• Tidak ada hasil yang ditemukan

habituasi kegiatan keagamaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "habituasi kegiatan keagamaan"

Copied!
140
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

5 Siti Rukhayati, Strategi Guru PAI Dalam Membangun Karakter Siswa SMK Al-Falah Salatiga, (Salatiga: LP2M IAIN Salatiga, 2020), 4. Tentu saja yang paling mendasar dalam mendidik siswa adalah karakter yang baik. Melalui pendidikan karakter keagamaan diharapkan peserta didik memperoleh ilmu agama yang dapat dipelajari dan diinternalisasikan dalam diri.

Untuk itu perlu adanya pembiasaan terhadap kegiatan keagamaan yang diharapkan dapat mempengaruhi nilai-nilai yang aplikatif atau dapat digunakan dalam kehidupan nyata untuk kepentingan peserta didik itu sendiri dan dalam kehidupan bermasyarakat.

Fokus Penelitian

Berdasarkan hasil wawancara dengan Bpk. Kasiyanto selaku kepala sekolah, menyatakan bahwa SMP Negeri 2 Krembung telah memasukkan kegiatan keagamaan ke dalam program rutin sekolah yang patut diikuti oleh seluruh siswa dengan tujuan untuk melatih siswa mengembangkan Islam. berkepribadian beriman, bertakwa dan terpelajar, ilmu yang mampu berkembang menjadi hamba Allah yang taat. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengintegrasian kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo”. Bagaimana pelaksanaan praktek khotbah untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo.

Bagaimana penerapan kebiasaan membaca Al Quran untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Untuk menambah wawasan, berikan penjelasan bagaimana penerapan kebiasaan aktivitas keagamaan untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pembiasaan kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter religius. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk meningkatkan kebiasaan kegiatan keagamaan guna mengembangkan karakter keagamaan guna mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan mampu memberikan informasi deskriptif mengenai pembiasaan kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter beragama.

Definisi Istilah

Sholat dhuha merupakan sholat sunah yang dilakukan siswa secara berjamaah pada saat matahari mulai terbit sebelum proses pembelajaran dimulai. Khitobah merupakan pidato atau ceramah Islami yang diberikan santri kepada teman-temannya setelah selesai menunaikan shalat Dhuha berjamaah. Membaca Al-Quran adalah suatu kegiatan membaca Al-Quran yang dipimpin oleh salah satu siswa yang dijadwalkan kemudian dibaca dan ditiru oleh seluruh siswa setelah melaksanakan shalat Dhuha bersama.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa penanaman karakter religius adalah upaya atau tindakan membentuk moralitas atau pola pikir beragama/beragama berdasarkan ajaran agama dengan cara menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

Sistematika Pembahasan

Bab pertama berisi pendahuluan yang mencakup konteks penelitian, fokus penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, definisi istilah, dan sistematika pembahasan. Bab kedua berisi tinjauan pustaka yang mencakup penelitian-penelitian terdahulu dan kajian teoritis yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Bab ketiga berisi tentang metode penelitian, meliputi pendekatan dan jenis penelitian, lokasi penelitian, topik penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, validitas data, dan tahapan penelitian yang akan dilakukan.

Bab keempat berisi tentang penyajian dan analisis data, yang meliputi uraian tentang subjek penelitian, penyajian data dan analisis, serta pembahasan mengenai temuan yang diperoleh di tempat penelitian dilakukan.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

19 Adelia Hana Nafisha, Pembentukan karakter religius melalui kegiatan keagamaan di MI Hasyim Asy'ari, (Skripsi, UIN Satu Tulungagung, 2020). Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana konsep pendidikan karakter religius melalui program keagamaan di MI Al-Khoiriyah 3 Dalegan? 21 Nur Azmadela Habibiyah, Pembentukan Karakter Religius Melalui Program Keagamaan di MI Al-Khoiriyah 3 Dalegan, (Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2021).

Pembentukan karakter religius melalui kegiatan keagamaan di MI Hasyim Asy'ari Wonoanti.. data menggunakan wawancara, . observasi dan dokumentasi.

