IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MEMILIH KPR FLPP
(Studi Kasus Bank BRISyariah KC Malang)
JURNAL ILMIAH
DISUSUN OLEH:
SHAFIRA AYU RAHMA 165020500111044
JURUSAN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2020
LEMBAR PENGESAHAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL
Artikel jurnal dengan judul:
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MEMILIH KPR FLPP
(Studi Kasus Bank BRISyariah KC Malang)
Yang disusun oleh:
Nama : Shafira Ayu Rahma NIM : 165020500111044
Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Jurusan : S-1 Ilmu Ekonomi
Bahwa artikel jurnal tersebut dibuat sebagai persyaratan ujian skripsi yang dipertahankan di depan Dewan Penguji pada tanggal 20 November 2020
Malang, 20 November 2020 Dosen Pembimbing,
Ajeng Kartika Galuh, SE., ME.
NIP. 2012018512212001
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MEMILIH KPR FLPP
(Studi Kasus Bank BRISyariah KC Malang)
Shafira Ayu Rahma
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Email: [email protected]
ABSTRAK
Rumah menjadi salah satu hal yang urgent untuk dipenuhi sejak dahulu hingga sekarang.Namun sayangnya, kebutuhan atau permintaan rumah yang besar tidak sebanding dengan jumlah rumah yang tersedia. Dilansir dari Kompas (2019), jumlah kesenjangan antara rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat (backlog) sebesar 7.6 juta unit.Dengan adanya masalah ini, maka PT Bank BRISyariah Tbk menyediakan produk pembiayaan yang bernama KPR Sejahtera dalam rangka membantu program pemerintah menyediakan perumahan untuk masyarakat. KPR Sejahtera adalah produk KPR dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi variabel Religiusitas, Prosedur Murabahah, Biaya dan Kondisi Rumah dalam menjelaskan keputusan pemilihan KPR FLPP. Data penelitian merupakan data primer yang didapatkan melalui kuesioner dengan skala likert 1-5. Populasi penelitian merupakan nasabah milenial KPR FLPP Bank BRISyariah KC Malang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Religiusitas, Prosedur Murabahah, Biaya, dan Kondisi Rumah dapat menjelaskan bagaimana pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap keputusan pemilihan KPR FLPP.
Kata kunci: religiusitas, murabahah, biaya, kondisi rumah, keputusan pembelian, kpr flpp
Latar Belakang
Rumah menjadi salah satu hal yang urgent untuk dipenuhi sejak dahulu hingga sekarang.
Namun sayangnya, kebutuhan atau permintaan rumah yang besar tidak sebanding dengan jumlah rumah yang tersedia. Dilansir dari Kompas (2019), jumlah kesenjangan antara rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat sebesar 7.6 juta unit. Angka tersebut terhitung per 8 Maret 2019 menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kementerian PUPR. Dengan adanya masalah pertumbuhan penduduk yang tinggi dan tidak sejalan dengan ketersediaan rumah sehingga menyebabkan terjadinya backlog, lalu masalah terkait masyarakat berpenghasilan rendah khususnya milenial yang baru merintis karir, maka pemerintah membuat Program Satu Juta Rumah. Program ini memiliki misi untuk menyediakan rumah layak huni dan dapat ditinggali dengan nyaman untuk masyarakat.
Dalam rangka membantu program pemerintah, maka PT Bank BRISyariah Tbk menyediakan produk pembiayaan yang bernama KPR Sejahtera. KPR Sejahtera adalah produk KPR dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (merupakan masyarakat berpenghasilan di bawah 4 juta per bulan).
Program ini dikelola oleh Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan
Kementerian Perumahan Rakyat bekerja sama dengan bank dengan tujuan menurunkan margin pembiayaan KPR bagi mereka yang berpenghasilan empat juta rupiah per bulan.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Maisur dkk (2015) menjelaskan bahwa religiusitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung nasabah. Lalu, penelitian yang dilakukan oleh Bagus Fitrian (2017) menunjukkan bahwa prosedur pembiayaan dan tingkat harga berpengaruh secara signifikan terhadap preferensi nasabah ketika memilih KPR Syariah.
Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Rumagit (2013) menyimpulkan bahwa kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Bedasarkan penelitian terdahulu yang telah dijabarkan, penelitian ini mengidentifikasi variabel religiusitas, prosedur murabahah, biaya dan kondisi rumah terhadap keputusan pemilihan KPR FLPP dan dilakukan di lingkup Bank BRISyariah dengan sampel nasabah KPR FLPP.
Landasan Teori
Perilaku KonsumenPerilaku konsumen yang dijabarkan oleh Fatoni (2014) adalah proses seseorang dalam mencari, menilai dan mengevaluasi, mendapatkan, mengkonsumsi, serta termasuk fase berhenti memakai suatu barang atau jasa. Ada beberapa hal penting yang dipikirkan oleh konsumen sebelum mengonsumsi suatu barang atau jasa. Beberapa hal di antaranya adalah preferensi yang dimiliki, seberapa banyak uang yang ada, serta pemikiran-pemikiran terkait nilai-nilai sosial budaya, nilai etika, dan nilai hukum. (Hoetoro, 2018:104).
Perilaku Konsumen dalam Islam
Teori Islami menjelaskan bahwa ada aspek keimanan dan akhlak sebagai sesuatu yang esensial dan penting dalam pengambilan keputusan sebelum yakin untuk mengonsumsi barang atau jasa. (Hoetoro, 2018:121). Pada dasarnya, yang diperlukan untuk hidup bukan hanya nasi dan lauk pauk, pakaian layak pakai, rumah yang nyaman, atau mobil guna mempercepat mobilitas tapi juga pemeliharaan rohani seperti zakat, sadaqah, wakaf, haji, dan amal shalih lainnya. Islam memiliki aturan-aturan yang bermanfaat untuk kesehjateraan hidup dunia dan juga akhirat. Maka dari itu, jika diperhatikan secara detail akan terlihat bahwa barang-barang yang dikonsumsi itu sebagian berasal dari preferensi konsumsi yang alami dan sisanya berasal dari visi kehidupan dan nilai-nilai ajaran agama. Keseimbangan material dan spiritual ini lah yang diinginkan. (Hoetoro, 2018:122).
Teori Pengambilan Keputusan
Definisi inti dari pengambilan keputusan oleh konsumen adalah suatu tahapan atau proses penggabungan yang isinya adalah kombinasi dari pengetahuan untuk menilai dua atau lebih perilaku alternatif dan memilih satu diantaranya. (Setiadi, 2003 dalam Laili, 2016). Dan hasil dari tahapan atau proses penggabungan ini nantinya akan menjadi satu pilihan yang yang tergambar secara kognitif sebagai suatu keinginan dalam berperilaku. (Sangadji dan Sopiah, 2013: 121 dalam Laili, 2016).
Metode Penelitian
Alat AnalisisAlat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif yang mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan memilih KPR FLPP. Menurut Sugiyono (2017:147), analisis deskriptif merupakan statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya, tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.
Uji Reliabilitas
Sugiharto dan Situnjak (2006) menyatakan bahwa reliabilitas berguna untuk melihat apakah instrumen yang digunakan di dalam penelitian dapat dipercaya sebagai alat pengumpulan data dan dapat digunakan guna mengungkap fakta sebenarnya dalam realita aslinya.
Uji Validitas
Uji validitas adalah uji untuk melihat sejauh mana kuesioner atau alat ukur dapat melakukan fungsi ukurannya dengan tepat dan cermat. (Azwar 1986). Selain itu validitas adalah suatu pengukuran yang menunjukkan bahwa variabel yang diukur dalam kuesioner benar-benar ingin diteliti. (Cooper dan Schindler, dalam Zulganef: 2006).
