• Tidak ada hasil yang ditemukan

ILHAM HABIBULLAH [21067044] TUGAS K3 MINGGU KE-9

N/A
N/A
Hamtzy

Academic year: 2024

Membagikan "ILHAM HABIBULLAH [21067044] TUGAS K3 MINGGU KE-9"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS PERTEMUAN KE-9

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

DOSEN MATA KULIAH Drs. Jasman, M.Kes

DISUSUN OLEH Ilham Habibullah NIM (21067044)

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2021/2022

(2)

Soal untuk Materi Ergonomi

1. Apa itu ergonomi?

Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem, serta profesi yang mempraktikkan teori, prinsip, data, dan metode dalam perancangan untuk mengoptimalkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan, kelemahan, dan keterampilan manusia.

2. Apa hubungan antara rekam medis dengan ergonomi?

Secara umum definisi-definisi ergonomi yang ada membicarakan masalah- masalah hubungan antara manusia pekerja dengan tugas dan pekerjaannya serta desain dari objek yang digunakanya. Ergonomi dapat diterapkan di mana saja, baik lingkungan rumah, di perjalanan, di lingkungan sosial maupun dalam saat bekerja, istirahat mauoun dalam berinteraksi sosial kita dapat melakukannya dengan sehat, aman dan nyaman. Ergonomi juga berkaitan dengan kualitas hidup manusia. Organisasi perburuhan internasional (ILO) menetapkan, bahwa yang dimaksud dengan kualitas hidup manusia pekerja adalah sebagai pencapaian kualitas hidup manusia secara optimal, baik di tempat kerja, di lingkungan social maupun di lingkungan keluarga, hal ini pula yang menjadi tujuan utama dari penerapan ergonomi.

3. Apa saja tujuan dari penerapan ergonomi?

Tujuan terbesar dan utama dari ergonomiatau HFE secara umum adalah untuk memahami atau memperoleh pengetahuan mengenai interaksi antara manusia dengan segala hal yang ada di sekitar manusia (terutama dalam hal pekerjaan) dan pengetahuan tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk mengoptimalkan kesejahteraan manusia dan kinerja sistem secara keseluruhan. Ergonomi atau HFE juga memiliki tujuan spesifik meliputi:

Tujuan operasional dasar:

1. Mengurangi kesalahan atau kesalahan yang disebbakan karena manusia atau pekerja.

(3)

2. peningkatan keselamatan (safety)/K3 (bisa dibilang merupakan isu paling utama dan terkenal di ergonomi, sebagian besar aplikasi ergonomi yang dikenal lewat K3. Ergonomi sendiri sebenarnya adalah prinsip dari K3 3. kinerja sistem agar karyawan mencapai kualitas hidup manusia secara

optimal, baik di tempat kerja, lingkungan sosial maupun lingkungan keluarga menjadi tujuan utama dari penerapan ergonomi.

Secara umum tujuan dari penerapan ergonomi adalah:

1. peningkatan kesejahteraan fisik dan mental melalui upaya pencegahan cidera dan penyakit akibat kerja, menurunkan beban kerja fisik dan mental, mengupayakan promosi dan kepuasan kerja.

2. peningkatan kesejahteraan sosial melalui peningkatan kualitas kontak sosial, mengelola dan mengkoordinir kerja secara tepat guna dan meningkatkan jaminan sosial baik selama kurun waktu usia produktif maupun setelah tidak produktif.

3. menciptakan keseimbangan antara berbagai aspek yaitu aspek teknis, ekonomis, antropologis, dan budaya dari setiap stasiun kerja yang dilakukan sehingga tercipta kualitas kerja dan kualitas hidup yang tinggi.

4. Upaya apa saja yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam ergonomi?

1. Perbaikan posisi atau postur kerja statis seperti saat duduk atau berdiri 2. Perbaikan posisi kerja dinamik seperti menyangkul, memahat dan

mengebor atau gerakan tubuh lainnya seperti kepala, tengkuk, tulang belakang, badan, lengan, tangan, jaritangan, tungkai, kaki dan jari kaki 3. Perbaikan tata letak tempat dan peralatan kerja dan proses kerja

4. Memperbaiki metode kerja manual seperti mengangkat, mengangkut, menarik, mendorong, menjinjing beban, atau bekerja halus dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk.

