 3 CORONA VIRUS DISEASE 2019
cn <
<
< Z
< cn o Z z
l .
L4 L4
0:) •••••
Z
<
C.«) Z <
<
E_, z £z•I
< C/)
° >-4 (i) < c/)
¢w ca oww z
C\1
KETERANGAN PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 2021 PENEGAKAN PROKES PEMBATASAN b.
10% (sepuluh persen) untuk pelayanan aclministrasi perkantoran guna mendukung operasional; c.
menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pengaturan masuk dan pulang; dan d.
makan karyawan tidak bersamaan. Mengikuti ketentuan teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 1.
Untuk huruf a dapat beroperasi 100°/0 (seratus persen) staf tanpa ada pengecualian, termasuk dida lamnya Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan agar beroperasi 100% (seratus persen) tanpa ada pengecualian dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. 2.
Untuk huruf b dapat beroperasi 100% (seratus persen) staf tanpa ada pengecualian. 3.
Untuk huruf c sampai dengan huruf 1 dapat beroperasi 100°/0 (seratus persen) maksimal staf, hanya pada fasilitas produksi/ konstruksi/pelayanan kepada masyarakat dan untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional, diberlakukan maksimal 25% (dua puluh lima persen) staf.
TEMPAT Sektor esensial pada sektor pemerintahan
.5 .--
r° 0
-0
-1-_, d v
JL)
cv c..) 0 ,„,
,..
.0 ,b+,
,:_; -0 .,
cn
,. 0 @ kl .a o ci.) Q., ,., ,-- ci.)
cn d JS -ci .-E-'," 4(,
,5 --- 1 9
cn z;$ csi{1n) g -
',1-.)'
as 64
TUtv) i
,._
gp
,-, 5 -'5(,) • - @ .,Y, •
9 • — ,4
2 '151,
m
+, cti , , •., .,.., c , .
-o cd 0.) 'cd c% L•0 ‹.)ci ;••5•• -
• - >> 4 5:., ,ID ,.., 41 "ci
*4(' g ,., .,.., ri ,.., d :._...• +., • - cz d a• li "cS .4-' 0 1 P zi
4.) ',/,' -- ai .°) ' 2 ,.. d 0.) 0, a.) .5',.. cu
u) o sli ,_ 4-.1 o.. O bb
.--,
(5 cn
AKTIVITAS
,:I-
,
swalayan yang menjuat Kenutunan pengunjung bUu/o (lima puluh persen) dan sehari-hari dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, khusus pasar induk dapat beroperasi sesuai jam operasional. 2. Untuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. b. Apotek dan toko obat Dapat buka selama 24 (dua puluh empat) jam dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
c. Pasar rakyat yang menjual non Dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal kebutuhan sehari-hari 50°/0 (lima puluh persen) dan jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 17.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
d. Pedagang kaki lima, toko kelontong, Diizinkan buka dan jam operasional sampai agen
1 ou
tlet voucher, barbershop I dengan pukul 21.00 WIB dengan penerapan pangkas rambut, laundry, pedagang protokol kesehatan lebih ketat. asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan lain-lain yang sejenis a. Warung makan/warteg, pedagang kaki Diizinkan buka dan menerima makan
u) <
>
"ci as
ccig
v) -9
u)
g '")
—.
4ni
-
CL,
acl
o
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 202 1 PEMBATASAN
. 0 cct cj.) b.0 SzL, 4-4 , --4 -r-1 — 4 cu • - a) s-, cci bii
cn :s....-zi 0,2,
Cli .5 -91
ei o'-' ') • 0..) , g.) o
4.-,(1)
.-- cu -8 -6) bc,2 lc\i— -I 11
g ›, ._ ,) •- ,,z ,, ,zi - -- c'' g cu c, 04 . -,e7-xj
cri .C. 0 ccin) .c4zi g, 7), ,-
_4 <L) 0 cu
4 41.> --) 4-4 cn
@ <_, N 75 Lizs • - -cs (..,(1-> o-,
@ —, ,.x • ,-,5 4.,- ,._ d
• • 4', bn 3 o d ccin.> 4c-'5 -I -0 .-- 5 ,.. ciz 0.) ;.., (,: cu -- -46 ,.., up .. c , :.-A
•t1 .. -o -o o., • --, s-1 tzl, ,.
CI 4 c4 4 (.3 "Ci ci.i
A
s-
-5,,, cd ---- •Eb c -' cz c-8 .,.., an
4 " 8© 4(5,
cu '"4 K "9
cn ,- ()
ed
— ,-d -zi 0 ,) (1.)