Hasil dan Pembahasan
Hasil Uji Instrumen PenelitianTabel 1. Uji Validitas
Item R hitung R tabel Keterangan
X1.3 0.467 0.3061 Valid
X1.4 0.471 0.3061 Valid
X1.5 0.392 0.3061 Valid
X1.6 0.822 0.3061 Valid
X1.7 0.855 0.3061 Valid
X2.1 0.856 0.3061 Valid
X2.2 0.936 0.3061 Valid
X2.3 0.812 0.3061 Valid
X2.4 0.936 0.3061 Valid
X3.1 0.944 0.3061 Valid
X3.2 0.964 0.3061 Valid
X3.3 0.944 0.3061 Valid
X3.4 0.944 0.3061 Valid
X3.5 0.944 0.3061 Valid
X4.1 1.000 0.3061 Valid
X4.2 1.000 0.3061 Valid
X4.3 1.000 0.3061 Valid
X4.4 1.000 0.3061 Valid
Sumber data: data diolah, 2020 Tabel 2. Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach’s Alpha Keterangan
Religiusitas (X1) 0.894 Reliabel
Prosedur Murabahah (X2) 0.818 Reliabel
Biaya (X3) 0.810 Reliabel
Kondisi Rumah (X4) 0.813 Reliabel
Sumber data: data diolah, 2020
Bedasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas, maka dapat disimpulkan semua variabel valid dan reliable.
Karakteristik Responden Tabel 3. Umur
Keterangan Jumlah
21-25 tahun 0 responden
26-30 tahun 6 responden
31-35 tahun 21 responden
36-40 tahun 3 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 30 responden 70% nya terdiri dari responden yang berumur pada rentang 31-35 tahun, 20% nya terdiri dari responden yang berumur pada rentang 26- 30 tahun, 10% nya terdiri dari responden yang berumur pada rentang 36-40 tahun, sedangkan yang berumur pada rentang 21-25 tahun terdiri dari 0 responden.
Tabel 4. Jenis Kelamin
Keterangan Jumlah
Laki-laki 20 responden
Perempuan 10 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menjelaskan data jenis kelamin yang dihasilkan dari 30 responden dengan rincian sebagai berikut, dari 30 responden 66.7% nya adalah laki-laki dan 33.3% nya adalah perempuan.
Tabel 5. Status Pernikahan
Keterangan Jumlah
Menikah 25 responden
Belum Menikah 5 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menjelaskan data status pernikahan yang dihasilkan dari 30 responden dengan rincian sebagai berikut, dari 30 responden 16.7% nya belum menikah, sedangkan 83.3%
nya sudah menikah.
Tabel 6. Agama
Keterangan Jumlah
Islam 23 responden
Kristen 4 responden
Katolik 3 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menjelaskan data agama yang dihasilkan dari 30 responden dengan rincian sebagai berikut, dari 30 responden 76.7% nya menganut agama Islam, 13.3% nya menganut agama Kristen, sedangkan 10% sisanya menganut agma Katolik.
Tabel 7. Pekerjaan
Keterangan Jumlah
Karyawan 27 responden
PNS 2 responden
TNI 1 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menjelaskan data pekerjaan yang dihasilkan dari 30 responden dengan rincian sebagai berikut, dari 30 responden 90% nya bekerja sebagai karyawan, 6.7% nya bekerja sebagai PNS, dan 3.3% sisanya bekerja sebagai TNI.
Tabel 8. Pendapatan
Keterangan Jumlah
Rp2.000.000 – Rp3.000.000 18 responden
Rp3.000.000 – Rp4.000.000 12 responden
Sumber: data diolah, 2020
Tabel di atas menjelaskan data pendapatan yang dihasilkan dari 30 responden dengan rincian sebagai berikut, dari 30 responden 60% nya berpenghasilan pada rentang Rp2.000.000 – Rp3.000.000, sedangkan 40% nya berpenghasilan pada rentang Rp3.000.000 – Rp4.000.000.
Statistik Deskriptif
Tabel 9. Statistik Deskriptif Religiusitas
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std
Deviasi
Kategori Religi 3 Saya selalu
termotivasi untuk menyikapi sesuatu berdasarkan aturan agama saya.
30 4 5 4.77 0.430 Sangat tinggi
Religi 4 Saya memiliki pengetahuan dasar yang cukup terhadap ajaran agama saya.
30 3 5 4.63 0.556 Sangat tinggi
Religi 5 Pengalaman religius saya menguatkan keimanan saya.
30 3 5 4.63 0.669 Sangat tinggi
Religi 6 Saya memastikan apapun yang ingin dikonsumsi telah sesuai dengan prinsip syariah.
30 1 5 3.83 1.577 Tinggi
Religi 7 Saya mengerti bahwa sistem bunga adalah haram dalam Islam.