(4)

5. Resiko kesalahan dalam ergonomi dapat disebabkan oleh 2 pihak sebutkan dan jelaskan?

Kecelakaan kerja tersebut disebabkan olek factor dari pekerja sendiri atau dari pihak manajemen perusahaan. Kecelakaan yang disebabkan oleh pihak pekerja sendir antara lain karena pekerja tidak hari-hati atau mereka tidak mengindahkan peraturan kerja yang telah dibuat oleh pihak manajemen.

Sedangkan faktor penyebab timbulnya dari pihak manajemen, biasanya tidak adanya alat-alat keselamatan kerja atau bahkan cara kerja yang dibuat oleh pihak manajemen masih belum mempertimbangkan segi ergonominya.

6. Kenapa kita harus belajar ergonomi?

1) Meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental, dengan meniadakan beban kerja tambahan (fisik dan mental), mencegah penyakit akibat kerja, dan meningkatkan kepuasan kerja.

2) Meningkatkan kesejahteraan sosial dengan jalan meningkatkan kualitas kontak sesama pekerja, pengorganisasian yang lebih baik dan

menghidupkan sistem kebersamaan dalam tempat kerja.

3) Berkontribusi di dalam keseimbangan rasional antara aspek-aspek teknik, ekonomi, antropologi dan budaya dari sistem manusia-mesin untuk tujuan meningkatkan efisiensi sistem manusia-mesin.

Soal untuk Materi 5 R

1. Manfaat apa yang diperoleh dalam penerapan 5 R di perusahaan Adapun manfaat penerapan budaya 5R (5S) di tempat kerja antara lain : 1. Meningkatkan produktivitas karena pengaturan tempat kerja yang lebih

efisien.

2. Meningkatkan kenyamanan karena tempat kerja selalu bersih dan menjadi luas/lapang.

3. Mengurangi bahaya di tempat kerja karena kualitas tempat kerja yang bagus/baik.

(5)

4. Menambah penghematan karena menghilangkan berbagai pemborosan di tempat kerja.

2. Dimana 5 R dapat diterapkan ?

5 R dapat diterapkan di seluruh tempat kerja, bahkan di rumah kita sendiri karena pada hakekatnya semua orang senang dan nyaman bekerja di tempat yang besih, rapi, aman dan nyaman. 5 R merupakan teori yang sangat sederhana, mudah dipahami oleh semua orang dan sangat mudah diterapkan.

3. Bagaimana cara menerapkan 5 R ? 1. Ringkas

Memilah barang-barang antara yang perlu dan tidak perlu dengan membuat suatu kriteria untuk menghilangkan atau merelokasi barang-barang yang tidak diperlukan. Hasil yang diharapkan yaitu penghematan area atau persentasi area kosong.

2. Rapi

Menentukan jenis penyimpanan dan tata letak untuk memastikan setiap orang dapat mengakses dengan mudah. Dalam penerapannya, diperlukan penyimpanan secara fungsional, membuat tempat untuk setiap barang dan meletakkan semua pada tempatnya serta penandaan pada tempat atau barang.

Hasil yang diharapkan yaitu dapat menghemat waktu untuk mencari lokasi barang dan bahan penanganan.

3. Resik

membersihkan sampah, kotoran, debu dan benda-benda asing. Mensucikan sebagai suatu bentuk dari pemeriksaan untuk menemukan permasalahan.

Hasil yang diharapkan yaitu pengurangan waktu kerusakan mesin, kecelakaan, dan jumlah adanya cacat atau kontaminasi.

4. Rawat

Membuat standar-standar untuk tempat kerja yang bersih dan rapi serta cara menjaganya dalam bentuk suatu prosedur. Dalam penerapannya, Diperlukan Identifikasi secara dini masalah beserta tindakan awal, pengendalian visual, dan pemberian kode tertentu. Hasil yang diharapkan yaitu tidak adanya kondisi abnormal.

(6)

5. Rajin

Setiap orang patuh terhadap aturan dan dibuat sebagai kebiasaan. Dalam penerapannya, dibutuhkan partisipasi setiap pekerja dan pemeriksaan atau audit rutin untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. Hasil yang diharapkan yaitu adanya keterlibatan dan peningkatan moral semua pekerja.

4. Seberapa efektifkah 5 R menurut anda ?

Dengan diterapkannya program 5R di perusahaan, maka penerapan untuk program-program lain yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas akan lebih mudah untuk diterapkan. Karena 5R merupakan dasar bagi perusahaan dan individu pada khususnya dalam melakukan perbaikan-perbaikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Referensi

Dokumen terkait