• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hasil Penelitian - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paparan polutan udara terhadap fungsi pernafasan pekerja SPBU di Malang Raya. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi Cramer dan Kendall, hasilnya 1) tidak ada hubungan antara durasi kerja dengan kapasitas inspirasi baik pada pekerja operator maupun non operator 2) tidak ada hubungan antara durasi kerja dengan puncak ekspirasi . fluks pekerja operator dan non operator 3) tidak ada hubungan antara lama kerja dengan hemoglobin baik pekerja operator maupun non operator. 4) terdapat hubungan antara durasi kerja dengan saturasi oksigen pekerja operator. 5) tidak ada hubungan antara durasi kerja dengan saturasi oksigen pada pekerja non operasional. Jumlah responden sebanyak 103 orang yang terdiri dari 73 responden sebagai operator dan 30 responden sebagai non operator.

Hasil penelitian adalah 1) Kapasitas inspirasi kategori defisiensi pada operator sebesar 45%, sedangkan non operator sebesar 50. Dari hasil uji korelasi Cramer diperoleh tidak adanya hubungan antara lama kerja dengan inspirasi. kapasitas untuk karyawan operator dan non operator. Hasil uji korelasi Cramer adalah tidak terdapat hubungan antara durasi kerja dengan aliran puncak ekspirasi baik pada pekerja operator maupun non operator.

Hasil uji korelasi Cramer tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan hemoglobin baik pada karyawan operator maupun non operator. Dari hasil Uji Korelasi Kendall diketahui terdapat hubungan antara durasi kerja dengan saturasi oksigen pada karyawan operator dan tidak terdapat hubungan antara durasi kerja dengan saturasi oksigen pada karyawan non operator.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperlukan penelitian mengenai analisis paparan pencemaran udara terhadap fungsi pernafasan pada pegawai SPBU di wilayah Malang Raya. Karbon monoksida membahayakan kesehatan manusia ketika bereaksi dengan hemoglobin dalam sel darah merah, sekitar 220 kali lebih cepat dibandingkan oksigen yang dihirup. Hemoglobinuria nokturnal paroksismal, suatu kelainan di mana pemecahan sel darah merah dipercepat dan menyebabkan pendarahan dalam urin saat tidur saat kondisi aktif, telah dikaitkan dengan paparan benzena.

Pengukuran kadar oksigen dalam darah dengan metode ini dilakukan dengan melakukan analisis gas darah (Nitzan, 2014). Sel darah merah normal adalah struktur berbentuk cakram yang terdiri dari pukul 18:00 hingga 20:00 dan memiliki MCV antara 80 dan 100 fL dan MCHC antara 32% dan 36%. Sel darah merah berada di bawah kendali eritropoietin (EPO), yang diproduksi oleh ginjal untuk meregenerasi sel darah merah.

Sebagai hemoglobin, sel darah merah melakukan perjalanan lebih dari 300 mil melalui sirkulasi perifer ke sistem peredaran darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Pada manusia, protein menyusun 97% sel darah merah kering dan sekitar 35% dari total kandungan (termasuk air) (Saryono, 2009) Hemoglobin adalah protein dan pigmen merah yang terdapat dalam sel darah merah dan merupakan media pengangkutan oksigen dari sel darah merah. paru-paru ke jaringan tubuh (Desmawati, 2013). Ada hubungan antara lama paparan polusi udara di tempat kerja terhadap fungsi pernafasan karyawan operator dan non operator di SPBU wilayah Malang Raya.. pernafasan c. Hemoglobin d. Saturasi oksigen Infeksi orbital. nafas dan paru-paru.

Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis paparan polutan udara terhadap fungsi pernafasan pada pegawai SPBU di wilayah Malang Raya. Sebagai gambaran bagi para pegawai di SPBU mengenai status kesehatannya khususnya fungsi pernafasan akibat paparan zat-zat pencemar udara yang dialaminya sehari-hari selama bekerja, sehingga nantinya dengan adanya hasil penelitian ini para pegawai tersebut dapat mencegah, menjaga kesehatannya. dan mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Untuk memberikan gambaran dan menambah pengetahuan peneliti mengenai pengaruh paparan polutan udara pegawai SPBU terhadap fungsi pernafasan, sehingga… dengan hasil tersebut peneliti memberikan saran dan rekomendasi kepada instansi terkait untuk mencegah dan menjaga kesehatan. dari karyawan mereka.

Sebagai gambaran dan informasi mengenai dampak paparan zat pencemar udara terhadap kesehatan fungsi pernafasan pegawai SPBU, sehingga perusahaan SPBU dapat merencanakan dan melaksanakan tindakan preventif untuk meningkatkan kesehatan pegawainya khususnya fungsi pernafasan. Pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan masa kerja dengan fungsi pernafasan akibat paparan polutan udara pada pegawai SPBU. Variabel dalam penelitian ini adalah fungsi pernafasan, yang meliputi: a) Variabel bebas adalah lama paparan polutan udara.

Variabel terikatnya adalah kapasitas inspirasi, aliran puncak ekspirasi, hemoglobin dan saturasi oksigen. diambil oleh pekerja bahan bakar karena kontak dengan polutan udara dan dihitung dalam tahun. Wawancara meliputi identitas dan data umum, sedangkan observasi meliputi pengukuran fungsi paru meliputi kapasitas inspirasi, aliran puncak ekspirasi, kadar hemoglobin, dan saturasi oksigen.

