HIDUP SEIMBANG DENGAN PASANGAN
Disediakan Oleh: Pdt. Palmen Sinaga
Dept. Rumah Tangga GAMHK Jakarta Konferens
Organisasi Kesehatan Sedunia:
Sehat adalah:
“Keadaan kebugaran jasmani, pikirani,
dan sosial seutuhnya dan bukan sekedar
tidak ada penyakit
atau kelesuan”
• Ketika Adam dan Hawa selesai diciptakan oleh Khalik
kita, keadaan mereka sempurna – baik jasmani, pikiran, sosial dan spiritual dalam keselarasan dengan hukum- hukum Allah.
• Tapi dosa mengganggu keharmonisan ini, tubuh ragawi kita pun menderita akibatnya – penyakit dan kematian.
• Kemampuan pikiran kita kita juga menderita oleh sebab benak kita menjadi penuh dengan kejahatan.
• Hubungan sosial kita merosot sehingga perceraian, kejahatan, dan kedengkian tampak menguasai.
Mementingkan diri menggantikan melayani Allah, demikian pula sifat rohani manusia menjadi lemah.
• Kita merupakan makhluk yang memiliki aspek – tubuh emosi, pikiran, dan jiwa – maka satu-satunya cara
untuk mendekati suatu pernikahan ideal adalah mengembangkan diri demi potensi tertinggi dari emosi, pikiran dan jiwa.
• Ada suatu hubungan penting antara kesehatan pikiran dan kebugaran tubuh. Dimennsi sosial berpengaruh
pada kesehatan jasmani dan kestabilan pikiran.
• Dimensi sosial, yang merupakan fokus utama
menyatukan hubungan kita dengan semua orang:
pasangan kita, anak-anak kita, mertua, ipar-ipar, sahabat-sahabat, tetangga dan rekan-rekan bisnis.
• Kerohanian merupakan komponen vital dari keseimbangan hidup, tapi kita sering mengesampingkannya dari hidup
kita.
• Kasih kepada Tuhan dan sesame manusia, Nurani yang bersih, dan pelayanan kepada orang lain melengkapi
gambaran itu memberi kekuatan kepada seluruh aktivitas kehidupan.
• Apabila kehidupan itu tenang maka hasilnya adalah
kehidupan yang lebih nyaman dan lebih Panjang.
• Kehidupan yang seimbang tidak datang secara kebetulan atau dengan
memimpikannya atau dengan hanya menggerakkan tangan secara Ajaib.
• Itu adalah hasil dari suatu kehidupan terencana yang berlangsung secara harmonis sejalan dengan
perkembangan jasmani, pikiran, sosial,
dan rohani seutuhnya.
Jenderal Doglas MacArtur menuliskan:
• Hidup adalah suatu proses penjadian yang giat. Kalau Anda belum memiliki keinginan pada tahun yang silam – jika Anda masih memiliki pemikiran yang
sama, menghadapi pengalaman pribadi
yang sama, memiliki reaksi ramalam yang sama – maka kekakuan mayat
keppribadian telah terjadi.
• Keluarga yang beribadah bersama-sama akan tetap bersama-sama.
• Sebagian orang mengira bahwa yang paling diperlukan untuk mempertahankan
pernikahan adalah hanya lebih taat bergama dan beribadah.
• Didapati dalam kehidupan pernikahan
banyak rumah tangga orang-orang yang
taat beragama pada hakikatnya harus saling
menyenangkan.
• Pernikahan yang sukses adalah yang
menambahkan kegembiraan yang hangat, dimana ada senda gurau, dan pengalaman- pengalaman pada kehidupan.
• Bagian yang integral dari pernikahan ideal adalah kemampuan untuk saling
menyenangkan, bergembira satu sama lain, tertawa satu sama lain.
• Hal ini dicapai dengan mencari waktu di tengah
jadwal yang padat untuk sekali seminggu untuk
memantapkan kehidupan pernikahan.
• Di dalam peribadatan keluarga berusahalah memasukkan aspek kegembiraan.
• Gantinya mengadakan acara di mana setiap anggota keluarga duduk terpaku membaca firman Allah, doronglah kreativitas seluruh anggota keluarga.
• Contohnya masukkan tanya jawab,
pantomime, lagu-lagu rohani, bahkan dalam menyampaikan pesan firman Allah dalam
peribadatan dengan membuat drama.
• Kegiatan-kegiatan aktivitas rohani
dilaksanakan berganti sesuai musim
dan tempat. Contohnya tinggal di desa melaksanakan ibadah di alam terbuka.
• Hal seperti itu bukan saja
menghasilkan kesehatan, tetapi juga memperbaiki sikap kita, menyediakan waktu untuk berkomunikasi, dan
merangsang minat bersama.
• Kegiatan menyenangkan yang paling
berkesan adalah mencari cara yang kreatif untuk merayu pasangan.
• Makan malam yang romantic dengan nyala lilinn sambal memandang ke teluk yang
tenang di rembang petang.
• Memberikan seyuman kepada pasangan gantinya mengomel kepada pasangan.
• Senyuman adalah suatu cara pemikiran
pada wajah Anda.
•Kebiasaan tersenyum dapat menjadi
modal berharga bila menghadapi situasi yang bisa membuat kita tenggelam
dalam kekecewaan dan putus asa.
•Ella Wheeler Wilcox dalam puisinya bertajuk “Berfaedah”: Cukup mudah untuk senang, bila hidup ini mengalir bersama sebuah seyuman; Tetapi
manusia yang berfaedah ialah dia yang akan tersenyum ketika segala sesuatu memburuk
Kesimpulan
• Jadikanlah hari ini hari yang membahagiakan bagi diri Anda, bagi pasangan Anda.
• Pikirkanlah suatu kejutan, ceritakan kisah yang lucu.
• Buatlah rencana untuk acara istimewa.
• Kunjungilah tempat baru atau acara yang menyenangkan.
• Berikan sebuah hadiah, senyuman, tertawa.
• Ambillah waktu untuk bermain.
• Cari kesempatan untuk bersenda gurau dengan pasangan Anda
• Jadikanlah pernikahan Anda sebahagia dan senikmat
Nasihat Alkitab Untuk Penerapan
• Yeremia 31:3 Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
• 1 Timotius 1:5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang
timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang
murni dan dari iman yang tulus ikhlas
TUHAN MEMBERKATI KELUARGA DENGAN
KEBAHAGIAAN