30 1 5 3.73 1.552 Tinggi
Total Mean 4.47 Sangat tinggi
*Religi: Religiusitas Sumber: data diolah, 2020
Semua nilai standar deviasi dari variabel ini memiliki nilai yang lebih rendah dari mean, hal ini menggambarkan bahwa tingkat keberagaman data atau tingkat pesebaran data dalam variabel ini adalah rendah. Lalu selanjutnya dapat dilihat angka nilai rata-rata penilaian responden terhadap variabel religiusitas ini, angka tersebut termasuk kategori sangat tinggi dengan nilai sebesar 4.47. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang diteliti memiliki pengetahuan terkait agama yang cukup baik, mengetahui kewajiban dan hak dalam agama yang harus dipenuhi serta mengetahui dasar hukum riba.
Namun produk perbankan syariah tidak hanya terbatas untuk umat Islam saja. Umat dari agama lain juga boleh menggunakan produk bank syariah karena tidak ada syarat harus umat Islam yang menggunakan produk perbankan syariah. Maka untuk produk kpr flpp, banyak orang selain Muslim yang juga menggunakannya dan itu tidak masalah. Mereka mungkin tidak terlalu mengetahui secara mendalam apa itu riba dan mengapa hal itu dilarang, tapi mereka tetap menggunakan produk kpr flpp sebagai sarana untuk mempunyai rumah karena produk kpr flpp ini dapat dikategorikan sebagai produk terjangkau untuk banyak kalangan.
Tabel 10. Statistik Deskriptif Prosedur Murabahah
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std
Deviasi
Kategori Mur 1 Bank BRISyariah
selalu terbuka dan menjelaskan dengan detil setiap nasabah bertanya tentang sesuatu.
30 4 5 4.87 0.346 Sangat tinggi
Mur 2 Prosedur
pembiayaan yang ditetapkan oleh Bank BRISyariah mudah dipahami oleh nasabah.
30 4 5 4.87 0.346 Sangat tinggi
Mur 3 Persyaratan yang diberikan Bank BRISyariah kepada calon nasabah terbilang mudah.
30 4 5 4.83 0.379 Sangat tinggi
Mur 4 Mekanisme pembayaran
angsuran terbilang mudah.
30 4 5 4.87 0.346 Sangat tinggi
Total Mean 4.86 Sangat tinggi
*Mur: Prosedur Murabahah Sumber: data diolah, 2020
Semua nilai standar deviasi dari variabel ini memiliki nilai yang lebih rendah dari mean, hal ini menggambarkan bahwa tingkat keberagaman data atau tingkat pesebaran data dalam variabel ini adalah rendah. Lalu selanjutnya dapat dilihat angka nilai rata-rata penilaian responden terhadap variabel prosedur murabahah ini, angka tersebut termasuk kategori sangat tinggi dengan nilai sebesar 4.86. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang diteliti berpendapat bahwa prosedur murabahah yang diterapkan oleh Bank BRISyariah mudah dipahami oleh nasabah, begitu pula dengan mekanisme dan persyaratannya. Lalu sebagian besar responden juga berpendapat bahwa pihak Bank BRISyariah selalu terbuka dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh nasabah dengan baik.
Ketika konsumen merasakan keterbukaan informasi yang baik, kemudahan prosedur yang akan mereka hadapi dalam mendapatkan barang atau jasa yang mereka inginkan, serta pihak penyedia produk yang kooperatif, maka hal itu akan menanamkan tingkat kepercayaan yang cukup mampu membuat konsumen menyetujui perjanjian atau akad. Sikap atau penilaian konsumen terhadap penyedia jasa akan menjadi positif sehingga konsumen rela mengeluarkan uang untuk bertransaksi.
Tabel 11. Statistik Deskriptif Biaya
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std
Deviasi
Kategori Biaya 1 Biaya administrasi
yang harus dibayar nasabah terjangkau.
30 4 5 4.80 0.407 Sangat tinggi
Biaya 2 Biaya layanan bank yang harus dibayar nasabah terjangkau.
30 4 5 4.83 0.379 Sangat tinggi
Biaya 3 Biaya notaris yang 30 4 5 4.80 0.407 Sangat tinggi
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std Deviasi
Kategori harus dibayar
nasabah terjangkau.
Biaya 4 Biaya materai yang harus dibayar nasabah terjangkau.