Tabel 2.2 Interpretasi Nilai PEFR pada Wanita
Tabel 2.2 Interpretasi Nilai PEFR pada Wanita

Hasil Penelitian

Berdasarkan Gambar 5.3 terlihat bahwa responden di wilayah SPBU Malang Raya berjumlah 73 orang (71%) berprofesi sebagai operator, sedangkan 27 orang (29%) berprofesi sebagai non operator. 4) Keluhan. Berdasarkan Gambar 5.4 terlihat bahwa 51 responden operator SPBU Malang Raya selalu mengkonsumsi lauk pauk berprotein (70%) sedangkan 22 responden non operator mengkonsumsi sayuran. Berdasarkan Gambar 5.5 terlihat bahwa 32 responden operator di wilayah SPBU Malang Raya selalu mengkonsumsi sayuran (44%) sedangkan 17 responden non operator mengkonsumsi buah-buahan.

Berdasarkan Gambar 5.7 terlihat bahwa terdapat 35 responden operator di wilayah SPBU Malang Raya yang belum pernah melakukan aktivitas olah raga (48%), sedangkan 12 responden non operator menggunakan masker saat bekerja. Berdasarkan Gambar 5.8 terlihat bahwa 69 (95%) responden operator di wilayah SPBU Malang Raya tidak memakai masker saat bekerja, sedangkan 28 responden non operator merokok. Dari Gambar 5.9 terlihat responden operator yang merokok di area SPBU Malang Raya sebanyak 26 orang (36%), sedangkan responden non operator yang merokok sebanyak 8 orang yang pernah bekerja di SPBU tersebut.

Berdasarkan Tabel 5.3 terlihat bahwa 39 orang responden di wilayah SPBU Malang Raya (37,8%) telah bekerja kurang dari 5 tahun sebagai operator, sedangkan 12 orang (11,7%) telah bekerja 5 – 10 tahun sebagai non operator. . 12) Tekanan darah sistolik. Berdasarkan Tabel 5.5 terlihat bahwa 28 orang responden non operator di wilayah SPBU Malang Raya mempunyai tekanan darah sistolik antara 100 – 140 mmHg (93%) sedangkan 2 orang mempunyai tekanan darah diastolik diatas 140 mmHg. Berdasarkan Tabel 5.7 terlihat bahwa 26 orang (87%) responden non operasional di wilayah SPBU Malang Raya memiliki tekanan darah diastolik antara <90 mmHg, sedangkan 4 orang (13%) memiliki tekanan darah diastolik. tekanan di atas 90 mmHg.

Dari Tabel 5.8 terlihat bahwa responden operator di wilayah SPBU Malang Raya yang kapasitas inspirasinya kurang sebanyak 33 orang (45%), sedangkan non operator sebanyak 15 orang (50. Dari hasil Cramer). Uji korelasi pada responden operator diperoleh hasil pv = 0,889 ( α < 0,05) artinya tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kapasitas inspirasi, sedangkan pada responden non operator dari tabel 5.9 terlihat responden operator di wilayah Malang Raya Wilayah SPBU mempunyai nilai peak flow kurang dari 31 orang (42%), sedangkan responden non operator mempunyai nilai peak flow kurang yaitu 13 orang (43.

Berdasarkan Tabel 5.10 terlihat responden operator di wilayah SPBU Malang Raya yang mempunyai nilai hemoglobin tidak normal sebanyak 19 orang (26%), sedangkan non operator yang mempunyai nilai hemoglobin tidak normal sebanyak 11 orang. (37. Berdasarkan tabel 5.11 terlihat bahwa operator yang disurvei di wilayah SPBU Malang Raya yang mempunyai nilai saturasi oksigen kurang dari 9 orang (12%), sedangkan non operator yang mempunyai nilai saturasi oksigen saturasi kurang dari 5 orang (17. Berdasarkan hasil penelitian sesuai tabel 5.11 diperoleh hasil bahwa responden sebagai operator yang memiliki saturasi oksigen kurang sebanyak 9 orang (12%) sedangkan pada responden non operator sebanyak 5 orang (17.

Uji korelasi Cramer pada operator dan non operator diperoleh pv = 0,889 dan pv = 0,356 (α < 0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan antara lama persalinan dengan kapasitas inspirasi. Uji Korelasi Cramer pada operator asing dan non operator diperoleh pv = 0,221 dan pv = 0,406 (α < 0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan ekspirasi maksimal.

Gambar 5.2 Distribusi Responden berdasarkan Jenis Kelamin selama September                                 sampai Oktober 2018
Gambar 5.2 Distribusi Responden berdasarkan Jenis Kelamin selama September sampai Oktober 2018

MENGUKUR KAPASITAS INSPIRASI

MENGUKUR ARUS PUNCAK EKSPIRASI

MENGUKUR HEMOGLOBIN

MONITOR OKSIMETRI NADI

Definisi: Alat kesehatan yang secara tidak langsung mengukur denyut nadi dan tingkat saturasi oksigen hemoglobin dalam darah arteri tepi.

Gambar

Tabel 2.2 Interpretasi Nilai PEFR pada Wanita
Tabel 4.1. Definisi Operasional
Gambar 5.1 Distribusi Responden berdasarkan Usia selama September sampai Oktober 2018
Gambar 5.2 Distribusi Responden berdasarkan Jenis Kelamin selama September                                 sampai Oktober 2018
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

5.2.4 Bagi Peneliti Selanjutnya Bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini, diharapkan memperhatikan homogenitas dari subjek