Nyarna: the implementation of the regulation of the head of the state police of the republic of Indonesia number 4 of 2013 regarding the recruitment of potential civil servants in the state. One of the agendas of the state civil service reform that must be carried out urgently is the reform in the recruitment of civil servants. This is because the CPNS procurement process is one of the important processes in the overall management of civil servants in Indonesia, including civil servants in the Indonesian National Police agency.
Republic of Indonesia Police Regulation No. 4 of 2013 Regarding the Procurement of Candidates for Civil Servants of the Indonesian National Police As discussed above, the recruitment of potential civil servants serving in the Indonesian National Police Agency is regulated in the Regulations of Police of the Republic of Indonesia. The results of the discussion of this thesis are that the Recruitment of Civil Servant Candidates of the Bengkulu State Police of the Republic of Indonesia has complied. Siyasah Tanfiziyah's review of the Civil Servant Candidate Procurement of the Bengkulu Regional State Police of the Republic of Indonesia based on the Regulation of the Chief of State Police of the Republic of Indonesia Number 4 of 2013 concludes that the recruitment system for future civil servants in The Regional Police is an attempt to capture the resources of the civil state apparatus that are required to be able to behave itkan (professional) in the performance of every job and respect every rule established by ulil amri as well as improving the quality of the work of the apparatus state civil (tabi‟in).
Kata Kunci : Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2013, Polda Bengkulu, Siyasah Tanfiziyah.
PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Agar penelitian ini tidak menyimpang dari pokok permasalahan yang dibahas, maka membatasi permasalahan peneliti pada permasalahan hukum yang berkaitan dengan Peraturan Kapolri Republik Indonesia No. 4 Tahun 2013 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Rumusan Masalah
Bagaimana mekanisme penertiban calon pegawai negeri sipil Polda Bengkulu berdasarkan Peraturan Kapolri No. 4 Tahun 2013. Tahun 2013.
Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Sehingga hasil penelitian dapat melengkapi khazanah kepustakaan di bidang hukum khususnya kepustakaan hukum tata negara/siyasah. Sehingga hasil penelitian dapat menjawab permasalahan yang diajukan yaitu keterbatasan dan hambatan pelaksanaan pada bagian diatas pada rumusan masalah yaitu berkaitan dengan mekanisme penertiban Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia. Indonesia berdasarkan Peraturan Kapolri Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2013. Sehingga hasil penelitian dapat memberikan masukan pemikiran para advokat mengenai mekanisme rekrutmen calon pegawai negeri sipil. Kepolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2013 serta Tinjauan Siyasah Tanfiziyah Tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia Bengkulu Indonesia berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor 4 Tahun 2013.
Sehingga hasil penelitian dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang mekanisme pengadaan calon pegawai negeri sipil Polri berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2013, maka Siyasah revisi Tanfiziyah pengadaan calon PNS Polda Bengkulu berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2013.
Tinjauan Pustaka
Sistematika Penulisan
- Kedudukan Peraturan Polisi Dalam Sistem Perundangan – Undangan Di Indonesia
- Definisi Pegawai Negeri Sipil
- Sistem Computer Assisted Test (CAT)
- HD 250 GB 4. DVDRW
- Teri Kepolisian
- Eksekutif (يذيفنت)
“Pegawai Negeri Sipil adalah setiap warga negara Republik Indonesia yang telah memenuhi persyaratan tertentu, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan, atau diserahi tugas pemerintahan lainnya, dan diberi gaji. berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku.” Syarat-syarat yang harus dipenuhi seseorang untuk menjadi PNS menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan PNS adalah: 33. Bahwa setiap PNS adalah: wajib mentaati segala peraturan perundang-undangan undangan yang sah dan melaksanakan tugas resmi yang dipercayakan kepadanya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.
Pejabat tidak hanya merupakan unsur aparatur negara, namun juga merupakan pegawai negara dan pegawai negeri. Oleh karena itu, pegawai negeri sipil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pelayanan Publik, yaitu. Pengertian PNS menurut Undang-Undang Pokok Kepegawaian Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok Kepegawaian, yaitu: 37.
Pejabat adalah unsur aparatur negara, pejabat negara, dan pegawai negeri yang dengan setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945, negara dan pemerintah melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan. Berdasarkan beberapa pernyataan para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa PNS adalah orang-orang yang memenuhi persyaratan undang-undang untuk diangkat menjadi aparatur negara yang bertugas mengurus kepentingan umum. Jenis-Jenis PNS Jenis-jenis PNS di Indonesia terbagi menjadi beberapa kelompok,38 penggolongan jenis-jenis PNS didasarkan pada tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan nasional sangat bergantung pada kinerja aparatur negara, khususnya aparatur sipil negara. Berdasarkan Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian dijelaskan bahwa pegawai negeri sipil adalah unsur aparatur negara yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. masyarakat secara profesional, jujur, dan adil serta berkeadilan dalam melaksanakan tugas negara, pemerintahan, dan pembangunan. Pada dasarnya analisis jabatan adalah pengelolaan Pegawai Negeri Sipil yang harus selalu dilakukan untuk mengembangkan kebutuhan pengelolaan Pegawai Negeri Sipil.
Pengadaan PNS dilakukan mulai dari perencanaan, pengumuman, lamaran, peninjauan, pengangkatan CPNS hingga pengangkatan menjadi PNS. Adapun larangan bagi aparatur sipil negara diatur dalam pasal 4 Peraturan Pemerintah nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil yaitu: 48. Menurut Peraturan Pemerintah no. Yang dimaksud dengan disiplin aparatur sipil negara adalah kemampuan aparatur sipil negara dalam memenuhi kewajibannya dan menghindari larangan-larangan yang ditentukan dalam Peraturan.