30 4 5 4.80 0.407 Sangat tinggi
Biaya 5 Biaya asuransi yang harus dibayar nasabah terjangkau.
30 4 5 4.80 0.407 Sangat tinggi
Total Mean 4.806 Sangat tinggi
*Biaya: Biaya
Sumber: data diolah, 2020
Semua nilai standar deviasi dari variabel ini memiliki nilai yang lebih rendah dari mean, hal ini menggambarkan bahwa tingkat keberagaman data atau tingkat pesebaran data dalam variabel ini adalah rendah. Lalu selanjutnya dapat dilihat angka nilai rata-rata penilaian responden terhadap variabel biaya ini, angka tersebut termasuk kategori sangat tinggi dengan nilai sebesar 4.806. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang diteliti berpendapat bahwa biaya admin, biaya layanan bank, biaya notaris, biaya materai dan biaya asuransi yang diterapkan Bank BRISyariah terkait akad yang sudah deal adalah terjangkau. Semakin setuju responden terhadap keterjangkauan biaya yang dibebankan, semakin besar pula kemungkinan mereka memilih KPR FLPP.
Dengan pendapatan per bulan maksimal empat juta rupiah, maka responden (nasabah dan non nasabah) juga pasti harus mengatur keuangan mereka agar dapat memenuhi seluruh pengeluaran. Dengan adanya biaya yang terjangkau dalam proses akad menuju deal, responden akan merasa teringankan bebannya. Harga yang sesuai dengan tingkat pendapatan, akan meningkatkan tingkat utility mereka.
Tabel 12. Statistik Deskriptif Kondisi Rumah
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std
Deviasi
Kategori KR 1 Rumah KPR FLPP
memiliki
pencahayaan dan hawa yang bagus, memiliki ruang gerak yang cukup dan terhindar dari kebisingan yang mengganggu.
30 4 5 4.73 0.450 Sangat tinggi
KR 2 Rumah KPR FLPP memiliki suasana yang nyaman untuk berkomunikasi antaranggota rumah.
30 4 5 4.73 0.450 Sangat tinggi
KR 3 Rumah KPR FLPP mendapatkan pasokan air bersih, serta memiliki pembuangan kotoran, limbah dan sampah yang baik sehingga terbebas dari tikus dan
30 4 5 4.73 0.450 Sangat tinggi
Indikator Pertanyaan N Min Max Mean Std Deviasi
Kategori penyakit.
KR 4 Rumah KPR FLPP terbilang kokoh dan
aman untuk
penghuninya, terhindar dari bahay kebakaran, dan terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
30 4 5 4.73 0.450 Sangat tinggi
Total Mean 4.73 Sangat tinggi
*KR: Kondisi Rumah Sumber: data diolah, 2020
Semua nilai standar deviasi dari variabel ini memiliki nilai yang lebih rendah dari mean, hal ini menggambarkan bahwa tingkat keberagaman data atau tingkat pesebaran data dalam variabel ini adalah rendah. Lalu selanjutnya dapat dilihat angka nilai rata-rata penilaian responden terhadap variabel kondisi rumah ini, angka tersebut termasuk kategori sangat tinggi dengan nilai sebesar 4.73. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang diteliti berpendapat bahwa rumah KPR FLPP layak untuk dijadikan tempat tinggal, nyaman untuk beraktivitas dan cukup aman untuk penghuninya.
Kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk dalam mencerminkan daya tahan, kehandalan atau keunggulan, kekuatan, kemudahan dalam pengemasan dan system reparasi produk (Kotler & Amstrong, 2008:266). Kualitas produk adalah ketika konsumen merasa puas bila hasil evaluasi mereka menghasilkan kesimpulan bahwa produk yang mereka gunakan memang berkualitas. (Lupioadi, 2001:158).
Kesimpulan dan Saran
KesimpulanPenelitian ini bertujuan untuk melihat apakah variabel atau faktor religiusitas, prosedur murabahah, biaya dan kondisi rumah berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam kpr flpp.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas, prosedur murabahah, biaya, dan kondisi rumah merupakan faktor yang memengaruhi nasabah dalam pemilihan produk kpr flpp di Bank BRISyariah KC Malang.
