• Tidak ada hasil yang ditemukan

hakikat Ibadah dan Muamalah

N/A
N/A
Sukirah Sukirah

Academic year: 2024

Membagikan "hakikat Ibadah dan Muamalah "

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

hakikat Ibadah dan Muamalah

Kelompok 2 :

1. Indriani Dyah Saraswati (2320110004) 2. Nur Fitrianingrum (2320110008)

3. Sukirah (2320110015)

Dosen Pengampu : Dr. Ibnu Hasan, M.Si.

(2)

Definisi Ibadah

(3)

hakikat Ibadah

Ibadah wajib berpedoman pada sumber ajaran Al-Quran dan Al-Sunnah, yaitu harus ada contoh (tatacara dan praktek) dari Nabi Muhammad SAW. Konsep ibadah ini berdasarkan kepada mamnu (dilarang atas haram).

Sedangkan masalah muamalah (hubungan kita dengan sesame manusia dan lingkungan), masalah-masalah dunia, seperti makan dan minum, pendidikan,

organisasi, dan ilmu pengetahuan dan teknologi, berlandaskan pada prinsip “boleh”

(jaiz) selama tidak ada larangan yang tegas dari Allah dan Rasul-Nya.

Pertama, Ibadah adalah tujuan hidup kita. Kedua, Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan ridai dengan penuh ketundukan dan perendahan diri kepada Allah. Ketiga, Ibadah akan terwujud dengan cara melaksanakan perintah Allah dan

meninggalkan larangan-Nya

(4)

Alasan Beribadah?

 Kewajiban

 Perintah Allah

 Ingin sorga, kaya

 Takut siksa neraka

 Kebutuhan

(5)

Pembagian Ibadah

 Ibadah khusus (Mahdhoh), yaitu ibadah yang ketentuannya telah diatur oleh nash (caranya,

waktunya, syaratnya, dll), misalnya shalat, puasa, zakat dan haji.

 Ibadah umum (Ghairu madhoh) yaitu semua

perbuatan baik yang dilakukan dengan niat karena Allah dan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Misalnya berdakwah, bekerja, belajar, dll.

(6)

Syarat diterimanya Ibadah

 Dilakukan dengan niat Ikhlas

(hanya untuk mencari Ridha Allah saja)

 Dilakukan dengan benar, sesuai

dengan tuntunan

(7)

Prinsip Ibadah

 Menyembah Allah SWT

 Tanpa perantara

(8)

Definisi Muamalah

(9)

Secara terminologi, muamalah terbagi dalam dua pengertian, yakni pengertian secara luas dan pengertian secara sempit.

 Dalam definisi yang luas, muamalah menurut ad-Dimyati adalah suatu aktivitas keduniaan untuk mewujudkan keberhasilan akhirat atau peraturan Allah yang diturunkan untuk mengatur kehidupan sosial manusia berkaitan dengan urusan duniawi.

 Sedangkan muamalah dalam definisi yang sempit adalah Peraturan Allah untuk hubungan manusia yang berkaitan dengan kegiatan

perekonomian.

(10)

Macam-Macam Muamalah

a. Jual Beli

b. Riba (Riba Fadli, Riba Qardi, Riba Yad, dan Riba Nasa) c. Salam

d. Serikat/Perseroan (Serikat Inan (Serikat Harta) dan Serikat Kerja ) e. Qirad

f. Musaqah (paroan kebun

g. Muzaraah dan Mukhabarah h. Mempersewakan

i. Jialah

j. Utang Piutang

k. Jaminan / Rungguhan l. Hiwalah

m. Daman

(11)

Macam-Macam Muamalah

k. Hajru l. Balig

m. Wali Yatim

n. Sulhu / Perdamaian o. Ikrar / Pengakuan p. Berwakil

q. Ariyah / Pinjam — Meminjam, Hibah, Sedekah, dan Hadiah r. Wadiah / Petaruh

s. Luqatah / Barang Temuan

t. Ihya-Ul Mawat (membuka tanah baru u. Syufah

v. Khasbu / Merampas

w. Wakaf

(12)

P ri n s ip h u k u m m u a m a la t

Pada dasarnya segala bentuk muamalat adalah boleh kecuali yang dilarang Nash.