.. .-8 ':14 E ) c2. c,i
.. i-()
.. _.. ,
... -0 cn CTS • bl) ,zi m cu cL! g" __.(71) ciz I t .>
cn (7.3
a, o
‘. • @ -2 'Es' A ^:: --- -7:1 gQ) 4 • • 4c-f' bn C' 4 ct741 cu 4) '44-';' '' -- OES ,._. 5 4 'ich) s2! g -4- > 19 '.5•7<> -‘,7.9
(4 <u !.-,-', cu czt cu ---- .- --, cl, • ''?i '-ci cn > ,-- ,-- CL, --1 O ccii) cd cu
-0 d ,r5 -ci cli
AKTIVITAS
o
E-4 0-, E-4 ril
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 202 1 PEMBATASAN
.5b '1 o
.--c b.0,._ ••cS bf,) •+,-; .5 :7-.1._ ,• k5 . ,-- bi) cx5 E as b.0 cll ''—
,4 aS cn Cli Q5 --- - 4-' :'-, Cl, '-' ›, • °-)1 ii -c) -C)
— . c,
...., „ -_,-„-, .4 b,,5 n Tii •,—, P., :1_:_:;, • +, ,.., c, "•-d
.-(4 o r4 ,n -g ed czs 4 as czs in -ci ts as
• (,, _,.-4 (/) `— 0 <L>
4.-` C \I .1. ‘Il Q) • OES Cl.) . C4 g., cic g„
Q-, p., ci) ,.., cl.) bp ,4 •—,,rj ,.O 0 ,... cu .---1 • 9
:1•4 Q ,--Y g., o a„ 2,-) g„2..} < -o E—i .4
—i C\1 cr5 •;r:
A b 40 •-• ,-ci . - 4 b .0 - •C:f
" '" '
CI
'
$_, •-0 c,‘: g ..--1 . :)'"` '•-•
CA •-4 (1) '-'
..,-.,g, -,9 .,,_,....,
'3:-)) . ci) . ,54 n:') ?n tuO,c) ;•jzi ?) @ (1) 2, -) 4 •• lil9 ';-.5 1-' C'i "1: "° al
bn czs ty) o ' (4
,ti 0
.. 1:-J' r,
2 V-4 go :"--) tvg CD -.1i-9 si, CD (1) S:14 (Z5 -4-., .----, $..1 )4 -4-) od • `. • •-1 . !=ii • .--) 0 Q' d ••C '-' 2 cd — o -(Z •,--, ,-t • -
cis cu cu in
.,•,,:i, co ,-- SZL,-- a, Sii,-0 'O E 121 ,sp •—• C• \i (•'' .ZI
t'cn izt
• r.,•—)
5-1 b,0 bD cz5
5-1
k
AKTIVITAS
o LID
Pekerja telah divaksinasi "g
g . (//
cn O O ?n +.cztj "(7)
2 ed 0..> (1) Q) ij • •-• ›
g bn v g
• r-4 0 cz ' •—) • r-I
D c, cvS- O • ,,,—
•, cL) w., tl-j r:1-1 4
..C1.) '—'(‘
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 2021 TEMPAT PEMBATASAN PENEG AKAN PROKES 5. mengiku ti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Parivvisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan. Pasal 15, Pasal 16 dan Pasal 17
(1 (1
"E c%
a, ozc
,-- f)4 C
"E cj
a o5
Beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Diiz inkan beroperasi maksimal 30 (tiga puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ke tat.
..al> 4(7d c'
..0 . . ' •-n .5
's
a ob L' g • -d ou g ,.., ,-,7,., a
'' cci)-1 w' (-) ... r&" .,— c\I ,) c° -CD ,_ "CD S:‹ b•C) g '" a.) m .-1
ou o
C‘:5 'Z1 • f:).. V) 4c.'v1 bA ei z b1) 7.')
"O cl) O
• - it> ecc u s-1..
g )1") K 2:5 ›, 11
E4 --2-9., _-,
4C.-d OEi d2 0/9 CVS CL) . i'ld" Cri : '—' Ci) "Q
. 6-b C‘: ri-i .,.., ...., $-4 a.) 0-> cizt 0.) E
Li (.3
,--; c\ i
4
°-)
....-- ,(1-.), ..
4c-'t co 4 -4-c ,' ou 0
CD 0
...