Saran
Saran yang dapat peneliti berikan kepada perbankan agar lebih memperhatikan nilai-nilai syariah serta melakukan kolaborasi dengan developer dalam rangka menyediakan tempat tinggal layak yang lebih banyak. Selain itu, diharapkan adanya sosialisasi lebih lanjut terkait keunggulan KPR FLPP khususnya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar mereka dapat lebih memahami karena mayoritas orang saat ini hanya mengetahui tentang KPR konvensional, belum banyak orang yang mengetahui adanya produk KPR FLPP ini.
Daftar Pustaka
Agnes, dkk. 2014. Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Promosi, dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Bentenan Center Sonder Minahasa. Jurnal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen. Universitas Sam Ratulangi Manado.
Amin, Hanudin. 2008. Choice Criteria For Islamic Home Financing, Empirical Investigation Among Malaysian Bank Customers. International Journal of Housing Markets and Analysis, vol 1, issue 3, 256-274.
Ancok dan Suroso. 2001. Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ancok, Djamaluddin. 2005. Religiusitas Sebagai Keberagaman. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Al Khadas H, 1999. Accounting Measurement for Murabahah Operations in Islamic Banks.
Presented at the International Conference III Accounting Commerce and Finance : The Islamic Perspective, February, Indonesia, Jakarta.
Astogini, Dwiwiyati, dkk. 2011. Aspek Religiusitas dalam Keputusan Pembelian Produk Halal.
Vol.13, No.1.
Asyarie, Musa. 1988. Agama Kebudayaan dan Pembangunan menyongsong Era Industrialisasi.
Yogyakarta: Kalijaga Press.
Azwar, A. (1996). Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta : Mutiara Sumber Widya.
Beri Ketenangan Saat Krisis, Produk Syariah Turut Disukai Masyarakat Non Muslim. 2020.
https://www.merdeka.com/uang/beri-ketenangan-saat-krisis-produk-syariah-turut-disukai- masyarakat-non-muslim.html?page=1 (diakses pada 23 November 2020)
Departemen Kesehatan RI. 2008. Buku Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007. Jakarta.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No: 111/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Murabahah.
Dukung Program 1 Juta Rumah, BRIS Salurkan FLPP Rp 729 M. 2019.
https://www.cnbcindonesia.com/market/20190904181928-19-97158/dukung-program-1- juta-rumah-bris-salurkan-flpp-rp-729-m (diakses pada 7 November 2019)
Fatoni, Siti Nur. 2014. Pengantar Ilmu Ekonomi. Bandung: Pustaka Setia.
Fitrian, Bagus. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Nasabah terhadap Produk Pembiayaan Murabahah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah (Studi Kasus di Bank Syariah Mandiri Cabang Surabaya Sungkono). Jurnal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Universitas Brawijaya.
Glock, C. dan Stark, R. 1966. Religion and Society In Tension. Chicago: University of California.
Harga Terus Naik Bikin Milenial Susah Punya Rumah. 2019.
https://economy.okezone.com/read/2019/06/19/470/2068244/harga-terus-naik-bikin- milenial-susah-punya-rumah (diakses pada 7 November 2019)
Hoetoro, Arif. 2018. Ekonomi Mikro Islam Pendekatan Integratif. Malang: UB Press.
Husain at tariqi, Abdullah A. 2004. Ekonomi Islam Prinsip, Dasar dan Tujuan. Yogyakarta:
Magistra Insania Press.
IAI, 1999. Draft PSAK Perbankan Syariah, Jakarta.
Ismail, Shafinar. 2014. Selection Criteria for Islamic Home Financing in Malaysia. International Journal of Business and Society, Vol. 15 No. 1, 97-110.
Iswanaji, C., & Tidar, U. (2018). Pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas dan financial leverage pada bank syariah di yogyakarta, 2(November 2017), 81–93.
Jabrohim. 2003. Tahajjut Cinta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jalaludin. 2001. Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Januar, Andriano. 2016. Keputusan Nasabah Menabung di Perbankan Syariah (Studi Pada Mahasiswa Universitas Brawijaya).
Keman S. 2005. Kesehatan Perumahan dan Lingkungan Pemukiman, Journal Kesehatan Lingkungan, Vol.2, No.1, Juli 2005.
Kementrian Kesehatan RI. 2000. Keputusan Menteri Kesehatan RI, No.
