• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI FALSAFAH MOLIMO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "IMPLEMENTASI FALSAFAH MOLIMO "

Copied!
197
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Perkembangan sosial budaya di Kabupaten Bengkulu Utara khususnya di Kecamatan Padang Jaya secara tidak langsung mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup, antara lain munculnya permasalahan sosial seperti mabuk-mabukan (minuman keras), maen (judi), pencuri (mencuri), madon (perzinahan). ) dan madat (minum opium/obat-obatan terlarang). Tingginya angka perceraian di Kabupaten Bengkulu Utara khususnya Kabupaten Padang Jaya dalam beberapa tahun terakhir ini disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal (lingkungan) dalam rumah tangga.

Batasan Masalah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi falsafah Molimo dalam konseling pernikahan dan kontribusinya dalam mencegah perceraian, sehingga penelitian ini berfokus pada masyarakat yang beragama Islam dan telah menikah serta mempunyai permasalahan dalam rumah tangga dengan berkonsultasi ke KUA Kabupaten Padang Jaya. Batasan masalah dalam penelitian ini akan membahas implementasi filosofi tolong dalam konseling pernikahan yang dilakukan KUA Kabupaten Padang Jaya terhadap warga Kabupaten Padang Jaya selama periode tahun 2017 hingga tahun 2021.

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penulisan

Faktor permasalahan keluarga dan rumah tangga yang mempengaruhi terjadinya perceraian di kabupaten Padang Jaya. Setelah mendapat bimbingan dan bimbingan serta masukan dari KUA Kabupaten Padang Jaya mengenai permasalahan dalam negeri.

Sistematika Penulisan

KERANGKA TEORI

Pengertian Filsafat Jawa

Kebudayaan Jawa Pada Masa Kerajaan Islam sebagai dasar

Falsafah Molimo

Moh Madat Artinya kita tidak mau menghisap candu atau menggunakan obat-obatan terlarang, apalagi yang dilarang oleh ajaran agama. Moh Utama Yang artinya tidak mau berjudi dalam bentuk apapun.32 Meski terdengar mudah untuk dilakukan, namun sangat sulit untuk menjalankan ajaran ini.

Perkawinan

Menurut agama Islam, perzinahan merupakan perbuatan dosa besar yang bukan hanya merupakan urusan pribadi yang menyangkut Tuhan, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum dan wajib menjatuhkan sanksi bagi yang melakukannya.44 Di Indonesia, perzinahan adalah tindakan dosa besar. dimana mayoritas penduduknya beragama Islam, maka hukum Islam mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap, moral dan kesadaran hukum masyarakatnya. Sedangkan Pasal 2 Kompilasi Hukum Islam menyatakan bahwa menurut hukum Islam, perkawinan adalah perkawinan, yaitu akad yang sangat kuat atau mitzaqan ghalidzan48 menaati perintah Allah dan melaksanakannya adalah ibadah.49 Tujuan perkawinan adalah untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmat, sesuai dengan Al Quran Surat Ar rum ayat 21 yang berbunyi.

Perceraian

Oleh sebab itu, undang-undang ini telah memasukkan unsur-unsur dan peruntukan undang-undang agama dan kepercayaan orang yang berkenaan supaya tidak ada perkahwinan yang boleh berlaku di luar hukum dan kepercayaan agama masing-masing mengikut perlembagaan 1945. tertentu. beberapa prinsip atau prinsip yang berkaitan dengan perkahwinan dan segala yang berkaitan dengan perkahwinan, berdasarkan undang-undang agama dan kepercayaan masing-masing mengikut Undang-Undang Dasar 1945, yang telah disesuaikan dengan perkembangan dan kehendak zaman.67 .

Dampak perceraian

Orang tua yang menikah lagi harus membuat pengaturan yang tepat bagi semua pihak, terutama anak-anak. Upaya tersebut dilakukan oleh orang tua dan guru sebagai orang dewasa yang dekat dengan anak.

Penelitian terdahulu yang Relevan

Muzakka Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Masyarakat Jawa memandang perilaku Malima sebagai perilaku maksiat yang sebaiknya dihindari. Judul Filsafat Jawa: Molimo disusun oleh Siti Swandari dengan kesimpulan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkah laku Molimo berpedoman pada tujuan kesenangan dan nafsu, dan Molimo juga merupakan akibat dari rapuhnya pribadi manusia.

Kerangka Berfikir

METODE PENELITIAN

Objek Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu memperoleh informasi atau data dari sumber-sumber yang dapat memberikan informasi yang dapat memberikan informasi yang sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini tidak menggunakan sampel acak, melainkan sampel tertarget. Penelitian kualitatif yang dijadikan sampel hanyalah sumber yang dapat memberikan informasi, sampel berupa benda, peristiwa, orang, situasi yang diamati.