Kajian Teori

  • Habituasi kegiatan keagamaan
  • Membina karakter religius

Kegiatan/implementasi kebiasaan membaca Al-Quran untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Implementasi pembiasaan membaca Al Quran untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Membaca Al-Quran merupakan salah satu bagian dari kegiatan keagamaan di SMP Negeri 2 Krembung.

Dalam melakukan kebiasaan membaca Al-Qur’an dilakukan setelah selesai shalat Dhuha, sebelum proses pembelajaran berlangsung. Berikut hasil dokumentasi yang diperoleh peneliti dalam menerapkan kebiasaan membaca Al-Qur'an di SMP Negeri 2 Krembung.127. Pembiasaan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk upaya pengembangan karakter peserta didik, termasuk penerapannya.

Penerapan pembiasaan membaca Al Quran untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung. Praktik kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter religius di SMP Negeri 2 Krembung telah dilakukan dengan berbagai kegiatan, diantaranya membaca Al-Quran dua kali dalam seminggu. Amalan membaca Al-Quran disini melatih siswa untuk lebih berhati-hati dalam membaca Al-Quran.

Kegiatan/implementasi pembiasaan membaca Al Quran untuk mengembangkan karakter religius siswa SMP Negeri 2 Krembung. Hal baik apa yang Anda rasakan dari kegiatan membaca Al-Quran ini?

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Lokasi yang digunakan untuk penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Negeri Krembung 2 yang beralamat di Jl. Peneliti memilih lokasi ini berdasarkan pertimbangan bahwa SMP Negeri 2 Krembung merupakan salah satu sekolah yang mempunyai kegiatan lebih banyak yang dapat membangun karakter siswanya. Rangkaian kegiatan yang dapat memperkuat karakter siswa SMP Negeri 2 Krembung adalah pembiasaan melaksanakan shalat dhuha yang dilanjutkan dengan kegiatan khitobah dan membaca Al Quran setiap pagi sebelum memulai proses pembelajaran.

Alasan terpenting mengapa peneliti menggunakan sekolah ini sebagai tempat penelitian adalah karena SMP Negeri 2 Krembung memiliki beberapa kegiatan keagamaan yang jarang dilakukan oleh sekolah lain. Ada pula dukungan dari beberapa pihak sekolah seperti kepala sekolah dan guru, karena sebelumnya belum ada yang meneliti tentang pengenalan atau pengenalan kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter siswa.

Subyek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Kegiatan/Pelaksanaan Kegiatan Sholat Dhuha Untuk Mengembangkan Karakter Religius Siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan/pelaksanaan kegiatan dakwah biasa untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo.

Analisis Data

Kondensasi data mengacu pada proses pemilihan, penyederhanaan, abstraksi, dan transformasi data yang mendekati totalitas catatan lapangan tertulis, transkrip wawancara, dokumen, dan materi empiris lainnya. Kesimpulan awal masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data selanjutnya. Namun jika kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten pada tahap tersebut.

Keabsahan Data

Tahap – Tahap Penelitian

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian

Berdirinya SMP Negeri 2 Krembung didorong oleh banyaknya lulusan SD/MI di wilayah Kecamatan Krembung dan sekitarnya yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Pembina Paskibraka sendiri merupakan guru seni SMP Negeri 2 Krembung dan juga 3 orang mantan pengawas alumni Paskib terdahulu. Kegiatan ini diikuti oleh siswa putra dan putri kelas 7 dan 8 yang lolos seleksi.

Pelatih sepak bola sendiri merupakan guru olahraga di SMP Negeri 2 Krembung yaitu Bapak. Miftachul Huda, S.Pd. Kegiatan ini diikuti setiap hari Sabtu jam oleh siswa kelas 7 dan 8 peminat yang dibimbing langsung oleh bapak. Fuad dilatih. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat digemari di kalangan siswa SMP Negeri 2 Krembung.

Siswa kelas 7 dan 8 dapat mengikuti karate setiap hari Kamis yang dilatih langsung oleh Sensei Suroso. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat untuk kelas 7 dan hari Sabtu untuk kelas 8 yang keduanya dilaksanakan setelah jam sekolah dimulai.