Menetapkan kebolehan tidak perlu mencari dasar hukum

Syar’I

Nash tidak dimaksudkan sebagai pembatasan

Menciptakan bentuk muamalah baru tidak perlu padannya (qiyas) dalam Nash

Menetapkan kebilehan sehingga tidak oerlu menganalogkan atau mentakhrij hasil ijtihad para

ulama

Tidak melanggar Nash yang mengharamkan

Muamalat dilakukan atas pertimbangan maslahah

Muamalat dilaksanakan untuk memelihara nilai keadlilan

(13)

R u a n g l in g k u p s y a ri a h d a la m b id a n g m u a m a la h

Al-Ahkam al-ahwal al-Syakhiyyah (Hukum keluarga)

Al-Ahkam al-Maliyah (Hukum Perdata)

Al-Ahkam al-Jinaiyyah (Hukum Pidana/tindak kejahatan)

Al-Ahkam al-Murafa‟at (Hukum Acara)

Al-Ahkam al-Dusturiyyah (Hukum Perundangundangan)

Al-Ahkam al-Duwaliyyah (Hukum Kenegaraan) Al-Ahkam al-Iqtishadiyyah wa al-Maliyyah (Hukum

Ekonomi dan Keuangan)

(14)

A k h la q b e rm u a m a la h

Shiddiq

jujur dan selalu melandasi ucapan, keyakinan dan amal perbuatan dengan dasar-dasar nilai yang benar dalam ajaran Islam

Istiqamah

konsisten dalam iman dan nilai-nilai yang baik, meski menghadapi berbagai macam godaan dan tantangan

Fathanah

mengerti, memahami, menghayati secara mendalam segala yang menjadi tugas dan

kewajibannya. Sebagaimana kisah Nabi Yusuf AS yang berhasil mengeluarkan bangsa Mesir dari krisis di masanya karena profesionalitas yang dimilikinya.

Amanah

Bertanggungjawab dalam melaksanakan setiap tugas dan kewajiban

Tabligh

mengajak sekaligus memberi contoh kepada pihak lain untuk melaksanakan ketentuan ajaran Islam dalam kehidupan seharihari.
(15)

Hubungan Ibadah dan Muamalah

 Secara Etiomologi: Muamalah dari kata yang merupakan istilah yang digunakan untuk mengungkapkan semua perbuatan yang dikehendaki mukallaf. Muamalah mengikuti pola yang bermakna bergaul . Secara Terminologi: Muamalah adalah istilah yang digunakan untuk permasalahan selain ibadah. Ibadah ini antara lain meliputi shalat, zakat, puasa, dan haji. Sedangkan masalah muamalah (hubungan kita dengan sesama manusia dan lingkungan), masalah-masalah dunia, seperti makan dan minum, pendidikan, organisasi, dan ilmu pengetahuan dan teknologi, berlandaskan pada prinsip “boleh” (jaiz) selama tidak ada larangan yang tegas dari Allah dan Rasul-Nya.Menurut fiqih, muamalah ialah tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditentukan. Yang termasuk dalam hal muamalah adalah jual beli, sewa menyewa, upah mengupah, pinjam meminjam, urusan bercocok tanam, berserikat dan lain-lain.

(16)

Terimakasih

Referensi

Dokumen terkait

Mahasiswa diharapkan memahmi dan mengerti pengembangan ilmu teknologi dan pengetahuan lingkungan, hubungan lingkungan dengan pembangan, serta pencemaran dan perusakan lingkungan

Ilmu pengetahuan ialah pengertian yang dipunyai oleh manusia secara benar tentang dunia sekitarnya dan dirinya sendiri. Hubungan yang benar antara manusia dengan alam

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, dunia pendidikan dituntut untuk dapat mengembangkan sumber daya manusia yang

selanjutnya dalam suasana kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini, masalah hakekat manusia clan kehidupan manusia semakin santer di balias.. pembahasan ini

Berdasarkan penelitian dari fokus masalah yang peneliti kaji ditemukan kesimpulan bahwa Manusia dan lingkungan dalam pandangan ekologi Islam adalah suatu

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya perkembangan ilmu-ilmu sosial kemanusiaan yang begitu pesat secara relatif memperdekat jarak perbedaan budaya

Berdasarkan catatan dunia pendidikan dewasa ini, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berhasil diungkap rumpun kecerdasan manusia yang lebih

1 PENYEBARAN PENGETAHUAN 2 MENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN NOVELTT 3 VALIDASI HASIL PENELITIAN 4 PEMECAHAN MASALAH NYATA 5 PENINGKATAN KARIER 6 REFERENSI DAN SUMBER