Seringkali sampel dipilih dengan sengaja berkaitan dengan tujuan tertentu, seringkali responden juga diminta untuk mencalonkan orang lain yang dapat memberikan informasi dan kemudian responden ini juga diminta untuk mencalonkan orang lain dan seterusnya. Jadi subjek penelitian dalam penelitian kualitatif adalah pihak-pihak yang menjadi sasaran penelitian atau sumber yang dapat memberikan informasi yang dipilih secara sengaja berkaitan dengan tujuan tertentu. Jadi yang menjadi tujuan penelitian ini adalah masyarakat yang mempunyai etnis Jawa dan bertempat tinggal tetap di Kecamatan Padang Jaya dan mempunyai permasalahan.

Selain itu, tujuan penelitian ini juga menyangkut masyarakat kabupaten Padang Jaya yang terdiri dari unsur tokoh adat Jawa, tokoh agama Islam/Ulama, tokoh masyarakat Jawa, tokoh budaya Jawa, dan kepala desa.

Profil Informan Penelitian

Selain itu, subjek penelitian ini juga melibatkan masyarakat Kabupaten Padang Jaya dari unsur tokoh adat Jawa, tokoh agama Islam/Ulama, tokoh masyarakat Jawa, tokoh budaya Jawa, kepala desa. Terdiri dari 2 orang pegawai KUA Kabupaten Padang Jaya. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah dua orang pengurus adat Jawa, Kabupaten Padang Jaya, dan budayawan Jawa yang dianggap mampu memberikan informasi mendalam tentang nilai-nilai filosofi Molimo yang diwakili oleh 4 orang. Dalam penelitian ini terdapat 2 orang informan penelitian yang berasal dari tokoh masyarakat. f) Kepala Desa Kecamatan Padang Jaya adalah kepala wilayah teritorial di tingkat desa.

In dit onderzoek waren de informanten de dorpshoofden die het district Padang Jaya leidden en Javaans waren, vertegenwoordigd door 3 dorpshoofden. 14 Sutikno Jawa Padang Jaya Village S1 51 Religieuze leiders in Padang Jaya District 15 Abu Sairi Jawa Marga Sakti Village SLTA 65 Religieuze leiders in Kec. 19 Sumaryono Jawa Marga Sakti Dorp SLTA 55 Dorpshoofd Marga Sakti 20 Karyadi Jawa Padang Jaya Dorp SLTA 45 Padang Jaya Dorpshoofd.

21 Sumardi (Ambon) Desa Marga Sakti Jawa SLTA 49 Budaya Jawa Kecamatan Padang Jaya 22 Desa Sutarno Jawa Padang Jaya SLTP 72 Budaya Jawa Kecamatan Padang Jaya 23 Desa Sutaryo Jawa Padang Jaya SLTA 70 Kecamatan Hya Jawa 4 Jali 24 Kecamatan Jaya Padang. Suryanto Yuliani Putri Utami Jawa Desa Marga Jaya 4 tahun Pasangan terlibat narkoba bercerai di Pengadilan Agama. Destrianto Meta Hardiati Java Desa Arga Mulya 5 tahun rekan terlibat pencurian perdamaian dan kerukunan 11 Suyitno Wuri Nirmala Sari Jawa Desa Sido Mukti 9 tahun Perselingkuhan itu.

Teknik Pengumpulan Data

Observasi dalam penelitian ini dilakukan untuk mengamati aktivitas kehidupan sehari-hari objek yang diteliti sebelum dan sesudah mendapat pencerahan dan bimbingan konsep molimo. Wawancara adalah berkumpulnya dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.109 Wawancara atau tanya jawab ditujukan kepada masyarakat Kabupaten Padang Jaya yang menjadi subjek penelitian. . Teknik ini dilakukan dengan dua cara, yaitu menonton secara fisik atau melalui komunikasi seluler.

Teknik wawancara/wawancara tatap muka langsung ini ditujukan kepada orang-orang yang sudah menikah dan dijadikan subjek penelitian. Selain itu, teknik ini juga ditujukan kepada tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda. Dokumen digunakan dalam penelitian sebagai sumber data karena dokumen sebagai sumber data dalam banyak hal dapat digunakan untuk pengujian.

Selain itu, penulis juga menggunakan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data tersebut melalui literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas.

Jenis Data

Analisis Data

Menerapkan filosofi Molimo di kabupaten Padang Jaya untuk mencegah perceraian. Dalam perjalanannya, ia meminta solusi kepada KUA Kecamatan Padang Jaya untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangganya. Maen yang artinya perjudian menjadi sumber permasalahan rumah tangga yang terjadi di kabupaten Padang Jaya.