(4
t:I., s-, •
;-, -,--, c (1) cu (1)
Tempat konstruksi untuk infrastruktur publik ( tempat konstruksi dan lokasi proyek) Tempat konstruksi non infrastruktur publik 8 Kegiatan Tempat iba dah (Masjid, Mushola, Gereja, Periba datan Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat iba dah)
9
Kegiatan pada Fas
i litas
pelayanan kesehatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
AKTIVITAS Kegiatan Konstruksi
0 Z
• ca _2, ,,., ,_, •,—,3 •cd ,.. g r.,,,, ,c.,
-- ."8 4a' • (-1-> . c7 4) -- .-8 "OEI )' --) g • ui
") •«, "ci") 09) .,
›, 0 a., -ci ›,a, a -o in. •`_,' -cs
,-; c\i
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 202 1 PENEGAKAN TEMPAT PEMBATASAN PROKES ,
11~i 14 er) /4.6 c6 (,)-
2
`h5 ci ck os
a a a 9
— — _, 1-
". 2 c
n cn cn 9
ca cla ca ciz
Ditutup sementara.
g. ig ..d o --- Qi) .-1 :)., -o 5 ',.9 5 .(9) ----,)- 4c,-'d f, .' --1 o - • Ja i - .,c z - c 9 „ - . r 8°55 ou - c-, c 5 • - c)„ + _ ,a .) o cd
,4 cY) td) W • v) W 4 I) clirs' 's--, ;-' `1) c?,d" § (1) 4 fat -- (1) •,_ ,..V14 OES .5
1-
'1 b.n .- '-',.., •Cji P"),0 4 4 ca ,-- "d cic cu -g bf) g., (u c•I ' t(:""). +->c tj ,.. 1, -1(7> -4-, (1.> . ,._, es .4... fai p.., s•-• • —, ,—, (ri-cL-.) 9Z5
• . •-•• • —, 4.-+ ,-(5
°) (I)
,g, _61.) 4 cjI, o - c> ,-, ._, E "d ,- (1) ti o „ 0 g .-Ei ,-, cts . b)0 ". d(1) 'E's al b.,0 q.) c, (., Q.,. ,,..--s ›., ,.0 ,__
; `0'.} • • )'-'--- g es czs 'g
%•°-- ',1-1j ''-', c' c' czs g 2 . - b'o . ..d 4-, , .v)
tr) +-, s- tto-- as ccs -- -1 cz • - ,, ,..„
cu 4.-, tto• (-1 CY\ g a g
Q., cn •-•• (1) --, 0 Q.) ,.- g 4 To cu b.° i ''' g :--' ---4 g
(vi ° • -1 E E 4-' D'i (1) c. bl)
1) c4 cvS 4 C-, "L--) --
,c1.,) ..--,A,71) ;_, `1., t;-," ,._ ctj
cu -I-. g , <-4 • ,-4 , • ,-4 q.) +_, 5) -o +.1 '0 ,,, (i) ta, ts a, bA +caj d Q) c‘l 0 - — V) • ••••4 cl -° ca • -, cu c-, , , N ,.,k --, (i.) . -,--, -. , ,.,,9 3
g cu ,._y 0..) ‹,.., cz A ,,i 5 si, 4,cs 5 '-' bJc, ,. - -6) • - ''' ,;-- •• 4c-,'
m .._ •g•:, •,--; .0 rz ,._ w as ,•s:) *(7) cd cu ,._ g (Ti a, •;_-1
c(Lc$, E cu • --. i:1 -0 b.0 • -1
0 <j.) "d Ci g::;#-, (
9,
1 . ,i. E c,`" (i) 0) ,, (1) 7.> -'1 0) 0) ca cu ca 0) --, cv s-, r2 °-)1 t g i •-c5 -ci •,f:5. ›, , , ) 4b, ... c-a +, -ci -d
• d 4:' • as .is ci -ci ai ,...; bb
(0'-)
.. ,.., ,76
a E es ---- (I) ai
E +cti , "crf E 9 ca - as
4-.
a.) ,«, - c.)
ec -4c-', . cn
4;j%
Ea.) —
AKTIVITAS
ctj
ci ,c) 4 C't
3 g.,
2 -'
4c7>
• e
$.:, 1-1
(1.) 3-1 a.) cu ci) ca
0 Z 0
'-'
KETERANGAN Pengendara, Pekerja dan Pengguna Transportasi Publik te lah divaksinasi
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 3 TAHUN 2021 PENEGAKAN PROKES Pasal 24 dan Pasal 25
PEMBATASAN Dapat dia dakan dengan maksimal 25% ( dua puluh lima persen) dari kapasitas ruangan dan tida k mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Ditutup sementara. Maksimal penumpang 50% (lima puluh persen) dari kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
TEMPA T Tempat resepsi pernika han Lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulka n keramaian dan kerumunan. Kendaraan Umum, Angkutan Massal, Taksi (Konvensional dan Online) dan Kendaraan Sewa
/ Ren
tal Ojek ( On
line
dan
Pangkalan
)
AKTIVITAS
z c;