Penyajian Data dan Analisis Data

Di SMP Negeri 2 Krembung terdapat beberapa kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter religius siswa, salah satunya adalah shalat Dhuha. “Dengan adanya kegiatan Sholat Dhuha ini saya merasakan arti persatuan, kekeluargaan bahkan mampu menciptakan hubungan yang baik antar sesama.” 96. Kegiatan sholat dhuha berjamaah ini membuatku semakin akrab dengan teman-temanku dan juga bisa menjalin hubungan baik ya saudari.” 97.

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat kebiasaan melakukan kegiatan shalat Dhuha di sekolah. Hal ini mungkin diperkuat dengan pengamatan peneliti bahwa kegiatan shalat Dhuha di SMP Negeri 2 Krembung dilakukan setiap hari sebelum proses pembelajaran dimulai. Berikut hasil dokumentasi yang diperoleh peneliti pada saat pelaksanaan salat Dhuha berjamaah di SMP Negeri 2 Krembung.104.

Dokumen di atas merupakan kegiatan shalat Dhuha yang dilakukan di masjid oleh seluruh siswa SMP Negeri 2 Krembung. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di atas dapat disimpulkan bahwa membiasakan kegiatan sholat dhuha untuk mengembangkan karakter religius siswa SMP Negeri 2 Krembung artinya siswa membiasakan sholat tepat waktu, khusyuk. melaksanakannya dan selalu mengutamakan kepentingan bersama. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan Bapak Hartono Ishaq, S.Ag, pembacaan Al-Quran dilakukan setelah shalat Dhuha.

Menurut saya, kegiatan membaca Al-Quran yang dilaksanakan setelah sholat Dhuha membuat saya lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam membacanya karena di SMP Negeri 2 Krembung, proses membaca Al-Quran di -metode tartil agar bacaan tajwid dari setiap ayat dapat dipahami lebih mendalam.”124. Dokumen diatas merupakan kegiatan pembacaan Al-Quran yang dilaksanakan di mesjid sekolah SMP Negeri 2 Krembung setelah berlangsungnya shalat Dhuha yang diikuti oleh seluruh siswa baik laki-laki maupun perempuan serta seorang pimpinan yang mendapat giliran datang. seterusnya.

Pembahasan Temuan

Melatih murid-murid dengan lebih teliti dalam membaca al-Quran agar mereka dapat membaca dengan lancar dan mengikut hukum tajwid yang baik dan betul. Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Maksudnya: "Atau lebih daripada (separuh) ini, dan bacalah Al-Quran itu dengan perlahan-lahan (tartil)." 134.

Kegiatan/Pelaksanaan kegiatan Sholat Dhuha untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Sidoarjo.

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan penyajian data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai “Kegiatan pengenalan keagamaan untuk pengembangan karakter religius siswa di SMP Negeri 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo”. Pembiasaan melaksanakan Sholat Rohani secara berjamaah di mesjid adalah untuk mengembangkan karakter keberagamaan santri agar tepat waktu dalam menunaikan ibadahnya kepada Allah, terciptanya koneksi dan melatih fokus santri agar bertakwa dalam menjalankan ibadahnya. memuja. Amalan khitobah dilaksanakan setelah kegiatan Doa Rohani yang dilaksanakan setiap hari selasa dan kamis untuk mengembangkan karakter keberagamaan santri agar serius dalam mengkaji ilmu agama dan dapat membentuk karakter santri agar lebih giat dalam beribadah.

Amalan membaca Al-Quran dilakukan setiap hari Rabu dan Sabtu setelah shalat Dhuha, untuk mengembangkan karakter religius peserta didik agar percaya diri dan bersungguh-sungguh terhadap apa yang diamanahkan serta lebih berhati-hati dalam membaca Al-Quran. agar mereka dapat membacanya dengan jelas, lancar dan sesuai dengan kaidah tajwid yang baik dan benar.

Saran-saran

Kegiatan keagamaan untuk membentuk karakter religius siswa di SMAN 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Judul: Pembiasaan kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter religius siswa di SMAN 2 Krembung Kabupaten Sidoarjo.

Referensi

Dokumen terkait