Saat itu, ia sedang mempunyai permasalahan rumah tangga yang rumit sehingga meminta keringanan kepada KUA Kabupaten Padang Jaya.

PENYAJIAN HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum KUA Kecamatan Padang Jaya

Makna Falsafah Molimo

  • Makna Falsafah Molimo
  • Pandangan Islam tentang Perbuatan Molimo

Bentuk Molimo di Padang Jaya

Implementasi Falsafah Molimo pada masyarakat Kecamatan

Dalam memberikan nasehat pernikahan kepada calon pengantin khususnya di KUA Kabupaten Padang Jaya salah satu caranya adalah dengan melakukan pendekatan terhadap budaya dan kearifan lokal. Konseling Konseling Pasca Nikah (Family Counseling) Upaya KUA Kabupaten Padang Jaya dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat khususnya dalam pelestarian keluarga. Dalam penyelesaian permasalahan keluarga dan rumah tangga tersebut, sebagian besar masyarakat berkonsultasi dengan KUA Kabupaten Padang Jaya.

Upaya KUA Kabupaten Padang Jaya dalam menurunkan angka perceraian di Kabupaten Padang Jaya dengan memberikan penyuluhan pernikahan melalui pendekatan filosofi Molimo. Penerapan filosofi Molimo dalam konseling pernikahan bertujuan untuk menjaga keutuhan rumah tangga dan mencegah perceraian di kecamatan Padang Jaya. Namun dalam perjalanannya, sebelum mengambil keputusan, ia berkonsultasi terlebih dahulu dengan KUA Kabupaten Padang Jaya untuk mencari jalan keluarnya.

Hal ini saya konsultasikan ke KUA Kecamatan Padang Jaya untuk menceraikan istri saya di Pengadilan Agama di Argamakmur. Upaya solusi yang dilakukan Kantor Urusan Agama Kabupaten Padang Jaya adalah dengan mengajak ngobrol pasangan suami istri yang bermasalah tersebut. Sementara itu, Suranto juga menjelaskan, dirinya beralih dari perjudian (permainan kartu menyanyi) berkat masukan dan bimbingan KUA Kabupaten Padang Jaya.

Peluang dan Tantangan Penerapan Falsafah Molimo dalam Pernikahan pada Masyarakat Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Secara umum peluang dan kontribusi filosofi Molimo dalam konseling perkawinan pada masyarakat Kecamatan Padang Jaya dapat diuraikan sebagai berikut.

PENUTUP

Saran dan rekomendasi

Untuk mengimplementasikan nilai-nilai falsafah Molimo di Kabupaten Padang Jaya, penulis memberikan penyuluhan kepada banyak pihak terkait agar kasus perselisihan rumah tangga dan perceraian dapat diminimalisir. Kepada masyarakat Kabupaten Padang Jaya yang berkebangsaan Jawa hendaknya lebih mencintai dan mengembangkan budaya Jawa, salah satunya adalah Filsafat Molimo sebagai falsafah hidup. Pedoman wawancara ini menjadi acuan penulis dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber/narasumber untuk mengetahui makna filosofi Molimo, pandangan dan pemahaman masyarakat terhadap filosofi Molimo serta kontribusi makna etika filosofi Molimo dalam mencegah perceraian di Padang. Kabupaten Jaya.

Pasangan suami istri yang mempunyai permasalahan dan permasalahan rumah tangga yang berujung pada kerusuhan dimintai keterangan dan dikonsultasikan ke KUA Kabupaten Padang Jaya yang inti permasalahannya disebabkan oleh Molimo dan berdasarkan usia menikah. Menurut Anda apa untung ruginya melakukan sesuatu yang bertentangan dengan agama, khususnya dalam kasus tindakan Molimo. Apakah makna filosofis Molimo bagi masyarakat Jawa di Kecamatan Padang Jaya bisa menjadi salah satu bentuk nasehat bagi pasangan yang mempunyai permasalahan di rumah?

Adakah makna filosofis lain dari Molimo bagi masyarakat Jawa di Kabupaten Padang Jaya, khususnya dalam hal menjaga rumah tangga. Pak selaku Ketua MUI Kecamatan Padang Jaya apakah ada kerjasama dengan KUA Padang Jaya untuk mensosialisasikan dampak perceraian. Apakah Anda sebagai tokoh adat juga diminta bekerja sama dengan KUA Padang Jaya untuk menyosialisasikan dampak perceraian?

Referensi

Dokumen terkait