Berdasarkan Pasal 1 angka 8 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil, sanksi disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada PNS karena melanggar peraturan disiplin PNS.
Subjek/ Informan Penelitian
Jadi dalam penelitian ini sifat sosiologis tidak lepas dari unsur normatif, karena aparatur pemerintah menjalankan tugasnya berdasarkan norma-norma yang dalam hal ini berupa Peraturan Kapolri. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang akan menunjukkan bagaimana Masyarakat Polda Bengkulu menjunjung dan melaksanakan peraturan tersebut, dalam hal ini adalah jabatan struktural yang berwenang untuk melakukan hal tersebut. menerima PNS. calon di Polda Bengkulu B.
Setting Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Keabsahan Data
Teknik Penulisan
- PRINSIP PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEPOLISIAN NEGARA DAERAH BENGKULU REPUBLIK KEPOLISIAN NEGARA DAERAH BENGKULU REPUBLIK
- Tinjauan Siyasah Tanfiziyah terhadap Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara daerah Bengkulu Republik Indonesia berdasarkan Sipil Kepolisian Negara daerah Bengkulu Republik Indonesia berdasarkan
PRINSIP-PRINSIP PENGADAAN PELAYANAN SIPIL YANG DISEDIAKAN KEPADA POLISI DAERAH NEGARA BENGKULU WILAYAH BENGKULU. Sistem pengadaan calon pegawai negeri sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia dilaksanakan melalui tahapan seleksi yang terencana, bersih, transparan dan akuntabel termasuk fungsi pengawasan internal dan eksternal; Dalam rangka penerimaan pegawai negeri sipil pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, diperlukan suatu sistem pengadaan calon pegawai negeri sipil untuk mengisi jabatan-jabatan tertentu dengan tingkat keahlian dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan tugas di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Republik Indonesia. . Ketentuan hukum yang mengatur mengenai PNS, hal yang sangat penting juga berkaitan dengan sistem rekrutmen PNS, dalam hal ini sistem rekrutmen PNS pada instansi atau lembaga Kepolisian Republik Indonesia diatur dengan Peraturan. Ketentuan Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait hal ini terdapat pada Hal tersebut di atas diatur secara tegas dalam Peraturan Polisi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia. Indonesia.
Prinsip dalam peraturan ini:97. g) legalitas, yaitu tata cara pengadaan publik CPNS Polri dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; .. h) bersih, yaitu proses pengadaan publik CPNS Polri dilakukan secara obyektif, tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta berdasarkan fakta dan hasil seleksi; .. i) transparan, artinya seluruh tahapan pengadaan publik dilakukan secara terbuka di bawah pengawasan pihak internal dan eksternal; ..j) bertanggung jawab, yaitu proses pengadaan dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. k) non-diskriminatif, yaitu tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan atau wilayah; Dan . l) manusiawi, yaitu memperlakukan calon/pemohon sebagai warga negara Republik Indonesia yang harus dilayani secara manusiawi dalam proses seleksi. Dasar hukum Peraturan Kapolri Republik Indonesia No. 4 Tahun 2013 tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia, maka tujuan peraturan ini adalah sebagai pedoman dalam pengadaan CPNS Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan pelaksanaan pengadaan CPNS Polri secara terencana, bersih, transparan dan akuntabel sesuai prosedur. Siswa dengan peringkat 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) berasal dari sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMK) yang relevan dengan penugasan CPNS Polri di daerah perbatasan/pulau-pulau kecil terluar Indonesia/terpencil/tertinggal untuk disalurkan kembali di daerah tersebut;.
Mahasiswa berpangkat 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) pada akademi/politeknik/institut/sekolah menengah atas/perguruan tinggi/universitas dengan akreditasi “A” yang relevan dengan tugas CPNS Polri. 106 Hasil wawancara dengan Wibowo Susilo, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat yang membawahi CPNS Polri, CPNS Polda Bengkulu pada tanggal 3 Mei 2022. Setelah keluarnya keputusan Kapolri mengenai pengangkatan CPNS Polri, dikeluarkanlah surat keputusan oleh Kapolri. Polisi atas pemberhentiannya sebagai CPNS Polri dan salinannya diserahkan kepada Kepala BKN, Kakanreg wilayah, dan pejabat terkait.
Siyasah Tanfiziyah Tinjauan Pengadaan Umum Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Daerah Bengkulu Republik Indonesia Berbasis Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia Bengkulu berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. . 4 Tahun 2013. Selaras dengan Fiqh Siyasah Taftiziah dengan diberlakukannya Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 4 Tahun 2013 tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tujuan dari peraturan ini adalah sebagai pedoman dalam menertibkan CPNS Polri khususnya di Polda Bengkulu, tentunya itu tujuannya.
PENUTUP
SARAN
- DOKUMENTASI
Warsito Hadi Utomo, Hukum Kepolisian di Indonesia, (Jakarta: Selamat Pustaka, 2005. Jimly Asshiddiqie, Peran Islam dalam Membangun Pemerintahan yang Bersih dan Bermartabat). Beni Ahmad Saebani, Terminologi Fiqh Siyasah dan Lintasan Sejarah Politik Islam dari Muhammad SAW Hingga Al-Khulafa Ar-Rasyidin (Bandung: Pustaka Setia, 2015). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 11 tahun 2002 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 98 tahun 2000 tentang pengadaan pegawai negeri sipil.