• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM IAI BUNGA BANGSA CIREBON

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM IAI BUNGA BANGSA CIREBON"

Copied!
137
0
0

Teks penuh

Tesis ini membahas tentang keefektifan model pembelajaran give and take dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V Madrasah IPA Al Farabi Tukmudal Sumber Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model give and take dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V MIPA Al Farabi Tukmudal Sumber Cirebon. 2 = 0,000 karena nilai probabilitas lebih kecil maka H0 ditolak atau berarti hasil belajar dengan model take and give lebih tinggi.

Skripsi berjudul “Efektivitas Model Pembelajaran Take and Give Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V MIPA Al Farabi Tukmudal Sumber Cirebon”. Oleh Ibnu Haqil NIM. Efektivitas​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​------------- ------------------ dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V MIPA Al Farabi Tukmudal Sumber Cirebon.

Sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran matematika. Hal ini berarti hasil belajar matematika siswa masih berada di bawah nilai KKM yang telah ditetapkan di SD IPA Al Farabi.

م ثثلث م م ا ىللع ل اوثننولاعلتل للول ووقثتتلاول رربملثا ىللعل اوثننولاعلتلول ىى باقلعملثا دنيثدمش ل هلللولا نتام هلللولا اوقنتتاول نماولدثعنلثاول ى

Identifikasi Masalah

Siswa merasa pembelajaran masih monoton dan membosankan karena guru masih menggunakan cara penyampaian materi yang konvensional sehingga siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Metode pengajaran yang tidak sesuai dengan materi, keadaan siswa dengan latar belakang dan karakter yang berbeda, serta kemampuan berpikir siswa yang berbeda. Pada tahun pelajaran 2017/2018, hasil belajar matematika siswa kelas V hanya mencapai 57, dan KKM matematika adalah 70, yang berarti matematika masih di bawah KKM yang ditetapkan sekolah.

Pembatasan masalah

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

  • Pembelajaran Kooperatif
  • Model Take and Give
  • Pengertian Belajar
  • Hasil belajar
  • Hakikat Matematika
  • Geometri Ruang

Untuk mendapatkan informasi tentang seberapa baik hasil belajar matematika siswa kelas V SD IPA Al Farabi Kelas Eksperimen. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V SD IPA Al Farabi antara kelas Kontrol dan kelas Eksperimen. Hasil penelitian ini memberikan sumbangan teori dan paradigma baru mengenai keefektifan model Take and Give dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.

Menurut Nana Sudjan hasil belajar adalah hasil dari proses pembelajaran dengan menggunakan alat ukur yaitu berupa tes yang diatur. Ranah kognitif mengacu pada hasil belajar intelektual, yang terdiri dari enam aspek, yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi. Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi proses hasil belajar dibagi menjadi dua kategori, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor yang mempengaruhi hasil belajar antara lain faktor jasmani dan rohani siswa, hal ini berkaitan dengan masalah kesehatan siswa serta kondisi jasmaninya secara umum, sedangkan faktor lingkungan juga sangat penting. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa secara garis besar dibagi menjadi dua bagian, yaitu faktor internal dan eksternal.33. Tinggi rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor yang ada, baik internal maupun eksternal.

Faktor-faktor tersebut sangat mempengaruhi upaya pencapaian hasil belajar siswa dan dapat menunjang terlaksananya kegiatan proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran.

Hasil Penelitian yang Relevan

Beberapa penelitian telah dilakukan dengan menggunakan model Take and Give oleh banyak peneliti sebelumnya. Penelitian yang dilakukan oleh Dessy Rahma Ardiana Nufus menyimpulkan bahwa: Setelah penerapan model Take and Give, proses pembelajaran matematika dan hasil belajar siswa kelas V SDN Sidokerto 03 Pati mengalami peningkatan dan sangat baik. Dan hasil yang dapat disimpulkan dari hasil penelitian, terdapat peningkatan pembelajaran melalui hasil observasi aktivitas guru pada pra siklus sebesar 43,74%, pada siklus I mencapai 82,5%, pada siklus II mencapai 93,32% .

Sedangkan hasil belajar siswa juga meningkat pada pra siklus dengan nilai rata-rata 62,92 dengan prosentase 58% atau 14 siswa tuntas. Pada Learning Cycle I dengan model Take and Give nilai rata-rata meningkat menjadi 72,08 dengan persentase 80% atau 19 siswa yang tuntas. Motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 3 Kedungwaru setelah penerapan model Take and Give mengalami peningkatan dan sangat baik.

Berdasarkan analisis data diperoleh thitung = 37 Dessy Rahma Ardian Nufus, Penerapan model pembelajaran kooperatif Take and Give dalam meningkatkan proses dan hasil belajar matematika pada Siswa kelas 5 SD Negeri Sidokerto 03 Kabupaten Pati Kabupaten Semester 1015 Akademik Tahun /2016. Dari nilai tersebut diperoleh thitung gt; tabel = 1,671 maka H0 ditolak yang dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa. Dari nilai tersebut diperoleh thitung gt; t tabel = 1,671 maka H0 ditolak yang dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.38 3.

Hal ini terlihat pada hasil perbandingan antar siklus yaitu skor rata-rata pada kondisi pra siklus 27,16, siklus I meningkat menjadi 31,20. Ketuntasan belajar secara klasikal pada prasiklus sebesar 43,25%, pada siklus I meningkat menjadi 89,19%, dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Sedangkan skor terendah pada kondisi pra siklus adalah 50, sedangkan skor tertinggi pada kondisi pra siklus adalah 87, siklus I meningkat menjadi 100 dan siklus II meningkat menjadi 100 dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70.