829/MENKES/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan dan Pedoman Umum Penyehatan Lingkungan Pemukiman, yang diterbitkan oleh Depkes RI, Ditjen PPM & PL, Direktorat Penyehatan Lingkungan. Jakarta.
Konsep Kebutuhan dalam Islam. 2018.
https://www.kompasiana.com/dinana/5bc0266fbde5751ad133c035/konsep-kebutuhan- dalam-islam (diakses pada 7 November 2019)
Kotler dan Armstrong, G. 2008. Dasar-Dasar Pemasaran. Edisi 11. Penerbit Indeks, Jakarta.
Laili Rahmatul, 2016. Analisis Faktor-Faktor Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk
Pembiayaan Murabahah Di BPRS Central Syariah Utama Surakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
Lupioadi, R.2001. Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi 2. Salemba Empat. Jakarta.
Mengapa Produk Perbankan Syariah Banyak Diminati Non-Muslim?. 2018.
https://sharianews.com/posts/mengapa-produk-perbankan-syariah-banyak-diminati-non- muslim (diakses pada 23 November 2020)
Maisur, dkk. 2015. Pengaruh Prinsip Bagi Hasil, Tingkat Pendapatan, Religiusitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Menabung Nasabah pada Bank Syariah di Banda Aceh.
Jurnal. Magister Akuntansi. Universitas Syiah Kuala.
Notoatmodjo, S., 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta.
Omer, H.S.H. 1992. The implications of Islamic beliefs and practice on the Islamic financial institutions in the UK: case study of Albaraka International Bank UK”, Unpublished PhD thesis, Economics Department. Loughborough University, Loughborough.
Per 8 Maret 2019, “Backlog” Rumah 7,6 Juta Unit. 2019.
https://properti.kompas.com/read/2019/03/11/104252821/per-8-maret-2019-backlog- rumah-76-juta-unit?page=all (diakses pada 7 November 2019)
Penjelasan Teknik Purposive Sampling Lengkap Detail. 2017.
https://www.statistikian.com/2017/06/penjelasan-teknik-purposive-sampling.html (diakses pada 26 November 2020)
Raharjaputra, H.S. 2009. Manajemen Keuangan dan Akuntansi. Jakarta. Salemba Empat.
Rahayu, Nadya Putri. 2019. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Muslim dadlam Memilih Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Bank Syariah. Jurnal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Brawijaya.
Rahmawati, Elly. 2019. Analisis Pengaruh Tingkat Pendapatan, Akad, Harga Rumah,
Ketersediaan Informasi dan Pelayanan Bank terhadap Keputusan Mengambil KPR Syariah (Studi pada Dosen dan Karyawan Universitas Brawijaya). Jurnal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Brawijaya.
Ramayulis. 2002. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Ridlwan, A. A., & Juniarti, R. P. (2017). “I choose Islamic Brands!” Will Muslims consumers switch to Islamic Brands? In International Conference on Civilization and Society (ICICS) (pp. 135–140).
Ridlwan, A. A., & Sukmana, R. (2018). The Determinant Factors of Motivation to Pay Zakat in Regional Amil Zakat Agency of East Java. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 25(2), 334. https://doi.org/10.19105/karsa.v25i2.1398
Rumagit, R. 2013. Bauran Penjualan Eceran (Retailing Mix) Pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian di Jumbo Swalayan Manado. Jurnal EMBAVol 1.4.www.ejournal.unsrat.ac.id.
Hal 171-181.
Schiffman dan Kanuk. 2008. Perilaku Konsumen Edisi 7. Jakarta: Indeks Suhardiyanto. 2001. Pendidikan Religiusitas. Jogjakarta: Kanisius.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Weenas, Jackson R.S 2013. Kualitas Produk, Harga, Promosi, dan Kualitas Pelayanan Pengaruh terhadap Keputusan Pembelian Spring Bed Comforta. Jurnal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen. Universitas Sam Ratulangi Manado.
Wijayaningtyas, M., & Nainggolan, T. H. (2020). The millennial generation purchase intention toward green residential building. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(2), 2054–2059. http://www.ijstr.org/final-print/feb2020/The-Millennial- Generation-Purchase-Intention-Toward-Green-Residential-Building.pdf