PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Bagaimana penerapan metode eksperimen dalam pendidikan IPA kelas V MI Al-Barokah An-Nur Ajung Jember Tahun Pelajaran 2021/2022. Apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan metode eksperimen pada pendidikan IPA kelas V MI Al-Barokah An-Nur Ajung Jember tahun pelajaran 2021/2022.
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan metode eksperimen pada pembelajaran IPA kelas V MI Al-Barokah An-Nur Ajung Jember tahun pelajaran 2021/2022.
Manfaat Penelitian
Achmad Siddiq Jember yaitu penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi dan informasi bagi para mahasiswa, baik yang akan melakukan penelitian maupun yang sedang melakukan penelitian, selain itu diharapkan penelitian ini juga dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. institusi di UIN KH. Manfaat bagi masyarakat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan menjadi informasi bagi masyarakat. Maka secara tidak langsung penelitian ini menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak dan menciptakan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan anak.
Definisi Istilah
Implementasi adalah suatu tindakan atau pelaksanaan suatu rencana yang telah disusun secara cermat dan rinci. Sedangkan metode eksperimen adalah suatu cara mengajar dimana siswa melakukan percobaan terhadap sesuatu, dimulai dari mengamati prosesnya dan menuliskan hasil percobaannya. Dengan demikian penerapan metode eksperimen yang peneliti maksud di sini adalah suatu metode yang dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada siswa, baik secara individu maupun kelompok, untuk dididik melalui pelatihan atau melakukan percobaan dalam bidang pembelajaran ilmiah, dan siswa dapat bermain. peran aktif. berperan dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
Pembelajaran merupakan suatu proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar. Sedangkan sains adalah suatu kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis dan membahas fenomena-fenomena alam. Jadi pembelajaran IPA yang dimaksud peneliti disini adalah kegiatan pembelajaran IPA yang materinya mengacu pada RPP khususnya materi konduktor dan isolator.
Sistematika Pembahasan
Bab kedua berisi pembahasan mengenai landasan teori atau tinjauan pustaka yang terdiri dari penelitian-penelitian terdahulu dan kajian teori yang digunakan untuk menganalisis fenomena yang ada. Pada bab ketiga adalah metode penelitian, pada bab ini terdapat pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penelitian yang terdiri dari jenis penelitian dan subjek penelitian. Bab empat berisi pembahasan data yang dikumpulkan di lapangan untuk dianalisis.
Bab kelima merupakan kesimpulan yang memuat simpulan yang membahas tentang jawaban rumusan masalah berdasarkan hasil analisis dan saran sesuai temuan dan pertimbangan peneliti yang hendaknya ditunjukkan kepada pihak-pihak yang memanfaatkan hasil penelitian.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
Siswa diberi kesempatan untuk menjadi tokoh protagonis dengan mengekspresikan kemampuannya dalam pengalaman belajar nyata. Oleh karena itu, metode eksperimen dalam proses pembelajaran adalah ketika siswa melakukan suatu percobaan, maka pada setiap percobaan siswa mengamati dan membuktikan sendiri pernyataan yang dipelajarinya. Tujuan penggunaan metode eksperimen ini adalah agar siswa dapat menemukan jawaban atau permasalahan berbeda yang ditemuinya dengan melakukan eksperimennya sendiri.
Budi Utama Dengan metode eksperimen diharapkan siswa sendiri dapat membuktikan hukum-hukum teori yang berlaku. Pada tahap ini, selama metode eksperimen dilaksanakan, guru hanya dapat memantau pekerjaan siswa dan membimbing siswa selama siswa melaksanakan metode eksperimen. Jadi manfaat dari metode eksperimen ini dapat menjadikan siswa lebih percaya terhadap teori yang dipelajarinya, siswa juga dapat mengembangkan sikap eksplorasi dan juga dengan menerapkan metode eksperimen ini dapat melahirkan penemuan-penemuan generasi baru sebagai hasil eksperimen.
Metode eksperimen ini memberikan kesempatan kepada siswa baik secara individu maupun kelompok untuk dilatih dalam melakukan suatu proses atau percobaan sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajarnya. Penerapan metode eksperimen ini diharapkan dapat secara efektif dan efisien meningkatkan atau meningkatkan praktik pembelajaran di kelas sehingga siswa tidak terlalu banyak berdiam diri.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Peneliti melakukan penelitian di tempat ini karena para guru disana telah menerapkan berbagai metode yang dapat diterapkan kepada siswa, khususnya materi penelitian yaitu metode eksperimen. Guru telah menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA selama kurang lebih tiga semester, dan siswa sangat antusias dalam pembelajaran khususnya tentang IPA. Terkait dengan hal tersebut, masih terdapat sebagian siswa yang kurang memperhatikan guru ketika menerapkan metode eksperimen. Siswa kelas V menjadi pilihan peneliti karena guru yang mempunyai kreativitas dalam pembelajaran adalah guru kelas V, guru kelas V ini sudah terbiasa menerapkan metode eksperimen ini dalam pembelajaran IPA sehingga dalam hal ini lebih memudahkan siswa dalam pembelajaran IPA. peneliti untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari guru kelas V demi kelancaran pelaksanaan penelitian.
Dilihat dari siswa kelas V, karena siswa diajarkan menerapkan metode eksperimen maka lebih mudah dibandingkan kelas lain dalam melakukan eksperimen pada saat pembelajaran. Selain hal di atas, alasan peneliti memilih lokasi penelitian disini adalah karena pihak madrasah sangat terbuka terhadap siswa yang ingin melakukan penelitian disana karena ada beberapa siswa yang pernah melakukan penelitian di lembaga tersebut sebelumnya. Sehingga sejalan dengan tujuan yang dilakukan peneliti mengenai “Penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA di kelas V”.
Subyek Penelitian
Beliau adalah guru IPA kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Barokah An-Nur yang membimbing para siswanya agar pembelajaran ini dapat berguna dan berguna di masa depan mereka. Keduanya merupakan siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda, yang satu lebih aktif pada materi dan yang satu lagi lebih aktif pada praktik dan sejenisnya. Peneliti disini memilihnya sebagai subjek penelitian karena beliau termasuk siswa yang aktif di kelas dalam hal materi.
Dalam pembelajaran saintifik, Syifa merupakan siswa yang cepat memahami materi, artinya Syifa merupakan siswa yang cepat dan tanggap baik dalam materi maupun teori. Kedua, Aurel merupakan siswa yang sangat aktif dalam praktik atau eksperimen pembelajaran IPA.
Teknik Pengumpulan Data
Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman materi dan percobaan yang dilakukan siswa. Selain itu, dengan menerapkan metode eksperimen ini, siswa tidak hanya mendengarkan teori-teori ilmiah saja. Penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Barokah An-Nur mempunyai faktor pendukung dan juga faktor penghambat dalam penerapannya pada siswa.
Faktor pendukung Madresah Ibtidaiyah Al-Barokah An-Nur adalah sumber daya pengajaran, alat dan bahan, lingkungan dan respon siswa. Dalam penerapan metode eksperimen ini, bagaimana cara agar siswa aktif dalam pembelajaran IPA? Jawaban: “Dalam metode eksperimen yang saya lakukan dengan siswa, ada yang baik dan ada yang buruk.
Teknik Analisis Data
Teknik Keabsahan Data