Demikian 38 Laila Arif, Pengaruh Penggunaan Model Kooperatif Tipe Take-and-Give terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa VII. kelas SMPN 3 Kedungwaru pada tahun ajaran 2015/2016.

Kerangka Berpikir

Hipotesis Penelitian

  • Metode
  • Desain Penelitian
  • Waktu Penelitian

H0 = Tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan model Take and Give dengan kelas yang menggunakan model klasik. Ha = terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan model Take and Give dan kelas yang menggunakan model klasikal. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dan penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif karena data yang diolah berkaitan dengan nilai atau angka yang dapat dihitung secara matematis dan dengan perhitungan statistik.

Ciri utama dari percobaan sejati adalah bahwa sampel dan kelompok kontrol diambil secara acak dari populasi tertentu. Dalam penelitian ini, dua kelompok dipilih secara acak, kemudian dilakukan pre-test untuk mengetahui apakah ada perbedaan kondisi awal antara kelompok eksperimen dan kontrol. , 2017), Cet. O1 dan O3 = Kelompok eksperimen dan kontrol diberikan tes awal untuk mengetahui hasil belajar siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan penggunaan model Take and Give dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada sampel yang telah ditentukan. Penelitian ini dilaksanakan di SD IPA Al Farabi Desa Tukmudal Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Alasan peneliti melakukan penelitian di SD IPA Al Farabi adalah karena SD IPA Al Farabi memenuhi kriteria desain penelitian yang peneliti gunakan.

Populasi dan Sample 1. Populasi

Sampel adalah sejumlah individu dari populasi yang diwakilinya.6 Sampel Arikunto adalah bagian atau perwakilan dari populasi yang diteliti7. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yaitu pemilihan anggota sampel secara acak dari populasi tanpa memperhatikan strata dalam populasi.8 Hasil simple random sampling dengan cara undian seperti arisan, kelas 5B dan 5C sampel yang diperoleh. . Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5B dan kelas 5C dengan jumlah 56 siswa. Kelompok kontrol adalah kelas 5B, sedangkan kelompok eksperimen adalah kelas 5C. Secara umum penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yang akan dilakukan, yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. A.

menerima dan memberi). i) Untuk mengevaluasi keberhasilan siswa, guru memberikan soal yang tidak sesuai dengan bagan k) Pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data l) Hasil dan kesimpulan.

Alur Penelitian

  • Intrumen Penelitian
  • Kontrol Terhadap Validitas Internal
  • Teknik Analisis Data
  • Hipotesis Statistik
  • Pelaksanaan Penelitian
  • Deskripsi Data Hasil Penelitian
    • Data Hasil Perlakuan Kelas Eksperimen
  • Pegujian Hipotesis
    • Prasyarat Analisis Statistik
    • Analisis Statistik Inferensial a Uji beda dengan uji t
  • Pembahasan Hasil Penelitian
  • Saran

Hipotesis uji Ha diterima jika �ℎ�����> artinya ada perbedaan yang signifikan nilai hasil belajar matematika dengan menggunakan model Take and Give. Sebaliknya, Ha ditolak jika ℎ�����< berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran yang menggunakan model Take and Give. Jika demikian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi geometri dengan menggunakan model Take and Give.

H0 = Tidak terdapat peningkatan hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan model Take and Give dengan kelas yang menggunakan model konvensional. Artinya pembelajaran matematika dengan model Take and Give memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD IPA Al Farabi Tukmudal Sumber Cirebon. Jika demikian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi geometri dengan menggunakan model Take and Give.

Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model Take and Give pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol dilakukan uji N-Gain. Artinya pembelajaran matematika dengan model take and give berpengaruh besar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Sains Islam AL Farabi Tukmudal Sumber Cirebon. Dari hasil data yang diperoleh, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan model take and give menghasilkan perbedaan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan model take and give.

Dan dengan model Take and Give, siswa juga lebih antusias mengikuti pembelajaran berkelanjutan. Artinya pembelajaran matematika dengan model Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar atau prestasi belajar siswa. Penelitian ini setidaknya dapat menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melalui model Take and Give dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam berpartisipasi.

Pengaruh model Take and Give terhadap hasil belajar matematika siswa dapat dilihat dari penggunaan Effect Size. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan model Take and Give dengan kelas yang tidak menggunakan model Take and Give. Artinya pembelajaran matematika dengan model give and take lebih efektif dibandingkan pembelajaran yang tidak menggunakan model give and take.

Hasil belajar matematika dengan model Take and Give lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran matematika yang tidak menggunakan model Take and Give. Pembelajaran matematika dengan model take and give membuktikan bahwa model take and give dapat meningkatkan hasil belajar atau prestasi belajar matematika siswa.

Tabel 3.12 Interpretasi Effect Size
Tabel 3.12 Interpretasi Effect Size

Gambar

Diagram 2.1 Kerangka Berpikir
Tabel 3.12 Interpretasi Effect Size
Tabel 4.3  Skor Nilai Akhir

Referensi

Dokumen terkait

Namun, kemampuan literasi mahasiswa semester 2 Universitas Airlangga terbilang masih kurang karena 62% responden masih melakukan kegiatan literasi hanya tergantung

The findings of this study demonstrate that students made errors in some areas when writing recount texts, including errors in Punctuation and Spelling, with the highest errors by 20