• Tidak ada hasil yang ditemukan

ILMU GIZI OLAHRAGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ILMU GIZI OLAHRAGA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

ILMU GIZI OLAHRAGA

PEMENUHAN ENERGI PADA OLAHRAGA

(METABOLISME ENERGI PADA BERBAGAI JENIS OLAHRAGA)

(2)

PENDAHULUAN

Prestasi olahraga perlu ditingkatkan melalui gizi seimbang.

Pemberian makanan harus

memperhatikan: jenis kelamin, umur, berat badan, serta jenis olahraga dan periodisasi latihan, masa kompetisi dan masa

pemulihan

.

Gerak terjadi karena kontraksi otot, melalui pembebasan energi berupa ATP.

Pembentukan ATP berasal dari kreatin fosfat, glukosa, glikogen dan asam lemak.

(3)

KEBUTUHAN ENERGI

Basal Metabolisme Rate (BMR)

Specific Dymanic Action (SDA)

Aktifitas fisik

Faktor pertumbuhan

(4)

A. Basal Metabolisme Rate

Energi yang dipakai selama istirahat, untuk mempertahankan fungsi vital tubuh.

BMR dipengaruhi oleh; jenis kelamin, usia, ukuran dan komposisi tubuh, faktor

pertumbuhan dan lingkungan.

Rumus BMR

Laki-laki : 660+(13.7xBB)+(1.5xTB) – (6.8xUmur)

Wanita : 660+(9.6xBB)+(1.7xTB) – (4.7xUmur)

(5)

B. Specific Dynamic Action

Penggunaan energi sebagai

akibat dari makanan itu sendiri, yaitu pencernaan, absorpsi, dan transportasi zat gizi.

Diukur berdasarkan 10% dari

besarnya BMR.

(6)

C. Aktifitas Fisik

Tingkat aktifitas Laki-laki Perempuan

Istirahat di tempat tidur

Kerja sangat ringan

Kerja ringan

Kerja ringan-sedang

Kerja sedang

Kerja berat

Kerja berat sekali

1,2 1,4 1,5 1,7 1,8 2,1 2,3

1,2 1,4 1,5 1,6 1,7 1,8 2,0

(7)

C. Aktifitas Olahraga

Aktifitas Olahraga Berat Badan (Kg)

50 60 70 80 90

Balap Sepeda: - 9 km/jam - 15 km/jam - bertanding

Bulutangkis

Bolabasket

Bolavoli

Dayung

Golf

Hockey

Jalan kaki: - 10 menit/km - 8 menit/km - 5 menit/km

Lari : - 5,5 menit/km - 5 menit/km - 4,5 menit/km - 4 menit/km

Panahan

3 5 8 5 7 2 5 4 4 5 6 10 10 10 11 13 3

4 6 10

6 8 3 6 5 5 6 7 12 12 12 13 15 4

4 7 12

7 10

4 7 6 6 7 8 15 14 15 15 18 4

5 8 13

7 11

4 8 7 7 8 10 17 15 17 18 21 5

6 9 15

9 12

5 9 8 8 9 11 19 17 19 21 23 6

(8)

C. Aktifitas Olahraga

Aktifitas Olahraga Berat Badan (Kg)

50 60 70 80 90

Renang : - Gaya bebas - Gaya punggung - Gaya dada

Senam

Senam Aerobik: - Pemula - Terampil

Tenis lapangan: - Rekreasi - bertanding

Tenis Meja

Tinju : - Latihan - Bertanding

Yudo

Weight Training

Sepakbola

Beladiri

8 9 8 3 5 7 4 9 3 11

7 10

7 7 10

10 10 10 4 6 8 4 10

4 13

8 12

8 8 12

11 12 11 5 7 9 5 12

5 15 10 14 10 9 14

12 13 13 5 8 10

5 14

5 18 11 15 11 10 15

13 15 15 6 9 12

6 15

6 20 12 17 12 12 17

(9)

D. Pertumbuhan

Jenis kelamin anak

Umur Tambahan energi Anak laki-laki

dan

perempuan

10-14 tahun 15 tahun

16-18 tahun

2 kalori/kg BB 1 kalori/kg BB 0,5 kalori/kg BB

(10)

PENUTUP

Makanan harus mengandung zat gizi sesuai dengan

kebutuhan energi untuk aktifitas sehari-hari.

Kebutuhan energi dapat dihitung

dengan komponen penggunaan

energi (BMR, SDA, Aktifitas fisik

dan faktor pertumbuhan).

Referensi

Dokumen terkait